Sumber :
http://sosbud.kompasiana.com/2012/01/12/kenthongan-musik-kesenian-khas-banyumasan/
Khentongan salah satu kesenian pertunjukan massal yang perangkat
utamanya adalah kenthong. Kenthong dibuat dari potongan bambu yang
dibolongi sepanjang ros di pinggirnya. Pada zaman dahulu, kenthong itu
fungsinya banyak di masyarakat. Fungsi utamanya untuk alat pengumuman.
contohnya dipakai untuk memberikan tanda peringatan dini bahaya
banjir, kebakaran, atau kemalingan. Makna komunikasinya ada di ritme
suara pukulanya dengan kombinasi dari suaranya. Makna suaranya diatur
sesuai kesepakatan di masyarakat. Misalkan memukulnya dari sekali-
sekali itu kalau ada kemalingan, kalau dua-dua itu menandakan ada
kebakaran, dan lain sebagainya, pokoknya sesuai dengan kesepakatan
masyarakat setempat”.
seiring berjalannya waktu Musik kenthongan saat ini menjadi musik khas
daerah Banyumas, Jawa Tengah. yang telah dimodifikasi dengan alat-alat
musik pendukung, dengan maksud agar ada fariasi bunyi nada yang indah.
musik kenthongan biasanya di mainkan oleh 10 orang sampai 30 orang,
satu orang memegang satu alat musik. kesenian ini sering ditampilkan
di banyumas tidak hanya pada saat karnaval hari ulang tahun Banyumas,
dalam perlombaan pentas seni pun sering di adakan. salah satu group
kenthongan dari banyumas pun pernah tampil di eropa dalam pentas
budaya. kesenian Banyumas ini tak hanya bergeming namanya di lokal
bahkan di tingkat Nasional sering dijadikan pembuka dalam setiap
kegiatan, seperti seminar, teater, loka karya, dll. Kenthongan yang
telah dimodifikasi mirip dengan alat musik angklung Jawa Barat,
ditambah bedug yang terbuat dari drum plastik yang ditutup dengan ban
dalam mobil bekas, ada tamborin sebagai penyelaras dan juga gitar yang
terbuat dari bambu, seruling dan “teplak” sebagai pelengkap alat musik
kenthongan.