Arsitektur tersentralisasi
Menggunakan mainframe sebagai faktor utamanya. Mainframe adalah komputer yang berukuran relatif besar yang dapat menyimpan data dalam jumlah yang besar untuk mengakses data dengan cepat melalui ribuan terminal yang ada didalam mainframe.
Pada arsitektur tersentralisasi pemrosesan data terpusat (komputasi terpusat)
Implementasi arsitektur ini adalah untuk perusahaan yang tidak memiliki cabang perusahaan. Jadi data hanya terpusat pada perusahaan itu saja, dalam satu lokasi saja.
Arsitektur client-server
Arsitektur ini yang sangat banyak digunakan pada perusahaan-perusahaan saat ini. Pada arsitektur ini, server mengirim data dan client mengakses data.
Pada arsitektur client-server, Client sebagai sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan data atau layanan ke server. Sedangkan Server adalah sistem atau proses yang menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client.
Implementasi arsitektur client-server adalah Aplikasi pesan, misalnya surat elektronis (email)
Arsitektur sentralisasi adalah pemprosesan data yang terpusat (biasa disebut komputansi terpusat). Semua pemrosesan data dilakukan oleh komputer yang ditempatkan di dalam suatu lokasi yang ditunjukan untuk melayani semua pemakai dalam organisasi. menggunakan mainframe yang dimana dapat menampung data yang besar. Sedangkan client-server mempunyai satu atau lebih proses client dan satu atau lebih proses server, dan sebuah proses client dapat mengirim query ke sembarang proses server. Client bertanggung jawab pada antar muka untuk user, sedangkan server mengatur data dan mengeksekusi transaksi. Sehingga suatu proses client berjalan pada sebuah personal computer dan mengirim query ke sebuah server yang berjalan pada mainframe. (164)
Menurut saya perbedaan dari Arsitektur Sentralisasi dan Arsitektur client-server adalah:
Arsitektur Sentralisasi: Sentralisasi berarti data dalam
satu tempat,Database terpusat yang dimaksud memiliki satu komputer besar yang
disambungkan sejumlah besar terminal. Setiap
orang bekerja secara langsung pada mesin yang menyimpan database. Sedangkan,
Arsitektur client-server:
Ini hanya berarti database dianggap satu unit dikelola oleh satu DBMS di
satu lokasi dan yang klien tersambung. Client
/ Server sistem DB bergantung [tradisional] pada server database tunggal, yang
melewati informasi ke komputer klien, di mana beberapa pengolahan data dilakukan. (188)
Asitektur tersentralisasi adalah pemprosesan data yang terpusat(Biasa
disebut komputansi terpusat). Semua pemrosesan data dilakukan oleh
komputer yang ditempatkan di dalam suatu lokasi yang ditunjukan untuk
melayani semua pemakai dalam organisasi. Kebanyakan perusahaan yang
tidak memiliki cabang menggunakan model seperti ini.
Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan
client(biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server.
Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server.
referensi !
1.blog.unsri.ac.id/userfiles/09071003020_.doc
Pada tanggal 16/03/12, Nur Fajri Azhar <fax...@gmail.com> menulis:
Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada
jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server.
Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server
ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal
lainnya yang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut
Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi
pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi
(server komunikasi). Pada model arsitektur ini, Client tidak dapat
berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client
(server non-dedicated).
Arsitektur sentralisai adalah arsitektur komunikasi dimana sebuah
komputer menjadi pusat dari seluruh perangkat keras dan
program-program jaringan, melaksanakan semua pengolahan dan mengelola
jaringan.Memiliki mainframe sebagai sumber basis data dan intranet.
Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada
jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server.
Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server
ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal
lainnya yang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut
Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi
pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi
(server komunikasi). Pada model arsitektur ini, Client tidak dapat
berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client
(server non-dedicated).
On 3/17/12, Dian Nirmala <dianzone....@gmail.com> wrote:
Arsitektur sentralisasi adalah arsitektur komunikasi dimana sebuah
komputer menjadi pusat dari seluruh perangkat keras dan
program-program jaringan, melaksanakan semua pengolahan dan mengelola
jaringan.Memiliki mainframe sebagai sumber basis data dan intranet.
Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada
jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server.
Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server
ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal
lainnya yang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut
Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi
pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi
(server komunikasi). Pada model arsitektur ini, Client tidak dapat
berfungsi sebagai Server, tetapi Server dapat berfungsi menjadi Client
(server non-dedicated).
On 3/17/12, Dian Nirmala <dianzone....@gmail.com> wrote:
Arsitektur tersentralisasi (terpusat) sudah dikenal semenjak tahun 1960-an, dengan mainframe sebagai aktor utama. Mainframe adalah komputer yang berukuran relatif besar yang ditujukan untuk menangani data yang berukuran besar, dengan ribuan terminal untukk mengakses data dengan tanggapan yang sangat cepat, dan melibatkan jutaan transaksi.
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, dominasi mainframe pada lingkungan dengan komputasi terpusat menjadi berkurang karena kehadiran minikomputer dan mikrokomputer (PC) yang berkemampuan lebih kecil tetapi dengan harga yang jauh lebih murah.
.Arsitektur tersentralisasi
Arsitektur tersentralisasi sudah dikenalsemenjak tahun 1960 an dengan
mainframe sebagai aktor utama. Mainframe adalah komputer yang
berukuran relatif besar yang ditunjukan untuk menangani data yang
berukuran besar, dengan ribuan terminal untuk mengakses data dengan
tanggapan yang sangat cepat dan melibatkan jutaan transaksi. Seiring
dengan perkembangan teknologi informasi dominasi main frame pada
lingkungan dengan komputasi terpusat menjadi berkurang karena
kehadiran minikomputer dan mikrokomputer(PC) yang berkemampuan lebih
kecil tetapi dengan harga yang jauh lebih murah.
Arsitektur client/server
Pemisahan interface dan implementasi Server bisa diupgrade tanpa
mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak
berubah. dan Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin
yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server
harus mudah diakses dari client.
intinya : Arsitektur tersentralisasi sudah tidak digunakan lagi.dan di
ganti oleh arsitektur client/server yang lebih cepat, murah dan
terbaru.
Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client(biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server. Secara fisik, sebuah server dapat berupa komputer mainframe, mini-komputer, workstation, ataupun PC atau peranti lain seperti printer, server tidak harus berupa sistem fisik, tetapi juga suatu proses. Client mempunyai kemampuan untuk melakukan pemrosesan sendiri. Ketika sebuah client meminta suatu data ke server, server akan segera menanggapinya dengan memberikan data yang diminta ke client bersangkutan. Setelah diterima. Client segera melakukan pemprosesan.Model komputasi yang berbasis client server mulai banyak diterapkan pada sistem informasi. Dengan menggunakan arsitektur ini , sistem informasi dapat digunakan dan dibangun dengan perangkat lunak client server yang bermacam-macam dan berbeda-beda.
Arsitektur tersentralisasi (terpusat) menggunakan mainframe sebagai aktor utama. Mainframe adalah komputer yang berukuran relatif besar yang ditujukan untuk menangani data yang berukuran besar, dengan ribuan terminal untukk mengakses data dengan tanggapan yang sangat cepat, dan melibatkan jutaan transaksi. Semua pemrosesan data dilakukan oleh komputer yang ditempatkan dalam suatu lokasi yang ditunjukkan untuk melayani pemakai dalam organisasi
Arsitektur Client-Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang
membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server ini yang bertugas
memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam
system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi
pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server
komunikasi).
Niken Kusuma Dewi (201010370311007)
Arsitektur tersentralisasi sudah dikenalsemenjak tahun 1960 an dengan mainframe sebagai aktor utama. Mainframe adalah komputer yang berukuran relatif besar yang ditunjukan untuk menangani data yang berukuran besar, dengan ribuan terminal untuk mengakses data dengan tanggapan yang sangat cepat dan melibatkan jutaan transaksi.
Client adalah sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan data atau layanan ke server.
Server adalah sistem atau proses yanbg menyediakan data atau layanan yang diminta oleh client . Secara fisik, sebuah serevr dapat berupa komputer mainframe, mini-komputer, workstation, ataupun PC atau peranti lain seperti printer, server tidak harus berupa sistem fisik, tetapi juga suatu proses.
Nama : Vicky Hidayat
NIM : 201010370311190
Nama : Vicky Hidayat
NIM : 201010370311190
Tersentralisasi adalah pemrosesan data yang terpusat, biasanya disebut komputasi terpusat
Client Server merupakan model jaringan yang menggunakan satu atau beberapa komputer sebagai server yang memberikan resource-nya kepada komputer lain (client) dalam jaringan, server akan mengatur mekanisme akses resource yang boleh digunakan, serta mekanisme komunikasi antar node dalam jaringan.
Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server.Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperi misalnya MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server.
Arsiterktur tersentralisasi : Menggunakan mainframe sebagai faktor utamanya. Mainframe adalah komputer yang berukuran relatif besar yang dapat menyimpan data dalam jumlah yang besar untuk mengakses data dengan cepat melalui ribuan terminal yang ada didalam mainframe.
Arief Rachman Hidayat (201010370311021)
2012/3/18, Hilal Pratama <hilal...@gmail.com>:
Sentralisasi adalah pemprosesan data yang terpusat yang dilakukan oleh
komputer yang ditempatkan di suatu lokasi yang mempunyai mainframe
yang dapat menampung data yg cukup besar.Fungsi sentralisasi adalah
sebagai pusat untuk melayani semua pemrosesan data dari client.
Client Server adalah sistem informasi yang menyediakan layanan yang di
minta client dan server mengatur tranksaksi atau pengaturan data.
Sekarang lebih banyak mengunakan client server karena lebih cepat.
Client-Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client(biasanya aplikasi yang menggunakan GUI ) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server. Sistem client server didefinisikan sebagai sistem tersentralisasi dan terdistribusi , tetapi ada beberapa perbedaan karakteristik yaitu :
1. Servis (Layanan)
· Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
· Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya
· Server sebagai provider, client sebagai konsumen
2. Sharing resources (sumber daya)
· Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3. Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris )
· Many-to-one relationship antara client dan server.Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.
4. Transparansi lokasi
· Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah diakses dari client.
5. Mix-and-Match
· Perbedaan server client platforms
6. Pesan berbasiskan komunikasi
· Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7. Pemisahan interface dan implementasi
· Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
sedangkan dalam arsitektur tersentaralisasi yang sebenarnya
pemrosesan data yang terpusat (biasa disebut komputasi terpusat). Semua
pemrosesan data dilakukan oleh komputer
yang ditempatkan didalam suatu lokasi yag ditujukan untuk melayani semua pemakai dalam organisasi. Kebanyakan
perusahaan
yang tidak mempunyai cabang
yang mempunyai banyak kerugian Jika ada masalah maka semua akan terkena dampaknya (kurang fleksibel)
Sistem yang dibuat secara global, tidak spesifik sesuai kebutuhan masing-masing bagian
Pemrosesan di mainframe lebih lama (traffic padat)
Jika ingin merubah subsistem maka akan berdampak ke seluruh sistem (kurang di kustomisasi)
Tersentralisasi :
Tersentralisasi adalah tersentral / terpusat. Maksudnya adalah pemrosesan data yang terpusat (umumnya disebut komputansi terpusat). Semua pemrosesan data dilakukan oleh komputer yang ditempatkan di dalam suatu lokasi yang ditunjukan untuk melayani semua pemakai dalam organisasi.
Client-Server :
Client-Server terdiri atas dua komponen (mesin) utama, yaitu client dan server. Client berisi aplikasi dan server berisi DBMS. Setiap aktivitas yang dikehendaki para pemakai akan lebih dulu ditangani oleh client.
Client selanjutnya mengupayakan agar semua proses ditangani sendiri. Jika ada proses yang harus melibatkan data yang tersimpan pada basis data, barulah client melakukan ‘kontak’ dengan server. Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi. Server biasanya terhubung dengan client melalui kabel UTP dan sebuah kartu jaringan (network card). Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA
Nama : Deni Hadi Santoso
NIM : 201010370311356
Tersentralisasi :
Tersentralisasi : hanya
datanya yang disediakan oleh mainframenya. Dimana kemungkinan pemrosesan data
menjadi lambat lebih tinggi karena disebabkan
oleh lalu-lintas data yang padat (trafik padat).
Client server:
Tidak hanya datanya saja yang terpusat, tetapi sistemnya terpusat pula. Bisa diibaratkan seperti web.
Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server.
Jadi dapat disimpulkan client server adalah perkembangan dari sistem tersentralisasi.