Diskusi terbuka, ada apa dengan dosen - dosen di Aceh Tengah ?

29 views
Skip to first unread message

Akhmat Safrudin

unread,
Dec 11, 2009, 3:04:58 AM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
Assalamualaikum,

Sekarang kita diskusi terbuka, dan tidak ada yang ditutup - tutupi :D
he.. he.. kalau berkenan sih,,, karena sebenarnya ini masalah internal di sana,
berhubung saya sering mendengar jadi tertarik untuk diskusi :D

Boleh dong diceritain apa yang sedang terjadi ?
barangkali kita bisa diskusi disini, tukar pendapat dan saling mengisi,
betul betul betul ? :D

--
Terimakasih
Somat
blog : http://somat.web.id
ym : somat_ori

Mohon untuk tidak mengirimkan lampiran dokumen berformat proprietary
lihat tautan berikut : http://www.gnu.org/philosophy/no-word-attachments.html


ahmad haris

unread,
Dec 11, 2009, 3:11:06 AM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
On Fri, 2009-12-11 at 15:04 +0700, Akhmat Safrudin wrote:
> Sekarang kita diskusi terbuka, dan tidak ada yang ditutup - tutupi :D
> he.. he.. kalau berkenan sih,,, karena sebenarnya ini masalah internal
> di sana,
> berhubung saya sering mendengar jadi tertarik untuk diskusi :D
>
> Boleh dong diceritain apa yang sedang terjadi ?
> barangkali kita bisa diskusi disini, tukar pendapat dan saling
> mengisi,
> betul betul betul ? :D
>
>

Semoga kejadiannya ndak seperti diskusi antara Pak Akhmat Safrudin dan
Pak Bernadrido. ^_^

Ayo saling share.

irhaman

unread,
Dec 11, 2009, 3:11:20 AM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
Berawal keti saya masuk mata kuliah sytem database managejen . nah
seluruh mahasiswa yang ada saar itu di tugaskan membuat DBMS dari MC
Acces 2007. nah ketika itu saya memberontak dengan tujuan agar Acces itu
dipelajari si Open source. nah dosennya saya suruh presentasi di depan
setelah saya bawakan dia Infokus. Karena merasa malu akhirnya imbasnya
balik ke saya juga. sya di kasi tuga untuk mencari sebuah artikel yang
membahas tentang perbedaan seluruh distro.

Nah saya minta mencerahan pada Tag Distro


terima kasih


irhaman

ahmad haris

unread,
Dec 11, 2009, 3:15:21 AM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
On Fri, 2009-12-11 at 15:11 +0700, irhaman wrote:
> Berawal keti saya masuk mata kuliah sytem database managejen . nah
> seluruh mahasiswa yang ada saar itu di tugaskan membuat DBMS dari MC
> Acces 2007. nah ketika itu saya memberontak dengan tujuan agar Acces
> itu
> dipelajari si Open source. nah dosennya saya suruh presentasi di
> depan
> setelah saya bawakan dia Infokus. Karena merasa malu akhirnya
> imbasnya
> balik ke saya juga.

Kalo MS Access 2007nya aseli, tidak apa-apa ir, Otomatis dipasang di
windows aseli. jadi bukan pakai yang bajakan.
Jadi kalian tidak diajarin jadi maling. Betul gak pak somat ?

> sya di kasi tuga untuk mencari sebuah artikel yang
> membahas tentang perbedaan seluruh distro.
>
> Nah saya minta mencerahan pada Tag Distro

Kamu memerlukan perbedaan antara distro apa dengan apa ir?

AgungRiyadi

unread,
Dec 11, 2009, 9:12:39 AM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
Seperti yang telah saya sampaikan dulu ir, distro besar ada beberapa
macam lalu turunannya bermacam-macam.
kalau tidak salah juga sudah saya copy kan dulu, apa hilang ya?
besok insyaAllah saya bantu, sekalian saya kerjakan disini linknya.

Satu lagi (tambahan) kita tidak terpikirkan (ngoprek) DBMS menggunakan
OpenOffice Base, saat itu lina yang tanya saya. saya lupa mau ngoprek
openoffice base, skalian bikin tutorial singkatnya.
Selain itu, saya juga minta maaf karena mata kuliah Sistem Basis Data
harusnya saya juga ikut membantu mengajar.

--
Agung Riyadi
mailto:aria...@gmail.com
YM : ahn_njung

Akhmat Safrudin

unread,
Dec 11, 2009, 10:22:46 AM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
AgungRiyadi wrote:
> Seperti yang telah saya sampaikan dulu ir, distro besar ada beberapa
> macam lalu turunannya bermacam-macam.
> kalau tidak salah juga sudah saya copy kan dulu, apa hilang ya?
> besok insyaAllah saya bantu, sekalian saya kerjakan disini linknya.
>
> Satu lagi (tambahan) kita tidak terpikirkan (ngoprek) DBMS menggunakan
> OpenOffice Base, saat itu lina yang tanya saya. saya lupa mau ngoprek
> openoffice base, skalian bikin tutorial singkatnya.
> Selain itu, saya juga minta maaf karena mata kuliah Sistem Basis Data
> harusnya saya juga ikut membantu mengajar.
OOT
Gung, minta tolong, itu gambar hirarki Distro Linux itu bisa di share ?
mau saya cetak dan di tempel di lab OSRC di Jakarta.

Akhmat Safrudin

unread,
Dec 11, 2009, 10:32:15 AM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
Melanjutkan diskusi tadi malam ir,
kita lanjutkan diskusi disini,

http://distrowatch.com/dwres.php?resource=major

kita gunakan link di atas sebagai referensi,

biasanya distro Linux itu mengusung tema sendiri - sendiri,
jadi tidak susah kalau diminta untuk meringkas perbandingan antar distro,
contoh Ubuntu, kita ambil yang paling mudan dan banyak dikenal orang,

distro ubuntu itu ada yang edisi Server dan Desktop,
untuk edisi server ubuntu mengusung aplikasi - aplikasi yang mendukung untuk kebutuhan server,
misalnya sudah dilengkapi dengan kernel server yang sudah dioptimasi untuk kebutuhan server,
dilengkapi dengan paket openssh-server, meskipun pengguna bisa memilih untuk memasang atau tidak memasang paket tersebut.
dan dilengkapi dengan palikasi - aplikasi server yang lain.

kemudian kita ambil contoh distro yang lain,
Distro Slackware,
Slackware ini juga memiliki karakteristik yang unik,
pada awal pemasangan, konon distro ini susah sekali dalam hal seting,
akan tetapi slackware menawarkan keleluasaan sang admin untuk mencustomize sistem operasinya,
sehingga ketika sistem operasi sudah jalan akan menjadi sangat stabil.
distro ini cocok untuk dijadikan server dengan karakteristik nya.

Silahkan dilanjutkan ir dari contoh 2 di atas.

AgungRiyadi

unread,
Dec 11, 2009, 11:58:19 PM12/11/09
to peli...@googlegroups.com
Akhmat Safrudin wrote:
> AgungRiyadi wrote:
>
>> Seperti yang telah saya sampaikan dulu ir, distro besar ada beberapa
>> macam lalu turunannya bermacam-macam.
>> kalau tidak salah juga sudah saya copy kan dulu, apa hilang ya?
>> besok insyaAllah saya bantu, sekalian saya kerjakan disini linknya.
>>
>> Satu lagi (tambahan) kita tidak terpikirkan (ngoprek) DBMS menggunakan
>> OpenOffice Base, saat itu lina yang tanya saya. saya lupa mau ngoprek
>> openoffice base, skalian bikin tutorial singkatnya.
>> Selain itu, saya juga minta maaf karena mata kuliah Sistem Basis Data
>> harusnya saya juga ikut membantu mengajar.
>>
> OOT
> Gung, minta tolong, itu gambar hirarki Distro Linux itu bisa di share ?
> mau saya cetak dan di tempel di lab OSRC di Jakarta.
>
>
Ini pak bos...
oia, saya titip minta tolong di print lalu di tempel di lab teknik UGP ya...

*melirik irhaman*
tree_unix.pdf

AgungRiyadi

unread,
Dec 12, 2009, 12:04:11 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
Akhmat Safrudin wrote:
> irhaman wrote:
>
>> Berawal keti saya masuk mata kuliah sytem database managejen . nah
>> seluruh mahasiswa yang ada saar itu di tugaskan membuat DBMS dari MC
>> Acces 2007. nah ketika itu saya memberontak dengan tujuan agar Acces itu
>> dipelajari si Open source. nah dosennya saya suruh presentasi di depan
>> setelah saya bawakan dia Infokus. Karena merasa malu akhirnya imbasnya
>> balik ke saya juga. sya di kasi tuga untuk mencari sebuah artikel yang
>> membahas tentang perbedaan seluruh distro.
>>
>> Nah saya minta mencerahan pada Tag Distro
>>
>>
Usul :

Sepertinya lebih baik Pelita segera membuat website atau blog, jadi jika
ada hal seperti ini (dan mungkin ke depan akan ada seperti ini lagi)
langsung ada referensinya, yaitu merujuk ke website atau blog Pelita.
Selain itu, website atau blog bisa menjadi rujukan anggota Pelita yang
lain atau mahasiswa UGP, bahkan orang lain.
Ada yang mau membuat blog Pelita?

*sambil melirik Eka, tapi orangnya ada nggak ya. xixixi...*

ahmad haris

unread,
Dec 12, 2009, 5:16:46 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
On Sat, 2009-12-12 at 12:04 +0700, AgungRiyadi wrote:
> Usul :
>
> Sepertinya lebih baik Pelita segera membuat website atau blog, jadi
> jika
> ada hal seperti ini (dan mungkin ke depan akan ada seperti ini lagi)
> langsung ada referensinya, yaitu merujuk ke website atau blog Pelita.
> Selain itu, website atau blog bisa menjadi rujukan anggota Pelita
> yang
> lain atau mahasiswa UGP, bahkan orang lain.
> Ada yang mau membuat blog Pelita?
>
> *sambil melirik Eka, tapi orangnya ada nggak ya. xixixi...*

website lebih keren. tapi kalo gak ada yang maintenance ya percuma
aja. :)

webnya ugp juga skarang off.

irhaman

unread,
Dec 12, 2009, 11:14:12 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
dia si mintanya bererapa distro seperti readhet dan lain - lain tapi
saya cuman nawarin dua distro saja dan diterima. karena kalau banyak
yang kita bahas "saya bilang " kita juga nggak dan elum pernah memakai
distro tersebut. jadi kalaupun di kaji lebih dalam tetang ditro tersebut
kita kan ngga tau semua.

jasi saya cuma pilih Blankon dan Ubuntu. selasa ini saya mau presentasi
tetang keduanya.
kira - kira ada masukan ngga mas



terima kasih

irhaman

irhaman

unread,
Dec 12, 2009, 11:22:06 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
Saya juga awalnya begitu mas. Maksud saya ketika saya bisa menggunakan
OOO base saya akan mempresentasikannya kepada mahasiswa minimal yang ada
di ruangan aku saja mas. nah permasalahannya ketika saya mencoba untuk
ngopret OOO base saya binggung dan udah cari tutornya juga saya malah
bingung. tapi saya mau untuk belajar ya seperti yang mas bilang tadi itu
mas , harus mas yang jadi pembimbing untuk pelatiha OOO base.


terima kasih


irhaman

irhaman

unread,
Dec 12, 2009, 11:30:38 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
Oke mas saya akan catat itu.

yang kedua mas perbedaan yang spacifik dari blankon apa mas ? selain
penyesuaian paket sesuai dengan dimana di diciptakan dan dirilis


irhaman

irhaman

unread,
Dec 12, 2009, 11:31:29 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
Kalau begitu saya akan Fost ini di blog saya dan pelita

irhaman

unread,
Dec 12, 2009, 11:41:49 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
Akhmat Safrudin wrote:
> AgungRiyadi wrote:
>
>> Seperti yang telah saya sampaikan dulu ir, distro besar ada beberapa
>> macam lalu turunannya bermacam-macam.
>> kalau tidak salah juga sudah saya copy kan dulu, apa hilang ya?
>> besok insyaAllah saya bantu, sekalian saya kerjakan disini linknya.
>>
>> Satu lagi (tambahan) kita tidak terpikirkan (ngoprek) DBMS menggunakan
>> OpenOffice Base, saat itu lina yang tanya saya. saya lupa mau ngoprek
>> openoffice base, skalian bikin tutorial singkatnya.
>> Selain itu, saya juga minta maaf karena mata kuliah Sistem Basis Data
>> harusnya saya juga ikut membantu mengajar.
>>
> OOT
> Gung, minta tolong, itu gambar hirarki Distro Linux itu bisa di share ?
> mau saya cetak dan di tempel di lab OSRC di Jakarta.
>
>
Saya juga minta deh mas. Karena itu yang salah satu membuat bahan untuk
mempresentasikan linux agar lebih mudah di Aceh Tengah. Minta ya mas
..........................


terima kasih

irhaman

Akhmat Safrudin

unread,
Dec 12, 2009, 11:56:34 AM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
irhaman wrote:
> Oke mas saya akan catat itu.
>
> yang kedua mas perbedaan yang spacifik dari blankon apa mas ? selain
> penyesuaian paket sesuai dengan dimana di diciptakan dan dirilis
>
BlankOn mengusung tema - tema khas Indonesia,
dan juga aplikasi - aplikasi di BlankOn di sesuaikan dengan kebutuhan Umum di Indonesia,

Tujuan pengembangan BlankOn salah satunya adalah menjadi pelindung masyarakat Indonesia terhadap ketergantungan perangkat lunak proprietary,
BlankOn selain bebas digunakan juga bebas bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi mengembangkan BlankOn.

Keuntungan berkontribusi adalah dapat mempelajari bagaimana perangkat lunak di jalankan dan di buat,
dapat meningkatkan pengetahuan di bidang IT, dan masih banyak keuntungan lain yang didapatkan dengan ikut berkontribusi di pengembangan BlankOn.

duh... ingin bercerita banyak, tapi ada yang ngajak keluar, bersambung dilain kesempatan.
keep discuss. di tunggu komen nya ir dan teman - teman yang lain.

irhaman

unread,
Dec 12, 2009, 12:26:04 PM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
Akhmat Safrudin wrote:
> irhaman wrote:
>
>> Oke mas saya akan catat itu.
>>
>> yang kedua mas perbedaan yang spacifik dari blankon apa mas ? selain
>> penyesuaian paket sesuai dengan dimana di diciptakan dan dirilis
>>
>>
> BlankOn mengusung tema - tema khas Indonesia,
> dan juga aplikasi - aplikasi di BlankOn di sesuaikan dengan kebutuhan Umum di Indonesia,
>
> Tujuan pengembangan BlankOn salah satunya adalah menjadi pelindung masyarakat Indonesia terhadap ketergantungan perangkat lunak proprietary,
> BlankOn selain bebas digunakan juga bebas bagi masyarakat untuk ikut berkontribusi mengembangkan BlankOn.
>
> Keuntungan berkontribusi adalah dapat mempelajari bagaimana perangkat lunak di jalankan dan di buat,
> dapat meningkatkan pengetahuan di bidang IT, dan masih banyak keuntungan lain yang didapatkan dengan ikut berkontribusi di pengembangan BlankOn.
>
> duh... ingin bercerita banyak, tapi ada yang ngajak keluar, bersambung dilain kesempatan.
> keep discuss. di tunggu komen nya ir dan teman - teman yang lain.
>
>
Nah, ini dia saya mulai terbuka dengan jawaban mas ini, oke thank
.................. mas


ahmad haris

unread,
Dec 12, 2009, 7:09:36 PM12/12/09
to peli...@googlegroups.com
On Sat, 2009-12-12 at 23:14 +0700, irhaman wrote:
> jasi saya cuma pilih Blankon dan Ubuntu. selasa ini saya mau
> presentasi
> tetang keduanya.
> kira - kira ada masukan ngga mas

Menambah keterangan Pak Somat,

Kalo dianalogikan dengan mobil, Si Ubuntu itu Toyota Avanza sedangkan
BlankOn itu Daihatsu Xenia.

Ubuntu dibuat secara general (umum) ke seluruh manusia di seluruh
belahan dunia.
Bahasa standarnya Inggris, walaupun bisa kita pilih bahasa lainnya juga.
Secara standar, Ubuntu juga tidak memuat code-codec multimedia. Karena
di berbagai negara (Eropo khususnya), tidak diperbolehkan untuk
memuatnya.

BlankOn dibuat berbasiskan source Ubuntu, bukan binarinya Ubuntu.
(Somat, tulung koreksi kalo salah. hehehe). Si Daihatsu Xenia, mesinnya
dari Toyota. :)
BlankOn ditujukan untuk masyarakat Indonesia, mulai dari kantor
pemerintah, swasta, pendidikan, ukm, dsb.
Secara standar, BlankOn menggunakan interface bahasa Indonesia. Kenapa
bahasa Indonesia? ayoo.. ada yang bisa jawab? hehehehe
BlankOn memuat codec-codec multimedia secara default. Karena negara kita
memperbolehkan.
BlankOn memiliki aplikasi-aplikasi khas, seperti
blankon-contextual-desktop. Ubuntu gak punya lho... Apa itu
blankon-contextual-desktop?
BlankOn juga mudah dipakai untuk hardware-hardware yang beredar di
Indonesia.
BlankOn memiliki edisi minimalis, untuk komputer-komputer dengan
spesifikasi hardware yang cukup rendah.
BlankOn memiliki SDM dari dalam negeri yang cukup teruji kehandalannya.
contoh : Mohammad Dhani Anwari, skarang jadi senior programmer nokia di
finlan sono. Akhmat Safrudin atau dikenal dengan Pak Somat, heker paling
keren sekampung dan penguasa bahasa python, Pak Muhammad Takdir. PNS
pengoprek BlankOn Minimalis dan promosi BlankOn ke Makasar. Mas Fajran,
pencipta DVD Repo (penemu dvd repo Ubuntu pertama di dunia), skarang
lagi kuliah di Universitas Belanda (udah lulus apa belom ya?).
BlankOn juga memberikan kesempatan masyarakat untuk ikutan
berkontribusi, jadi biar gak cuman memakai saja. apalagi pemakai
bajakan.. doh.. enggak banget deh. Jadi ingat ungkapan "al yadul ulya
khoirum minayyadis sufla". (bener gak Ir?)

Fak. Teknik Gajah Putih adalah Fakultas pertama yang resmi menggunakan
BlankOn secara menyeluruh. Kalau tidak dipertahankan, apa jadinya ya? :)

Saya jadi punya pertanyaan, Apakah dosen-dosen tersebut ikhlas mengajar
dengan open source?


zainal

unread,
Dec 13, 2009, 11:51:59 AM12/13/09
to peli...@googlegroups.com
urgen
temen2 kira2 distro apa aja yag kita butuh tolong di tulis ya biar aku
kirim ke bogor ni ada temen2 disana lagi nunggu

salam

Abati Fikar

unread,
Dec 13, 2009, 12:26:22 PM12/13/09
to peli...@googlegroups.com
Salah satu yang paling penting menurut saya adalah distro-distro yang cukup kecil dan sesuai dengan komputer atau laptop berspesifikasi rendah.

Menurut pengalaman, saat kita pasang suatu distro di MTsN 2 beberapa waktu lalu, hampir tidak terbukti linux mampu mengantikan windows, meskipun spek mereka rendah namun ada komputer yang dipasang windows XP dan dapat berjalan dengan baik, meski beberapa komputer tidak hidup ketika itu. Hal ini juga terjadi di beberapa SKPD, saat diganti dengan distro linux dijumpai sejumlah hambatan yang berkesan bahwa linux lambat.

Karenanya kalau bisa beberapa distro kecil seperti Puppy, PCLinuxOS, PCLinux, Damsmalllinux, linux LXDE, dan semua distro-distro kecil lain.

Disamping itu kita juga perlu Schooloffline 9.0 (meski masih versi Beta) dan seluruh distro yang ada biar kjita simpan di server kita, jadi nanti kalau masyarakat di aceh Tengah butuh tinggal download dari server kita aja

--- Pada Ming, 13/12/09, zainal <zaina...@gmail.com> menulis:


Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!

ahmad haris

unread,
Dec 13, 2009, 10:47:04 PM12/13/09
to peli...@googlegroups.com
On Mon, 2009-12-14 at 01:26 +0800, Abati Fikar wrote:
> Salah satu yang paling penting menurut saya adalah distro-distro yang
> cukup kecil dan sesuai dengan komputer atau laptop berspesifikasi
> rendah.
>
> Menurut pengalaman, saat kita pasang suatu distro di MTsN 2 beberapa
> waktu lalu, hampir tidak terbukti linux mampu mengantikan windows,
> meskipun spek mereka rendah namun ada komputer yang dipasang windows
> XP dan dapat berjalan dengan baik, meski beberapa komputer tidak hidup
> ketika itu. Hal ini juga terjadi di beberapa SKPD, saat diganti dengan
> distro linux dijumpai sejumlah hambatan yang berkesan bahwa linux
> lambat.
>
> Karenanya kalau bisa beberapa distro kecil seperti Puppy, PCLinuxOS,
> PCLinux, Damsmalllinux, linux LXDE, dan semua distro-distro kecil
> lain.
>
> Disamping itu kita juga perlu Schooloffline 9.0 (meski masih versi
> Beta) dan seluruh distro yang ada biar kjita simpan di server kita,
> jadi nanti kalau masyarakat di aceh Tengah butuh tinggal download dari
> server kita aja
>

Distro-distro kecil tersebut tidak indah. banyak pengguna linux yang
tertarik dengan linux karena efek2 3d yang berat. :(

Sebetulnya kalau sekedar ngetik untuk siswa mtsn. Abiword dalam puppy
linux sudah cukup. Dan itu puppy sudah jelas jalan di komputer MTsN 2.
Problemnya adalah penggunaan Open Office yang memang boros memory.
Kenapa boros memory? (Tugas untuk para dosen. hahaha)

Linux lambat karena open officenya memang belum sebagus Microsoft Office
2003. Harap maklum, beli lisensinya aja mahal. :)
Dan itu Office 2007 juga lambat kok kalo dipasang di XP. Kemarin saya
nyoba Office 2010 di Macbook Pro... Lebih lambat dari open office. :D

MTs. N skarang komputernya sudah cepet kok. Karena LTSP. ^_^

Yang perlu diingat, penggunaan distro-distro lain juga memerlukan
adaptasi yang cukup. Puppy, PCLinuxOS,Damsmalllinux, linux LXDE (yang
benar linux dengan desktop LXDE, contoh : Lubuntu, BlankOn Minimalis)
sayang berbeda jauh gaya penggunaannya dengan ubuntu. walaupun
perintah-perintah terminalnya sama semua. tapi yang mencolok cara
instalasi softwarenya berbeda. Saya sendiri belum terbiasa dengan
slackware yang juga terkenal ringan. :)

Kemarin saya sudah nawarin schoolonoffline, kalau mau biar saya kirim,
karena saya punya. Dan yang perlu ditekankan di schoolonoffline adalah
bukan iso (installernya) tapi konsep implementasinya.

zainal

unread,
Dec 13, 2009, 11:00:40 PM12/13/09
to peli...@googlegroups.com

Misi Jelang Natal: Kristenkan Muslim dengan Tipuan "Doa Makbul"


sialakan baca sekedar mengingatkan

http://www.voa-islam.net/news/indonesia/2009/12/12/2051/misi-jelang-natalkristenkan-muslim-dengan-tipuan-

Akhmat Safrudin

unread,
Dec 13, 2009, 11:07:52 PM12/13/09
to peli...@googlegroups.com
Abati Fikar wrote:
> Salah satu yang paling penting menurut saya adalah distro-distro yang
> cukup kecil dan sesuai dengan komputer atau laptop berspesifikasi rendah.
>
> Menurut pengalaman, saat kita pasang suatu distro di MTsN 2 beberapa
> waktu lalu, hampir tidak terbukti linux mampu mengantikan windows,
> meskipun spek mereka rendah namun ada komputer yang dipasang windows
> XP dan dapat berjalan dengan baik, meski beberapa komputer tidak hidup
> ketika itu. Hal ini juga terjadi di beberapa SKPD, saat diganti dengan
> distro linux dijumpai sejumlah hambatan yang berkesan bahwa linux lambat.
>
> Karenanya kalau bisa beberapa distro kecil seperti Puppy, PCLinuxOS,
> PCLinux, Damsmalllinux, linux LXDE, dan semua distro-distro kecil lain.
>
> Disamping itu kita juga perlu Schooloffline 9.0 (meski masih versi
> Beta) dan seluruh distro yang ada biar kjita simpan di server kita,
> jadi nanti kalau masyarakat di aceh Tengah butuh tinggal download dari
> server kita aja
Gak fair juga kalo Windows XP di Sandingkan dengan Linux jaman sekarang,
secara XP sistem operasi tahun < 2000, kalau Linux jaman tahun segitu juga bisa lebih ringan malahan :D
tapi ya waktu itu orientasi pengembangannya belum ke desktop memang,
sehingga kemudahan pengoperasian kurang diperhatikan.

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 3:34:03 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Akhmat Safrudin wrote:
> Abati Fikar wrote:
>
>> Salah satu yang paling penting menurut saya adalah distro-distro yang
>> cukup kecil dan sesuai dengan komputer atau laptop berspesifikasi rendah.
>>
>> Menurut pengalaman, saat kita pasang suatu distro di MTsN 2 beberapa
>> waktu lalu, hampir tidak terbukti linux mampu mengantikan windows,
>> meskipun spek mereka rendah namun ada komputer yang dipasang windows
>> XP dan dapat berjalan dengan baik, meski beberapa komputer tidak hidup
>> ketika itu. Hal ini juga terjadi di beberapa SKPD, saat diganti dengan
>> distro linux dijumpai sejumlah hambatan yang berkesan bahwa linux lambat.
>>
>> Karenanya kalau bisa beberapa distro kecil seperti Puppy, PCLinuxOS,
>> PCLinux, Damsmalllinux, linux LXDE, dan semua distro-distro kecil lain.
>>
>> Disamping itu kita juga perlu Schooloffline 9.0 (meski masih versi
>> Beta) dan seluruh distro yang ada biar kjita simpan di server kita,
>> jadi nanti kalau masyarakat di aceh Tengah butuh tinggal download dari
>> server kita aja
>>
> Gak fair juga kalo Windows XP di Sandingkan dengan Linux jaman sekarang,
> secara XP sistem operasi tahun < 2000, kalau Linux jaman tahun segitu juga bisa lebih ringan malahan :D
> tapi ya waktu itu orientasi pengembangannya belum ke desktop memang,
> sehingga kemudahan pengoperasian kurang diperhatikan.
>
Akur dengan pak Somat.

Perlu diketahui bahwa distro-distro kecil banyak memangkas package,
karena tujuan dibuatnya distro tersebut memang untuk komputer dengan
spesifikasi rendah. Selain itu, cara pengoperasian dan interface bahkan
instalasinya pun berbeda dengan distro yang sering kita pakai.
Saya khawatir akan menimbulkan kebingungan waktu diimplementasikan,
selain itu juga umumnya repo distro kecil tersebut langsung mengambil
dari internet (ini juga masalah).
Kecuali kalau benar-benar sudah ada persiapan (ini juga masalah lagi)
sebelumnya yang bisa menghandle hal-hal tersebut, ya its ok.
We still support.

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 3:36:53 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Udah aku kirim ir, nama filenya tree_unix.pdf
Print lalu tempel di lab teknik UGP, mantabh tuh. hehehe......

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 3:40:00 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
irhaman wrote:
> Saya juga awalnya begitu mas. Maksud saya ketika saya bisa menggunakan
> OOO base saya akan mempresentasikannya kepada mahasiswa minimal yang ada
> di ruangan aku saja mas. nah permasalahannya ketika saya mencoba untuk
> ngopret OOO base saya binggung dan udah cari tutornya juga saya malah
> bingung. tapi saya mau untuk belajar ya seperti yang mas bilang tadi itu
> mas , harus mas yang jadi pembimbing untuk pelatiha OOO base.
>
>
> terima kasih
>
>
> irhaman
>
Aaaaaaaarrrrrrrrrggggggghhhhhhhhhh............
Kalimatmu yang terakhir mengasumsikan aku harus ke Aceh Tengah, byuh
byuh.....:-))

*sambil mengelus dada. :-P *

ahmad haris

unread,
Dec 14, 2009, 3:43:28 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
On Mon, 2009-12-14 at 15:40 +0700, AgungRiyadi wrote:
> Aaaaaaaarrrrrrrrrggggggghhhhhhhhhh............
> Kalimatmu yang terakhir mengasumsikan aku harus ke Aceh Tengah, byuh
> byuh.....:-))
>
> *sambil mengelus dada. :-P *

Kalau kalian pelatihan ke Banda mau?

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 4:00:10 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Menindaklanjuti pelatihan jaringan beberapa hari yang lalu, yang
disampaikan oleh mas Okta dan mas Rudi. Saya punya masalah, lebih
tepatnya pertanyaan mengenai jaringan.
Pertanyaan saya sebagai berikut :
1. Apa itu IP?
2. Ada berapa kelas dalam jaringan? Tolong sebutkan dan sertakan contoh
sederhana.
3. Ada yang tau ndak beda IP Address, Netmask, Network, Broadcast, dan
Gateway? kalau ada tolong jawab ya.
4. Satu lagi, DNS itu apa yak?

Tolong teman-teman Pelita jawab pertanyaan saya, kalau pak zainal dan
pak fikar mau membantu menjawab pertanyaan saya juga lebih baik. Saya
sangat berterimakasih.
Pertanyaan saya akan berlanjut setelah pertanyaan diatas dijawab,
terimakasih banyak. :-)


Regards

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 4:02:54 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Aku juga termasuk?
Mau kalau dibayarin, hihihihihi.......:-D

ahmad haris

unread,
Dec 14, 2009, 4:14:52 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
On Mon, 2009-12-14 at 16:02 +0700, AgungRiyadi wrote:
> Aku juga termasuk?
> Mau kalau dibayarin, hihihihihi.......:-D
>
>

Dari pada mbayarin kamu ke Banda, mending mbayarin si dia eh.. ida untuk
ke Banda :p

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:04:15 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Sebelumnya terima kasih mas, karena ini cukup membantu saya untuk
presentasi esok hari. Nah tadi juga ada perbincangan dengan Dosen yang
masuk sebagai penggantinya pak Dedy, karena untuk sementara pak dedy
tidak bisa mengajar di teknik karena ada sesuatu di luar Kota. Nah
setelah saya konsultasi dengan dosen yang menggantikan Pak dedy tentang
database, dia menanyakan kembali " Database yang kita buat nantinya
bagaimana ? " maksud dia adalah dengan window apa dengan Linux. Saya
menjawab dengan linux pak.

Dia mengutarakan, terus terang kalau mengoperasikan linux sama
sekali dia tidak bisa. Nah saya memberikan sedikit usulan tentang solusi
pernyataan Bapak tersebut. (Sebut saja pak Addin). Alasan pak adin
banyak aplikasi datanase yang tidak jalan di linux, bukan tidak jalan
maksudnya Pak Addin tapi berbeda plapon. Saya jawab kembali, seperti
PHP, Apache, Phpmyadmin, dan yang lain diluar pengetahuan saya kan ada
tersedia untuk di jalankan di Linux, "saya bilang begitu". Tapi merujuk
kembali kepada pertanyaan Bapak tadi bahwa, dia sama sekali tidak bisa
mengoperasikan Linux dan Open source yang lain.

Terakhir, karena sudah terlalu lama diskusi. Akhirnya saya usulkan. "
Baik Pak kalau begitu dan jika memang harus tolong kami di ajarkan
Acces, dengan syarat setelah itu kami di ajarkan database dengan mysql
atau yang lainnya. Jadi kesimpulannya Mata kuliah di ruangan B, sedikit
ada peraktikum dengan Microsof Acces, untuk sementara belajar.

Kemudian atas hal yang saya utarakan diaras, saya mohon pencerahan dari
Bapak, Saudara, Mas, Abang, atas diskusi saya di kelas dengan Pak Addin.

terima kasih


irhaman


irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:07:41 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Wah, oke pak :

1. Ubuntu Jaunty 9.10
2. Backtrack
3. Debian
4. PCLinuxOS
5. Ubuntu ME


Tapi kalau boleh usul pak. Kita saat ini butuh sekali Repository Baik
berupa CD atau lainnya.

1. Repo Ubuntu 8.04
2. Repo Blankon 4
3. Repo Ubuntu 9.10

(kalau ada yang keliru tetang penulisan nama atau yang lainnya mohon
dikoreksi)

terima kasih


irhaman
6.

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:09:36 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Abati Fikar wrote:
> Salah satu yang paling penting menurut saya adalah distro-distro yang
> cukup kecil dan sesuai dengan komputer atau laptop berspesifikasi rendah.
>
> Menurut pengalaman, saat kita pasang suatu distro di MTsN 2 beberapa
> waktu lalu, hampir tidak terbukti linux mampu mengantikan windows,
> meskipun spek mereka rendah namun ada komputer yang dipasang windows
> XP dan dapat berjalan dengan baik, meski beberapa komputer tidak hidup
> ketika itu. Hal ini juga terjadi di beberapa SKPD, saat diganti dengan
> distro linux dijumpai sejumlah hambatan yang berkesan bahwa linux lambat.
>
> Karenanya kalau bisa beberapa distro kecil seperti Puppy, PCLinuxOS,
> PCLinux, Damsmalllinux, linux LXDE, dan semua distro-distro kecil lain.
>

O iya betul itu pak, karena kita banyak kejadian seperti itu pak, ketika
mau menginstall Komputer eh komputernya ngga mendukung dengan distro
yang ketika itu kita gunakan.
>
>
> Disamping itu kita juga perlu Schooloffline 9.0 (meski masih versi
> Beta) dan seluruh distro yang ada biar kjita simpan di server kita,
> jadi nanti kalau masyarakat di aceh Tengah butuh tinggal download dari
> server kita aja
>
> --- Pada *Ming, 13/12/09, zainal /<zaina...@gmail.com>/* menulis:
>
>
> Dari: zainal <zaina...@gmail.com>
> Judul: [pelitaugp] distro
> Kepada: peli...@googlegroups.com
> Tanggal: Minggu, 13 Desember, 2009, 11:51 PM
>
> urgen
> temen2 kira2 distro apa aja yag kita butuh tolong di tulis ya biar
> aku
> kirim ke bogor ni ada temen2 disana lagi nunggu
>
> salam
>
> --
> arsip milis : http://groups.google.com/group/pelitaugp
> website pelita : http://pelitaugp.wordpress.com
>
>
> ------------------------------------------------------------------------
> <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http://id.messenger.yahoo.com/invite/>

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:11:23 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Itu tidak salah mas, seperti halnya saya yang memiliki komputer yang
memeng cukup untuk menampung distro yang berat dan indah. Tapi bagi
peminat yang lain, yang ingin menggunakan linux tapi komputernya harus
turun mesin dulu baru bisa, itu gimana mas ? :)


irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:12:16 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Kalau boleh tau pak, motifnya itu melalui via hp atau apa pak ?

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:15:18 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
sudah aku terima file tree_unix dengan mas file 3 Kb dibayar nanti.

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:16:51 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Hahahahahahaha..................... (sambil njengking)

itu namanya majaz prototo mas

eka

unread,
Dec 14, 2009, 7:16:50 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
AgungRiyadi wrote:
> 1. Apa itu IP?
>
IP = internet protokol
maksudnya ip adalah alamat atau penomoran perangkat dalam jaringan, baik
itu perangkat komputer, ap,modem,dll
> 2. Ada berapa kelas dalam jaringan? Tolong sebutkan dan sertakan contoh
> sederhana.
>
IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C,
kelas D dan kelas E
contoh kelas A

Kelas A :

- Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh

- Bit pertama : 0

- Panjang Network ID : 8 bit

- Panjang Host ID : 24 bit

- Byte pertama : 0 � 127

- Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)

- Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx

- Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A

kelas B

Kelas B :

- Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh

- 2 bit pertama : 10

- Panjang Network ID : 16 bit

- Panjang Host ID : 16 bit

- Byte pertama : 128 � 191

- Jumlah : 16.384 kelas B

- Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx

- Jumlah IP : 65.535 IP address pada tiap kelas B

Kelas C :

- Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh

- 3 bit pertama : 110

- Panjang Network ID : 24 bit

- Panjang Host ID : 8 bit

- Byte pertama : 192 � 223

- Jumlah : 2.097.152 kelas C

- Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx

- Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C

> 3. Ada yang tau ndak beda IP Address, Netmask, Network, Broadcast, dan
> Gateway? kalau ada tolong jawab ya.
>
ip address = alamat ip yang bisa di pakai
netmask = menentuka jumlah alamat yang yang bisa di pakai, contoh
255.255.255.128
network = alamat yang tidak bisa di gunakan karena sudah di gunakan oleh
network sendiri sama dengan broadcast
gateway = alamat tujuan atau gerbang
> 4. Satu lagi, DNS itu apa yak?
>
DNS = Domain Name Server,sistem (alat) penerjemah nama domain pada CPU
menjadi no IP, sehingga komputer akan mengenali nama � nama domain

mas nilainya berapa ni mas
hehehehe....................

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:18:50 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Kayaknya bisa deh mas, insya Allah kalau bulan depan dapat rizqi lagi
kami akan berangkat untuk beberapa orang mas.

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 7:20:03 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Ini ko ada acara perencanaan menekong, gimana ini ?

Abati Fikar

unread,
Dec 14, 2009, 8:14:23 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Tolong teman-teman Pelita jawab pertanyaan saya, kalau pak zainal dan
pak fikar mau membantu menjawab pertanyaan saya juga lebih baik. Saya
sangat berterimakasih.


He..he.. Kalau saya dengan Pak Zainal tinggal nyari tau siapa yang tahu jawabanya terus diberdayakan...,ntar kalau ndak ada yang tahu baru dijawab pertanyaannya.

Oya.. ni Wak Jengot juga harus jawab pertanyaan ini

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 8:18:40 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Doh, ngomong opo iki.
Wez topik ditutup!

Abati Fikar

unread,
Dec 14, 2009, 8:28:20 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
 > Gak fair juga kalo Windows XP di Sandingkan dengan Linux jaman sekarang,
> secara XP sistem operasi tahun < 2000, kalau Linux jaman tahun segitu juga bisa lebih ringan malahan :D
> tapi ya waktu itu orientasi pengembangannya belum ke desktop memang,
> sehingga kemudahan pengoperasian kurang diperhatikan.
>   
Akur dengan pak Somat.

Perlu diketahui bahwa distro-distro kecil banyak memangkas package,
karena tujuan dibuatnya distro tersebut memang untuk komputer dengan
spesifikasi rendah. Selain itu, cara pengoperasian dan interface bahkan
instalasinya pun berbeda dengan distro yang sering kita pakai.
Saya khawatir akan menimbulkan kebingungan waktu diimplementasikan,
selain itu juga umumnya repo distro kecil tersebut langsung mengambil
dari internet (ini juga masalah).
Kecuali kalau benar-benar sudah ada persiapan (ini juga masalah lagi)
sebelumnya yang bisa menghandle hal-hal tersebut, ya its ok.
We still support

Pada prinsipnya saya juga setuju dengan somat.
Hanya saja kasusnya yang kita hadapi adalah orang2 yang 'ndak rela' migrasi

Kalau bisa saya misalkan seperti orang yang masuk ke Toilet
Saat pertama masuk ada orang yang ngedumel "aarrghh... bau.. siapa nih yang makan jengkol..." setelah beberapa saat begitu terbiasa dia akan adem2 aja. berbagai persoalan yang dihadapi setelah terbiasa ndak masalah lagi.

Beberapa distro kecil yang dipesan itu haya untuk sekedar melengkapi koleksi aja, jadi kalau memang ada kasus2 untuk komputer jadul kita punya beberapa pilihan agar mereka terbiasa dulu.

Maaf dengan memisalkan kasus Toilet diatas.


Selalu bersama teman-teman di Yahoo! Messenger
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 8:32:04 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
irhaman wrote:
> sudah aku terima file tree_unix dengan mas file 3 Kb dibayar nanti.
>
Mbayarnya jangan sampai ada syarat aku ke takengon :-P

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 8:34:27 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
eka wrote:
> AgungRiyadi wrote:
>
>> 1. Apa itu IP?
>>
>>
> IP = internet protokol
> maksudnya ip adalah alamat atau penomoran perangkat dalam jaringan, baik
> itu perangkat komputer, ap,modem,dll
>
IP : sebuah alamat untuk masing - masing komputer dan perangkat jaringan
agar setiap komputer atau perangkat dapat berkomunikasi dan saling
terhubung.

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 8:47:36 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
eka wrote:
> mas nilainya berapa ni mas
> hehehehe....................
>
Nilainya 95 untuk Eka.
Pengertian network kurang pas, coba dipelajari lagi.
Broadcast beda dengan Network, lalu untuk DNS kurang sedikit yaitu
penerjemah domain ke IP dan juga sebaliknya penerjemah IP ke domain.

Pertanyaan selanjutnya adalah pertanyaan cerita :
Saya mempunyai 13 komputer, termasuk server didalamnya. Saya ingin semua
komputer terhubung ke dalam suatu jaringan, karena saya mau membuat
Network File Sharing (NFS) sehingga komputer-komputer dapat mengaksesnya.
Oleh karena itu, saya harus menggunakan jaringan kelas apa agar
komputer-komputer tersebut dapat saling terhubung?
Lalu bagaimana pengalokasian IP-IP nya?
Saya harus memakai subnet berapa?


Clue:
1. Pahami dulu apa itu network dan subnet.
2. Implementasi pertanyaan diatas mudah, tapi jika gegabah akan membuat
jaringan tidak efisien.


*Eka, kalau aku di takengon langsung aku traktir minum kopi. hahaha....*

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 8:51:44 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Abati Fikar wrote:
>
> Tolong teman-teman Pelita jawab pertanyaan saya, kalau pak zainal dan
> pak fikar mau membantu menjawab pertanyaan saya juga lebih baik. Saya
> sangat berterimakasih.
>
>
> He..he.. Kalau saya dengan Pak Zainal tinggal nyari tau siapa yang
> tahu jawabanya terus diberdayakan...,ntar kalau ndak ada yang tahu
> baru dijawab pertanyaannya.
>
> Oya.. ni Wak Jengot juga harus jawab pertanyaan ini
>
Hehehehe......
Udah dijawab Eka, silakan diberdayakan pak.
xixixixi.......

Terus Maju, Pantang Mundur!

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 8:56:19 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
irhaman wrote:
> eka wrote:
>
>> AgungRiyadi wrote:
>>
>>
>>> 1. Apa itu IP?
>>>
>>>
>>>
>> IP = internet protokol
>> maksudnya ip adalah alamat atau penomoran perangkat dalam jaringan, baik
>> itu perangkat komputer, ap,modem,dll
>>
>>
> IP : sebuah alamat untuk masing - masing komputer dan perangkat jaringan
> agar setiap komputer atau perangkat dapat berkomunikasi dan saling
> terhubung.
>
Irhaman cuma menjawab 1 pertanyaan, nilainya 5.
Nggak boleh bilang,"Jawaban saya sama seperti teman saya." karena akan
menyiutkan pemikiran kita, beda jawaban lebih baik meski salah.

Pertanyaan selanjutnya seperti yang aku posting sebelumnya.


*Irhaman gak aku traktir kopi :-P *

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 9:06:09 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Hufh, repot deh

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 9:07:20 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Hahahahaha.....
Allah bersama orang-orang yang sabar

irhaman

unread,
Dec 14, 2009, 9:27:48 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Mas, hehehehe............. sbar mas lagi googling ni , hahahahha :)

Abati Fikar

unread,
Dec 14, 2009, 9:55:29 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
eka wrote:
> AgungRiyadi wrote:
>   
>> 1. Apa itu IP?
>>   
>>     
> IP = internet protokol
> maksudnya ip adalah alamat atau penomoran perangkat dalam jaringan, baik
> itu perangkat komputer, ap,modem,dll
>   
IP : sebuah alamat untuk masing - masing komputer dan perangkat jaringan
agar setiap komputer atau perangkat dapat berkomunikasi dan  saling
terhubung.
>> 2. Ada berapa kelas dalam jaringan? Tolong sebutkan dan sertakan contoh
>> sederhana.
>>   
>>     
> IP address dibagi ke dalam lima kelas, yaitu kelas A, kelas B, kelas C,
> kelas D dan kelas E
> contoh kelas A
>
> Kelas A :
>
> - Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
>
> - Bit pertama : 0
>
> - Panjang Network ID : 8 bit
>
> - Panjang Host ID : 24 bit
>
> - Byte pertama : 0 – 127

>
> - Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
>
> - Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
>
> - Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A
>
> kelas B
>
> Kelas B :
>
> - Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
>
> - 2 bit pertama : 10
>
> - Panjang Network ID : 16 bit
>
> - Panjang Host ID : 16 bit
>
> - Byte pertama : 128 – 191

>
> - Jumlah : 16.384 kelas B
>
> - Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
>
> - Jumlah IP : 65.535 IP address pada tiap kelas B
>
> Kelas C :
>
> - Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
>
> - 3 bit pertama : 110
>
> - Panjang Network ID : 24 bit
>
> - Panjang Host ID : 8 bit
>
> - Byte pertama : 192 – 223

>
> - Jumlah : 2.097.152 kelas C
>
> - Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
>
> - Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C
>
>   
>> 3. Ada yang tau ndak beda IP Address, Netmask, Network, Broadcast, dan
>> Gateway? kalau ada tolong jawab ya.
>>   
>>     
> ip address = alamat ip yang bisa di pakai
> netmask = menentuka jumlah alamat yang yang bisa di pakai, contoh
> 255.255.255.128
> network = alamat yang tidak bisa di gunakan karena sudah di gunakan oleh
> network sendiri sama dengan broadcast
> gateway = alamat tujuan atau gerbang
>   
>> 4. Satu lagi, DNS itu apa yak?
>>   
>>     
> DNS = Domain Name Server,sistem (alat) penerjemah nama domain pada CPU
> menjadi no IP, sehingga komputer akan mengenali nama – nama domain

>
> mas nilainya berapa ni mas
> hehehehe....................
>
>   
Perasaan koq copy paste ya???

kalau ntar ditanya langsung (ujian lisan) bisa ndak ya??


Akses email lebih cepat.
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)

Abati Fikar

unread,
Dec 14, 2009, 11:07:07 AM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Pertanyaan selanjutnya adalah pertanyaan cerita :
Saya mempunyai 13 komputer, termasuk server didalamnya. Saya ingin semua
komputer terhubung ke dalam suatu jaringan, karena saya mau membuat
Network File Sharing (NFS) sehingga komputer-komputer dapat mengaksesnya.
Oleh karena itu, saya harus menggunakan jaringan kelas apa agar
komputer-komputer tersebut dapat saling terhubung?
Lalu bagaimana pengalokasian IP-IP nya?
Saya harus memakai subnet berapa?


Clue:
1. Pahami dulu apa itu network dan subnet.
2. Implementasi pertanyaan diatas mudah, tapi jika gegabah akan membuat
jaringan tidak efisien.


Pada suatu ketika di zaman dahulu kala saya pernah ngintip dari jendela soal yang beginian.
Ketika itu, saya ngerasa bisa hafal hal-hal yang seperti ini, ternyata seiring perjalanan waktu, teknologi telah memudahkan hidup saya, sampai-2 saya ndak perlu merekam apa yang sudah pernah saya ketahui itu di dalam memory saya, padahal kapasitas memori dalam kepala saya tidak terbatas.

Dengan teknologi yang ada memori untuk ingat no telp pindah ke HP, urusan jaringan tersimpan dalam file, kalo ndak dapat saya masih punya google.

Ternyata semakin hari semakin banyak hal yang saya lupa, saya lupa gimana susunan kabel UTP, saya lupa apa DNS, saya lupa banyak hal lain.... ternyata teknologi mengambil alih fungsi2 di otak kita. Duh.. jangan2 nanti teknologi juga mengambil otak kita. jadi ngelantur.

Ini saya kasi untuk anak PELITA sebuah software simulator yang bisa di utak atik untuk bangun jaringan, nanti kalau susunannya pas bisa lihat jaringan itu jalan apa kacau. yang paling penting pahami dulu prinsip-prinsipnya. Simulator ini untuk uji coba perangkat apakah akan jalan dengan setting yang kita berikan.

http://195.148.217.80/Public/Cisco/Programs/PacketTracer/Linux/Ubuntu/

Nanti pilih file
PacketTracer52_i386_installer-deb.bin

Untuk sedikit keterangannya lihat di

http://salsabravo1.wordpress.com/2009/08/07/install-packet-tracer-5-1-di-ubuntu-9-04/

masih cukup banyak keterangan lain tinggal di googling aja


Berselancar lebih cepat.
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 8:49:40 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Abati Fikar wrote:

| Perasaan koq copy paste ya???
|
| kalau ntar ditanya langsung (ujian lisan) bisa ndak ya??

Wahh...copy paste ya?
bahaya ini, gak jadi traktir kopi. :-P

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 8:53:34 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Abati Fikar wrote:
> Ini saya kasi untuk anak PELITA sebuah software simulator yang bisa di
> utak atik untuk bangun jaringan, nanti kalau susunannya pas bisa lihat
> jaringan itu jalan apa kacau. yang paling penting pahami dulu
> prinsip-prinsipnya. Simulator ini untuk uji coba perangkat apakah akan
> jalan dengan setting yang kita berikan.
>
> <http://pelitaugp.wordpress.com>*/http://195.148.217.80/Public/Cisco/Programs/PacketTracer/Linux/Ubuntu//*

Perlu diketahui bahwa PacketTracer merupakan sebuah tool, dimana tool
tersebut tidak akan membantu banyak jika yang menggunakan tidak paham
konsep yang dibangun menggunakan tool itu. Jadi disamping belajar
PacketTracer, pahami juga dasar-dasar jaringan, itu yang penting.
Keep Spirit!

ahmad haris

unread,
Dec 14, 2009, 10:16:13 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
On Mon, 2009-12-14 at 19:11 +0700, irhaman wrote:
> Itu tidak salah mas, seperti halnya saya yang memiliki komputer yang
> memeng cukup untuk menampung distro yang berat dan indah. Tapi bagi
> peminat yang lain, yang ingin menggunakan linux tapi komputernya
> harus
> turun mesin dulu baru bisa, itu gimana mas ? :)

Kembali ke fungsional komputer tersebut untuk apa ir?
Jangan lupa, aku punya eeepc yang sekelas pentium 3 lho... layarnya
cuman 7" juga. tapi bisa diberdayakan sesuai kebutuhan. Nha itu,
kebutuhannya emang berbeda-beda.

Si agung juga punya laptop jadul pentium 3. Kalo aku disuruh make, mesti
aku injek-ijek dulu. (peace gung).
Tapi agung bisa memberdayakan itu dan dia nyaman menggunakannya. :)

ahmad haris

unread,
Dec 14, 2009, 10:21:23 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
On Mon, 2009-12-14 at 19:04 +0700, irhaman wrote:
> Dia mengutarakan, terus terang kalau mengoperasikan linux sama
> sekali dia tidak bisa. Nah saya memberikan sedikit usulan tentang
> solusi
> pernyataan Bapak tersebut. (Sebut saja pak Addin). Alasan pak adin
> banyak aplikasi datanase yang tidak jalan di linux, bukan tidak jalan
> maksudnya Pak Addin tapi berbeda plapon. Saya jawab kembali, seperti
> PHP, Apache, Phpmyadmin, dan yang lain diluar pengetahuan saya kan
> ada
> tersedia untuk di jalankan di Linux, "saya bilang begitu". Tapi
> merujuk
> kembali kepada pertanyaan Bapak tadi bahwa, dia sama sekali tidak
> bisa
> mengoperasikan Linux dan Open source yang lain.

Wah.. dosennya udah nyerah untuk mengoperasikan Linux. Berarti ndak
jelas dong mata pelajaran Sistem Operasinya, karena monopoli 1 sistem
operasi saja. :(
Nasib negeri ini.....

> Terakhir, karena sudah terlalu lama diskusi. Akhirnya saya usulkan. "
> Baik Pak kalau begitu dan jika memang harus tolong kami di ajarkan
> Acces, dengan syarat setelah itu kami di ajarkan database dengan
> mysql
> atau yang lainnya. Jadi kesimpulannya Mata kuliah di ruangan B,
> sedikit
> ada peraktikum dengan Microsof Acces, untuk sementara belajar.

Tidak ada masalah ir, penggunaan database sebetulnya dari dulu
tergantung sama SQL, dan SQL itu dimana-mana sama saja.

Berarti lab B diinstall windows ya? wah... keren nih. bisa beli lisensi
windows dan MS Access.

> Kemudian atas hal yang saya utarakan diaras, saya mohon pencerahan
> dari
> Bapak, Saudara, Mas, Abang, atas diskusi saya di kelas dengan Pak
> Addin.

Kalo saya daptar ngajar khusus bantu hal yang masalah kayak gini
begimana ya?

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 10:33:15 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
ahmad haris wrote:
> Wah.. dosennya udah nyerah untuk mengoperasikan Linux. Berarti ndak
> jelas dong mata pelajaran Sistem Operasinya, karena monopoli 1 sistem
> operasi saja. :(
> Nasib negeri ini.....
>
Setuju, tapi masih lebih baik karena dosen tersebut sudah mengaku di
awal kalau tidak bisa mengoperasikan Linux.

> Tidak ada masalah ir, penggunaan database sebetulnya dari dulu
> tergantung sama SQL, dan SQL itu dimana-mana sama saja.
>
> Berarti lab B diinstall windows ya? wah... keren nih. bisa beli lisensi
> windows dan MS Access.
>
>
Setuju lagi.
Bahasa yang digunakan database adalah SQL (Sequence Query Language), dimana SQL ini bisa berjalan crossplatform meski di masing-masing DBMS ada fitur tambahan yang berbeda tetapi konsep dan dasarnya sama. Jadi kalau ada yang bilang database di linux berbeda dengan di windows, berarti orang itu perlu disekolahkan mata pelajaran database. :-D

> Kalo saya daptar ngajar khusus bantu hal yang masalah kayak gini
> begimana ya?
>
Lagi lagi setuju.
Apalagi kalau sukarela nggak di gaji, lebih setuju lagi.
Kwkwkwkwkwkwkwk......

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 10:45:56 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Masih dengan jawabanku sebelumnya mengenai topik ini, silakan dipahami lagi.
Jika untuk mengenalkan linux untuk orang awam, sebaiknya kenalkan
dengan tampilan yang user friendly.
Menurut pengalaman saya, yang paling memberatkan di suatu distro linux
adalah Display Manager.
Jadi, tau nggak kenapa distro-distro tersebut ringan?
Karena Display Manager-nya memakai yang ringan, tau nggak Display
Manager ada apa aja?
Yaitu GNOME, KDE, XFCE, LXDE, Enlightment, TWM, dll.
Sekarang Display Manager yang user friendly adalah GNOME dan KDE, yang
sering dipakai.
XFCE dan lainnya merupakan Display Manager yang tergolong ringan,
apalagi TWM dkk itu untuk komputer pentium I kebawah pun kuat. :-P

Selain Display Manager, Xorg juga memakan resource memory dan juga
service-service yang berjalan.
Bener kata mas Haris, tergantung kita pintar-pintar memberdayakan.
Temen-temen Pelita belum melihat Karmic berbalut baju MacOS berjalan
santai di laptopku kan? :-D

Berikut spec laptopku :
IBM Pentium 3 1,1GHz
Memory 256MB
HDD 40 GB
Memory VGA 16MB
Monitor 14"

Dengan spec diatas saya install Ubuntu Karmic(9.10) berbalut baju(theme)
MacOS, apache2, Mysql, dan banyak service yang lain.
Disamping Ubuntu saya install juga Slackware 12, tetapi masih belum saya
oprek. :-D
Jadi kesimpulannya, persiapkan dulu sebelum memutuskan.
Support ke depan merupakan hal yang penting.

ahmad haris

unread,
Dec 14, 2009, 10:47:45 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
On Tue, 2009-12-15 at 10:33 +0700, AgungRiyadi wrote:
> Lagi lagi setuju.
> Apalagi kalau sukarela nggak di gaji, lebih setuju lagi.
> Kwkwkwkwkwkwkwk......
>
>

saya kan ndak minta gaji? asal dibeliin sleeping bag buat tidur di
markas dedemit, dan air untuk mandi lancar... beres deh.

AgungRiyadi

unread,
Dec 14, 2009, 10:56:11 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
Hihihi..............
Berikan hak nya sebelum keringatnya kering, ya pasti harus ada imbal
balik lah. :-D

ahmad haris

unread,
Dec 14, 2009, 10:58:14 PM12/14/09
to peli...@googlegroups.com
On Tue, 2009-12-15 at 10:56 +0700, AgungRiyadi wrote:
> Hihihi..............
> Berikan hak nya sebelum keringatnya kering, ya pasti harus ada imbal
> balik lah. :-D

Markas dedemitnya skarang keren abis dan top markotop lho...
buat belajar pasti jreng...

irhaman

unread,
Dec 15, 2009, 4:23:38 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
AgungRiyadi wrote:
> Abati Fikar wrote:
>
> | Perasaan koq copy paste ya???
> |
> | kalau ntar ditanya langsung (ujian lisan) bisa ndak ya??
>
> Wahh...copy paste ya?
> bahaya ini, gak jadi traktir kopi. :-P
>
>
bukan kopi paste mas tapi diusahakan berbeda dari yang yang lain, tapi
kalau untuk jawaban lain saya tidak dan belum berani mencari jawaban
yang beda . saya takut salah dan menyalahi prosedure

irhaman

unread,
Dec 15, 2009, 4:30:49 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
Bukan diinstall window, maksud saya yang dikelas saya aja yang lain
engga, nah kalau yang lain juga mau , .............
Berangkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat........

irhaman

unread,
Dec 15, 2009, 4:32:30 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
hahahahahhaha, dedemit disini tidak seperti dulu lagi. Udah pada cantik
dan ganteng


irhaman

unread,
Dec 15, 2009, 4:35:05 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
mas kalau boleh tau passwdnya and user name nya apa mas. saya janji akan
kelola ini .


spirit ........

ahmad haris

unread,
Dec 15, 2009, 5:23:14 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
On Tue, 2009-12-15 at 16:35 +0700, irhaman wrote:
> mas kalau boleh tau passwdnya and user name nya apa mas. saya janji
> akan
> kelola ini .
>
>

password dan username apaan?

AgungRiyadi

unread,
Dec 15, 2009, 6:26:02 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
heh, PacketTracer masa' ada loginnya?

AgungRiyadi

unread,
Dec 15, 2009, 6:28:05 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
Jangan takut salah, nanti kan pasti ada yang mbenerin.
Tujuannya disini kan belajar bareng, tidak akan menjawab jika belum
mempunyai pengetahuan tentang hal yang dimaksud. Jadi silakan dibaca
dulu materinya, lalu dipahami.
Chayo Chayo.....!!!

Abati Fikar

unread,
Dec 15, 2009, 6:30:57 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
Yang membuat Windows bisa menguasai 80% user itu karena mereka mendengar suara pasar. Sehebat apapun penjelasan kita sebagus apapun penampilannya, Machintos ternyata kalah jauh.

Stave Job jauh lebih keren dari Bill Gates, baik ide, karya dan inovasi, tapi Stave Job tidak bisa mendengar, Stave Job hanya mau didengar. Ternyata untuk mendengar bisa menguasai pangsa pasar lebih dari 90%, tahun lalu cuma 80%.

Dimilis ini saya rasa tidak ada yang tidak cinta dengan linux, apa lagi setelah merasakan berbagai manfaatnya, bahkan kita semua sangat...sangat ... ingin..... kebahagian kita menggunakan linux dapat pula dirasakan oleh semua orang...., tapi sering kali kita lupa untuk mendengar

lihat aja statistik ini
 http://marketshare.hitslink.com/operating-system-market-share.aspx?qprid=8

Karenanya mulai sekarang kalau ingin kebahagiaan kita turut dirasakan oleh orang lain mari kita coba menjadi pendengar, bukan hanya mau didengar




Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang!

eka

unread,
Dec 15, 2009, 6:52:03 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
AgungRiyadi wrote:
> Pertanyaan selanjutnya adalah pertanyaan cerita :
> Saya mempunyai 13 komputer, termasuk server didalamnya. Saya ingin semua
> komputer terhubung ke dalam suatu jaringan, karena saya mau membuat
> Network File Sharing (NFS) sehingga komputer-komputer dapat mengaksesnya.
> Oleh karena itu, saya harus menggunakan jaringan kelas apa agar
> komputer-komputer tersebut dapat saling terhubung?
>
harus menggeunakan ip kelas C
> Lalu bagaimana pengalokasian IP-IP nya?
>
kita kasi ip =
192.168.0.1/28
jadi jumlah ip nya ada 16, karena 2 di pakai oleh network dan
broadcast maka ip yang tersedia adalah 14
192.168.0.0 = network
192.168.0.15 = broadcast
jadi IP yang tersedia = 192.168.0.1 s/d 192.168.0.14
> Saya harus memakai subnet berapa?
>
subnet mask = 255.255.255.240

AgungRiyadi

unread,
Dec 15, 2009, 7:06:46 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
> ------------------------------------------------------------------------
Setuju.

Itu masalah pemasaran, karena microsoft merupakan suatu perusahaan.
Sehingga tujuannya jelas, memperoleh laba dan memperluas pasar. Jadi
konsennya lebih fokus ke arah itu.

Linux memang tidak terdengar menguasai pasar di dunia, tetapi kita tidak
tau berapa jumlah pemakainya. Karena linux tidak di produksi secara
tertutup oleh suatu perusahaan, seperti Microsoft.

Redhat, suatu perusahaan yang memproduksi distro untuk server masih
mengopensourcekan kode nya. Sehingga kita bisa menikmati distro Centos
yang notabene adalah turunannya Redhat, Suse juga demikian dan lain-lain.
Jika kita melihat bukan dari segi ke-popularitas-an dan komersil, kita
bisa membandingkan Software close source dan open source.

Keep in relation.

AgungRiyadi

unread,
Dec 15, 2009, 7:10:15 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
100 untuk Eka.

Dari jawaban diatas, Eka udah paham apa itu network?
Apa definisi network?
Bedanya dengan broadcast?

Jika udah paham, Eka sudah siap dan bisa menyetting jaringan lab Teknik UGP.

eka

unread,
Dec 15, 2009, 7:47:21 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com

> 100 untuk Eka.
>
> Dari jawaban diatas, Eka udah paham apa itu network?
> Apa definisi network?
>
network (Net-ID)=> IP address yang menunjukka nomor jaringan (identitas)
contoh :
Sebuah jaringan dengan IP 192.168.0.0 - 192.168.0.255 netmask
255.255.255.0 maka Net-ID nya adalah 192.168.0.0
> Bedanya dengan broadcast?
>
broadcast => IP terakhir dari sebuah jaringan, ip ini tidak bisa di
gunakan pada sebuah host , dari contoh di atas broadcastnya adalah
192.168.0.255

Abati Fikar

unread,
Dec 15, 2009, 7:53:54 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
Linux memang tidak terdengar menguasai pasar di dunia, tetapi kita tidak
tau berapa jumlah pemakainya. Karena linux tidak di produksi secara
tertutup oleh suatu perusahaan, seperti Microsoft.


Hmm.... Betul juga, kalau dilihat dari sisi pasar.
Kalau begitu bagai mana dari sisi pengguna ??

Salah satu yang dapat dibuatkan pendekatannya adalah dari pengguna internet, karena pengguna internet bisa dari OS apapun bahkan bajakan ndak masalah selama bisa buka browser maka urusan internetan beres.

Dan ternyata, mereka masih tetap diatas kita coba lihat ini, (sebagai contoh saja)

http://www.w3schools.com/browsers/browsers_os.asp

Ternyata angkanya hampir mirip, diatas 90%, diikuti oleh Mac dan kita. ternyata masih tetap relevant dengan survey pasar.

Saya tidak perduli meski saya adalah penguna linux terakhir dibumi ini saya akan tetap menggunakannya untuk membatu saya menyelesaikan pekerjaan saya (bisa ndak ya??)

Inti dari yang saya bahasa diatas adalah, mari lihat apa yang jadi kebutuhan mereka, apa yang dapat membuat beban mereka ringan, untuk apa teknologi yang luar biasa canggih, hebat, indah dan segalanya kalau rumit.

Bukankah teknologi itu dibuat agar memudahkan. dibuat cangkul agar mudah mengolah tanah, dibuat mobil/kapal/pesawat biar gampang berpindah.

Tapi kalau teknologi ndak buat lebih gampang biasanya akan dilupakan, ada ZIP Drive dan Disket tergantikan dengan CD/DVD dan flashdisk karena hasil teknologinya lebih mudah dan murah. Disket 5 rb untuk 1,44 Mb, CD 2500 untuk 750 Mb, Flasdisk 200 rb-an untuk 2-4 Gb

Saya tidak bilang apa yang telah kita pakai tidak dapat mereka gunakan, yang saya inginkan adalah dapatkah kita menyediakan sebuah OS dengan problem seminimal mungkin???

Itulah kenapa saya ingin pak Zainal mencari distro yang kecil ringan, sefamiliar mungkin dengan para user. karena saya perhatikan apa yang telah diinstall beberapa bulan lalu di komputer2 yang ada SKPD-SKPD sejak dipasang sampai sekarang tidak ada yang berubah selain jumlah file odt, doc, ods, mp3 dll.

mereka ndak peduli dengan KDE, LXDE, GNOME atau apapun, yang penting mudah digunakan without any trouble, just it.


Apakah wajar artis ikut Pemilu?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

AgungRiyadi

unread,
Dec 15, 2009, 7:56:52 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
Ok, jadi network dengan broadcast beda? xixixi..........
*sambil melihat jawaban eka pada pertanyaan yang pertama*

Pertanyaan selanjutnya menyusul, nantinya bukan hanya masalah jaringan.
Jadi siap-siap baca dan pahami materinya ya....

Abati Fikar

unread,
Dec 15, 2009, 7:58:31 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
>> mas kalau boleh tau passwdnya and user name nya apa mas. saya janji
>> akan
>> kelola ini .
>>
>>
>>     
>
> password dan username apaan?
>   
heh, PacketTracer masa' ada loginnya?

???? perasaan maren waktu coba install di kantor ndak minta username dan password ????

ahmad haris

unread,
Dec 15, 2009, 8:05:10 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
On Tue, 2009-12-15 at 19:30 +0800, Abati Fikar wrote:
> Yang membuat Windows bisa menguasai 80% user itu karena mereka
> mendengar suara pasar. Sehebat apapun penjelasan kita sebagus apapun
> penampilannya, Machintos ternyata kalah jauh.
>
> Stave Job jauh lebih keren dari Bill Gates, baik ide, karya dan
> inovasi, tapi Stave Job tidak bisa mendengar, Stave Job hanya mau
> didengar. Ternyata untuk mendengar bisa menguasai pangsa pasar lebih
> dari 90%, tahun lalu cuma 80%.
>
> Dimilis ini saya rasa tidak ada yang tidak cinta dengan linux, apa
> lagi setelah merasakan berbagai manfaatnya, bahkan kita semua
> sangat...sangat ... ingin..... kebahagian kita menggunakan linux dapat
> pula dirasakan oleh semua orang...., tapi sering kali kita lupa untuk
> mendengar
>

Microsoft memang membayar mahal untuk riset pasar. Dan pasar skarang
mulai pelan-pelan berubah.

Micorosft Multimedia Gadget kalah berat dengan Ipod.

Bayangkan kalau Indonesia 5 tahun lalu diharuskan menggunakan software
asli, bukan bajakan. apa jadinya?

Coba berkaca ke Eropa, negara mana saja yang terkait dengan Microsoft?

Mungkin terlalu jauh ke Eropa... balik ke Indonesia.

Microsoft adalah sebuah perusahaan. Mereka mengalokasikan anggaran
dananya untuk meneliti kebiasaan user. memberikan banyak kemudahan
walaupun resiko yang diambil adalah ketidak amanan.
Ingat, GNU/Linux berangkat dari sistem yang aman, sedangkan Microsoft
Windows berangkat dengan kemudahan.

Developing GNU/Linux sendiri berbasis komunitas, memang ada beberapa
perusahaan yang mensupport. Tapi tidak banyak.
Contoh saja Pak Somat yang mati-matian jadi panglima di BlankOn. Adakah
teman-teman lain mau ikutan kontribusi? atau cuman jadi tukang ngomong
saja dan minta untuk didengar.
Para developer berusaha mendengar seluruh aspirasi para penggunanya,
namun ada batasannya.

Penggunaan GNU/Linux sendiri berbeda cara dengan penggunaan Micorosoft
Windows. Dan itu membutuhkan pembelajaran. Dan itu semua tidak gratis.
Free adalah FREEDOM.

ahmad haris

unread,
Dec 15, 2009, 8:12:42 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
On Tue, 2009-12-15 at 19:06 +0700, AgungRiyadi wrote:
> Redhat, suatu perusahaan yang memproduksi distro untuk server masih
> mengopensourcekan kode nya. Sehingga kita bisa menikmati distro
> Centos
> yang notabene adalah turunannya Redhat, Suse juga demikian dan
> lain-lain.
> Jika kita melihat bukan dari segi ke-popularitas-an dan komersil,
> kita
> bisa membandingkan Software close source dan open source.

Dulu, saya sempat pake windows aseli (waktu bekerja di pembenihan
udang). Ketika itu ada bug perihal password administrator, dimana
password itu bisa direset melalui network.

Dan bug itu diselesaikan setelah 1 tahun. :)
Developernya mendengar, tapi aksinya kelamaen. :)

ahmad haris

unread,
Dec 15, 2009, 8:24:27 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
On Tue, 2009-12-15 at 20:53 +0800, Abati Fikar wrote:
> Salah satu yang dapat dibuatkan pendekatannya adalah dari
> pengguna internet, karena pengguna internet bisa dari OS
> apapun bahkan bajakan ndak masalah selama bisa buka browser
> maka urusan internetan beres.

OK. Bajakan halal dan gak melanggar hukum. :)

> Dan ternyata, mereka masih tetap diatas kita coba lihat ini,
> (sebagai contoh saja)

jelas lah pak. Windows dibuat lebih dulu dari GNU/Linux. :)

> http://www.w3schools.com/browsers/browsers_os.asp
>
> Ternyata angkanya hampir mirip, diatas 90%, diikuti oleh Mac
> dan kita. ternyata masih tetap relevant dengan survey pasar.
>
> Saya tidak perduli meski saya adalah penguna linux terakhir
> dibumi ini saya akan tetap menggunakannya untuk membatu saya
> menyelesaikan pekerjaan saya (bisa ndak ya??)

Kebetulan saya 2 tahun ini bisa pak. ^_^

> Inti dari yang saya bahasa diatas adalah, mari lihat apa yang
> jadi kebutuhan mereka, apa yang dapat membuat beban mereka
> ringan, untuk apa teknologi yang luar biasa canggih, hebat,
> indah dan segalanya kalau rumit.

Dulu, awal-awal keluar motor matic, teman-teman saya merasakan
kesulitan. terutama waktu mengerem, sering mbablas bahkan ada yang
nabrak pagar rentalan saya.

>
> Bukankah teknologi itu dibuat agar memudahkan. dibuat cangkul
> agar mudah mengolah tanah, dibuat mobil/kapal/pesawat biar
> gampang berpindah.

Betul pak, kemanan software, update cepat dan stabil itu demi kemudahan.
Install sesuatu ndak perlu CD key, gak perlu pasang aplikasi crack, gak
perlu ada trojan, worm, dkk.

> Tapi kalau teknologi ndak buat lebih gampang biasanya akan
> dilupakan, ada ZIP Drive dan Disket tergantikan dengan CD/DVD
> dan flashdisk karena hasil teknologinya lebih mudah dan murah.
> Disket 5 rb untuk 1,44 Mb, CD 2500 untuk 750 Mb, Flasdisk 200
> rb-an untuk 2-4 Gb

Mudah digunakan, tapi harus bayar mahal.
Mudah tapi butuh penyesuaian harganya sangat murah dan bisa dimodifikasi
sesuai kebutuhan.

>
> Saya tidak bilang apa yang telah kita pakai tidak dapat mereka
> gunakan, yang saya inginkan adalah dapatkah kita menyediakan
> sebuah OS dengan problem seminimal mungkin???

Cobak kita data semua, problem-problemnya apa saja.

> Itulah kenapa saya ingin pak Zainal mencari distro yang kecil
> ringan, sefamiliar mungkin dengan para user. karena saya
> perhatikan apa yang telah diinstall beberapa bulan lalu di
> komputer2 yang ada SKPD-SKPD sejak dipasang sampai sekarang
> tidak ada yang berubah selain jumlah file odt, doc, ods, mp3
> dll.

Perbandingan head to head sepertinya ndak bisa benar-benar disejajarkan.
Dan akan banyak ditemukan ketimpangan.
Contoh sederhana tentang driver. GNU/Linux menganut monolithic kernel,
sedangkan windows menggunakan micro kernel. Masing-masing punya
keunggulan dan kerugian. Coba tanyakan ke Dosen Sistem Operasi tentang
hal ini.

> mereka ndak peduli dengan KDE, LXDE, GNOME atau apapun, yang
> penting mudah digunakan without any trouble, just it.
>

Dan mereka bener-bener tidak peduli untuk belajar suasana baru. Mereka
maunya tampilan gak berubah sama sekali, struktur file gak berubah, dan
semua gak berubah. :)

ahmad haris

unread,
Dec 15, 2009, 8:25:34 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
On Tue, 2009-12-15 at 19:56 +0700, AgungRiyadi wrote:
> Ok, jadi network dengan broadcast beda? xixixi..........
> *sambil melihat jawaban eka pada pertanyaan yang pertama*
>
> Pertanyaan selanjutnya menyusul, nantinya bukan hanya masalah
> jaringan.
> Jadi siap-siap baca dan pahami materinya ya....

kayae diantara 10 anak yang ikut pelatihan, yang bisa jawab cuman eka?

Eka punya kewajiban training ulang teman-temannya yang kemarin

AgungRiyadi

unread,
Dec 15, 2009, 8:29:42 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
Abati Fikar wrote:
>
> mereka ndak peduli dengan KDE, LXDE, GNOME atau apapun, yang
> penting mudah digunakan without any trouble, just it.
>
>
> <http://pelitaugp.wordpress.com>
Hehehe....
kemudahan bisa diucapkan, bisa muncul karena kebiasaan dengan berlatih.
seperti kita berbicara menggunakan bahasa inggris, bagi kita mungkin
sulit sekali ngomongnya. kalaupun udah ngomong, entah bener atau salah.
karena kita di didik sejak kecil menggunakan bahasa indonesia, disamping
bahasa daerah kita masing-masing. Selain itu lingkungan sekitar kita
juga sangat mendukung kita berbicara bahasa indonesia, begitu juga
dengan orang Inggris.
Tapi dengan berlatih berbicara, membaca dan melihat percakapan bahasa
inggris akhirnya kita bisa juga berbicara bahasa inggris.
Saya setuju dengan pak fikar, user tidak mau tau masalah di belakang
layar. User hanya mau menggunakan, dan itu mudah untuk digunakan.

Kita sebagai aktivis linux, berusaha untuk mengajari masyarakat dan
pemerintah menggunakan linux. Saya pribadi tidak mau tau apakah
Microsoft menguasai 100% pangsa pasar di dunia, produk Microsoft paling
mudah untuk dioperasikan. Saya tidak peduli dengan itu semua, karena
saya hanya mau mengajari dan mengajak belajar sesuatu yang insyaAllah
halal. Memberi tahu bagaimana menghormati hasil karya orang lain,
mengajari anak kecil menggunakan sesuatu yang halal agar dikemudian hari
paham mana yang bermanfaat untuk kehidupan ke depan.

Linux itu mudah, siapa yang bilang sulit?
Karena yang bilang sulit belum terbiasa dengan linux, itu hal yang wajar.
Saya mengajak teman-teman, mas mas, dan bapak-bapak untuk mengajarkan
linux kepada masyarakat. InsyaAllah, kita mengajari hal yang baik.

Support selalu untuk saudara-saudara di Takengon.

Abati Fikar

unread,
Dec 15, 2009, 11:24:31 AM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
Weeleh... weleh... weleh... semakin jauh aja dari topiknya.

Pointnya bukan kek gitu......

kita semua sepakat dengan mengapa memakai linux it's no problem.

Kalau dari sisi pribadi,saya punya tanggung jawab tugas dan moral untuk mengembangkan linux dilingkungan saya.

Linux sama sekali tidak sulit bagi saya, meski ada beberapa file penting yang ndak bisa serta merta saya gunakan di linux, seperti corel dan MapInfo, ya.. kita punya inkscape dan  Quantum GIS. Tapi kondisi ini tidak dapat diterima oleh semua orang.

Saat migrasi salah satu problem yang sangat menganggu adalah komputer jadul (?) / spek rendah yang sebelumnya terinstall XP. begitu di migrasi ke linux, komputer jadi sangat berat untuk membuka beberapa aplikasi. Padahal sebelumnya tidak masalah ketika di XP. Kerjaan mereka menjadi terganggu, awalnya saya kira karena mereka belum terbiasa. Setelah berkali-kali di complain baru saya sadar ternyata saya tidak pernah mau mendengar keluhan-keluhan para user.
Saya selalu berdalih "tapi..." "itu sudah benar...", "tapi....itu karena begini......, begitu......" tapi... problemnya tetap tidak dapat teratasi.....

LInux punya begitu banyak distro,turunanya pun setiap tahun memperbaiki kualitasnya, keluhan para pemakai dijawab di versi terbaru dengan spesifikasi komputer saat itu, para pemakai komputer jadul berspesifikasi minim terlupakan...., mereka hanya punya pilihan.. "tapi" distro super minim yang penting bisa jalan saja...., adakah pilihan bagi mereka ???

Ada distro PClinuxOS, ada Puppy Linux dan distro kecil lainnya.....(kita mulai berdalih lagi)... Tapi yang dukung sedikit, tapi sulit maintenance nya, tapi .....nanti kita sulit.....

XP dan produk mereka lainnya hadir tanpa tapi.... mereka gagal di '95 setelah mendengar, '98 hadir dengan menyenangkan, gagal lagi di 2000 dan me, mereka dengar lagi dan diperbaiki di XP, gagal lagi di vista yang diawali dengan konsep long horn, mereka mendengar lagi keluhan-keluhan,  sekarang mereka muncul di "7" dan Bos Conical Ltd mengakuinya.

Hasil dari mendengar bisa kita lihat di statistik tadi,
saya khawatir jangan-jangan kita hanya mau didengar  dan lupa mendengar

Kenapa ubuntu bisa dibuat se familiar mungkin dengan windows, kenapa yang lain ndak bisa?....... kenapa dukungan untuk yang lain kurang?.........



Pemerintahan yang jujur & bersih? Mungkin nggak ya?

ahmad haris

unread,
Dec 15, 2009, 6:37:43 PM12/15/09
to peli...@googlegroups.com
On Wed, 2009-12-16 at 00:24 +0800, Abati Fikar wrote:
> Ada distro PClinuxOS, ada Puppy Linux dan distro kecil
> lainnya.....(kita mulai berdalih lagi)... Tapi yang dukung sedikit,
> tapi sulit maintenance nya, tapi .....nanti kita sulit.....

Pak, support dari PCLinuxOS, Puppy, DSL, dsb itu sangat kecil dan hampir
dikatakan tidak ada. Kenapa? Karena mereka kurang terbantu. Mereka bukan
kelompok pencari keuntungan, mereka bekerja secara volunteer.

Kalau terjadi bug, itu bisa membuat hal malah berantakan. Skarang distro
kecil yang ringan dan pasti dukungan supportnya menurut saya adalah
Debian 4 atau Debian 5. Apalagi kalo desktopnya dipasang LXDE.

Problemnya adalah kembali ke usernya, apakah bisa menyesuaikan antara
penggunaan aplikasi sebelumnya dengan aplikasi baru. Apakah mau
menyesuaikan antara tampilan windows (windows karang menggunakan KDE)
dengan tampilan gnome yang dua panel?

Problem mendasar yang membuat komputer terasa lambat adalah :
1. Modul driver. Ini terkait dengan perbedaan kernel monolithic dan
micro kernel.
2. Desktop. Pilihan ada KDE, Gnome, XFCE, LXDE. Silahkan direview oleh
teman-teman.
3. Aplikasi office (open office) yang dibuild dengan java. Sudah dari
sononya open office minta memori yang sedikit lebih dari ms office.
karena bahasanya ndak native di GNU/Linux seperti python atau gtk atau
c. Pilihan lain, Abiword. Ada yang mau menggunakan abiword dengan segala
keterbatasan dan ringannya?

> Hasil dari mendengar bisa kita lihat di statistik tadi,
> saya khawatir jangan-jangan kita hanya mau didengar dan lupa
> mendengar

Pak, justru distro-distro GNU/Linux itu yang mendengarkan pasar, coba
teman-teman semua ikutan milis kernel, dan milis para pengembang distro.

Contoh, itu pengenalan hardware di Linux setiap rilis pasti bertambah,
karena mereka mendengar keluhan user akan ketidak mampuan linux untuk
mendeteksi hardware yang baru.

Contoh lain, keluhan booting yang lambat di Ubuntu, diselesaikan dengan
manis dan cantik di rilis Karmic ini. Itupun karena keluhan para user.
Coba dibandingkan dengan proses booting dan shutdown windows, siapa
tercepat?

Contoh lain, distro lokal kita, BlankOn. Kami berusaha untuk mendengar
seluruh aspirasi masyarakat Indonesia akan kebutuhannya. Termasuk rilis
baru nanti kita berusaha membuat modem-modem yang bermasalah di Ubuntu
bisa jalan mulus di BlankOn. Ingat, seharunya pihak vendor memberikan
drivernya ke seluruh OS, tidak hanya ke Microsoft Windows. Tapi apa yang
terjadi? dan itu bukan tugas Developer OSnya.

BlankOn berusaha membuat aplikasi wikipedia offline demi kebutuhan
daerah yang tidak ada internet, berusaha untuk membuat cakram pengaya
juga. Membuat BlankOn Minimalis, dsb.

Apakah ada teman-teman yang ikutan untuk mensumbangsih walaupun sekedar
ide yang rapi? ikutan jadi tester dan mau meluangkan waktu untuk
melaporkan?

Salah satu alasan kenapa banyak distro, karena para developer ingin
berusaha mendengar. mereka membuat distro-distro tersebut dengan
berbagai tujuan sesuai daerah mereka, itu salah satu contohnya.

Dan ingat, Distro GNU/Linux itu FREEDOM, kalian bebas mempelajari dan
merubahnya. Rubah sesuai selera dan style kalian.

Apa kita mau jadi bangsa yang suka menerima saja? tanpa mau ikut
berkontribusi.

So, lebih baik kita buat riset ulang dengan waktu yang singkat, apa-apa
saja yang perlu diperhatikan dalam sebuah distro untuk dijalankan di
Aceh Tengah, kebutuhan aplikasinya apa saja, dan penyelesaian sekaligus
pengaturan/penjadwalan pelatihannya bagaimana.
Itupun kalau jadi melanjutkan migrasinya. :)

Oh ya, buat bacaan, saya ada file presentasi di Makasar. Mungkin Pak
Fikar sudah punya.
RA Makssar 2009.odp

zainal

unread,
Dec 16, 2009, 12:07:38 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
kalo boleh disarankan kepada pengembang Linux dimanapun berada sudah
saatnya para programer dan pengembang bersatu kenapa, kalo sekarang ini
banyak sekali distro-distro yang muncul sehingga ini akan membuat user
agak kenbingungan : maunya dalam pengembangan itu pegang aja satu distro
nah dimana yang tidak sempurna ya kita sempurnakan bersama-sama mungkin
dengan para programer dan pengembang bersatu untuk mengebangkan dan
menyempurnakan satu distro saya rasa windows akan kolap ya kan............:


ahmad haris

unread,
Dec 16, 2009, 12:13:37 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
On Wed, 2009-12-16 at 12:07 +0700, zainal wrote:
> kalo boleh disarankan kepada pengembang Linux dimanapun berada sudah
> saatnya para programer dan pengembang bersatu kenapa, kalo sekarang
> ini
> banyak sekali distro-distro yang muncul sehingga ini akan membuat
> user
> agak kenbingungan : maunya dalam pengembangan itu pegang aja satu
> distro
> nah dimana yang tidak sempurna ya kita sempurnakan bersama-sama
> mungkin
> dengan para programer dan pengembang bersatu untuk mengebangkan dan
> menyempurnakan satu distro saya rasa windows akan kolap ya
> kan............:

Manusia kan punya ego dan idealisme sendiri-sendiri pak.

BlankOn dulu pernah menawarkan ke IGOS Nusantara untuk gabung, dilebur
jadi satu, entah namanya apa. Tapi mereka ndak mau. :)

Dan karena semangat FREEDOM itu tidak membatasi karya. Setiap orang
bebas berkarya.

Diluar itu semua, para developer itu butuh bantuan teman-teman semua,
butuh bantuan untuk test, reporting, dan usulan ide-ide realistis.

ahmad haris

unread,
Dec 16, 2009, 12:16:59 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
On Wed, 2009-12-16 at 12:07 +0700, zainal wrote:
> saya rasa windows akan kolap ya kan............:


windows tetep berjaya pak. :)

zainal

unread,
Dec 16, 2009, 12:21:29 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
kalo semua dah gabung ya minimal bisa meyeimbangkan semua apliakasi yang
di bawa dalam suatu distro itu don...

zainal

unread,
Dec 16, 2009, 12:23:33 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
nah setuju mas untuk menampung ide dari semua temen2, tapi mari kita
satukan ide itu dalam satu wadah pasti hasilnya akan sempurna dan
maksimal memang sih ego harus di kesampingkan mungkin untuk ini yang
agak susah artinya apa kalo satu di kerjain rame2 pasti hasil nya maksimal

ahmad haris

unread,
Dec 16, 2009, 12:24:20 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
On Wed, 2009-12-16 at 12:21 +0700, zainal wrote:
> kalo semua dah gabung ya minimal bisa meyeimbangkan semua apliakasi
> yang
> di bawa dalam suatu distro itu don...

seimbang itu masih relatif pak. :)
dan kasusnya masih telur dan ayam.

diantara kita yang mau ikut aktif pengembangan linux berapa orang?

Abati Fikar

unread,
Dec 16, 2009, 2:12:05 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
On Wed, 2009-12-16 at 00:24 +0800, Abati Fikar wrote:
> Ada distro PClinuxOS, ada Puppy Linux dan distro kecil
> lainnya.....(kita mulai berdalih lagi)... Tapi yang dukung sedikit,
> tapi sulit maintenance nya, tapi .....nanti kita sulit.....

Pak, support dari PCLinuxOS, Puppy, DSL, dsb itu sangat kecil dan hampir
dikatakan tidak ada. Kenapa? Karena mereka kurang terbantu. Mereka bukan
kelompok pencari keuntungan, mereka bekerja secara volunteer.

(Hmm.... berdalih lagi kan, persoalan dengan komputer jadul gimana???)


Kalau terjadi bug, itu bisa membuat hal malah berantakan. Skarang distro
kecil yang ringan dan pasti dukungan supportnya menurut saya adalah
Debian 4 atau Debian 5. Apalagi kalo desktopnya dipasang LXDE.


(bisa dikomputer jadul ndak???)



Problemnya adalah kembali ke usernya, apakah bisa menyesuaikan antara
penggunaan aplikasi sebelumnya dengan aplikasi baru. Apakah mau
menyesuaikan antara tampilan windows (windows karang menggunakan KDE)
dengan tampilan gnome yang dua panel?

(apakah yang punya komputer jadul bisa memakainya)


Problem mendasar yang membuat komputer terasa lambat adalah :
1. Modul driver. Ini terkait dengan perbedaan kernel monolithic dan
micro kernel.

(bisa dikomputer jadul ndak???)

2. Desktop. Pilihan ada KDE, Gnome, XFCE, LXDE. Silahkan direview oleh
teman-teman.

(yang punya komputer jadul gimana???)


3. Aplikasi office (open office) yang dibuild dengan java. Sudah dari
sononya open office minta memori yang sedikit lebih dari ms office.
karena bahasanya ndak native di GNU/Linux seperti python atau gtk atau

(punya pilihan lain yang bisa dipake ama orang punya komputer jadul ndak??)


c. Pilihan lain, Abiword. Ada yang mau menggunakan abiword dengan segala
keterbatasan dan ringannya?

(senyaman aplikasi yang sudah mereka sebelumnya ndak??)


> Hasil dari mendengar bisa kita lihat di statistik tadi,
> saya khawatir jangan-jangan kita hanya mau didengar  dan lupa
> mendengar

Pak, justru distro-distro GNU/Linux itu yang mendengarkan pasar, coba
teman-teman semua ikutan milis kernel, dan milis para pengembang distro.

(Tidak terbukti)


Contoh, itu pengenalan hardware di Linux setiap rilis pasti bertambah,
karena mereka mendengar keluhan user akan ketidak mampuan linux untuk
mendeteksi hardware yang baru.

(tapi mereka lupa ada komputer jadul)


Contoh lain, keluhan booting yang lambat di Ubuntu, diselesaikan dengan
manis dan cantik di rilis Karmic ini. Itupun karena keluhan para user.
Coba dibandingkan dengan proses booting dan shutdown windows, siapa
tercepat?

(bisa dikomputer jadul ndak???)


Contoh lain, distro lokal kita, BlankOn. Kami berusaha untuk mendengar
seluruh aspirasi masyarakat Indonesia akan kebutuhannya. Termasuk rilis
baru nanti kita berusaha membuat modem-modem yang bermasalah di Ubuntu
bisa jalan mulus di BlankOn. Ingat, seharunya pihak vendor memberikan
drivernya ke seluruh OS, tidak hanya ke Microsoft Windows. Tapi apa yang
terjadi? dan itu bukan tugas Developer OSnya.

(adakah yang peduli dengan mereka yang punya komputer spek rendah)


BlankOn berusaha membuat aplikasi wikipedia offline demi kebutuhan
daerah yang tidak ada internet, berusaha untuk membuat cakram pengaya
juga. Membuat BlankOn Minimalis, dsb.

(bisa dikomputer jadul ndak???)


Apakah ada teman-teman yang ikutan untuk mensumbangsih walaupun sekedar
ide yang rapi? ikutan jadi tester dan mau meluangkan waktu untuk
melaporkan?

(sebelum temen memberi sumbangsihnya, yang punya komputer jadul cuma tanya gimana caranya pake linux bisa senyaman yang sebelumnya mereka pake)


Salah satu alasan kenapa banyak distro, karena para developer ingin
berusaha mendengar. mereka membuat distro-distro tersebut dengan
berbagai tujuan sesuai daerah mereka, itu salah satu contohnya.

(yang punya komputer jadul masih mengelu)


Dan ingat, Distro GNU/Linux itu FREEDOM, kalian bebas mempelajari dan
merubahnya. Rubah sesuai selera dan style kalian.


(bisa dikomputer jadul ndak???)


Apa kita mau jadi bangsa yang suka menerima saja? tanpa mau ikut
berkontribusi.

(kalau mau ikut kontribusi komputer jadul bisa ndak???)


So, lebih baik kita buat riset ulang dengan waktu yang singkat, apa-apa
saja yang perlu diperhatikan dalam sebuah distro untuk dijalankan di
Aceh Tengah, kebutuhan aplikasinya apa saja, dan penyelesaian sekaligus
pengaturan/penjadwalan pelatihannya bagaimana.
Itupun kalau jadi melanjutkan migrasinya. :)

(Mudah-mudahan komputer jadul termasuk dalam salah satu riset)


Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!

ahmad haris

unread,
Dec 16, 2009, 2:33:01 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
On Wed, 2009-12-16 at 15:12 +0800, Abati Fikar wrote:
> On Wed, 2009-12-16 at 00:24 +0800, Abati Fikar wrote:
> > Ada distro PClinuxOS, ada Puppy Linux dan distro kecil
> > lainnya.....(kita mulai berdalih lagi)... Tapi yang dukung
> sedikit,
> > tapi sulit maintenance nya, tapi .....nanti kita sulit.....
>
> Pak, support dari PCLinuxOS, Puppy, DSL, dsb itu sangat kecil
> dan hampir
> dikatakan tidak ada. Kenapa? Karena mereka kurang terbantu.
> Mereka bukan
> kelompok pencari keuntungan, mereka bekerja secara volunteer.
>
> (Hmm.... berdalih lagi kan, persoalan dengan komputer jadul
> gimana???)

Itu kan udah terjawab pak.

> Kalau terjadi bug, itu bisa membuat hal malah berantakan.
> Skarang distro
> kecil yang ringan dan pasti dukungan supportnya menurut saya
> adalah
> Debian 4 atau Debian 5. Apalagi kalo desktopnya dipasang LXDE.
>
>
> (bisa dikomputer jadul ndak???)

Bisa.

>
> Problemnya adalah kembali ke usernya, apakah bisa menyesuaikan
> antara
> penggunaan aplikasi sebelumnya dengan aplikasi baru. Apakah
> mau
> menyesuaikan antara tampilan windows (windows karang
> menggunakan KDE)
> dengan tampilan gnome yang dua panel?
>
> (apakah yang punya komputer jadul bisa memakainya)

Bisa

>
> Problem mendasar yang membuat komputer terasa lambat adalah :
> 1. Modul driver. Ini terkait dengan perbedaan kernel
> monolithic dan
> micro kernel.
>
> (bisa dikomputer jadul ndak???)
>
> 2. Desktop. Pilihan ada KDE, Gnome, XFCE, LXDE. Silahkan
> direview oleh
> teman-teman.
>
> (yang punya komputer jadul gimana???)

Cobak deh pak fikar baca dentan teliti pak.

> 3. Aplikasi office (open office) yang dibuild dengan java.
> Sudah dari
> sononya open office minta memori yang sedikit lebih dari ms
> office.
> karena bahasanya ndak native di GNU/Linux seperti python atau
> gtk atau
>
> (punya pilihan lain yang bisa dipake ama orang punya komputer
> jadul ndak??)
>

Itukan sudah ada pilihannya. Mau milih tidak.

> c. Pilihan lain, Abiword. Ada yang mau menggunakan abiword
> dengan segala
> keterbatasan dan ringannya?
>
> (senyaman aplikasi yang sudah mereka sebelumnya ndak??)

Relatif.

>
> > Hasil dari mendengar bisa kita lihat di statistik tadi,
> > saya khawatir jangan-jangan kita hanya mau didengar dan
> lupa
> > mendengar
>
> Pak, justru distro-distro GNU/Linux itu yang mendengarkan
> pasar, coba
> teman-teman semua ikutan milis kernel, dan milis para
> pengembang distro.
>
> (Tidak terbukti)

Pak fikar ikut milis pengembangan?

>
> Contoh, itu pengenalan hardware di Linux setiap rilis pasti
> bertambah,
> karena mereka mendengar keluhan user akan ketidak mampuan
> linux untuk
> mendeteksi hardware yang baru.
>
> (tapi mereka lupa ada komputer jadul)

Lubuntu itu apaan pak? coba deh ikutan proyek mereka.

>
> Contoh lain, keluhan booting yang lambat di Ubuntu,
> diselesaikan dengan
> manis dan cantik di rilis Karmic ini. Itupun karena keluhan
> para user.
> Coba dibandingkan dengan proses booting dan shutdown windows,
> siapa
> tercepat?
>
> (bisa dikomputer jadul ndak???)

Coba baca wikinya pak.

>
> Contoh lain, distro lokal kita, BlankOn. Kami berusaha untuk
> mendengar
> seluruh aspirasi masyarakat Indonesia akan kebutuhannya.
> Termasuk rilis
> baru nanti kita berusaha membuat modem-modem yang bermasalah
> di Ubuntu
> bisa jalan mulus di BlankOn. Ingat, seharunya pihak vendor
> memberikan
> drivernya ke seluruh OS, tidak hanya ke Microsoft Windows.
> Tapi apa yang
> terjadi? dan itu bukan tugas Developer OSnya.
>
> (adakah yang peduli dengan mereka yang punya komputer spek
> rendah)

Cobalah jadi developer pak. kalo cuman komplain saja tapi tidak ikut
merasakan, percuma ndak tahu jawaban realnya.

>
> BlankOn berusaha membuat aplikasi wikipedia offline demi
> kebutuhan
> daerah yang tidak ada internet, berusaha untuk membuat cakram
> pengaya
> juga. Membuat BlankOn Minimalis, dsb.
>
> (bisa dikomputer jadul ndak???)

Sudah nyoba blankon minimalis belom? mentok di pc prosesor dan memori
berapa?

>
> Apakah ada teman-teman yang ikutan untuk mensumbangsih
> walaupun sekedar
> ide yang rapi? ikutan jadi tester dan mau meluangkan waktu
> untuk
> melaporkan?
>
> (sebelum temen memberi sumbangsihnya, yang punya komputer
> jadul cuma tanya gimana caranya pake linux bisa senyaman yang
> sebelumnya mereka pake)
>
> Salah satu alasan kenapa banyak distro, karena para developer
> ingin
> berusaha mendengar. mereka membuat distro-distro tersebut
> dengan
> berbagai tujuan sesuai daerah mereka, itu salah satu
> contohnya.
>
> (yang punya komputer jadul masih mengelu)

cobak kalo mengeluh dicatat yang baik terus dilaporkan.

>
> Dan ingat, Distro GNU/Linux itu FREEDOM, kalian bebas
> mempelajari dan
> merubahnya. Rubah sesuai selera dan style kalian.
>
>
> (bisa dikomputer jadul ndak???)

ya bisa lah. kan yang buat orang yang punya komputer jadul.

>
> Apa kita mau jadi bangsa yang suka menerima saja? tanpa mau
> ikut
> berkontribusi.
>
> (kalau mau ikut kontribusi komputer jadul bisa ndak???)
>
> So, lebih baik kita buat riset ulang dengan waktu yang
> singkat, apa-apa
> saja yang perlu diperhatikan dalam sebuah distro untuk
> dijalankan di
> Aceh Tengah, kebutuhan aplikasinya apa saja, dan penyelesaian
> sekaligus
> pengaturan/penjadwalan pelatihannya bagaimana.
> Itupun kalau jadi melanjutkan migrasinya. :)
>
> (Mudah-mudahan komputer jadul termasuk dalam salah satu riset)
>

Ini kan tergantung pihak bapak, skarang kan leader untuk migrasi kan pak
fikar. migrasinya jadi nggak? :)

Abati Fikar

unread,
Dec 16, 2009, 2:51:25 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
Mantap akan kita coba buktikan

--- Pada Rab, 16/12/09, ahmad haris <ahmadha...@gmail.com> menulis:


Berselancar lebih cepat.
Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)

AgungRiyadi

unread,
Dec 16, 2009, 3:14:51 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
zainal wrote:
>
> nah setuju mas untuk menampung ide dari semua temen2, tapi mari kita
> satukan ide itu dalam satu wadah pasti hasilnya akan sempurna dan
> maksimal memang sih ego harus di kesampingkan mungkin untuk ini yang
> agak susah artinya apa kalo satu di kerjain rame2 pasti hasil nya maksimal
>
Maaf, saya kok mulai gemes dengan diskusi ini.

Sebaiknya kita kembali memahami konsep Sistem Operasi, Linux, Distro,
Windows, dan ketergantungan software dulu.
Sedikit berbicara mengenai Windows, seharusnya kita malah lebih yakin
memilih suatu sistem operasi jika kita mengetahui bagaimana sejarah
Windows dari 0 (yaitu DOS) sampai sekarang ini. Bagaimana sepak terjang
Om Bill dalam mengembangkan Windows tersebut, saya yakin banyak yang
sudah mengetahuinya.

Aceh Tengah merupakan Pilot Project migrasi di indonesia, disamping
Yogyakarta. Dimana migrasi ke software legal dan opensource untuk
pertama kali di indonesia di fokuskan kepada kedua kota tersebut, distro
yang digunakan untuk migrasi adalah Blankon karena produk asli
Indonesia. Kenapa tidak memakai PCLinuxOS, DamnSmallLinux, dll? Karena
kita membawa semangat untuk mencintai produk dalam negeri, buatan tangan
anak Indonesia. Apakah developer blankon tidak mendengar dan tidak tahu
kebutuhan masyarakat Indonesia? Mereka mendengar, mereka tahu. Tetapi
mendengarkah masyarakat yang komplain mengenai ini itu tentang bagaimana
nasib developer Blankon itu sendiri, tahu kah masyarakat tentang
perjuangan dan keluh kesah developer Blankon? Adakah yang berterimakasih
kepada orang-orang yang sekuat tenaga berusaha untuk merubah nasib
bangsa Indonesia ini menjadi lebih baik?
JAWABANNYA TIDAK ADA!!!
Kecuali orang-orang yang dekat dengan mereka dan tahu apa yang mereka
kerjakan.

Indonesia, jika memakai software berbayar jelas akan menjadi bangsa yang
ketergantungan dengan perusahaan software berbayar tersebut. Jika
ketergantungan ini dibelah maka banyak isinya, beberapa diantaranya :
1. Indonesia akan selalu membayar sekian juta dolar per tahun kepada
perusahaan tersebut.
2. Bangsa Indonesia akan tetap menjadi USER END, orang yang ahli
mengoperasikan autocad termasuk USER END. Kenapa? Karena hanya
menggunakan, bukan mengetahui dan mempelajari bagaimana autocad itu
dibangun.
3. Bangsa Indonesia akan tetap tidak merdeka, karena harus menjadi anak
baik dan patuh dengan membayar secara rutin kepada perusahaan tersebut.
Lalu apa maknanya proklamasi 17 Agustus 1945?
4. Bangsa Indonesia akan tetap menjadi bangsa pengecut karena tidak
berani mendobrak kebatilan(kata kerennya), kenapa? karena bangsa
Indonesia dididik orang luar menjadi konsumen, dididik untuk patuh jika
hidupnya mau tenteram meski menyengsarakan anak cucunya dan orang lain.
5. Dan masih banyak yang lainnya.

Melalui jalan migrasi ke software legal dan opensource, kita berusaha
untuk tidak ketergantungan lagi.
Dana yang digunakan untuk membayar lisensi software dan lain-lainnya
agar bisa dialihkan untuk pendidikan, agar teknologi dan informasi tidak
menjadi hal yang mahal di masyarakat.
Aceh Tengah menjadi tolok ukur proses migrasi di daerah-daerah lain,
segala keluh kesah dan kesulitan selama proses migrasi di Aceh Tengah
seharusnya dituangkan menjadi satu agar diperoleh solusi terbaik untuk
daerah-daerah yang lain dan Aceh Tengah sendiri khususnya.

Melalui Blankon, diharapkan kesulitan-kesulitan yang terjadi selama
proses migrasi terselesaikan. Kenapa harus Blankon? karena Blankon
merupakan distro khas Indonesia, di develop oleh orang-orang dekat kita,
distro yang sudah jadi dan terus dikembangkan, di support oleh banyak
kalangan, jika ada kesulitan kita tinggal mengirim email kepada
developer blankon, dan Blankon dikembangkan untuk mendukung Indonesia Go
Open Source. Dengan tidak menge-nyampingkan distro-distro lain buatan
anak negeri.

Jika para user menyatukan ide dan menyampaikan kesulitan ke dalam wadah
Blankon, insyaAllah Indonesia akan benar-benar Go Open Source.
Support selalu untuk Aceh Tengah.

Abati Fikar

unread,
Dec 16, 2009, 3:27:44 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
Persis...., setuju



Dari: AgungRiyadi <aria...@gmail.com>
Judul: Re: Bls: [pelitaugp] distro
Kepada: peli...@googlegroups.com
Tanggal: Rabu, 16 Desember, 2009, 3:14 PM



Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat.
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!

AgungRiyadi

unread,
Dec 16, 2009, 3:37:21 AM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
Temen-temen Pelita, aku ada kesulitan nih.
Ada beberapa pertanyaan sih, tolong teman-teman Pelita yang bisa segera
dijawab ya.
Berikut pertanyaannya :

1. Beda database dengan Struktur Data apa ya? Pusing nih mikirnya.
2. Pengertian DBMS dan RDBMS apa yak? apa keduanya sama ya?
3. Ada apa aja sih DBMS itu, sebutin dong!
4. Oia, temanku kemarin membuat database di Windows. Kalau aku copy trus
aku taruh di Linux, bisa ndak ya? Soalnya ini tugas :-(

Cukup itu dulu deh pertanyaanku, yang lain menyusul.
Pak Zainal dan Pak Fikar boleh menjawab, tapi Pak Fikar nggak boleh
tanya om Google. hehehe....
Bener loh pak Fikar jangan tanya Google kalau mau menjawab, bolehnya
hanya baca dari buku yang membahas masalah database. Aku intip dari sini
loh, xixixixixi.......

Yang jawabannya benar aku traktir es krim di Malang, wekekekekek...... :-D


*mringis sambil liat dompet, kosong :-D *

Akhmat Safrudin

unread,
Dec 16, 2009, 12:11:45 PM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
Abati Fikar wrote:
> Saya tidak bilang apa yang telah kita pakai tidak dapat mereka
> gunakan, yang saya inginkan adalah dapatkah kita menyediakan sebuah OS
> dengan problem seminimal mungkin???
Bisa pak, sangat bisa,
Bisa atau tidak bisa itu pasti bisa he.. he..
karena di atas dikatakan "KITA" :D
jadi ya termasuk produsen Hardware, pengembang Software saling berkolaborasi dan bekerja sama.

Permasalahannya, sebuah OS itu sangat kompleks,
dari mulai permasalahan codec, penggerak perangkat keras (Driver Hardware), perangkat lunak aplikasi, dan lain sebagainya,
semua itu terkait dengan perijinan.

Sebuah OS tidak bisa serta merta untuk membungkus penggerak perangkat keras, atau codec multimedia,
karena penggerak perangkat keras tersebut atau codec multimedia tersebut mempunyai perijinan yang harus dipatuhi oleh pengguna,
atau pengembang yang akan membungkus produk tersebut.

Seringkali kita menemui perangkat keras yang tidak bisa berjalan mulus di Sistem Operasi Linux,
dan harus sedikit polesan baru bisa berjalan mulus,
kita juga harus memaklumi hal ini, karena produsen perangkat keras juga tidak mau rugi,
dengan mengopen kan penggeraknya, teknologi yang di gunakan bisa di curi oleh
pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab tanpa ada strategi bisnis yang matang dari produsen perangkat keras tersebut,
kita juga harus menghargai karya produsen perangkat keras atau pihak lain,
dan juga tidak dapat memaksakan tentang perijinan sebuah produk, karena itu produk mereka,
jadi kita harus menghargai lisensi yang mereka berikan untuk produk mereka.

Begitu juga dengan perangkat lunak, sering kita jumpai juga tentang format - format dokumen yang tidak dapat di buka di Linux,
hal ini juga terkait perijinan dari format sebuah dokumen, terkadang ada format dokumen proprietary, sehingga format dokumen tersebut
tertutup dan tidak dapat dipelajari oleh pengembang perangkat lunak yang lain. Kita juga harus memaklumi kondisi seperti ini pak :D he.. he..

Kurang lebih begitu pak, tantangannya kalau ingin bercita - cita mengembangkan perangkat lunak legal dan just work untuk masyarakat,
saat ini memang masih banyak perangkat keras yang kurang ramah di Linux, dan juga masih ada beberapa format dokumen proprietary yang kurang ramah di Linux juga.

Jalan keluarnya, pelajari dulu sebelum membeli perangkat, pastikan perangkat kerasnya ramah Linux :D he.. he..
saat ini mungkin produsen - produsen hardware masih ada yang belum membuat penggeraknya supaya berjalan di Linux,
dan parahnya lagi melarang komunitas untuk membuat Open Driver untuk perangkatnya sehingga berjalan di Linux,
karena mungkin meraka berfikir pengguna Linux saat ini belum mendominasi pasar perangkat lunak di dunia.

Harapan pak fikar itu mungkin bisa terwujud kalau suatu saat para pembuat perangkat keras dan perangkat lunak sudah mulai membuka penggerak perangkat kerasnya untuk Linux,
untuk itu saat ini yang bisa kita lakukan adalah terus mendorong masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak legal dan Open Source,
sehingga semakin banyak pengguna perangkat lunak legal dan Open Source mudah - mudahan para pembuat perangkat keras mulai membuat perangkat keras yang ramah dengan perangkat lunak legal dan Open Source.

--
Terimakasih
Somat
blog : http://somat.web.id
ym : somat_ori

Mohon untuk tidak mengirimkan lampiran dokumen berformat proprietary
lihat tautan berikut : http://www.gnu.org/philosophy/no-word-attachments.html


ahmad haris

unread,
Dec 16, 2009, 8:08:09 PM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
On Thu, 2009-12-17 at 00:11 +0700, Akhmat Safrudin wrote:
> Sebuah OS tidak bisa serta merta untuk membungkus penggerak perangkat
> keras, atau codec multimedia,
> karena penggerak perangkat keras tersebut atau codec multimedia
> tersebut mempunyai perijinan yang harus dipatuhi oleh pengguna,
> atau pengembang yang akan membungkus produk tersebut.

contoh :
- codec mp3
- codec multimedia apple/quick time (.mov)

>
> Seringkali kita menemui perangkat keras yang tidak bisa berjalan mulus
> di Sistem Operasi Linux,
> dan harus sedikit polesan baru bisa berjalan mulus,
> kita juga harus memaklumi hal ini, karena produsen perangkat keras
> juga tidak mau rugi,
> dengan mengopen kan penggeraknya, teknologi yang di gunakan bisa di
> curi oleh
> pihak - pihak yang tidak bertanggung jawab tanpa ada strategi bisnis
> yang matang dari produsen perangkat keras tersebut,
> kita juga harus menghargai karya produsen perangkat keras atau pihak
> lain,
> dan juga tidak dapat memaksakan tentang perijinan sebuah produk,
> karena itu produk mereka,
> jadi kita harus menghargai lisensi yang mereka berikan untuk produk
> mereka.

contoh nvidia dan ati. dulu atheros juga, entah sekarang.

> Begitu juga dengan perangkat lunak, sering kita jumpai juga tentang
> format - format dokumen yang tidak dapat di buka di Linux,
> hal ini juga terkait perijinan dari format sebuah dokumen, terkadang
> ada format dokumen proprietary, sehingga format dokumen tersebut
> tertutup dan tidak dapat dipelajari oleh pengembang perangkat lunak
> yang lain. Kita juga harus memaklumi kondisi seperti ini pak :D he..
> he..

si skype tidak bisa sembarangan, begitu pula driver-driver canon terbaru
yang tersedia di situs resminya.

> Kurang lebih begitu pak, tantangannya kalau ingin bercita - cita
> mengembangkan perangkat lunak legal dan just work untuk masyarakat,
> saat ini memang masih banyak perangkat keras yang kurang ramah di
> Linux, dan juga masih ada beberapa format dokumen proprietary yang
> kurang ramah di Linux juga.

contoh : file .cdr, .fla, .cad

> Harapan pak fikar itu mungkin bisa terwujud kalau suatu saat para
> pembuat perangkat keras dan perangkat lunak sudah mulai membuka
> penggerak perangkat kerasnya untuk Linux,
> untuk itu saat ini yang bisa kita lakukan adalah terus mendorong
> masyarakat untuk menggunakan perangkat lunak legal dan Open Source,
> sehingga semakin banyak pengguna perangkat lunak legal dan Open Source
> mudah - mudahan para pembuat perangkat keras mulai membuat perangkat
> keras yang ramah dengan perangkat lunak legal dan Open Source.

akur. dan cenderung mendorong masyarakat agar jadi 'smart society'.

zainal

unread,
Dec 16, 2009, 9:48:33 PM12/16/09
to peli...@googlegroups.com
AgungRiyadi wrote:
> zainal wrote:
>
>> nah setuju mas untuk menampung ide dari semua temen2, tapi mari kita
>> satukan ide itu dalam satu wadah pasti hasilnya akan sempurna dan
>> maksimal memang sih ego harus di kesampingkan mungkin untuk ini yang
>> agak susah artinya apa kalo satu di kerjain rame2 pasti hasil nya maksimal
>>
>>
> u
itu yang aku paling setuju satukan ide ayo sama-sama kita sampaikan ide
dari user tapi mas maunya para pengembang juga bersatu dalam
penyempurnaan aplikasi dan distro biar klop gitu artinya apa yang di
cita-citakan kita semua akan suksessssssss................

coplone

unread,
Dec 17, 2009, 12:05:11 AM12/17/09
to Pelita UGP
On Dec 16, 2:33 pm, ahmad haris <ahmadharis1...@gmail.com> wrote:
> On Wed, 2009-12-16 at 15:12 +0800, Abati Fikar wrote:
> >         On Wed, 2009-12-16 at 00:24 +0800, Abati Fikar wrote:
> >         > Ada distro PClinuxOS, ada Puppy Linux dan distro kecil
> >         > lainnya.....(kita mulai berdalih lagi)... Tapi yang dukung
> >         sedikit,
> >         > tapi sulit maintenance nya, tapi .....nanti kita sulit.....
>
> >         Pak, support dari PCLinuxOS, Puppy, DSL, dsb itu sangat kecil
> >         dan hampir
> >         dikatakan tidak ada. Kenapa? Karena mereka kurang terbantu.
> >         Mereka bukan
> >         kelompok pencari keuntungan, mereka bekerja secara volunteer.
>
> >         (Hmm.... berdalih lagi kan, persoalan dengan komputer jadul
> >         gimana???)
>
> Itu kan udah terjawab pak.

Mungkin solusinya bisa menggunakan xubuntu dengan pc jadul tidak ada
masalah asal bukan pc 486 aja. saya sudah pernah mencoba untuk
pentium 2 dan 3 dengan spesifikasi minim

nyaman atau tidak bergantung pada orang tersebut, bapak pertama kali
mempergunakan komputer nyaman tidak ?, analoginya : seorang bocah sd
belum pernah sama sekali menggunakan komputer terus mendapat hibah
komputer pentium 2 dengan memori 256 menggunakan os xubuntu dalam
waktu 2 minggu dia akan merasa nyaman dengan xubuntu akan tetapi tidak
dengan os lainnya (desktopnya mungkin) :D

It is loading more messages.
0 new messages