Buku Hari Terakhir Kartosoewirjo adalah sebuah buku yang ditulis oleh Fadli Zon, seorang politisi dan penulis Indonesia. Buku ini mengangkat sebuah fakta sejarah mengenai salah satu episode terpenting dalam perjalanan hidup Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo, yaitu detik-detik akhir kehidupan Kartosoewirjo yang dieksekusi mati pada 12 September 1962. Buku ini berisi 81 foto eksekusi Imam DI/TII (Darul Islam/Tentara Islam Indonesia) yang jarang sekali, bahkan tak pernah sama sekali, terungkap oleh sejarawan Indonesia maupun peneliti asing.
Kartosoewirjo adalah seorang tokoh pergerakan nasionalisme Indonesia yang kemudian mendirikan Negara Islam Indonesia (NII) dan memimpin DI/TII, sebuah gerakan pemberontakan bersenjata melawan pemerintah Republik Indonesia. Kartosoewirjo bermimpi untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan Indonesia berdasarkan syariat Islam. Namun, gerakan DI/TII mengalami kekalahan demi kekalahan dari pasukan pemerintah yang dipimpin oleh Jenderal Nasution. Setelah berjuang selama 14 tahun, Kartosoewirjo akhirnya tertangkap di hutan Jawa Barat pada 4 Agustus 1962. Ia kemudian diadili oleh pengadilan militer dan dijatuhi hukuman mati. Eksekusi Kartosoewirjo dilakukan dengan cara ditembak di depan umum di lapangan terbang Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Buku Hari Terakhir Kartosoewirjo merupakan sebuah karya yang berani dan kontroversial, karena menampilkan foto-foto yang menunjukkan bagaimana Kartosoewirjo disiksa, diinterogasi, dan dieksekusi oleh pemerintah Indonesia. Buku ini juga mengungkapkan fakta-fakta baru yang belum pernah diketahui publik, seperti adanya surat wasiat Kartosoewirjo yang ditulis sehari sebelum eksekusinya, dan adanya upaya-upaya untuk menyelamatkan nyawa Kartosoewirjo dari hukuman mati. Buku ini juga memberikan analisis kritis terhadap pemikiran politik Kartosoewirjo dan dampaknya terhadap sejarah Indonesia.
Buku Hari Terakhir Kartosoewirjo dapat diunduh secara gratis dari situs [Internet Archive], atau dibeli secara online dari situs [Fadli Zon]. Buku ini merupakan sebuah sumber informasi yang berharga bagi siapa saja yang ingin mengetahui lebih dalam tentang sosok Kartosoewirjo dan gerakan DI/TII, serta tentang sejarah Indonesia yang seringkali ditutup-tutupi oleh penguasa.