Dilansirdari
RRI.co.id, rapat tersebut bertemakan "Prajurit Kodam XVI/Pattimura Sejahtera dan Profesional sebagai Pilar TNI AD dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural di Maluku dan Maluku Utara" dan dibuka langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon. Dalam sambutannya, Pangdam XVI/Pattimura menyampaikan bahwa Rapat Pimpinan tersebut merupakan lanjutan dari Rapim TNI dan Rapim TNI AD guna lebih memahami dan menjabarkan pokok- pokok kebijakan Panglima TNI dan KASAD.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Lemhannas RI membahas letak geografis Indonesia. Gubernur Lemhannas RI menyoroti letak geografis Indonesia yang terletak di antara dua benua, dua samudera, dan dua kekuatan militer besar sehingga Indonesia memiliki kerawanan strategis. Menurut Gubernur Lemhannas RI, letak Indonesia saat ini tidak bisa lagi dikatakan pada posisi strategis lagi, namun justru memiliki kerawanan strategis.
"Letak Indonesia saat ini tidak bisa lagi dikatakan pada posisi strategis lagi, namun justru memiliki kerawanan strategis. Mengapa kerawanan strategis? Karena terletak di antara dua benua, dua samudera, terletak di antara Pangkalan Marinir di Darwin dan kapal selam bertenaga nuklir, gelar pasukan di pangkalan angkatan laut Inggris Indo Pasifik dan gelar pasukan di Laut Cina Selatan yang yang setiap saat dapat mengancam Indonesia," pungkas Gubernur Lemhanas RI. (NA/CHP)
Sebelah Utara: Gunung Slamet, Kabupaten Tegal dan Kabupaten Pemalang.
Sebelah Selatan:Kabupaten Cilacap
Sebelah Barat: Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Brebes
Sebelah Timur: Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Banjarnegara
Luas wilayah Kabupaten Banyumas sekitar 1.327,60 km2 atau setara dengan 132.759,56 ha, dengan keadaan wilayah antara daratan & pegunungan dengan struktur pegunungan terdiri dari sebagian lembah Sungai Serayu untuk tanah pertanian, sebagian dataran tinggi untuk pemukiman dan pekarangan, dan sebagian pegunungan untuk perkebunan dan hutan tropis terletak dilereng Gunung Slamet sebelah selatan.
Bumi dan kekayaan Kabupaten Banyumas masih tergolong potensial karena terdapat pegunungan Slamet dengan ketinggian puncak dari permukaan air laut sekitar 3.400M dan masih aktif. Kabupaten Banyumas memiliki iklim tropis basah karena terletak di belahan selatan khatulistiwa. Demikian Juga karena terletak di antara lereng pegunungan jauh dari permukaan pantai/lautan maka pengaruh angin laut tidak begitu tampak, namun dengan adanya dataran rendah yang seimbang dengan pantai selatan angin hampir nampak bersimpangan antara pegunungan dengan lembah dengan tekanan rata-rata antara 1.001 mbs, dengan suhu udara berkisar antara 21,4 derajat C - 30,9 derajat C.
Ponudbe iz naših letakov veljajo po celotni Sloveniji do razprodaje zalog. Upoštevajte, da so lahko datumi ponudb in podatki v letakih predmet zamud pri dostavi, za katere zaradi višje sile, nepredvidljivih dogodkov pri HOFERju ali naših dobaviteljih nismo odgovorni.
Želim prejemati informacije o ponudbi izdelkov in storitev družbe HOFER trgovina d.o.o. po elektronski pošti in soglašam z obdelavo svojih osebnih podatkov v skladu s Politiko zasebnosti, pod točko e-novice.
Opozarjamo, da se z aktivacijo teh gumbov omogoči njihova uporaba. V primeru uporabe gumbov, se vaši osebni podatki posredujejo zadevnemu ponudniku storitev. Dodatne informacije o tem lahko najdete v naši Politiki zasebnosti.
Wilayah Kabupaten Sumenep berada diujung timur Pulau Madura dimana terdapat 27 Kecamatan, 19 Kecamatan daratan dan 8 Kecamatan kepulauan. Kabupaten Sumenep memiliki 126 pulau (sesuai dengan hasil sinkronisasi luas Kabupaten Sumenep Tahun 2002), tersebar membentuk gugusan pulau-pulau baik berpenghuni (48 pulau) maupun tidak berpenghuni (78 pulau). Pulau paling utara adalah Pulau Karamian yang terletak di Kecamatan Masalembu dengan jarak 151 mil laut dari Pelabuhan Kalianget, dan pulau yang paling timur adalah Pulau Sakala dengan jarak 165 miI laut dari Pelabuhan Kalianget.
Secara administratif Kabupaten Sumenep termasuk dalam wilayah Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Sumenep terdiri dari 27 wilayah kecamatan, 332 desa/kelurahan dengan luas wilayah keseluruhan mencapai 2,093.47 km2. Pusat pemerintahan kabupaten berada di Kota Sumenep tepatnya di Kecamatan Kota Sumenep.
3a8082e126