Download Gamelan Tari Rejang Dewa Mp3

0 views
Skip to first unread message

Sebrina Lobianco

unread,
Jan 21, 2024, 4:33:05 AM1/21/24
to wicakampdes

Beragam upacara keagamaan di Bali selalu mengadakan tari sakral. Satu di antaranya tari rejang yang cukup populer di tengah masyarakat Hindu di Bali. Tari ini sebagai simbol dalam menyambut turunnya dewa-dewi selama berlangsungnya suatu upacara atau piodalan.

download gamelan tari rejang dewa mp3


Download ✦✦✦ https://t.co/zRtpa6X3mn



Tari Rejang Dewa dibawakan secara berkelompok dengan alunan gamelan gong kebyar atau gong gede. Gerakan tari yang dibawakan oleh anak-anak ini terlihat sederhana, namun memiliki makna sebagai wujud bakti kepada Tuhan Yang Maha Esa beserta manifestasi-Nya.

Berbeda dengan penari Tari Rejang Dewa yang harus anak-anak, penari Tari Rejang Renteng adalah perempuan yang sudah dewasa atau menikah dalam hal ini para ibu. Biasanya tari ini dipentaskan selama upacara atau piodalan di suatu pura.

Tari ini diiringi oleh gamelan gong kebyar khas Bali Utara. Keunikan tari rejang ini terlihat dari para penarinya. Jika umumnya perempuan, namun para penari Tari Rejang Lanang adalah laki-laki yang berusia 15 tahun atau belum beristri karena masih dianggap suci dan bersih. Tari ini ditarikan dalam kelompok yang terdiri dari 15 orang.

Tari rejang di Bali hingga kini masih lestari dan rutin dipentaskan sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini karena masyarakat turut serta untuk mewujudkan rasa bakti yang tulus ikhlas kepada Ida Sesuhunan atau Tuhan Yang Maha Esa selama upacara berlangsung.

Komposisi pakaian tari rejang tidak jauh berbeda dengan pakaian yang dipergunakan untuk sembahyang. Laki-laki memakai Destar, baju, umpal atau ambed, dan kain. Sedangkan perempuan memakai bunga emas atau bunga segar di rambutnya, berbaju kebaya, sesenteng, dan kain.

Tari Rejang adalah tarian tradisional masyrakat Bali dalam menyambut kedatangan serta menghibur para dewa yang datang dari Khayangan dan turun ke Bumi. Tarian rejang ini secara khusus ditampilkan pada waktu berlangsungnya suatu upacara adat atau keagamaan masyarakat Hindu di Bali. Selain sebagai salah satu warisan budaya, tarian ini juga dipercaya memiliki nilai-nilai penting di dalamnya khususnya makna spiritual, sehingga juga dipercaya sebagai tarian yang suci dan dilakukan dengan penuh rasa pengabdian.

Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, Tari Rejang diperkirakan sudah ada sejak jaman pra-Hindu. Tarian ini dilakukan sebagai persembahan suci untuk menyambut kedatangan para dewa yang turun ke Bumi. Di kalangan masyarakat Hindu Bali, Tari Rejang ini selalu ditampilkan pada berbagai upacara adat dan keagamaan yang diselenggarakan di pura seperti upacara Odalan. Selain itu di beberapa tempat di Bali, tarian ini juga tampilkan setiap tahunnya, sebagai bagian dari upacara peringatan tertentu di lingkungan desa mereka.

Seperti yang diungkapkan di atas, Tari Rejang ini merupakan tarian persembahan suci dalam menyambut kedatangan para dewa yang datang dari khayangan dan turun ke Bumi. Tarian ini berfungsi sebagai ungkapan rasa syukur dan penghormatan mereka kepada dewa atas berkenannya turun ke Bumi.

Tarian Rejang di Bali ada beberapa jenis seperti salah satunya tari Rejang Dewa, ditarikan oleh penari perempuan secara berkelompok, dengan dominasi kostum warna putih dan kuning, hiasan kepala dibuat dari janur, yang diisi bungi gumitir yang berwarna kuning, terlihat begitu serasi dengan suasanan pementasan yang ditujuan untuk persembahan. Ditarikan oleh anak-anak yang belum menginjak remaja/ dewasa dan tidak dipentaskan di sembarang tempat, pementasannya di tempat-tempat suci, dan berfungsi sebagai perlengkapan upacara yadnya bagi Umat Hindu. Tidak sebagai tari hiburan apalagi sebagai komoditi wisata.

Tari dan alunan gamelan Bali yang ditampilkan grup tari Sekar Jagat Indonesia (SJI Paris) dan grup Gamelan Puspa Warna di Ferme Du Mousseau berhasil memukau masyarakat Elancourte, Perancis, pada akhir pekan kemarin. Tarian tersebut bertajuk Spectacle exceptional avec de danseuse et musicians des association SJI et Puspa Warna.

df19127ead
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages