Banyaksekali kekurangan yang terjadi ketika kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring. Kendala dalam pembelajaran seperti kegiatan pembelajaran hanya terbatas menggunakan aplikasi WhatsApp Group dan Google Meet yang membuat siswa bosan dalam belajar. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan E-book berbasis PBL pada materi bangun ruang muatan matematika kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian terdiri dari 1 ahli media pembelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, dan 1 ahli materi. Subjek uji coba yaitu 1 guru dan siswa kelas IV sekolah dasar yang berjumlah 32 siswa. Metode yang digunakan mengumpulkan data yaitu kuesioner, observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan tes. Instrument yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif, deskriptif kuanlitatitif, statistik deskriptif dan, statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian yaitu penilaian dari ahli isi pembelajaran yaitu 93,75 (sangat baik), ahli desain pembelajaran yaitu 98,21% (sangat baik), ahli media pembelajaran yaitu 92,31% (sangat baik). Hasil uji perorangan dari siswa yaitu 98,3% (sangat baik). Hasil uji coba kelompok kecil 99,4% (sangat baik). Hasil uji coba lapangan mendapatkan persentase 97,5% (sangat baik). Hasil uji efektifitas yaitu pengujian efektifitas direksional bernilai 1,729 sehingga didapat thitung > ttabel. Disimpulkan bahwa pengembangan e-book berbasis PBL materi bangun ruang muatan matematika efektif diterapkan pada pembelajaran matematika di kelas VI sekolah dasar.
Arifah, B. (2017). Pengaruh Model Discovery Learning Dengan Pendekatan Scientific Berbasis E-Book Pada Materi Rangkaian Induktor Terhadap Hasil Belajar Siswa. JUPITER (Jurnal Pendidikan Teknik Elektro), 2. DOI:
Nugraha, A. J., Suyitno, H., & Susilaningsih, E. (2017). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Keterampilan Proses Sains dan Motivasi Belajar melalui Model PBL. Journal of Primary Education.
Buku teks kelas 10 merupakan media cetak yang selalu digunakan peserta didik dalam belajar. Namun buku teks ini masih ditemukan beberapa kekurangan baik dari desain cover maupun isi. Akibatnya peserta didik sangat bosan untuk menggunakannya. Berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik mendesain buku saku matematika berbasis HOTS kelas X. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui kelayakan, kepraktisan dan keefektifan buku saku matematika sebagai media pembelajaran. Jenis penelitian ini ialah peneltian dan pengembangan atau R&D dengan menggunakan model 4-D menjadi 3-D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai persentase dari ahli media sebesar 95,5% dan dari ahli materi sebesar 94%, dengan kategori layak digunakan. Sedangkan hasil persentase respon siswa menunjukkan angka 94,04% dengan kategori sangat positif sehingga buku saku praktis digunakan oleh peserta didik di dalam kelas. Adapun persentase keefektifan pembelajaran dengan buku saku sebesar 95%, dikategorikan sangat efektif. Dapat disimpulkan bahwa desain buku saku matematika berbasis HOTS kelas X dapat digunakan sebagai media pembelajaran di dalam kelas, sehingga peserta didik akan lebih semangat dalam belajar matematika.
Sebagai gambaran dasar, mata pelajaran yang tersaji di kelas 7 pastinya tak jauh berbeda saat Grameds masih di kelas 6 SD. Grameds akan belajar mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS, IPA, dan lain sebagainya. Kendati demikian, materi yang disampaikan di SMP berbeda jauh dengan SD.
Grameds pasti tertarik dengan mata pelajaran yang satu ini. Yap, walau tampak sulit, beberapa orang malah menjadikan Matematika sebagai mata pelajaran terfavorit! Secara garis besar, materi Matematika SMP kelas 7 semester 1 terdiri dari bab-bab berikut:
Bilangan adalah konsep angka yang sangat berguna dan dapat dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu bilangan ialah bilangan nol. Meski demikian, macam-macam bilangan tak hanya itu. Yuk, cari tahu!
Bilangan pertama ialah bilangan nol yang juga disebut kosong maupun tak mengandung satu pun objek. Secara umum, bilangan nol digambarkan dengan angka 0. Di samping itu, bilangan nol juga merupakan salah satu angka istimewa karena semua bilangan yang dikalikan nol akan menghasilkan nol.
Bilangan berikutnya ialah bilangan bulat yang terdiri sejumlah bilangan positif, bilangan negatif, hingga bilangan nol. Untuk bilangan yang satu ini kerap digunakan dan merupakan variasi dari bilangan bulat.
Bilangan pecahan adalah dua bilangan bulat yang dipisahkan dengan garis serta disebut juga dengan garis pecahan. Angka yang terletak di atas garis dikenal dengan pembilang, sedangkan angka yang berada di bawah disebut dengan penyebut.
Bilangan rasional adalah bilangan yang ditulis menggunakan pecahan seperti bilangan bulat dibagi bilangan bulat lainnya. Bilangan rasional dapat dituliskan dalam bentuk pecahan sederhana seperti dengan penyebut buka dengan nol.
Bilangan irasional adalah kebalikan dari bilangan rasional, yang berarti bilangan rasional adalah bilangan yang tidak dapat ditulis memakai pecahan. Bila dituliskan memakai pecahan, hasilnya tidak akan berhenti dan berubah dari bilangan aslinya.
Dalam matematika, pengertian himpunan merupakan kumpulan objek yang sifatnya bisa didefinisikan dengan jelas atau pengertian lain dari himpunan adalah kumpulan dari sesuatu yang dianggap sebagai satu kesatuan. Kumpulan objek dapat juga disebut sebagai himpunan jika memiliki nilai pasti.
Pada nomor 1, kumpulan hewan berkaki empat bisa dikatakan sebagai himpunan karena semua orang memiliki persepsi atau pemikiran yang sama mengenai hewan berkaki empat seperti kucing, anjing, kuda, sapi, rusa, kambing, dan lain sebagainya.
Nomor 2 atau kumpulan roti enak tidak dapat dikatakan sebagai himpunan karena semua orang mempunyai selera yang sama terhadap roti yang enak sehingga definisinya menjadi tidak pasti. Roti yang Grameds anggap enak belum tentu orang lain sependapat, begitu pula sebaliknya.
Istilah aljabar diadaptasi dari bahasa Arab, yakni al-jabr yang artinya ialah pertemuan, hubungan, dan perampungan. Aljabar merupakan salah satu cabang ilmu matematika yang mengulas mengenai struktur, hubungan, serta kuantitas. Di dalam Aljabar secara umum terdapat simbol yang berupa huruf sebagai wakil dari bilangan umum dengan bentuk yang lebih sederhana untuk dipecahkan.
Operasi hitung dalam perpangkatan artinya perkalian berulang dengan bilangan yang sama. Hal tersebut juga berlaku sama pada operasi hitung dengan bentuk aljabar. Perpangkatan aljabar suku dua, koefisien tiap suku ditentukan menggunakan segitiga Pascal. Misalnya ketika Gramed diminta untuk menentukan pola koefisien pada penjabaran bentuk aljabar suku dua (a + b)n, n ialah bilangan asli.
Hasil dari membagi dua bentuk aljabar dapat diperoleh dengan menentukan faktor sekutu masing-masing bentuk aljabar tersebut terlebih dulu, kemudian lakukan pembagian pada pembilang dan juga penyebutnya.
Kalimat terbuka merupalan kalimat yang belum bisa ditentukan nilai kebenarannya, bernilai benar saja atau salah saja karena terdapat unsur yang belum diketahui nilainya. Variabel merupakan simbol atau lambang yang mewakili tiap-tiap anggota dari suatu himpunan semesta. Variabel secara umum dilambangkan dengan huruf kecil.
Ketiga persamaan tersebut memiliki himpunan selesaian yang sama. Persamaan-persamaan tersebut dapat dikatakan sebagai persamaan yang ekuivalen atau persamaan yang setara. Persamaan yang ekuivalen bisa dimodelkan sebagai timbangan yang seimbang, lalu kedua lengan ditambah maupun dikurangi oleh beban yang sama, tetapi timbangan masih dalam keadaan yang seimbang.
Untuk menyelesaikan pertidaksamaan, ada kalanya Grameds diwajibkan memakai berbagai sifat ketidaksamaan. Ketika Grameds menambahkan maupun mengurangi kedua sisi dari pertidaksamaan, tanda ketidaksamaan tidak berubah.
Mereka yang benar-benar tekun pastinya tak akan menyerah sebelum memenangkan medan perang. Grameds ingin sukses dalam belajar? Maka harus tekun. Ketekunan mampu mengalahkan seluruh keterbatasan. Selamat, Grameds telah memiliki dan mempelajari dengan giat seri buku POCKET BOOK CERDIK MATEMATIKA SMP KELAS VII, VIII, IX dengan metode belajar MAGIC TRICK ala BIMBEL.
Pelajari hingga tuntas dengan penuh akan ketekunan materi matematika kelas 7, 8, dan 9. Isinya berisi berbagai metode cerdik praktis ala bimbingan belajar dengan materi yang telah disesuaikan pada kurikulum terbaru. Buku yang sangat cocok untuk menunjang kesuksesan Grameds dalam belajar.
Grameds juga dapat memperoleh aplikasi UNBK SMP/MTS dan aplikasi UN SMP/MTS dalam Android melalui scan QR code yang tersedia pada buku. Ada juga video bedah soal bersama tim tentor, dan Grameds pun bisa melakukan konsultasi mengenai strategi memilih jurusan.
Buku Pocket Paten Matematika SMP Kelas 7, 8 & 9 ini akan melengkapi kegiatan belajar Grameds. Berkat bentuknya yang praktis, buku ini jadi lebih mudah untuk dibawa kemanapun sehingga juga mudah untuk belajar di mana pun tanpa repot-repot membawa buku.
Selain itu, akan lebih menyenangkan lagi jika Grameds memperoleh nilai tinggi pada Ujian Nasional (UN) dan berhasil masuk ke SMA favorit pilihanmu. Tak ada yang mustahil jika Grameds ingin berusaha dengan sungguh-sungguh yang pastinya juga diiringi dengan teknik yang tepat dan doa yang khusyuk.
Buku Supertrik Kuasai Matematika SMP Kelas VII, VIII, IX ini menyajikan ringkasan materi Matematika yang diulas lengkap dari tiap-tiap pokok bahasannya. Materi pelajaran yang disajikan diringkas berdasarkan pada beberapa poin penting yang wajib dikuasai oleh siswa sehingga akan mempermudah dalam memahaminya.
Buku siswa ini merupakan bahan ajar mata pelajaran Matematika untuk pegangan siswa pada jenjang Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah berdasarkan Kurikulum 2013 dengan tujuan untuk membantu siswa dalam proses belajar Matematika.
Matematika adalah bahasa universal dan karenanya kemampuan matematika siswa suatu negara sangat mudah dibandingkan dengan negara lain. Selain dari itu, matematika juga dipakai sebagai alat ukur untuk menentukan kemajuan pendidikan di suatu negara. Kita mengenal PISA (Program for International Student Assessment) dan TIMSS (The International Mathematics and Science Survey) yang secara berkala mengukur dan membandingkan antara lain kemajuan pendidikan matematika di beberapa negara.
3a8082e126