Seiring berjalannya waktu tubuh Bryant kian memanas membuatnya merasa tak nyaman. Memeknya pun berkedut tak berhenti memberikan rasa gatal yang membuatnya harus menyalurkan nafsu birahinya ke sebuah guling.
Postur tubuhnya yang menungging sambil bertumpuan pada guling tersebut membuat areksa yang kini sudah berdiri di depan pintu semakin membelalakan matanya memfokusnya tatapannya ke arah labia merah memek kekasihnya yang tengah ia manjakan seorang diri.
Suara tamparan keras terdengar seisi ruangan, kini Bryant tengah mendongak dengan posisi rambut yang di Tarik kencang oleh kekasihnya yang diliputi amarah. Pipinya memerah setelah mendapat tamparan keras dari pacarnya.
Rasanya selalu nikmat, kekasihnya itu selalu tau bagaimana memperlakukan tubuhnya yang jalang ini. aura dominasi yang dipancarkan areksa membuat Bryant rela jika kemaluannya harus di injak injak seperti ini.
Bryant yang sudah kepalang sange itu semakin frustasi karna areksa tak kunjung memberikan apa yang ia butuhkan. Memeknya sudah sangat gatal dan berkedut, ia butuh sesuatu yang keras untuk menggaruknya.
Sedangkan reksa yang paham bagaimana menyiksa jalangnya malah ia mainkan lidahnya disana, menjilat memek basah itu dengan lihai. Mengaduk memek itu dengan lidahnya sambil ia colek colek itil memek kekasihnya dengan ujung lidahnya.
Tak puas dengan memeknya, reksa menyapukan lidahnya hingga menyentuh bool berkedut kekasihnya itu. ia dengan lihainya mengemut bool itu sembari ia usapi bool kekasihnya itu dengan lidahnya membuat Bryant semakin frustasi.
Mendengar itu reksa langsung menjambak kencang rambut Bryant lalu menariknya turun dari kasur, memaksanya merangkak di atas lantai. Sedangkan Bryant yang merasa areksa akan menyiksa nya hanya menurut patuh dan bersorak senang di dalam hatinya.
Bryant menumpu semua badannya seperti anjing, ia membuka resleting celana areksa dengan giginya. Dibantu areksa, akhirnya Bryant bertemu dengan kontol yang ia dambakan sejak tadi. Tanpa berfikir Bryant langsung melahap kontol itu kemulutnya.
Menelan habis kontol itu hingga ke pangkalnya membuar areksa mendongak nikmat merasakan hangat mulut Bryant di kontolnya. Ia menunduk melihat kekasihnya yang begitu lahap memakan kontolnya sambil menunggi seperti anjing yang begitu patuh.
Bryant kembali melahap kontol itu, menyesapnya kuat hingga pipinya tirus. Sedangkan reksa yang kepalang nikmat itu langsung menekan kepala Bryant sembari ia Gerakan naik turun kepala kekasihnya itu hingga kontolnya mentok berkali kali menabrak tenggorokan sang kekasih.
Reksa buru buru menarik kontolnya ketika ia hendak klimaks, reksa bergelinjang hebat menahan akan peju nya tidak menyembur lebih dulu. Sedangkan Bryant langsung tergeletak lemas di lantai sembari meraup nafas sebanyak mungkin.
Bryant menelan ludah, tidak sabar dengan apa yang akan dilakukan kekasihnya selanjutnya. Untuk menyampaikan rasa puasnya, Bryant merangkak mendekat. Membenamkan wajahnya di peler reksa sambil ia hirup dalam dalam bau jembut dan bau kontol kekasihnyaIa jilat sesekali peler itu sambil ia emut peler itu di mulutnya. Begitu jantan dan kuat. Semua hal tentang areksa membuat birahinya memuncak.
Mendengar tuan nya memuji seperti demikian, Bryant langsung menungging, menggoyangkan pantatnya sembari menumpu badannya oleh pipinya. Wajahnya menghadap ke samping sambil tangannya terulur kebelakang membeberkan bool dan memeknya kepada reksa.
Reksa mengangkat sebelah kakinya dan menarihnya di atas pantat Bryant sambil terus ia entot memek kedutan itu dengan kencang. Bahkan Bryant berkali kali tersentak membuat wajahnya bergesekan dengan aspal.
Bryant yang masih lemas pun hanya bisa pasrah dan mengikuti mau kekasihnya, ia memasukan kontol itu sambil langsung mengulek kontol reksa di memeknya. Bryant meremas remas dadanya sendiri, memancing kekasihnya agar reksa mengentot Bryant semakin liar.
Bryant saking telernya ia langsung terkulai lemas menempelkan pipinya dengan wajah reksa. Sedangkan reksa disana semakin gencar mengentotin memek kekasihnya yang sangat becek.Bryant berusaha melumat bibir kekasihnya namun lagi lagi yang keluar dari mulutnya hanya desahan.
Bryant mulai menaik turunkan pinggangnya, mengentot memeknya sendiri di atas kontol kekasihnya. Mulai dari kecepatan konstan dan Gerakan mengulek yang membuat memeknya begitu nikmat hingga akhirnya entotan cepat yang mengocok memeknya hingga liur liur memek itu tumpah.
795a8134c1