Naskah Drama Komedi 7 Orang Untuk Durasi 10 Menit [PATCHED]

0 views
Skip to first unread message
Message has been deleted

Ania Cozzolino

unread,
Jul 16, 2024, 11:05:18 PM7/16/24
to unatharic

Dalam debutnya sebagai sutradara, Jordan Peele sukses meraih Piala Oscar pertamanya. Dan sekaligus menjadi orang kulit hitam pertama yang memenangkan kategori Penulis Skenario Asli Terbaik. Lewat film Get Out (2017). Yang disebut-sebut sebagai salah satu film psychological horror terbaik sepanjang masa oleh para kritikus itu.

Naskah Drama Komedi 7 Orang Untuk Durasi 10 Menit [PATCHED]


Download https://ssurll.com/2yLr1z



Selain menghasilkan Piala Oscar, Get Out juga berhasil mengantarkan Jordan Peele menjadi orang ketiga sepanjang sejarah Hollywood yang sukses masuk nominasi Best Picture, Best Director, dan sekaligus Best Original Screenplay. Untuk film perdananya. Dalam ajang Academy Awards.

Kemampuan Jordan Peele dalam menggarap film psychological horror memang tidak lagi diragukan sejak ia menghasilkan Get Out. Yang sukses meraih pendapatan global USD 255 juta dengan bujet hanya USD 4,5 juta itu. Alhasil, ketika Peele ingin membuat film horror lagi, yang kembali menampilkan karakter keluarga berkulit hitam, pihak Universal Pictures pun langsung menyetujuinya. Padahal, bujet yang ia ajukan USD 20 juta. Jauh lebih besar daripada film pertamanya.

Dan, setelah menyelesaikan proses produksinya, pada tahun 2019 ini, akhirnya, karya kedua Jordan Peele pun dirilis. Dan sudah tayang di bioskop-bioskop Indonesia sejak hari Rabu (20/3) yang lalu. Dengan tetap mengusung genre horror thriller, film terbaru besutan sineas muda yang usianya baru menginjak kepala empat tersebut diberi judul sangat singkat: Us.

Pada suatu ketika, saat musim panas, dikisahkan, keluarga Wilson menghabiskan waktu mereka dengan berlibur di rumah masa kecil Adelaide. Yang terletak di dekat Pantai Santa Cruz. Di California, Amerika. Yang suasananya dikisahkan cukup ramai. Dengan pasar malam dan berbagai wahana permainannya.

Awalnya, dikisahkan, keluarga Wilson menikmati liburan mereka di kampung halaman Adelaide dengan nyaman. Namun, tak lama kemudian, belum sehari mereka di sana, pada malam pertama, rumah keluarga Wilson didatangi oleh empat orang tamu yang tak diundang.

Para tamu misterius tadi terdiri dari satu keluarga: Sepasang suami-istri dan dua anak. Cewek dan cowok. Yang mana semuanya berpenampilan misterius: Menggunakan jump suit. Alias baju terusan. Yang berwarna merah. Selain itu, mereka juga membawa senjata: Berupa gunting besar. Yang berwarna keemasan.

Selain misterius, yang lebih mengerikan lagi, penampakan para tamu tadi, ternyata, juga sama persis dengan keluarga Wilson. Wajah dan postur tubuh mereka benar-benar mirip. Dan sama-sama berkulit hitam. Jadi, bisa dibilang, keluarga Wilson diteror oleh para doppelgaenger. Alias kembaran mereka sendiri!

Btw, sebenarnya, doppelgaenger merupakan istilah yang berasal dari bahasa Jerman. Artinya adalah penampakan dari wajah seseorang yang masih hidup. Yang, biasanya, merupakan suatu pantulan. Seperti melihat diri kita sendiri di cermin. Doppelgaenger sendiri sering dikaitkan dengan unsur mistis. Yang, kabarnya, bakal membawa nasib buruk. Boleh percaya, boleh tidak.

Selain itu, ada juga yang meyakini bahwa doppelgaenger, sejatinya, adalah kembaran dari setiap orang. Yang wujudnya sangat mirip. Bahkan, sama persis. Namun, mereka tidak memiliki hubungan darah. Alias bukan saudara kembar. Menurut mitos, setiap orang di dunia ini, setidaknya, memiliki satu doppelgaenger.

Kasus doppelgaenger, konon, pernah dialami oleh Queen Elizabeth I (1558-1603). Kabarnya, dia mengaku telah melihat kembaran dirinya sendiri. Yang tengah terbaring di ranjang. Seperti orang mati. Kejadian misterius tersebut langsung menghantui sang Ratu. Karena dia anggap sebagai pertanda kematian. Setelah itu, entah ada kaitannya atau tidak, tak lama setelah dia mengaku telah melihat doppelgaenger dirinya, penguasa Kerajaan Inggris tersebut meninggal dunia.

Saat diwawancarai, sutradara dan sekaligus penulis naskah Jordan Peele mengakui, ide cerita Us memang terinspirasi dari mitos doppelgaenger. Ia menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan doppelgaenger-nya. Yang dulu membuatnya sangat ketakutan. Coba bayangkan: Kita sedang berjalan sendirian. Di lorong stasiun kereta bawah tanah. Yang memang sangat banyak di Amerika itu. Lalu, di ujung lorong yang gelap, kita melihat seseorang. Yang sangat mirip dengan kita. Hiiiy..

Dari situlah Jordan Peele kemudian mendapat gagasan cerita horror untuk film Us ini. Ia pun memulai dari hal yang paling mendasar: Tentang apa yang sangat mempengaruhi ketakutannya. Dengan cara yang tidak ia mengerti.

Selain itu, Jordan Peele juga menyebut, cerita tentang doppelgaenger dalam film Us ini terinspirasi dari serial televisi jadul: The Twilight Zone (1959-1964). Tepatnya, saat episode Mirror Image. Serial misteri tersebut kemudian di-remake pada tahun 2019 ini. Yang mana Peele juga menjadi produser eksekutifnya.

Seperti halnya Get Out, selain menjadi film horror, bisa dibilang, Us juga menjadi kritik sosial Jordan Peele atas kesenjangan yang terjadi di negara asalnya. Judul Us sendiri bisa diartikan sebagai US. Akronim dari United States. Alias Amerika Serikat.

Namun, meski demikian, berbeda dari Get Out, yang lebih berbau horror, Us lebih dominan unsur thriller-nya. Jadi, selama 116 menit, Jordan Peele memang sengaja membuat jantung penonton deg-degan. Dengan berbagai adegan sadis yang berdarah-darah. Yang ia sajikan dalam film ini.

Sepanjang film Us ini, Jordan Peele memang berhasil membangkitkan ketegangan dan rasa takut. Yang membuat penonton duduk dengan gelisah. Selain itu, sinematografi dan musik score-nya juga dibuat mendukung. Sehingga suasananya terasa semakin mencekam.

Yang menarik, selain bikin jantung capek, menonton Us juga mengajak otak kita untuk berpikir. Karena Jordan Peele menebar misteri yang sangat banyak. Namun, meski demikian, sedikit demi sedikit, misteri-misteri tersebut ia kupas. Hingga penonton bisa memahaminya.

Cerita yang unik, dan plot twist yang tak terduga, memang menjadi ciri khas Jordan Peele. Ia tidak banyak menampilkan adegan seram ala film-film supranatural horror. Jadi, tidak ada setan-setanan. Namun, meski demikian, Us cukup bikin penonton kaget dan tegang. Itulah yang menjadi daya tarik utama film ini.

Oleh karena itu, bagi yang belum menonton, sejak film Us ini dimulai, perhatikan detail demi detail dengan seksama. Sekecil apapun itu. Demi mendapatkan keutuhan ceritanya pada bagian akhir filmnya. Meski, mungkin, kita tak akan sempat bernapas. Karena saking tegangnya.

Hal yang menarik lainnya, di sela-sela suasana mencekam dalam film Us ini, Jordan Peele juga tetap membalutnya dengan unsur komedi. Yang dijamin membuat penonton tersenyum geli. Dan tidak terus-terusan tegang. Ngeri-ngeri sedap, mungkin, istilahnya.

Seperti Get Out, Us memang dihiasi oleh banyak dialog dan scene yang cukup kocak. Awalnya, penonton dibuat kaget. Lalu tertawa. Lalu kaget lagi. Lalu menertawakan diri sendiri karena kekagetan sebelumnya. Sambil menggeliat. Lalu bersandar di kursi.

Yang menjadi aktor utama dalam menyajikan kelucuan dalam Us adalah Winston Duke. Dengan karisma alaminya, ia mampu mengundang tawa penonton. Tanpa mengganggu nuansa mencekam yang terbangun dalam film ini.

Selama ini, film-film ber-genre horror memang diminati oleh penonton. Namun, meski demikian, tidak banyak yang berhasil memikat hati para kritikus. Berbeda dari Us. Yang langsung mencuri perhatian. Tepatnya, sejak tayang perdana di South by Southwest Film Festival. Pada 8 Maret 2019 yang lalu. Bahkan, sempat menembus rating 100 persen di situs Rotten Tomatoes!

Para kritikus menilai, lewat Us, Jordan Peele mampu merajut cerita secara genius. Yang membuat penonton berpikir. Selain itu, skenarionya juga ditulis dengan sangat baik. Yang kemudian diperankan dengan luar biasa dan sangat menghibur.

Dengan perolehan sebesar itu, Us pun menjadi film horror ketiga dengan pendapatan opening weekend terbesar. Hanya kalah dari It (2017). Yang meraup pemasukan USD 123 juta. Dan sekuel Halloween (2018). Yang meraih USD 76 juta.

Selain itu, hebatnya lagi, Us juga menjadi film kedua dengan pendapatan opening weekend tertinggi pada tahun 2019 ini. Tepat berada di bawah Captain Marvel (2019). Yang berhasil mengantongi USD 153 juta saat akhir pekan pembuka.

Selain di pasar domestik, Us juga berjaya di luar Amerika dan Kanada, Dengan pendapatan USD 16 juta dari 47 negara. Total, secara global, saat opening weekend kemarin, film rilisan Universal Pictures ini sudah menyabet USD 87 juta. Sebuah perolehan yang terbilang fantastis. Karena bujet produksinya, di luar biaya marketing dan distribusi, hanya USD 20 juta.

Apakah Scotland adalah parallel universe dari Indonesia di mana semua orang di sana berbicara pakai bahasa Indonesia dan kita di sini sebenernya bahasa Ibu-nya adalah bahasa Inggris?

Saya ga nonton filmnya, cuma baca review ini doang, tapi kok rasanya kesel banget ya ? Ceritanya absurd banget, apalagi akhirnya. Orang apaan yang bisa ganti wajah segampang itu? Sekte Faceless Men dari Braavos? Idih apaan banget dah.

Aduh aku sampe dihampirin ibu gara-gara ketawa sendiri pas baca review (membayangkan kekesalan saat nonton)????. Aku mau share ke temen yang serius banget mau nonton sama yg serius banget bilang filmnya ga masuk akal. Biar rame perangnya????

Seperti film valkyrie tom cruise, adegan pembuka tom narasi memakai bahasa jerman (memang tokohnya jerman dan settingnya PD2), setelah 2 kalimat, narasi berangsur2 berubah menjadi bahas inggris, menandakan kalau sebenarnya seluruh dialog film ini dalam bahasa jerman (based on true story) namun untuk kebutuhan audience dirubah menjadi bahasa inggris

Serius deh ya itu meme qosidah pas banget sama ceritanya. Gue betah baca sepanjang ini dan ketawa dari awal sampai akhir. Fachri baik, baik banget malah. Saking baiknya sampai gue khawatir pria jomblo di luar sana makin banyak karena para wanita berharap bertemu Fachri di dunia nyata. Ya kalo ada, gue juga mau sih. Dapet rumah, gitu!

Seriously, i got booommm!! Haha apa yg mau gue utarakan dan semua penggemar aac1 udah diwakilkan. Goodjob mba, tengkyu untuk jempol pegel demi sebuah review ini. Haha making trending please #nikahiakufahri ???

7fc3f7cf58
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages