Martapura, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Martapura yang tergabung dalam Tim Maulid Habsyi Al Hijrah menunjukkan tampilan yang memukau pada peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1445 H (3/2).
Habsyi, singkatan dari "Hadrah Basyariyyah," merupakan bentuk seni hadrah yang biasa digunakan dalam kegiatan dzikir dan peringatan peristiwa keagamaan. Latihan habsyi tersebut diikuti dengan penuh antusiasme oleh para warga binaan, yang bersama-sama merangkai harmoni suara dan gerakan yang khas.
"Peringatan hari besar keagamaan seperti Isra Miraj Nabi Muhammad SAW, warga binaan diberi kesempatan untuk menunjukkan hasil pembinaannya dihadapan perwakilan warga binaan dan petugas Lapas Perempuan Martapura," ucap Nurul Kiptiyah.
Sebanyak 34 grub Maulid Habsyi tingkat pelajar ikuti lomba Maulid Habsyi tahun 2023 yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan.
Ia menerangkan, melalui seni maulid habsyi menjadi salah satu cara dalam mensyiarkan Islam di Kalsel yang notabene adalah masyarakat religius. Sehingga, hadiah bukan tujuan utama, melainkan syiar untuk kepentingan agama yang menjadi tujuan bersama.
Lebih lanjut, Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi, Nitta Aulia menambahkan untuk peserta kali ini tidak hanya diikuti oleh Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) akan tetapi, juga dari kalangan Sekolah Luar Biasa (SLB).
Untuk penilaian ada beberapa kriteria yaitu vokal dengan penilaian keutuhan dan power suara, variasi suara, kesesuaian vokal dan backing. Kemudian musik dengan penillaian irama dasar, kekuatan pukulan, akurasi pukulan, tempo, variasi, harmonisasi, serta adab dan syair dengan penilaian meserasian busana, muruah, kalimat, kesiapan peserta, performa, ekspresi serta penghayatan, dengan total hadiah Rp12 Juta.
Untuk Juara 1 lomba Maulid Habsyi putra dari Pondok Pesantran Ilmi Putra dengan nilai 824. Juara 1 lomba maulid Habsyi Putri dari Man 3 Banjarmasin dengan nilai 833 dan penampil dengan bertalenta khusus, Nurul Qolbi dari Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik Fajar Harapan yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Negeri 3 Martapura. MC Kalsel/usu
Keterbatasan bukan halangan untuk berkarya. Ini dibuktikan oleh penyandang disabilitas netra yang tergabung dalam Grup Habsyi Nurul Qalbi dari Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik (PRSPDNF) Fajar Harapan yang tampil pada Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar Se-Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa (26/9).
Lomba habsyi dilaksanakan oleh UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel di Gedung Balairung Taman Budaya Banjarmasin dan diikuti 35 peserta dari pelajar SMP, SMA dan Pondok Pesantren.
Kepala PRSPDNF Fajar Harapan, Jumri mengatakan, tim mereka bersaing dengan 35 peserta dari grup-grup habsyi pelajar yang non disabilitas, mereka cukup percaya diri tampil dihadapan puluhan peserta lomba.
Grup Habsyi Nurul Qalbi pun mendapatkan penghargaan penampilan bertalenta khusus dalam lomba maulid habsyi kategori pelajar, karena mereka mampu mengaktualisasikan diri dan keterampilan dalam hal maulid habsyi dengan keterbatasan penglihatan.
JAKARTA, iNews.id - Bacaan Maulid Simtudduror merupakan salah satu kitab berisi sirah Nabi dan sholawat yang rutin dibaca dalam setiap acara keagamaan, seperti Maulid Nabi di Bulan Rabiul Awal maupun tiap malam Jumat.
Merayakan Bulan Rabiul Awal 1445 H, umat Islam di Indonesia lazim melakukannya dengan pembacaan shalawat, barzanji, dibaan, hingga pembacaan simtudduror. Acara itu untuk mengkaji sejarah Nabi SAW dan menanamkan rasa cinta kepada Nabi SAW dengan membaca sholawat.
Isnan Ansory dalam bukunya Pro Kontra Maulid Nabi menyebutkan, Syaikh as-Sayyid Zain Aal Sumaith, dalam karyanya Masail Katsuro Haulaha an-Niqosy wa al-Jidal, mendefinisikan maulid Nabi Muhammad yakni, memperingati hari kelahiran Rasulullah dengan menyebut-nyebut kisah hidupnya, dan setiap tanda-tanda kemulian dan mukjizat sang Nabi Saw dalam rangka mengagungkan kedudukannya, dan menampakkan kegembiraan atas kelahirannya.
Dilansir dari laman pcnucilacap, Maulid Simtudduror adalah salah satu kitab Rawi Maulid Nabi karya Al Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi. Kitab Maulid simtudduror ini juga biasa disebut masyarakat dengan sebutan maulid habsyi yang merujuk pada nama pengarangnya.
Habib Ali bin Muhammad bin Husien Al-Habsyi ini lahir pada tahun 1259 H / 1839 M dan wafat pada tahun 1333 H / 1913 M. Silsilah nasab dan garis keturunan beliau bersambung langsung kepada Rasulullah Muhammad.
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ اَلْمُصْطَفَى الْمُجْتَبَى الْمُحَبَّب
Latin: Yaa rabbi shalli 'alaa muhammad, almusthafal mujtabaal muhabbab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ مَالَاحَ بَدْرٌ وَغَابَ غَيْهَبْ
Latin: Yaa rabbi shalli 'alaa muhammad, malaha badru wa ghaaba ghaiyhab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ مَارِيْحُ نَصْرٍبِالنَّصْرِ قَدْهَبْ
Latin: Yaa rabbi shalli 'alaa muhammad, mariha nashrin binnashri qadhab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ مَاسَارَتِ الْعِيْسُ بَطْنَ سَبْسَبْ
Latin: Yaa rabbi shalli 'alaa muhammad maa saratil 'iisu badthan sabsab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ وَكُلّ مَنْ لِلْحَبِيْبِ يُنْسَبْ
Latin: Ya rabbi shalli 'alaa muhammad, wa kulla man lilhabiibi yunsab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ وَكُلّ مَنْ لِلنَّبِيّ يُصْحَبْ
Yaa rabbi shalli 'alaa muhammad wa kulla man linnabiyyi yushab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ وَاغْفِرْوَسَامِحْ مَنْ كَانَ اَذْنَبْ
Ya rabbi shalli 'alaa muhammad, waghfir wa saamih man kana adznab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ وَبَلّغِ الْكُلَّ كُلَّ مُطْلَبْ
Ya rabbi shalli 'alaa muhammad, wa ballighl kalla kalla muthlab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ وَاسْلُكْ بِنَارَبّ خَيْرَ مَذْهَبْ
Yaa rabbi shalli 'alaa muhammad, wasluk binaa rabba khaira madzhab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ وَاصْلِحْ وَسَهّلْ مَاقَدْتَصَعَّبْ
Ya rabbi shalli 'alaa muhammad, waslih wa sahhil maa qadtasha'ab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ اَعْلَى الْبَرَايَاجَاهًاوَاَرْحَبْ
Ya rabbi shalli 'alaa muhammad, a'laal baraaya jaahan wa arhab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ اَصْدَقِ عَبْدٍبِالْحَقّ اَعْرَبْ
Ya rabbi shalli 'ala muhammad, ashdiq 'abdin bilhaqi a'rab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ خَيْرِالْوَرَى مَنْهَجًاوَأَصْوَبْ
Ya rabbi shalli 'alaa muhammad, khairil waraa manhajan wa ashwab
يَارَبِّ صَلِّ عَلى مُحَمَّدْ مَاطَيْرُيُمْنٍ غَنَّى فَاَطْرَبْ
Yaa rabbi shalli 'alaa muhammad, maa thairu yumnin ghana fathrab
Penutupan musabaqoh maulid habsyi ini juga turut dihadiri oleh Anggota DPRD Inhil H. Alwi, Penasehat HIMMAH K.H. Rusli Kurnain, Camat Tembilahan Hulu , Kapolres diwakili, Dandim diwakili, Lurah Tembilahan Hulu serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya Bupati Indragiri hilir yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Muamar Khadafi mengatakan atas nama pemerintah kabupaten Indragiri hilir saya sangat mengapresiasi musabaqah maulid habsyi ini yang telah terselenggara dengan baik. Saya berharap kegiatan musabaqah maulid habsyi yang kita laksanakan ini selain sebagai upaya untuk menjalin dan memperkokoh jalinan silaturrahim antar sesama peserta juga merupakan ajang positif bagi mereka untuk mengembangkan potensi, bakat, kemampuan dan kreatifitas yang dimilikinya.
Untuk itu pada acara penutupan musabaqah ini saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia pelaksana, seluruh peserta dan semua pihak yang telah turut berpartisipasi dalam mensukseskan pelaksanaan musabaqah maulid habsyi ke XlV ini. Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bernilai ibadah serta kedepannya dapat kita adakan kembali dengan lebih meriah dan semarak.
Adapun para pemenang Musabaqah Maulid Al-Habsyi tersebut, yaitu untuk juara pertama grup Al-baraqah Kecamatan Tembilahan Hulu , juara kedua grup Assuhada Kecamatan Tembilahan dan juara ketiga grup Hidayatul Ikhlas parit 7 Tembilahan Hulu.
Maulid Habsy berisi pujian dan ungkapan cinta pada Nabi Muhammad SAW. Pembacaan kitab Maulid Habsyi sering diyakini masyarakat kalimantan sebagai sarana atau pintu untuk berhubungan dengan Nabi Muhammad SAW. Maulid Habsy atau Maulid Simthud Durar terkenal dan menyebar ke berbagai belahan dunia .
Maulid Habsyi sudah tidak asing lagi, dimana ada kegiatan hari besar Islam seperti peringatan Maulid atau isra mi'raj selalu membaca atau mendengdangkan maulid Habsyi lewat lagu lagu Hadrah atau qasidah .
Pembacaan maulid habsyi biasanya menggunakan berbagai alat musik berupa gendang , terbang, bass,dan marawis .Perpaduan antara syair dan alat-alat musik menghasilkan alunan suara yang indah , merdu dan ber irama yang membuat seseorang terpukau ketika mendengarkannya.
Berbagai gelar juara pernah di raih oleh team inti maulid habsyi Asy-Syifa contohnya saja pada tahun ini tepatnya pada tanggal 2 Oktober 2019,Lomba yang di selenggarakan dalam rangka memperingati maulid Nabi berhasil meraih predikat terbaik Juara 2 se-tingkat Kota Balikpapan. Dalam rangka Hari Santri Nasional, yang diselengggarakan PBNU Balikpapan
b37509886e