Menjadi Team work yg solid & Leader yang dapat di andalkan (part 1)
Arti dari menjadi team work yang solid itu adalah kerja sama team yang memiliki sikap saling mendukung terutama pada saat tekanan tinggi terjadi di pekerjaan.
Team work yang solid merupakan bagian yg penting dalam suatu organisasi, karena akan memberikan kerja sama yg baik antar personal dan sikap saling mendukung untuk mencapai hasil terbaik dalam situasi apapun.
Sikap yang perlu di bina untuk menjadi team yang solid dan seorang leader adalah:
1. Adanya sikap Pro-aktif (asertif)Arti dari kata pro-active ini bukan hanya mengambil inisiatif, tetapi juga bertanggung jawab. Tanggung jawab disini dapat berarti kemampuan untuk memilih respon, dimana respon atau tindakan yang di pilih tidak ditentukan oleh suasana hati dan kondisi di sekelilingnya.
Pribadi pro-aktif memilih untuk tidak menjadi korban dan memilih untuk tidak menjadi reaktif atau menyalahkan orang lain atau keadaan. Pribadi dengan sikap pro aktif akan berani mengakui kesalahan yang telah di lakukan atas tindakan yang dia ambil juga akan mampu menempatkan diri dengan baik tanpa melukai orang lain.
contoh sikap pro-aktif (asertif) yang sederhana bisa berupa:
- Bekerjalah dengan semestinya bukan dengan apa adanya,
- Tingkatkan Keterampilan dan keahlian dalam menangani masalah
- memiliki keinginan dan keyakinan bahwa kita mampu memperbaiki kesalahan dan kekurangan yang ada,
- memiliki kesabaran dalam menghadapi masalah yang ada, penuh pertimbangan jangan terburu-buru, tidak bersikap reaktif
- perbanyak komunikasi kondusif dengan siapa saja tanpa memandang tingkatan atau posisi
2. Adanya sikap self-motivated & self-disciplinedJika kita harus memonitor pekerjaan team member dengan ketat, berarti kita sudah salah menempatkan orang tersebut di posisinya. Orang yang di tempatkan di posisi yang benar tidak memerlukan motivasi untuk menyelesaikan pekerjaannya. Mereka dapat memotivasi diri mereka sendiri (self-motivated) dan memiliki kedisiplinan yang mandiri tanpa perlu di monitor dengan ketat (self-disciplined ) . Mereka selalu berusaha mengerjakan yang terbaik karena merupakan bagian dari team.
3. Adanya sikap tanggung jawab dan komitmenTeam member di posisi yang benar tidak memiliki pekerjaan tetapi memiliki tanggung jawab. Yang penting buat mereka bukan jam kerja atau to do list,. Tanggung jawab merupakan suatu sikap. Mereka juga memiliki komitmen , tidak perduli dengan apa yang mereka janjikan, mereka akan ,melakukan segalanya untuk menyelesaikannya dan hasil dari tanggung jawab mereka adalah kualitas bukan kuantitas. Komitment membuat kita melangkah untuk keluar dari zona nyaman, disiplin memampukan kita melakukan apa yang menjadi komitmen.
4. Adanya kedewasaanKedewasaan adalah sebuah proses dari ketergantungan menuju kemandirian untuk saling ketergantungan (interdependent)
DEPENDENT: Pribadi yg dependent memerlukan bantuan orang lain untuk mendapatkan apa yang mereka perlukan.
Jika saya secara fisik tergantung – lumpuh – saya perlu anda untuk membantu saya.
Jika saya bergantung secara emosional, pandangan tentang diri saya ditentukan oleh orang lain Jika saya secara intelektual tergantung, saya mengandalkan anda untuk berfikir tentang diri saya
INDEPENDENCE : Orang independen dapat mendapatkan apa yang mereka inginkan melalui usaha mereka sendiri.
Pribadi yang independence memiliki ciri –ciri seperti berikut :
• Saya bisa melakukannya
• Saya bertanggung jawab
• Saya mandiri
• Saya dapat memilih
INTERDEPENDENT: Kehidupan Manusia adalah kehidupan interdependent
Pribadi yang interdependent memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
• Kita bisa melakukannya
• Kita dapat bekerja sama
• Kita dapat mengabungkan keahlian, kemampuan dan bakat kita untuk menghasilkan sesuatu yang lebih besar
Orang yang interdependent mengabungkan usaha mereka dengan usaha orang lain sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih besar, jika dilakukan dengan sendiri.
5. Adanya Empatibersikap empati merupakan kemampuan untuk turut merasakan kondisi emosional orang lain. kita dituntut untuk berusaha memahami keadaan orang lain dari sudut pandang orang tersebut. Seseorang yg memiliki sikap empati lebih mudah memotivasi orang lain dan lebih mudah menjalin hubungan yang lebih akrab dengan orang lain.
Empati di butuhkan untuk melahirkan rasa saling memahami, cara praktis untuk meraih empati adalah dengan mendengarkan orang lain dengan hati. Kita tidak sekedar mendengar apa yg di sampaikan, tetapi mendengar bagaimana dia menyampaikannya. Dengan adanya sikap empati ini, maka hubungan dengan sesama rekan kerja akan menjadi lebih baik, hal ini dapat menimbulkan sikap saling pengertian antar sesama rekan kerja.
6. Berjalan 2 milJika di minta berjalan 1 mil, berjalanlah 2 mil. Artinya: memberi lebih dari yang di minta, bukan hanya menyelesaikan apa yang menjadi tugas kita saja, tetapi juga menyelesaikan lebih dari pada tugas yang diminta.
selain beberapa criteria diatas, untuk menjadi seorang calon leader juga di perlukan beberapa hal lagi, yang akan di bahas di bagian 2 nya.