Lagu Download Indonesia

0 views
Skip to first unread message

Darth Gupta

unread,
Aug 4, 2024, 4:25:34 PM8/4/24
to whittwochalling
Sejakbeberapa waktu lalu, para wakil rakyat ini mengajak semua elemen masyarakat agar setiap pukul 10.00 WIB menyanyikan atau mendengarkan lagu Indonesia Raya. Ketika jarum jam sudah menunjukkan pukul 10.00 WIB, maka semua aktivitas harus dihentikan. Seperti di perkantoran maupun di tempat lain yang kemudian berdiri tegak dan mengambil sikap sempurna sekitar 10 menit. Bagi yang sedang sakit bisa dengan duduk, namun tetap mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika pada Senin (21/6/2021) mengatakan bahwa, pihaknya ingin membangun kesadaran bersama untuk selalu menguatkan jiwa nasionalisme. Dengan mengingatkan masyarakat dari hal-hal kecil, kata dia, maka nantinya akan terlahir generasi masa depan yang berkarakter.


Meski dalam pelaksanaan program ini tidak diatur oleh sebuah aturan khusus dan juga tidak ada sanksi, kata dia, namun pelaksanaannya akan dipantau terutama di lingkungan ekskutif serta legislatif. Akan tetapi bagi instansi yang terbukti tidak menjalankan, terang Made, akan dikenakan sanksi berupa teguran.


Berpindah dari gedung Java Oost Bioscoop ke gedungIndonesische Glubsgebouw pada Minggu malam, 28 Oktober 1928, para pesertaKongres Pemuda Kedua diperkenankan duduk beristirahat usai mendengar pidatoSunario dan Ramelan Djojoadigoeno mengenai kepanduan, sembari menunggu putusan yangsedang dirumuskan oleh Mohammad Yamin.


Sementara itu tidak demikian dengan pimpinan kongres, Sugondo Djojopuspito. Ia justru sedang diliputi keresahan, membaca secarik kertas yang diperlihatkan seorang kawan dekat bernama W.R. Supratman, seorang jurnalis Sin Po yang mempunyai nyali besar memperkenalkan sebuah lagu kebangsaan ciptaannya sendiri. Mengamati satu demi satu bait lirik lagu yang penuh akan semangat nasionalisme, Sugondo tak yakin mempersilakan W.R. Supratman begitu saja. Polisi Rahasia Belanda masih berkeliaran mengawasi jalannya Kongres Pemuda Kedua. Sugondo mencemaskan kongres lantas akan dihentikan seketika andai W.R. Supratman diberi kesempatan.


W.R. Supratman berdiri di hadapan para peserta kongres, mengeluarkan biola dan menaruh kotaknya di lantai. Ratusan pasang mata menatap W.R. Supratman yang mulai menggesek alat musik dawai tersebut dengan penuh semangat. Hadirin pun antusias dan bangkit berdiri. Mereka mendengarkan dengan penuh khidmat. Lantunan merdu lagu yang diperkenalkan W.R. Supratman membuat para peserta kongres terpukau, terkagum-kagum dengan melodi yang dimainkan. Setelah selesai diperdengarkan, W.R. Soepratman menunduk-nunduk. Sebagian peserta kongres mencoba merangkul W.R. Supratman dengan mata berkaca-kaca. Ada yang bertepuk tangan. Adapula yang bersorak meminta lagu dimainkan ulang. Sebaliknya, perwakilan pemerintah kolonial beserta polisi rahasia Belanda terbengong-bengong. Mereka tak mengerti apa yang baru saja terjadi.


Demikian laporan tertulis van der Plas kepada Gubernur Jenderal, DeGraeff pada 18 Januari1929.van Der Plas adalah salah satu pejabat pemerintah kolonial yang menghadiriKongres Pemuda Kedua 27-28 Oktober 1928, khususnya ketika lagu Indonesia Rayadiperdengarkan pertama kali oleh W.R. Supratman. van der Plas sejatinya juga mengungkapkan dalamlaporan tersebut bahwa tidak ada keberatan dari pihak kepolisian saat lagu itu diperdengarkanpada Kongres Pemuda Kedua. Selain van der Plas terdapat pejabatpemerintah kolonial lainnya, yakni perwakilan urusan umum (Algemeene Zaken), H. J. Kiewiet deJonge, Patih Batavia, Wirahadikoesoema, dan Komisaris Polisi der Vlugt. Merekatidak menyadari makna lagu tersebut, terlepas dari W.R. Supratmanmemperdengarkanya dengan biola saja.


Setelah Kongres Pemuda Kedua, Lagu Indonesia Raya semakin dikenal oleh seluruh kalangan. Partai Nasional Indonesia (PNI) pada kongres kedua di Batavia, 18-20 Mei 1929 tak hanya berdiri menyanyikan lagu Indonesia Raya, bahkan menjadikan lagu Indonesia Raya sebagai sebuah lagu kebangsaan. Begitu pula yang terjadi pada Kongres PNI di Bandung, 15 September 1929, para peserta kongres berdiri lalu bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh semangat. Bahkan para pelajar di Kepoetraan School, Yogyakarta disebut-sebut menyukai lagu Indonesia Raya, malah dikatakan lagu tersebut merupakan ciptaan PNI.


Pemerintah kolonial tampaknya baru menyadari bahaya dan kekuatan lagu Indonesia Raya. Gubernur Jenderal sampai harus menegaskan bahwa lagu Indonesia Raya adalah lagu perkumpulan dan bukan lagu kebangsaan. Selanjutnya, pemerintah kolonial tegas melarang para pegawainya untuk menghormati atau bangkit berdiri sekalipun saat Indonesia Raya diperdengarkan di sebuah acara/pesta.


Puncaknya, pada1930, pemerintah kolonial yang sudah kepalang pusing mengambil tindakan represif.Lagu Indonesia Raya dinyatakan berbahaya karena telah mengganggu ketertiban danketentraman umum. Pemerintah kolonial juga melarang lagu Indonesia Rayadinyanyikan dan diperdengarkan di hadapan umum. Selain itu, dilarang pulamengedarkan notasi dan lirik lagu Indonesia Raya dalam bentuk apapun, sepertibuku, pamflet, surat kabar, dan piringan hitam.


Bagi W.R.Supratman, Polisi Belanda bukanlah hal yang baru. Terjun sebagai jurnalis danakrab meliput kaum pergerakan adalah risiko yang sudah diketahuinya. Terlebih,pergerakan W.R. Supratman sudah diikuti oleh intel Belanda semenjak tinggal diMakassar. Oleh karena itu, lagu Indonesia Raya yang diperkenalkannya padaKongres Pemuda Kedua sudah dipikir matang-matang oleh W.R. Supratman apaakibatnya. Apalagi Ia turut berperan menyiarkan lagu Indonesia Raya kepadaseluruh khalayak, baik melalui media surat kabar maupun piringan hitam.


Disamping itu, melalui lagu-lagu nasional tersebut Grameds juga bisa belajar menghargai dan menghormati jasa para pahlawan. Apalagi lirik dari lagu nasional, umumnya berkaitan dengan semangat perjuangan dari para pahlawan.


Biasanya, hal-hal mengenao lagu nasional telah dikemas menjadi salah satu materi pelajaran yang diajarkan di sekolah. Meski demikian, tak ada salahnya juga jika Grameds mempelajarinya di rumah untuk memperkaya wawasan.


Grameds dapat mempelajari pencipta lagunya, makna di balik liriknya, ataupun sejarah mengapa lagu tersebut diciptakan. Di Indonesia sendiri, ada banyak sekali lagu nasional seperti Indonesia Raya, Bangun Pemudi Pemuda, dan Berkibarlah Benderaku yang kerap didengar.


Nah, Grameds tidak perlu bingung mencari rangkuman mengenai lagu-lagu nasional. Berikut ini terdapat 23 lagu nasional lengkap dengan lirik dan penciptanya yang dikutip dari buku Seri Lengkap Lagu Wajib Nasional oleh Tim Smart Voice dan buku Kumpulan Terlengkap Lagu Wajib Nasional oleh Harris S. Yulianto.


Lagu dengan judul Bagimu Negeri diciptakan Kusbini tepat di tahun 1942. Menarik untuk diketahui, ternyata syair lagu ini pernah diubah guna untuk menyamarkan pesan perjuangan ada secara tersirat di dalam lagu ini supaya tak diketahui oleh penjajah Jepang pada kala itu.


Sebenarnya lagu ini pada mulanya diberi judul Dari Barat Sampai ke Timur, lalu diubah atas saran dari Soekarno sehingga judulnya diubah menjadi Dari Sabang Sampai Merauke. Lagu ini mengisahkan kondisi geografis Indonesia yang melintang dari Sabang sampai Merauke.


Lagu ini dirilis pada tahun 1945, penciptanya yakni Ismail Marzuki. Liriknya mengisahkan mengenai kehilangan para pahlawan yang gugur di medan perjuangan dalam membela bangsa. Seperti tujuan diciptakannya lagu ini, yakni untuk menghormati tentara Indonesia yang gugur pada masa Revolusi Nasional Indonesia.


Lagu nasional yang satu ini merupakan karya dari H. Mutahar pada tahun 1946. Ternyata lagu ini dibuat di dalam toilet Hotel Garuda Yogyakarta. Hal tersebut diakui oleh Mutahar sendiri. Pada masa itu meminta dicarikan secarik kertas dan pena untuk mencurahkan idenya.


Hymne Guru menceritakan mengenai seorang guru yang berjasa bagi murid-muridnya. Guru dalam lagu ini digambarkan sebagai patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa. Lagu ini diciptakan oleh Sartono pada tahun 1980.


Seperti yang disebutkan dengan melalui buku berjudul Meluruskan Sejarah dan Riwayat Hidup, Wage Rudolf Supratman oleh C. Hutabarat, bahwa W.R. Supratman memperoleh ide untuk menulis lagu ini ketika membaca tulisan dalam majalah terbitan Solo bernama Timbul.


Ibu Sud telah dikenal sebagai pencipta lagu sejak lama. Beliau bahkan diberi gelar sebagai Empu Lagu Anak-Anak Indonesia karena telah menciptakan hingga 480 lagu anak. Salah satunya lagu dengan judul Hymne Kemerdekaan ini.


Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober setiap tahunnya. Sebuah peristiwa penting yang menjadi tonggak dalam sejarah kemerdekaan Indonesia ini, dipelopori oleh para tokoh PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) serta para cendekiawan yang mengemukakan idenya mengenai masalah untuk menyatukan seluruh organisasi berbasis pemuda yang ada di Indonesia.


Sejarah lahirnya sumpah pemuda tahun 1928 dilanjutkan dengan penyusunan panitia kongres pada bulan Agustus, dimana semua organisasi pemuda juga ikut terlibat didalamnya. Organisasi lain yang terlibat selain dari PPPI, adalah Jong Java, Jong Celebes, Jong Soemantranen Bond, serta organisasi lainnya. Kemudian tokoh-tokoh yang ikut terlibat dalam peristiwa lahirnya sumpah pemuda, yaitu J. Leimana, Muhammad Yamin, dan Sugondo Djojopuspito.


Lalu tepat pada Kongres Pemuda II yang dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 1928, untuk pertama kalinya Lagu Indonesia Raya ciptaan W.R Supratman dikumandangkan. Yang kemudian lagu ini digunakan sebagai lagu kebangsaan untuk Indonesia.


Lagu Indonesia Raya dikumandangkan pada saat penutupan rapat pada acara Kongres Pemuda II. Lagu tersebut dimainkan tanpa lirik dan hanya menggunakan iringan biola saja. Hal tersebut dilakukan, karena pada waktu itu Kongres Pemuda II diawasi oleh aparat kolonial Hindia Belanda, yang melarang mengucapkan kata-kata yang mengandung unsur kemerdekaan.


Kemudian dari hasil kongres tersebut akhirnya dihasilkan sebuah rumusan Sumpah Pemuda, dengan Muhammad Yamin sebagai penulis teks Sumpah Pemuda. Lalu peristiwa lahirnya Sumpah Pemuda inilah yang kemudian diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda, dan diperingati setiap tanggal 28 Oktober setiap tahunnya.

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages