Tentusaja, teks-teks Kitab Suci yang melegitimasi kekerasan tidak secara otomatis akan menggiring pada kekerasan kemanusiaan. Ada sejumlah faktor yang kompleks antara ayat-ayat kekerasan dan aksi kekerasan itu sendiri. Namun demikian, ayat-ayat kekerasan akan membuat tindak kekerasan sangat memungkinkan terjadi di tengah suasana konflik di mana pihak-pihak yang terlibat melihat perbedaan agama sebagai isu yang memisahkan mereka.
Dalam beberapa abad terakhir, Yesus digambarkan dengan reputasi sebagai pendakwah perdamaian, cinta-kasih dan nir-kekerasan. Biasanya, gambaran ini dikontraskan dengan beragam kekerasan yang diasosiasikan dengan, terutama, agama Yahudi dan Islam. Ini memang perkembangan atau, lebih tepatnya, perubahan signifikan yang berbeda dari abad-abad sebelumnya di mana umat Kristiani kerap mencatut nama Yesus untuk menjustifikasi penggunaan kekerasan.
Apa yang dilakukan orang-orang Kristen berabad-abad lalu itu tidak menyalahi gambaran Yesus dalam kitab Injil. Mereka hanya menonjolkan ayat-ayat yang menggambarkan Yesus menggunakan tamsil kekerasan tentang apa yang dilakukan Tuhan.
Jika Tuhan memberikan anaknya supaya manusia tidak dihukum, muncul pertanyaan: Dihukum oleh siapa? Tentu saja, jawabnya, oleh Tuhan. Jadi, aspek yang tidak terkatakan (unspoken) dalam keyakinan Kristen klasik ini ialah Yesus mati supaya menyelamatkan manusia dari kekerasan Tuhan.
Kitab-kitab Injil juga menarasikan kekerasan yang diasosiasikan pada Yesus. Dalam Matius 10:34-36, misalnya, Yesus berkata bahwa dia datang bukan untuk membawa perdamaian, tapi pedang. Menurut Injil Lukas (22:35-38), beberapa jam sebelum ditangkap, Yesus memerintahkan para pengikutnya untuk membeli pedang.
Selain Injil, kita juga mendapatkan gambaran kekerasan Tuhan dalam kitab-kitab lain. Surat-surat Paulus berisi banyak bahasa kekerasan dan ancaman serta deskripsi kemarahan Tuhan. Misalnya, bagaimana dia mengancam akan melemparkan orang ke luar gereja. Memang, boleh jadi ancaman Paulus tidak sampai mengakibatkan kekerasan fisik. Tapi, bahasa yang digunakannya menjadi salah satu alasan bagi kaum Kristiani yang hidup berabad-abad kemudian untuk bertindak dan menggunakan kekerasan terhadap orang-orang yang menolak ajaran gereja, seperti pemenjaraan, penyiksaan dan eksekusi.
Barangkali bentuk penyalahgunaan Alkitab yang paling buruk dilakukan oleh kaum kolonial untuk menguasai dan menjajah kadaulatan negara lain. Michael Prior telah menulis soal ini secara ekstensif dalam bukunya, The Bible and Colonialism: A Moral Critique (1997). Sebelum baca buku ini, saya tidak menyadari betapa pervasifnya penggunaan atau penyalahgunaan Alkitab untuk melegitimasi kolonialisme.
Bukan hanya dalam konteks Perang Salib dan politik zionisme, tapi juga kolonialisme Spanyol, Portugis dan bahkan praktik aparteid di Afrika Selatan. Contoh-contoh penggunaan Alkitab dalam kekerasan bisa didaftar panjang, dari soal perbudakan hingga kekerasan terhadap perempuan.
Perlu segera ditambahkan, penggunaan dan penyalahgunaan Alkitab itu sudah dikecam luas dan dianggap sebagai bentuk penyimpangan dari ajaran Yesus Kristus. Para ulama dan sarjana Kristen telah menawarkan berbagai strategi untuk membaca ayat-ayat kekerasan dalam Alkitab secara nir-kekerasan. Gereja Katolik, melalui Konsili Vatikan II, telah merevisi posisinya terkait hubungan Gereja dan negara sehingga tidak melegitimasi negara untuk menggunakan agama sebagai bagian dari instrumen kekerasan.
Model pembacaan Alkitab secara nir-kekerasan lebih memungkinkan dalam tradisi Kristen karena pengalaman Kristen awal yang, sampai batas tertentu, bersifat fasifis. Perjanjian Baru ditulis dan dikanonisasikan saat Kristen belum bersinggungan dengan kekuasaan. Itu menjelaskan minimnya (bukan berarti sama sekali tidak ada) ayat-ayat kekerasan dalam Perjanjian Baru. Selama tiga abad pertama, perang tidak pernah dijustifikasi sebagai bagian dari tradisi atau doktrin Kristen, baik dengan merujuk pada kesaksian Kitab Suci ataupun gereja awal.
Dalam Epik Perjalananke Barat untuk membawa kitab suci Buddha kembali keTiongkok, Bhiksu Tang dan tiga pengikutnya melewati banyak daerah eksotis danmenghadapi kejadian luar biasa. Dalam salah satu episode, mereka tiba diKerajaan Wuji, dimana penyihir jahat telah merebut tahta kerajaan. Bhiksu Tangmeminta murid-murid dengan keahlian memusnahkan monster untuk membantu, tetapisituasi yang dihadapi lebih rumit dari yang diketahui.
Kerajaan Wuji merasa putus asa.Kekeringan yang melanda telah mengosongkan sumur dan mengeringkan sungai.Selama tiga tahun, tidak ada tumbuhan yang dapat tumbuh dan rakyat kelaparan. Rajaberbagi atas penderitaanrakyat, berpuasa, membakar dupa, dan berdoa pada langit terus menerus. Akantetapi, tidak ada setetes pun air hujan yang turun untuk membasahi tanah yang kering itu.
Suatu hari, seorang penyihir Tao muncul.Dia mengaku memiliki kemampuan memanggil hujan. Ada benarnya juga, setiap kali dia mengarahkan tongkatsihirnya, awan badai berkumpul, petir menyambar di langit dan hujan derasturun.
Tiga tahun kemudian, Bhiksu Tang danpengikutnya tiba di Wuji dalam perjalanan misi suci mereka. Setelah perjalanan panjangseharian, Kera mengangkat kakinya, Sandy menyandarkan dirinya pada koper-kopermereka, dan guru mereka duduk bermeditasi. Pigsy, selalu mencari cara memenuhi nafsunya,melihat sumur dan berusaha untuk minum seteguk air. Ketika dia menunduk, airbergemericik hebat. Ketakutan, dia kembali ke teman-temannya, tetapi menemukanmereka tertidur lelap. Tidak inginmembuat meeka khawatir, Pigsy berbaring danmendengkur dalam hitungan detik.
Dari sumur yang menggelegak itu, uapkeperakan muncul dan membentuk bayangan hantu Raja Wuji. Hantu basah kuyup itumelayang ke bhiksu yang bermeditasi, dan bersujud, memohon bantuan dankeadilan. Seperti saat datang, hantuitu pun kembali ke ke dalaman sumur dengan diam-diam.
Pagi menjelang. Bhiksu Tang mengingat penglihatan anehdalam meditasinya, dan mengirim murid-muridnya untuk menyelidiki. Menyelam kedasar sumur, mereka menemukan Istana Kristal Raja Naga dibawah air. Apakah ada sesuatu yang khusus yang akan ditunjukkan? Bagaimanadengan mayat Raja Wuji yang tenggelam tiga tahun lalu? Untungnya, Raja Naga mengoleskan mutiara pengawet ke sekujur tubuh Raja Wuji, dan murid-murid membawa kembalimayat yang masih dalam kondisi sempurna. Ketika melihat jasad itu, guru mereka bersikeras sebagai bhiksu, merekaharus memiliki belas kasih. Ini adalah kewajiban mereka untuk membantu: rajaharus dihidupkan kembali.
Untungnya, Kera Sakti tahu tentang pilajaib yang dapat menghidupkan orang kembali. Pil itu dibuat di langit oleh DewaTao Tertinggi Lao-Tzu. Dengan lompatan ajaibnya, Kera terbang ke istana surgadan memukul mukul tungku obat ajaib hingga pendeta Tao muncul. Mengingatkehebohan Kera sakti 500 tahun lalu, pendeta Tao segera menolaknya. Tetapi setelah berpikir keduakalinya, khawatir si Kera akan membuat keributan, Lao-Tzu membuka sumbatlabunya dan memberikannya pil emas itu.
Masuk ke istana, mereka menghadapi rajapalsu. Panik, raja palsu mengambil pedang dari pengawalnya dan menyambar siKera, dan perkelahian terjadi. Penyihir melawan keras dan bahkan mengeluarkanbeberapa trik, tetapi dia bukan lawan Si Kera Sakti.
Bingung, Kera sakti lalu meminta penjelasan:Tiga tahun lalu, Buddha mengirim Bodhisatva untuk memberi arhat pada Raja Wujiyang baik hati. Akan tetapi, raja tidak mengenali dewa yang menyamar sebagaipengemis, dan memerintahkan untuk mengikat Bodhisatva dan membuangnya ke paritselama tiga hari. Sebagai pembalasan atas penistaan itu, Buddha mengirim singa untukmengambil tahta raja selama tiga tahun. Akan tetapi, selama pemerintahan singa,hujan datang secara teratur dan mengakhiri kekeringan, negara dalam kondisikuat, dan rakyat menikmati kedamaian.
Mengakui kebodohannya, raja berlutut untukbertobat. Bodhisatva mengambil kembali singanya, dan kembali ke langit. Semuakembali seperti sedia kala di Kerajaan Wuji, dan Bhisu Tong dan pengikutnyakembali melanjutkan perjalanan ke barat.
Shen Yun Performing Arts adalah perusahaan tari dan musik klasik Tiongkok pertama yang didirikan di New York. Ia menampilkan tarian klasik Tiongkok, tarian etnis dan rakyat, dan tarian berbasis cerita, dengan iringan orkestra dan pemain solo. Selama 5.000 tahun, kebudayaan dewata berkembang di tanah Tiongkok. Melalui musik dan tarian yang memesona, Shen Yun menghidupkan kembali budaya yang mulia ini. Shen Yun, atau 神韻, dapat diterjemahkan sebagai: "Keindahan makhluk surgawi yang menari."
Shadow Garden (シャドウガーデン, Shadō Gāden) adalah organisasi global rahasia tersembunyi misterius yang didirikan oleh Cid Kagenou yang juga dikenal sebagai Shadow. Tujuan utamanya adalah untuk melenyapkan Kultus Diabolos dan mencegah mereka membangkitkan iblis kuno, Diablos. Namun, selama pencapaian misi mereka yang sukses, mereka juga belajar tentang kebenaran yang sebenarnya terjadi antara Tiga Pahlawan yang telah dimanipulasi di balik layar, serta asal usul dan tujuan sebenarnya dari Kultus yang telah menyebabkan banyak kelakuan buruk yang melanda seluruh dunia untuk memenuhi keinginan ambisius mereka sendiri.
Melalui pengungkapan tersebut, rencana Shadow Garden adalah untuk mengungkap kebenaran tentang Tiga Pahlawan sambil bekerja dalam bayang-bayang untuk menyelamatkan dunia dari Kultus Diablos dengan menghentikan upaya mereka untuk menyempurnakan Tears of Diabolos dan mengungkap kejahatan mereka untuk membalas penderitaan mereka atas penindasan yang mereka terima dari ketidakadilan Kultus akibat gejala Kerasukan Iblis yang mereka alami, serta menumbangkan rezim totaliter mereka yang sekaligus membasmi Kultus hingga bahkan mereka tanpa ampun membantai siapapun yang tergabung atau berhubungan dengan Kultus.
Sebagai organisasi yang relatif tidak dikenal, mereka menjadi ancaman bagi negara-negara lain di dunia sehingga bahkan Kultus Diabolos pun takut pada mereka, karena Shadow Garden adalah satu-satunya kekuatan di dunia yang dengan berani menentang Kultus secara langsung dan berusaha menghancurkannya. Sebagai tanggapan, Kultus menggunakan koneksi publik mereka untuk memfitnah dan memberatkan Shadow Garden atas kejahatan mereka sendiri. Meski demikian, Shadow Garden telah menggagalkan semua skema Kultus dengan berusaha menghilangkan pengaruhnya meski dicap sebagai penjahat, hingga prestasi yang mereka raih selama ini membuat Kultus kewalahan dalam menghadapi tindakan mereka.
3a8082e126