Masalah belajar adalah masalah yang selalu aktual dan dihadapi oleh setiap orang. Maka dari itu, banyak ahli-ahli membahas dan menghasilkan berbagai teori belajar. Dalam hal ini tidak dipertentangkan kebenaran setiap teori yang dihasilkan, tetapi yang lebih penting adalah pemakaian teori-teori itu dalam praktik kehidupan yang paling cocok dengan situasi kebudayaan kita.
Download Zip https://mciun.com/2A26mV
Pemakaian teori-teori belajar dengan situasi formal lebih dibatasi dalam lembaga pendidikan formal yaitu sekolah. Pandangan/teori tentang belajar menurut ahli tertentu akan menentukan bagaimana seharusnya menciptakan belajar itu sendiri dan usaha itu lazimnya dikenal dengan mengajar, sehingga dalam buku ini tinjauan tentang belajar tidak bisa dipisahkan dengan mengajar.
Tidak bisa disangkal bahwa dalam belajar seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, sehingga bagi pelajar sendiri adalah penting untuk mengetahui faktor-faktor yang dimaksud. Hal ini menjadi lebih penting lagi tidak hanya bagi pelajar tetapi juga bagi (calon-calon) pendidik, pembimbing, dan pelajar di dalam mengatur dan mengendalikan faktor-faktor yang mempengaruhi belajar hingga dapat terjadi proses belajar yang optimal.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja dan seberapa besar kontribusi faktor-faktor tersebut terhadap kesulitan belajar mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran siswa kelas X program keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 2 Semarang Tahun 2014/2015. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X program keahlian Administrasi Perkantoran SMK Negeri 2 Semarang Tahun 2014/2015 sebanyak 107 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian populasi. Alat pegumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, dokumentasi dan angket. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 23 faktor mereduksi menjadi 17 faktor yang masing-masing mengelompok menjadi 5 (lima) faktor yaitu: 1) Lingkungan sekolah mempunyai kontribusi sebesar 36,647%. Faktor dukungan orang tua mempunyai kontribusi sebesar 9,486%. Faktor intelegensi dan kesehatan siswa mempunyai kontribusi sebesar 8,300%. Faktor kurikulum dan relasi Siswa mempunyai kontribusi sebesar 6,590%. Faktor lingkungan dan aktivitas masyarakat mempunyai kontribusi sebesar 6,119%. Total presentase komulatif adalah sebesar 67,142% sedangkan sisanya sebesar 32,858% dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar kelima faktor yang terbentuk. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar mata pelajaran Otomatisasi Perkantoran siswa kelas X program keahlian administrasi perkantoran SMK Negeri 2 Semarang dapat dipengaruhi oleh 5 kelompok faktor. Saran yang diajukan yaitu dukungan sekolah, ketersediaan buku literature yang terbatas, tingkat intelegensi siwa, evaluasi terhadap kurikulum 2013, pelayanan bimbingan siswa dan kesadaran orang tua dalam mengawasi dan membimbing anaknya dalam belajar perlu di tingkatkan untuk mengurangi kesulitan belajar pada siswa tersebut.
This research is referred to analyze the factors and its contributions that influence learning difficulties in understanding Office Affair Automation Cource for Office Affair Administrative Skill Program of 2014/2015 Tenth Grade Students of Semarang 2 Vocational High School.This research belong to population research which puts the students of 2014/2015 tenth grade of Semarang 2 Vocational High School (107 students) for office affair administrative skill program as the population. Therefore method of collecting data uses observation, documents and questionnaires and those are analyzed through analysing method of factors by using SPSS software.The result of this research describes that 23 factors reduces into 17 factors which develop five major factors: 1) school environment which contributed 36,467%, 2) parental support which contributed 9,486% 3) factor of student intelegence and student health which contributes 8,300%, 4) factor of curriculm which leads to the relations among students which contributed 6,590%. 5) social environment based on the activities of society ang neigbourhood contributtes 6,119%. The commulative sum is 67,142% and the calculative left (32,858%) is explained in other factors out of which are mentioned above.The conclusion of this research that the factors influence learning difficulties in understanding Office Affair Automation Cource for office Affair Administrative Skill Program Tenth Grade Students of Semarang 2 Vocational High School shows influenced by five major factors. Suggested to increase school environment, the limited exinting literature which is needed, a low level student comprehension, the need of curriculum evaluation based on its application in formal education, the need of improving student guidance, and the awareness of parents in guiding and accompanying their children in learning to decrease learning difficulties of them.
Artikel ini adalah hasil kajian pustaka melalui metode diskriftif kualitatif yang mengkaji tentang gambaran umum prestasi belajar siswa dari berbagai aspek dan faktor-faktor yang mempengaruhi sehingga dihasilkan sebuah kesimpulan bahwa terdapat tiga aspek prestasi dalam belajar siswa yaitu aspek kognitif dan aspek afektif serta aspek psikomotorik dengan dua faktor yang mempengaruhi sebuah hasil dari prestasi tersebut diantaranya adalah faktor internal seperti pertama faktor fisiologi kedua faktor psikologi ketiga faktor kematangan fisik maupun psikis sedangkan faktor eksternal diantaranya adalah pertama faktor sosial kedua faktor budaya dan ketiga faktor lingkungan.
b37509886e