Pelajarievolusi jaringan komputer dari ARPANET hingga internet dan teknologi nirkabel. Artikel ini membahas sejarah jaringan komputer dan bagaimana jaringan telah berkembang menjadi infrastruktur penting dalam kehidupan sehari-hari.
Telkom University has a commitment in providing quality education. It was proved by the achievement of A Accreditation or Excellence from the National Accreditation Board for Higher Education (BAN-PT) and International Accreditation for several study programs. Moreover, the Ministry of Education and Culture (Kemenristekdikti) has named Telkom University as the Best Private University in Indonesia.
LAN (Local Area Network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan komputer dalam area terbatas seperti rumah, sekolah, laboratorium, universitas atau kantor dan memiliki peralatan jaringan sendiri dan interkoneksi yang dikelola secara local
MAN (Metropolitan Area Network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan para pengguna dengan sumber daya komputer pada sebuah area geografis atau area yang lebih besar dari yang tercakup oleh LAN yang luas, tetapi lebih kecil dari area yang tercakup oleh WAN (wide area network).
WAN (wide area network). WAN (Wide Area Network) adalah jaringan komputer atau jaringan telekomunikasi yang membentang di atas jarak geografis yang sangat luas, seperti seluruh Negara atau seluruh Dunia. Jaringan komputer jenis WAN biasanya terdiri dari beberapa jenis jaringan yang lebih kecil, seperti LAN atau MAN.
Dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jejaring, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jejaring akan membentuk sebuah jejaring komputer yang sederhana. Jejaring nirkabel beroperasi menggunakan standar 802.11b/g untuk frekuensi 2,4 GHz, standar 802.11a/ac beroperasi pada frekuensi 5 GHz, dan 802.11n/ax yang beroperasi pada kedua frekuensi. Perbedaan frekuensi 2,4GHz dan 5 GHz terdapat pada kecepatan transmisi data, bandwidth, dan daya cakupan. Pada 2,4GHz memiliki daya cakupan yang lebih jauh dibandingkan dengan 5 GHz, namun 5 GHz memiliki sinyal yang lebih kuat[3]. Apabila ingin membuat jejaring komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti hub, bridge, switch, router, gateway sebagai peralatan antarsambungannya.
Sejarah jejaring komputer bermula dari lahirnya konsep jejaring komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrean.
Kemudian pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jejaring (network) komputer diterapkan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jejaring (host) komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan sejumlah komputer sehingga membentuk jejaring organik pada tahun 1969. Program penelitian ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jejaring. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses pengagihan (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri di setiap host komputer. Dalam proses pengagihan sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.
Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama USENET (User Network) pada tahun 1979. Tahun 1981, France Telecom menciptakan sesuatu hal yang baru dengan meluncurkan telepon televisi pertama, di mana orang bisa saling menelepon yang juga berhubungan dengan video link.
Seiring dengan bertambahnya komputer yang membentuk jejaring, dibutuhkan sebuah protokol resmi yang dapat diakui dan diterima oleh semua jejaring. Untuk itu, pada tahun 1982 dibentuk sebuah Transmission Control Protocol (TCP) atau lebih dikenal dengan sebutan Internet Protocol (IP) yang kita kenal hingga saat ini. Sementara itu, di Eropa muncul sebuah jejaring serupa yang dikenal dengan Europe Network (EUNET) yang meliputi wilayah Belanda, Inggris, Denmark, dan Swedia. Jejaring EUNET ini menyediakan jasa surat elektronik dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jejaring komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan Sistem Penamaan Domain atau domain name system, yang kini kita kenal dengan DNS. Komputer yang tersambung dengan jejaring yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987, jumlah komputer yang tersambung ke jejaring melonjak 10 kali lipat menjadi 10000 lebih.
Jejaring komputer terus berkembang pada tahun 1988, Jarkko Oikarinen seorang berkebangsaan Finlandia menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau lebih dikenal dengan IRC yang memungkinkan dua orang atau lebih pengguna komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan (Chatting ). Akibatnya, setahun kemudian jumlah komputer yang saling berhubungan melonjak 10 kali lipat. tak kurang dari 100000 komputer membentuk sebuah jejaring. Pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee merancang sebuah program penyunting dan penjelajah yang dapat menjelajahi komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk jejaring. Program inilah yang disebut Waring Wera Wanua atau World Wide Web.
Komputer yang saling tersambung membentuk jejaring sudah melampaui sejuta komputer pada tahun 1992. Dan pada tahun yang sama muncul istilah surfing (menjelajah). Dan pada tahun 1994, situs-situs di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya berbelanja melalui internet atau virtual-shopping atau e-retail muncul di situs. Pada tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus tahun kelahiran Netscape Navigator 1.0.
Kamu punya pertanyaan seputar kuliah di IDS Digital College? Silakan isi form di bawah ini dan staff kami akan segera menghubungi kamu. Kalau kamu mau respon yang lebih cepat, silahkan klik tombol WhatApps di kanan bawah layar kamu dan kamu bisa langsung chatting* dengan team IDS Digital College.
(*Chatting akan direspon pada hari kerja dari pukul 9.00 - 18.00 WIB)
Jaringan komputer adalah elemen paling penting di era modern kini. Dengan adanya jaringan komputer, koneksi antar perangkat jadi memungkinkan, dengan menggunakan LAN (Local Area Networks) dan WAN (Wide Area Networks). Adanya jaringan komputer bisa membuat interaksi dan berbagi informasi antar perangkat. Karena jaringan itu kita gunakan setiap waktu dan membantu kita dalam berbagai aktivitas komputer, kita harus tahu mengapa jaringan komputer sangat diperlukan saat ini. Mari kita urai perkembangannya dari tahun 1960-an. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai sejarah singkat jaringan komputer.
Awal mula adanya jaringan diketahui sekitar tahun 1960-an di Amerika yang bernama United States Advanced Research Projects Agency Network (ARPANET). Dua tahun setelahnya muncul juga Telstar di 1962, dan dirilis juga telepon sentuh di tahun yang sama. Di era ini juga, hadir dokumen Request for Comments (RFC) pertama yang memberikan informasi tentang komunikasi jaringan komputer, prosedur dan protokol jaringannya. Bahkan protokol ini adalah yang pertama untuk ARPANET.
Di awal tahun kelahiran jaringan ini, hadir juga UNIX, sebuah sistem operasional pertama ditulis yang dengan bahasa pemrograman C. UNIX melengkapi kebutuhan computing di dunia akademik yang memfasilitasi penggunanya untuk menjalankan programnya.
Amerika juga mengembangkan hadirnya Extended Binary Coded Decimal Interchange Code (EBCDIC), berupa karakter encoding 8-bit. Lalu satu tahun berikutnya, hadir American Standard Code for Information Interchange (ASCII) sebagai pesaing EBCDIC. Hingga akhirnya tahun 1968 ASCII sudah distandarisasi dan meluas di dunia teknologi jaringan dan komputer.
Di tahun ini adalah lahirnya teknologi LAN yang paling terkenal dan paling marak digunakan yaitu Ethernet. Ethernet lahir dari lab Xerox di tahun 1973 yang beroperasi dengan sekitar 2,94 Mbps tapi akhirnya bertambah menjadi 10 Mbps saat tahun 1980. Dalam hal ini, ternyata Ethernet dari Xerox ini bukan hadir untuk komersial.
ARPANET juga bertumbuh sangat cepat, hingga banyak universitas dan komputer pemerintah yang tertarik untuk menggunakannya karena mereka merasa dimudahkan. Teknologi juga semakin maju, adanya satelit sangat mendukung ARPANET hingga bisa digunakan di berbagai negara. Bahkan email pertama pun dikirim dengan ARPANET.
3a8082e126