Hitekno.com - Chipset Mediatek Helio seringkali dibandingkan dengan Qualcomm Snapdragon. Chipset yang cukup populer untuk smartphone di tahun 2022 adalah MediaTek Helio G99. Lalu chipset MediaTek Helio G99 setara dengan Snapdragon berapa?
Keduanya sebenarnya tidak bisa dibilang benar-benar setara. Bahkan kedua chipset ini rilis di tahun yang berbeda. MediaTek Helio G99 memiliki 8 inti dengan 8 utas dan jam dengan frekuensi maksimum 2,20 GHz.
Mediatek Helio G99 adalah ARM SoC mainstream untuk smartphone (terutama berbasis Android) yang diperkenalkan pada tahun 2022. Diproduksi dalam proses FinFET 6 nm dan dilengkapi dengan 2x core ARM Cortex-A76 besar hingga 2,2 GHz dan 6x core kecil dan inti ARM Cortex-A55 yang hemat daya (maks. 2 GHz) dalam dua kluster (bigLITTLE).
Chip tersebut mengintegrasikan ARM Mali-G57 MC2 (dua inti). Dibandingkan dengan Helio G96 yang lebih tua, G99 diproduksi dalam proses 6nm yang lebih baru dan jam lebih tinggi. Selanjutnya, modem LTE / 4G terintegrasi mendukung kecepatan unduh Cat-13. Wi-Fi 5 juga terintegrasi (a/b/g/n/ac). Pengontrol memori mendukung LPDDR4x hingga 4.266 Mbps.
Sementara Snapdragon 765 (SD765 Mobile Platform) adalah SoC berbasis ARM mid-range cepat yang sebagian besar ditemukan di tablet dan smartphone Android. Ini mengintegrasikan delapan core (octa-core, disebut Kryo 475) dibagi menjadi dua cluster.
Bergantung pada beban kerja, hanya satu klaster atau semua inti yang dapat berjalan pada kecepatan jam yang berbeda. Dibandingkan dengan Snapdragon 765G yang dioptimalkan untuk game, 765 menawarkan kecepatan clock -100 MHz lebih sedikit pada inti utama dan GPU dengan clock lebih rendah.
Performa prosesornya cukup sebanding dengan Snapdragon 730G versi lama. Hanya kinerja inti tunggal yang sedikit lebih baik, berkat inti utama dengan clock yang lebih tinggi. Chip tersebut adalah salah satu SoC pertama yang mengintegrasikan modem 5G.
Itu disebut Snapdragon X52 dan mendukung kecepatan hingga 3,7 / 1,6 Mbps (turun dan unggah) dan mmWave dan Sub-6. Adreno 620 terintegrasi menawarkan kinerja 16,7% lebih rendah daripada GPU yang sama di SD 768G dan juga melewatkan beberapa fitur permainan perangkat lunak.
Mesin AI terintegrasi menggunakan GPU, CPU, dan inti khusus untuk mencapai kinerja maksimum teoritis kira-kira. 5,5 TOPS (nilai dari SD 768G yang sedikit lebih cepat). Prosesor ini diproduksi dalam proses EUV 7nm yang modern dan hemat energi di Samsung.
Kendati demikian, hal tersebut tidak serta merta menyurutkan minat masyarakat di tanah air untuk tetap melirik dan memiliki smartphone dengan chipset tersebut di luar faktor harganya yang terlalu menarik untuk dilewatkan.
Berdasarkan informasi yang kami temukan di situs resminya, chipset MediaTek Helio G99 merupakan salah satu chipset terbaru yang diperkenalkan oleh brand tersebut pada bulan Mei 2022, dan baru digunakan secara luas pada smartphone keluaran tahun 2023, contohnya Infinix Note 12 2023 dan Samsung A24 4G.
Chipset ini merupakan chipset delapan inti yang dirancang untuk smartphone mid-range dan dibuat pada fabrikasi 6nm, yang terdiri dari dua inti Cortex-A76 2.2GHz dan enam inti Cortex-A55 2GHz. Untuk urusan grafis, chipset ini ditemani Mali-G57 MC2 dengan kecepatan sampai 1GHz.
Berdasarkan spesifikasi yang dibawanya, tentunya hal ini membuat banyak yang menanyakan komparasi kemampuan chipset Helio G99 setara dengan Snapdragon berapa, karena akan lebih baik bila mengulik kemampuan atau potensial dari chipset tersebut sebelum membelinya supaya tidak menyesal.
Sementara itu, salah satu chipset yang mampu menyamai kemampuan dari chipset besutan MediaTek tersebut adalah Qualcomm Snapdragon 695. Itu karena spek yang dimiliki chipset tersebut memiliki jumlah inti dan kecepatan yang bisa dibilang kurang lebih sama antara satu dengan yang lain.
Alasan mengapa kami bersikeras menyatakan chipset Helio G99 setara dengan Qualcomm Snapdragon 695 ini bukannya tanpa dasar dan tanpa alasan. Hal ini berdasarkan hasil pengujian yang bisa kalian cek pada NoteBookCheck terkait performa kedua chipset tersebut yang tidak terpaut jauh.
Umumnya, kebanyakan mereka yang membeli smartphone mid-range ini biasanya akan memainkan game yang tidak terlalu berat semacam Mobile Legends, namun tidak jarang ada yang memaksakan chipset ini untuk menjalankan Genshin Impact meski hasilnya juga tidak terlalu mengecewakan untuk harga yang ditawarkan.
Ditambah, konsumsi daya yang dibutuhkan oleh chipset mid-range dari MediaTek ini termasuk rendah daya, membuat suhu yang dihasilkan secara keseluruhan pada perangkat tersebut bisa menjadi sedikit lebih terjaga.
Nah, itulah dia perbandingan chipset Helio G99 dengan chipset Qualcomm Snapdragon setarafnya yang harus kalian ketahui supaya tidak salah beli. Semoga informasi ini dapat membantu. Gimana menurut kalian, brott? Apakah kalian sudah dapatkan gambaran kemampuan dari chipset Helio G99 setada dengan Snapdragon berapa?
Smartphone yang dirancang dengan menghadirkan fitur-fitur flagship ini ditenagai oleh chipset andalan kelas menengah, yakni Exynos 1380. Chipset ini telah diklaim oleh Samsung bisa membawa kecepatan penyelesaian tugas lebih cepat 40 persen, pemuatan game 20 persen lebih ngebut, serta kinerja multi-inti yang lebih bertenaga 30 persen dibanding dengan chipset Exynos 1280.
Hal ini karena chipset Exynos 1380 dirancang menggunakan fabrikasi 5 nm Extreme Ultraviolet (EUV) yang terdiri dari prosesor ARM Cortex-A55 dan memiliki 8 inti prosesor dengan konfigurasi empat Cortex-A78 (2,4 GHz) dan empat Cortex-A55 (2,0 GHz). Selain itu, chipset ini juga dipadukan dengan dukungan storage UFS 3.1 dan mendukung mmWave serta sub 6 GHz. Dengan spesifikasinya itu maka tak heran jika banyak pengguna Samsung yang tertarik dengan Galaxy A54 5G.
Terlepas dari canggihya chipset ini, banyak pengguna yang bertanya-tanya apakah ada chispet lain yang setara dengan Exynos 1380? Untuk bisa menjawab pertanyaan ini, kamu bisa menggunakan hasil benchmark sebagai acuan. Melansir dari Nano Review, chipset Exynos 1380 meraih skor AnTuTu v9 yang sangat tinggi, yaitu 511852 poin serta 776 poin Single-Core dan 2606 poin Multi-Core di Geekbench 5.
Berdasarkan dari skornya itu maka ada beberapa chipset yang setara dengan Exynos 1380. Nah, kira-kira chipset apa saja? Penasaran, Sobat Gadget? Berikut 3 chipset yang setara dengan Exynos 1380 pada Samsung Galaxy A54 5G. Check it out!
Chipset pertama yang setara dengan Exynos 1380 adalah Snapdragon 855. Chipset ini merupakan chipset flagship ternama buatan Qualcomm yang sering digunakan pada kebanyakan smartphone flagship yang keluar di tahun 2019. Chipset Snapdragon 855 terdiri dari konfigurasi prosesor delapan inti yang dipadukan dengan prime core sehingga menghadirkan performa yang lebih tinggi.
Jika dilihat dari spesifikasinya, chipset ini terdiri dari satu unit prima core Cortex A76 dengan clock 2.84 GHz, tiga inti big core Cortex A76 berkekuatan 2.42 GHz, serta empat unit Cortex A55 di frekuensi 1.8 GHz. Pada semua intinya bekerja dengan menyeimbangkan antara performa di dalamnya. Seperti ketika digunakan untuk bermain game dan menjaga ketahanan baterai agar tetap awet untuk digunakan melakukan aktivitas lainnya yang lebih ringan.
Selain itu, Snapdragon 855 memiliki dukungan modem X50 5G yang juga didukung oleh LTE Cat. Sehingga memiliki kecepatan unduhan hingga 2 GB per detik serta kecepatan unggahan hingga 316 MB per detik. Sementara itu, dari segi konektivitas dan multimedia lainnya, chipset ini masih memperlihatkan ciri khas SoC flagship, seperti protokol Wi-Fi 6, Bluetooth 5.0, serta dukungan perekaman video hingga resolusi 4K di 120 FPS. Untuk Skor AnTuTu v9-nya, Snapdragon 855 diklaim setara dengan Exynos 1380 karena sama-sama meraih angka 500 ribuan atau lebih tepatnya, mendapatkan skor 523.438 poin.
Meskipun chipset ini setingkat lebih unggul dari Exynos 1380 dalam hal clock speed, namun sayangnya, chipset ini memiliki usia yang cukup lawas. Selain itu, Snapdragon 855 hanya menggunakan arsitektur set instruksi ARMv8.1-A serta fabrikasi 7 nm. Ini artinya, Snapdragon 855 lebih inferior dibanding Exynos 1380 yang memiliki fabrikasi 5 nm. Sehingga tidak heran jika Snapdragon 855 cenderung mengalami throttling atau overheating.
Selanjutnya, snapdragon 7 Gen 1. Meskipun chipset ini bukan dari bagian chipset smartphone flagship. Namun, posisinya setara dengan chipset Exynos 1380. Hal ini karena keduanya merupakan chipset modern masa kini yang memang dikhususkan untuk smartphone kelas menengah, seperti pada Xiaomi 13 Lite dan OPPO Reno8 Pro.
Snapdragon 7 Gen 1 dirancang dengan manufaktur 4 nm oleh search Samsung, yang didalamnya terdiri dari konfigurasi prosesor delapan unit lengkap. Mulai dari unit Cortex A710 prime core berkekuatan 2.4 GHz, tiga inti performa tinggi Cortex A70 dengan clock speed 2.36 GHz, serta empat unit efisiensi Cortex A510 berkekuatan 1.8 GHz. Dengan konfigurasinya itu, chipset ini memiliki resolusi layar FHD+ dengan refresh rate 144 Hz. Sementara itu, untuk kebutuhan fotografinya, Snapdragon 7 Gen 1 menggunakan Spectra Triple ISP yang mendukung single camera hingga resolusi 200 MP. Adapun untuk perekaman videonya meliputi resolusi 4K di 30 FPS dan mendukung video recording 10-bit HDR.
Untuk urusan konektivitasnya, chipset ini dilengkapi dengan modem internal 5G X62 dengan kecepatan unduhan 5G hingga 4,4 GB per detik dan kecepatan unggahan 5G hingga 1,6 GB per detik. Adapun untuk fitur konektivitas lainnya, chipset yang mendukung RAM LPDDR5 pada frekuensi 3200 MHz serta storage berjenis UFS 3.1 ini hadir dengan modem FastConnect 6700 dengan dukungan WiFi 6E dan Bluetooth 5.2.
Beralih ke MediaTek. Salah satu chipset MediaTek yang setara dengan Exynos 1380 adalah Dimensity 1080. Chipset ini pertama kali dipopulerkan oleh realme 10 Pro Plus dan juga Redmi Note 12 Pro. Sama halnya dengan Snapdragon 7 Gen 1 dan Exynos 1380, chipset MediaTek Dimensity 1080 juga dikhususkan untuk smartphone di kelas menengah.
c80f0f1006