Pada masa khalifah Umar, wilayah Qadisiyah yang termasuk kota besar di Persia (Iran dan Irak sekarang ini) ditaklukan dan Sa'd bin Abi Waqqash, salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga ketika hidupnya, menjadi Amirnya. Setelah beberapa waktu lamanya, Umar memerintahkan Sa'd mengirim sahabat Nadhlah bin Muawiyah untuk menaklukan Hulwan, masih termasuk wilayah Persia lainnya.Dengan 300 orang tentara berkuda, Nadhlah melakukan pengepungan Kota Hulwan beberapa waktu lamanya sehingga mereka menyerah, menyatakan takluk kepada Madinah. Nadhlah kembali ke Qadisiyah dengan membawa jizyah dan ghanimah yang cukup banyak. Di tengah perjalanan, mereka singgah di suatu dataran di bawah pegunungan karena telah masuk waktu shalat. Nadhlah berdiri melantunkan adzan, tetapi di sela-sela jawaban adzan dari anggota pasukannya, terdengar suara lain dari atas gunung yang menimpali suara adzannya, dan mereka semua mendengarnya cukup jelas.Ketika ia melantunkan : Allahu Akbar Allahu Akbar (2x), terdengar suara jawaban, "Engkau telah mengagungkan Dzat Yang Maha Besar, wahai Nadhlah!!"Ketika ia melantunkan : Asyhadu allaa ilaaha illallaah (2), terdengar suara jawaban, "Itu adalah kalimat ikhlas, wahai Nadhlah!!"Ketika ia melantunkan : Asyhadu anna muhammadar rasuululaah (2), terdengar suara jawaban, "Wahai Nadhlah, dia (Nabi Muhammad SAW itu) adalah orang yang diberitahukan Nabi Isa (Jesus) kepada kami!!".......... Fantasy Fiction Historical Fiction Details Publisher:
PublishDrive
SUMATERAEKSPRES.ID - Sebanyak 10 sahabat Rasulullah dijamin masuk surga berdasarkan penegasan beliau dalam hadits yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi.Proses dakwah dan perjuangan mereka selama 23 tahun turut membuktikan keimanan dan kesetiaan yang mendalam.
"Dan perang Shiffin pun pecah. 'Ammar yang menginjak usia 93 tahun maju dengan gagah berani. Langkahnya seperti layaknya pemuda 30 tahunan. Keberaniannya tidak susut oleh usia. Melihat, Ammar bin Yasir berada di tengah-tengah pasukan Ali ra., Muawwiyah yang memimpin perlawanan terlihat gentar. Kabar tentang kematian 'Ammar di tangan pemberontak kembali terngiang di kepalanya. Muawwiyah mewanti-wanti pasukannya untuk tidak melawan 'Ammar. Agar cap pemberontak tidak melekat pada dirinya dan pasukannya."
Saat disebut nama Abu Bakar as Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib (radiallahu anhum), sudah banyak yang mengenal keistimewaan mereka. Tapi ternyata dalam peradaban nabawiyah yang dibangun oleh Baginda Nabi beserta sahabat bermunculan banyak permata yang berkilau.
Mereka menorehkan kisah-kisah nyata yang bukan isapan jempol. Bukan pula sekadar dongeng yang tanpa bukti. Tapi kisah nyata yang terukir dalam sejarah keemasan Islam. Kisah yang akan membawa kita pada lautan hikmah dan teguhnya sebuah keyakinan.
Di sini kita akan membaca betapa mulianya enam puluh orang manusia yang semasa hidupnya sudah mendapat jaminan masuk surga oleh Rasulullah saw. Dari mereka kita bisa melihat profil calon penghuni surga. Yaitu yang bersih hatinya dari rasa iri, yang sangat teguh memegang janji setia, yang sangat dermawan dan mengejar keridhaan Allah di tengah lautan harta benda.
Saudaraku, kalian akan diajak mengagumi kecerdasan Ibnu Abbas ra. Juga mengenal orang-orang yang bisa jadi penampilannya tidak menarik, rambutnya kusut penuh debu, tapi saat dia mengangkat tangan untuk berdoa, maka 'Arsy akan bergetar. Dan doa-doa mereka tak terhijab. Subhanallah....
Mari membaca, mari merindu mereka yang telah menjadi cahaya peradaban Islam. Karena mereka pernah ada. Karena mereka nyata!
Jika kamu percaya bahwa ilmu sekaligus hiburan bisa didapatkan semudah sentuhan jari, maka tentu kamu akan memasukkan e-book ke dalam pilihan sumber informasi tersebut! Selain bisa mendapatkan informasi dengan instan, kamu bisa mengantonginya ke mana-mana tanpa khawatir beban berat di dalam tas.
Nah, untuk para penggemar buku digital harus berkumpul sekarang, karena akan ada rekomendasi e-book terbaru dari Gramedia Digital! Pilihan bukunya sangat beragam, mulai dari novel populer, novel Indonesia, self-improvement, dan buku non-fiksi pilihan lainnya.
Lulux Adelina telah banyak menulis buku fiksi romantis yang seru. Kali ini, Our Sun hadir sebagai buku romantis terbarunya yang bisa kamu beli secara digital di Gramedia Digital. Our Sun mengajak kamu untuk berkelana dari satu cerita ke cerita lainnya melalui ide yang sederhana. Bagaimanakah rasanya jika kamu memiliki kesempatan untuk mengubah keadaan melalui perjalanan antar bintang? Kisah ini mengambil ide sederhana itu. Ada banyak pesan, nilai-nilai kehidupan, dan begitu banyak cinta yang ingin dituangkan oleh penulis melalui kisah ini.
Surga Kaum Wanita mulanya hanya toko kain sederhana, tapi ketika Octave Mouret mewarisi toko itu dari almarhumah istrinya, semuanya berubah total. Dengan insting bisnis yang tajam, keberanian berspekulasi, dan pesona pribadinya, Mouret mengembangkan Surga Kaum Wanita menjadi toko serba ada yang menjual beragam barang dengan harga murah, menggaet pelanggan dengan etalase dan iklan menarik, serta obral musiman gila-gilaan. Semua orang tercengang dengan cara berbisnis yang baru dan asing ini. Pelan-pelan toserba itu menggilas habis toko-toko dan usaha-usaha kecil di sekitarnya yang masih menggunakan cara-cara lama dalam menjual. Mouret membuat mereka bangkrut.
Denise Baudu datang dari desa bersama dua adiknya untuk mencari pekerjaan di Paris. Pamannya, pemilik toko yang nyaris bangkrut gara-gara Surga Kaum Wanita, tak bisa menampungnya. Denise terpaksa bekerja di Surga Kaum Wanita sebagai pramuniaga. Penampilannya yang sederhana membuat Denise dipandang rendah oleh gadis-gadis lainnya. Namun di lingkungan toko besar yang penuh gosip dan intrik itu, Denise makin berkembang, pesonanya muncul dan menarik perhatian sang Bos sendiri. Mouret, yang telah menaklukkan begitu banyak wanita dengan pesona dan diskon-diskonnya, tampaknya akan bertekuk lutut pada gadis lugu ini. Tetapi akankah Denise membalas cintanya?
Auni Fa menuliskan buku ini sebagai persembahannya terhadap mereka yang sedang berbunga-bunga mengenal cinta. Buku ini tidak hanya berbicara soal cinta saja tetapi juga kisah romansa dengan tokoh demonstran yang seru untuk dikulik pembaca.
Suatu siang yang rusuh bukan main menjadi awal mula kisah kasih terhalin. Awan memang bergelombang putih, langit cerah, dan angin hanya sepintas lalu menyentuh pepohonan, menggugurkan daun-daunnya, memberikan aroma kesejukan dan kedamaian. Tapi lihatlah di pusat kota ini! Alun-alun yang kemarin masih bersih, kini dibanjiri lautan manusia. Nyaris penuh sesak. Merekalah para demonstran itu!
Putri Aaliyah Mansour rela melakukan apa saja untuk adiknya, termasuk menggantikan posisi sang adik dalam pernikahan diplomatik dengan seorang pangeran. Namun, alangkah terkejut dirinya saat mengetahui sang pangeran ternyata pria misterius yang menghabiskan malam bersamanya di oasis! Sharif Marchetti tak peduli ia menikahi si adik atau si kakak dari kerajaan tetangga, karena pernikahan ini sekadar untuk menguatkan citra diri dan perusahaannya.
Akan tetapi, mendapati pengantinnya ternyata wanita misterius yang ia temui satu malam sebelumnya justru membuatnya meradang. Apakah itu bagian dari rencana kotor Aaliyah? Terlepas dari semua yang terjadi, Sharif dan Aaliyah sepakat memainkan peran masing-masing dalam pernikahan tanpa cinta itu. Atau begitulah setidaknya, sampai cinta perlahan mengambil alih.
Belajar membutuhkan fokus. Namun, melupakan pelajaran yang sudah didapat dan mempelajari hal baru membutuhkan lebih banyak hal yaitu keberanian dan meninggalkan kenyamanan. Adam Grant menyatukan penelitian dan penceritaan untuk membantu kita membangun otot intelektual dan emosional yang kita butuhkan di dalam otak kita, sehingga kita tetap cukup ingin tahu tentang dunia dan benar-benar bisa mengubahnya. Pada buku ini, Adam Grant meneliti seni kritis berpikir ulang: belajar mempertanyakan pendapat kamu dan membuka pikiran orang lain, supaya kamu unggul di tempat kerja dan bijaksana dalam hidup.
Buku ini menyajikan gabungan pandangan Timur dan Barat yang menjadi panduan untuk menjadi pemimpin bisnis di abad ke 21. Dunia saat ini menghadapi banyak tantangan. Meski ada banyak orang yang menjadi kaya raya karena kemajuan teknologi, milyaran orang hidup dalam kemiskinan, dunia juga terancam oleh bencana lingkungan. Karenanya, bahkan orang-orang yang hidup di negara-negara makmur juga merasa tidak aman akan masa depan. Menghadapi masalah-masalah ini membutuhkan jenis kepemimpinan yang berbeda, yang melihat segala sesuatu sebagaimana adanya dan menyelesaikannya secara menyeluruh. Itulah yang ditawarkan buku ini, sebuah manifesto untuk perubahan yang dapat berdampak pada setiap aspek hidup, mulai dari individu hingga tingkat global.
Dalam buku ini, Laurens van den Muyzenberg menggambarkan masalah pelik yang dihadapi para pemimpin bisnis sementara Dalai Lama menjelaskan penerapan ajaran Buddha untuk menyelesaikan masalah tersebut. The Leader's Way menawarkan konsep-konsep praktis dari Buddhisme Tibet sebagai panduan kepemimpinan yang menarik dan dapat diterapkan bahkan oleh orang-orang dengan kepercayaan lain.
Ketika kita melatih hati dan batin untuk peduli terhadap diri sendiri dan berwelas asih terhadap orang lain, manfaatnya akan meluas ke semua aspek kehidupan kita. Studi ilmiah terkini mengungkapkan bahwa melatih welas asih dapat memberikan manfaat pada kesehatan, seperti menghilangkan stres dan depresi, serta meningkatkan kesejahteraan kita secara keseluruhan. Kendati demikian, kebanyakan dari kita takut untuk berwelas asih, karena banyak yang percaya bila kita berwelas asih kepada orang lain, kita akan dimanfaatkan; dan jika kita terlalu baik terhadap diri sendiri, pencapaian kita akan berkurang.
b1e95dc632