GeroBok Puisi

38 views
Skip to first unread message

kelana

unread,
Feb 18, 2011, 6:58:33 AM2/18/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Tidak lebah setara lebah
Lebah madu bersarang serumpun
Tidak sembah ketara sembah
Sembah hajat jari susun

Salam Sihat Seadanya. Gerobok Puisi dibuka bagi sesiapa yang sudi
menyumbang bagi mengongsi bersama karya masing2 dalam berbentuk puisi
berdasarkan aura tersendiri.
Agar menikmati dijadikan Perimbun dan terhibur hendaknya

kelana

unread,
Feb 18, 2011, 7:04:33 AM2/18/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Maseh ku Bernafas


Ku bangkit subuh dari beradu
Terasa lega menyaman tubuh

Ku meraba rata diri ku
Ku cubit-cubit pipi ku

Ku tekap telapak tangan di nadi
Ku pandang disekeliling kamar

Ohh..maseh lagi aku dianugerah
Nafas berhayat buat titipan

Syukur ku pada Mu ILLahi
Puisi hidup ku maseh Kau bekalkan.

18-02-11

Pujangga

unread,
Feb 18, 2011, 8:52:37 AM2/18/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Keindahan alam

Kesyahduan subuh sepi alami
Dingin mengcengkam mengngapai tubuh
Ayam berkokok petanda diberi
Memecah kesunyian menyusung pagi
Burung burung mula berkichau’an
Mentari muncul memecah kegelapan
Suasana ceria pancaran suria
Bangkit sudah sang manusia

Keindahan alam berwarna warni
Mewarna’I jiwa penghidupan
Meneruskan perjalanan hidup
Berbekalkan ilmu pengetahuan

Ber-asaskan nadi degupan
Mengiringi keinginan
Mengharungi process kehidupan
Membentuk satu roda putaran
Hingga menjadi kelaziman

Indah nya putaran alam
Terasa lebih indah
kalau kita mengindahkan hidup kita
berpedoman dari alam

kelana

unread,
Feb 19, 2011, 4:43:25 AM2/19/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
hambaTan QudraT


Kini ku menarek pedati
Membawa muatan dari hulu
Tiada apa pada hati
Telah ku sauhkan kisah dulu

Takut aku melawan taqdir
Takut aku di sambar petir
Takut aku mundur tapak
Takut aku mengiyakan borak

Biar aku dicela bodoh
Asalkan aku tak gopoh
Gerak ku membawa hajat
Ku bengkong dengan niat

sengaja aku menghindar
sengaja aku membiar
karna dipojok sana ada jalur pelangi
Untuk diri mu yang sendiri.

Semoga kamu sudah merasa
Warna pelangi berjalur bahgia
Biar aku menarek pedati berat
Biar ku ikut jalan qudrat


19-02-11

kelana

unread,
Feb 20, 2011, 10:38:35 AM2/20/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
aKu taHu

aku tahu
dalam lena
gerobok ku diselongkar

aku tahu
dalam jaga
gerobok ku dibongkar

aku tahu
dalam rasa suka
gerobok ku ditengok

aku tahu
dalam rasa benci
gerobok ku dijengok

aku tahu
yang datang bukan semut serangga
yang datang bukan cicak kobeng
yang selongkar,yang bongkar
yang suka ,yang benci

sebenarnya
yang datang
adalah Yang ingin tahu
apa yang ada dalam gerobok ku

gerobok ku berkayu rapuh
tidak berdaun pintu
tidak berkunci keluli
hanya di tirai tabir
ku biarkan sang bayu lembut
menyelongkar masuk dan
keluar

tapi yang maseh aku tidak tahu
siapa yang menyelongkar jengok
antara suka dan benci

adakah dah kepastian tahu
apa yang mereka tahu....
muatan isi gerobok ku itu

20-02-11

Ahlil Nujum

unread,
Feb 22, 2011, 4:28:59 AM2/22/11
to tks...@googlegroups.com
Apa Hal......?
 
Disana tempat bertemu
Disana akan bersua
Disana saling bertanya
Apakah halnya pada semua.
 
Kesana tempat dituju
Kesana akan berpadu
Kesana saling memberitau
Apakah halnya pada semua.
 
Dihari itu ditempat itu
Dimasa itu sudah ditentu
Masih ada yg menunggu
Apakah halnya pada semua.
 
Bukan sekarang bukan baru
Bukan mendadak tiada menentu
Semua dah diberitau
Apakah halnya pada semua.
 
Mungkin segan, mungkin malu
Ada yang rindu dan ada yang mau
Ada juga yang tak setuju
Apakah halnya pada semua.
 
A.N. 22.02.2011
 
 
 
 

mbah

unread,
Feb 22, 2011, 8:03:03 AM2/22/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978

Kosong dan Sepi


....
..........
..............
......................

- - - - - - - - - - -


22-02-11

kelana

unread,
Feb 22, 2011, 8:46:27 AM2/22/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Dapat


Berdiam terkaku
Bicara terkelu
Aku gembira tersedu
Mendapatkan Mu


22-02-11


Pujangga

unread,
Feb 23, 2011, 3:25:10 AM2/23/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
ingin....

ku ingin... tapi tak pasti
ku ingin... tapi tak tercapai
ku ingin... tapi tak memberi
ku ingin... tapi tak menjadi
musnah hancur bederai

perjalanan sehala
tidak dua laluan
hanya setakat pergi
tak kembali
percubaan sekali
tak berkali kali
menutup jiwa
mengasing kan diri
Oh....ego ini tinggi sekali
seperti ingin memegang bintang di langit

Ya..ego... .....ingin.. ......mungkin.....



kelana

unread,
Feb 23, 2011, 7:37:15 AM2/23/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
meNCari

apakah kau berada
pada harta berkoyan ?

apakah kau berada
dipuncak gunung tinggi ?

apakah kau berada
di lantai samudera dalam ?

apakah kau berada
di hujung kaki langit ?

apakah kau berada
di raut wajah manis ?

di manakah kau
yang berjiwa luhur

apa mungkin pada bayang
yang saban hari ku cumbui...

1986

kelana

unread,
Feb 23, 2011, 7:13:27 PM2/23/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
terNgadaH


siapa cakap puisi ku tak elok
bodoh !
tahu baca tak tahu tulis

siapa cakap sha'er ku burok
bahlul !
tahu baca tak tahu tulis

siapa cakap pantun ku sumbang
baghal !
tahu baca tak tahu tulis

siapa yang cakap itu semua
siapa ???

aku terhantuk dan terngadah
keliling ku lamun dan sepi bening
ku usap kepala kekeliruan

aku lah yang cakap semua itu
aku lah yang menulis
aku lah yang membaca
tapi maseh bodoh tak tahu
samada mereka mengerti leretan kata
kata menggeleng
kata mengangguk


24-02-11

Laksa Makna

unread,
Feb 24, 2011, 6:55:57 AM2/24/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Wow......cantik.......cantik semua nya.

mengapa puisi terngadah sampai
merendah diri begitu sekali.
(down to earth)

berbual sendiri nampak..!!!!

LukeSufi

unread,
Feb 24, 2011, 10:58:12 AM2/24/11
to TKS...@googlegroups.com
 a beautiful poem by the late Usman Awang.

KEKASIH

akan kupintal buih-buih
menjadi tali
mengikatmu
akan kuanyam gelombang-gelombang
menjadi hamparan
ranjang tidurmu

akan kutenun awan-gemawan
menjadi selendang
menudungi rambutmu

akan kujahit bayu gunung
menjadi baju
pakaian malammu

akan kupetik bintang timur
menjadi kerongsang
menyinari dadamu

akan kujolok bulan gerhana
menjadi lampu
menyuluhi rindu

akan kurebahkan matari
menjadi laut malammu
menghirup sakar madumu

Kekasih, hitunglah mimpi
yang membunuh realiti
dengan syurga ilusi.

-----------------------------------
here's the English translation

BELOVED

I'll twine the froth of the sea

into a rope

to tie you.


I'll weave the waves

into a carpet

for your bedchamber.


I'll spin the clouds

into a veil

for your hair.


I'll sew the mountain winds

into a nightgown

for you.


I'll pluck the star of the East

a brooch to sparkle

on your breast.


I'll bring down the darkened moon

a lamp to light

my desire.


I'll sink the sun

embrace your seas of night

drink your crystals of honey.


My beloved, how many dreams

murder reality

with illusions of heaven.

kelana

unread,
Feb 25, 2011, 5:33:11 AM2/25/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978

toNDong

acap kali kita bersua
acap kali kita berbicara
acap kali kita mendengar kata
acap kali kita bersengkang mata
acap kali kita berkongsi rasa
acap kali kita berlega jiwa

kini

kau perpaling muka
kau membisu suara
kau menuli telinga
kau membeliak mata
kau memendam rasa
kau menyekat jiwa

aku ditondong kira nya ?

25-02-11

kelana

unread,
Feb 25, 2011, 8:09:35 PM2/25/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978

Wadi


tiada dapat ku bantui kau makan
beras ku tinggal sebutir
mau kau berkongsi ?

tiada dapat ku bantui kau minum
air ku tinggal setitis
mau kau berkongsi ?

tiada ku dapat bantui kau berganti pakaian
pakaian ku sehelai sepinggang
mau kau berkongsi ?

yang hanya dapat ku bantu
ku tunjuk dibelakang sana
sebatang wadi
yang sedang menanti musim
menadah dan mengalir suatu kehidupan
disitu lah parak kegembiraan

pasti kau mahu berkongsi.
aku mahu...


26-02-11

Pujangga

unread,
Feb 26, 2011, 2:25:17 AM2/26/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978

Rimas
Diam tapi bibir berkamit
pekak tapi pasang telinga
rabun tapi bercelak mata
benci tapi senyum
menolak tapi menadah
takut tapi bersemangat
suram tapi sihat
lapar tapi sendawa
segan tapi mahu

Yang tampak keliru
bermandi peluh dibawah kipas

mbah

unread,
Feb 27, 2011, 8:07:15 AM2/27/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978

daTang dan perGi

maka terjadilah
kamu bertemu janji
kamu berdakapan
kamu menghulur salaman

hadir bertanya khabar
datang membawa cerita
semua mampir membawa lapar

riang ketawa
menyembunyikan benci lara
meriuh rendah suasana

maka terjadilah
kita bertemu janji
kita berdakapan
kita menghulur salaman

kita meninggalkan khabar
kita membimbit cerita
kita dah tak lapar

kita tinggalkan sepi
lain kali jumpa lagi


27-02-11





kelana

unread,
Feb 27, 2011, 8:51:56 AM2/27/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
LamPas

pening daku memikirkan nya
seribu tanya kebuntuan
bercelaru mengabui benak ini

gundah gulana bermain di jiwa
tak senang dibuat nya
nak buat salah ; tak buat pun salah

telan mati emak
ludah mati bapak
cubit peha kanan
sakit juga peha kiri

benak ku mencari jalan
jiwa ku berdombaan
membuat aku kerunsingan...

mbah

unread,
Feb 28, 2011, 7:53:33 AM2/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978


TangisaN kU

bukan lah hujan yang turun
simpati akan ketandusan bumi

bukan lah sibayi kecil
meminta disusukan

bukan lah pisau yang tajam
mengelar tubuh ini

tapi aku kehilangan
terlepas genggaman
mengalir satu tangisan...


1986

kelana

unread,
Feb 28, 2011, 8:02:36 AM2/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978


SuliT

mengapa bertanya benda yang tiada
benda apakah itu ?
tak tahu

mengapa bertanya siapa yang tiada
orang siapakah itu ?
tak tahu

mengapa bertanya kata itu
siapa kata begitu
tak tahu

mengapa bertanya perkara yang remeh
bagaimana kah itu ?
tak tahu

karna bertanya banyak andaian
dalam diam dirasuk kebuntuan
cuba bertanya pada diri
apakah aku maseh berdungu lagi ?

kelana

unread,
Feb 28, 2011, 8:58:30 PM2/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
daDu

kawan ku tanya
mengapa sekolah tak pandai
aku tak mampu menyara

kawan ku tanya
mengapa bekerja sapu sampah
aku buat semana boleh

kawan ku tanya
mengapa makan nasi dan kicap
aku cuma mengalas perut

tomah kawan ku
tak pandai itu bodoh
bekerja kotor itu pengotor
makan sesuap itu miskin

ku menggeleng terpinga
kamulah yang bengap bodoh
karna tak pandai membezakan sebab
kamulah jijik pengotor
karna geli membersehkan
kamulah yang miskin
karna ego lupa daratan

hanya detik bakal muncul
mendadu hidup mu
menjawab keperlian angkuhan mu


01-03-11

Pujangga

unread,
Feb 28, 2011, 11:28:15 PM2/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Kelana......
Dadu mu cantik sekali
Ayuh kita teruskan permainan ini
Bersama-sama
Bukan dengan ber monopoli
Menggengkang yang lain
Dari mengikuti

Bermuka enam
Menunjuk kan lima
Sembunyi kan satu
Bergilir gilir
Kadang di atas
Kadang di bawah
Kadang di samping
Kadang di tepi

Begitu juga kehidupan
Berputaran dadu
Di olak olak
Meminta apa yang di maksud kan
Se olah olah jadi satu tikam man
Kena dan tidak
Terima apa yang terbuka
Menjana kehendak dari nya

Dadu..........Monopoli (monopolised)
Dapat sesuatu yang baik
Tidak mahu dikongsikan
Salah satu ego juga...

mbah

unread,
Mar 1, 2011, 12:59:53 AM3/1/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
EpiloGue

jika perut ku lapar
aku mesti makan

orang kata pergi cari kerja
jika dapat wang boleh jajan

jika nanti dah kenyang
perut kan sakit

kena qadha hajat
kena cari kakus

sudah qadha hajat : harus istinjak
aku kena cari air
leceh dan banyak rewel.

ku tanya orang akan kesimpulan jika
orang menjawab mudah
usah makan
usah kerja
usah qadha hajat
usah cari air istinjak
tak mahu leceh
pergilah mati...


01-03-11

kelana

unread,
Mar 1, 2011, 8:49:33 AM3/1/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
tEka musLihat

adakah itu bekas tapak sepatu ku ?
kelihatan serupa
tapi berlumpur

adakah itu suara ku ?
kedengaran serupa
tapi bergarau

adakah itu sifat ku
penampilan agak sama
tapi compang

adakah itu qalaman ku ?
lataan sebaris
tapi beza alun bahasa

adakah itu...
adakah begini...
adakah dan seterusnya adakah..

bawah terang tampak bayang
dalam gelap tidak berkelibat
kerana bayang bersifat gelap
sifat gelap banyak muslihat


01-03-11

Kalam Bentara

unread,
Mar 2, 2011, 7:51:03 AM3/2/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
untuk diri ku sendiri (kelam-kabut)

.....KALAM BENTARA.......

K
kalam tak kabut
kalam tak kalut
S
kalam tak sebut
kalam tak sahut
T
kalam tak takut
kalam tak turut
R
kalam tak ribut
kalam tak ragut

ini yang kalam bubut..

kalam bentara
salam sejahtera
dalam bahtera
di lautan belantara

belayar pergi sementara....
bawa hajat bersama bendahara
dari Melaka lewat Johor ka Singapura

02.03.1541 (tahun bedek)

kelana

unread,
Mar 2, 2011, 8:29:50 AM3/2/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
NiderA

bangun !
pagar rumah mu dah nak roboh

bangun !
pintu rumah mu tak berkunci

bangun !
harta rumah mu dicuri

bangun !
bilek tidur mu diceroboh

bangun !
keluarga mu di trauma

ayuh bangun !
rumah mu dijilat api

tak bole bangun
dan tak akan bangun
kau rentung diulit mimpi


02-03-11

kelana

unread,
Mar 2, 2011, 8:52:22 AM3/2/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
waTi

ada wira wan
ada wira wati
ada seni man
ada seni wati
ada birah wan
ada birah wati

seluas raya ambang wati
bertabur sepah bebintang komeng
dian rembulan bercahaya benderang
membuai lalu kepulan awan

kau indah tersergam
kau bukan bikinan
kau ibu kejadian
menggendong aku dipermanjakan
di kau lah wati

ada harta wan ?
ada derma wan ?
ada usaha wan ?
tidak setara tinggi aras wati
kerana tanpa mu wati
kita tiada di sini.

sebab itu ada hanu man
tiada disebut hanu ....wati

02-03-11

mbah

unread,
Mar 2, 2011, 10:12:40 AM3/2/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Bengot

bahasa tulisan ku sumbang
cakap kata ku meraban
pandangan ku kabut


hitam ku nampak putih
masin ku rasa maung
malas ku kata letih

terang ku rabun
kenyang ku gejala
sibuk ku angkuh

sebab ku berhelah
punca ku lelah
aku membengot salah


02-03-11

kelana

unread,
Mar 3, 2011, 9:03:06 AM3/3/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
toNiL

bibir tersenyum hati menyumpah
mata terkebil mulut terngangah
kanan memberi kiri menadah

depan ramai cakap beralas
merendah kata menutur nafas
tersembunyi burok tiada galas

akal bijak diterap tepi
lidah lembut tiada sangsi
niat bertumpat dikantong hati

mulus gerak cuma tunjuk
pandang kasar seolah elok
terpani nirmala hilang muluk

lain dibibir lain dihati
bagai mencurah air didaun keladi
setitik garam memasinkan perigi

setiap langkah diatas pentas
cuba fikir memegang tuas
bertonil kita di bumi luas


03-03-11


mbah

unread,
Mar 3, 2011, 11:53:28 PM3/3/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
masin ciTa kU

sampan usang ini
pernah mengharung segara itu
pernah bertubi dirangkum badai
pernah tangan ku kiau mendayung
pernah air masin itu menumpang bersama
pernah sampan ini punah berserak
pernah daku bernafaskan air
tapi pulau itu
belum pernah ku jejaki
kawan-kawanku yang menemani ku
cuma bersenyuman dipantai
mereka biarkan ku hanyut
jika kau sanggup dan sudi
peganglah tangan ku ini
kau lah kekaseh ku...

1979

kelana

unread,
Mar 4, 2011, 8:41:16 AM3/4/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
sunGKam

ini nasi yang kau santap
adalah titik peluh petani dibendang
seharian suntuk dibakar gentala mentari
kadang tubuh digigit lintah dahaga

ini ikan yang kau makan
adalah keringat nelayan disamudera ganas
menyabung nyawa dilamun ombak
kadang tak kembali ditelan petaka

ini air yang kau minum
adalah pemberian alam hijau
kotor dan bersih adalah warna rasa
tetap jadi penyambung segala

ini tubuh yang kau pinjam
ada masa mesti kembali serah
apa cendra kau balas persembah
persembahan berluhur jiwa ?


04-03-11

mbah

unread,
Mar 7, 2011, 9:02:16 AM3/7/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
puCuk kehancuraN

pada saat yang berdetik lalu
ku cuba bangkit
dari kepuingan bahagia jiwa
merangkak diri
menuju ke obor itu
ingin dapat ku ambil guratan cahaya
buat perimbon hidup ini

dalam perjalanan
ku mengharap berkata
agar detik mendatang
sudi menghulur secupak rasa
agar kegeringan ini terbetah
membalut cecalar luka lama
......tetapi dalam jiwa berkobar
bermimpi akan sinar pelangi seri
datang kembali detik lama
yang menusuk qalbu

ku mampir dipinggiran obor
dalam seberapa detik saja
baru hangat tubuh ku sebentar
baru lihat alam sekeliling
cahaya memadam hilang
dan aku di gempita gulita

meraba sungkur dan meluka
tiada puntung membara api
hanya ku dapat di tangan
abuan obor yang tersisa
batuk sakit terhidu asapnya
ku lihat darah ku mengalir basah hitam
hati ku terguris sakit lagi
aduh....mengapa ?

1979

mbah

unread,
Mar 8, 2011, 7:48:59 AM3/8/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
teLah ku berdri diPuncak ini

sedetik ini ku berdiri dikaki mu
ku dongak keatas memerhatikan puncak mu
lalu
titik demi titik
peluh ku titis
langkah demi langkah
ku atur mendaki
ku harungi deduri liar ; tersiat kulit
meleleh darah merah
perut kelaparan... tekak kehausan
badan ku.... kurang bermaya
namun dengan sebutir cita
ku teruskan kembara ini
mengheret kaki

detik berjalan menuju waktu
aku maseh berbekalkan cita murni
lantas dipuncak mu ku kucup tiba

dipuncak mu aku berdiri
ku tugukan panji kejayaan ku
cuba ku kumpulkan awan disekitaran mu
ku seru laungan nama kaseh ku
ku tatang kedua tangan ini
ku bersyukur sujud kehadirat Illahi
walau kedinginan bayu menyelubungi ku
tetap cita ku membara hangat
membawa kemenangan didaun hati
kini aku
telah berdiri dipuncak ini
daku lebih tinggi dari mu
sambil mataku ditoreh kegembiraan..


untuk mu KinaBalu 1984

kelana

unread,
Mar 9, 2011, 5:28:56 AM3/9/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
di Kau

kau ..........ku kenali
kau...........ku temani
kau...........ku kasehi

................menghabiskan masa ku

tapi di Kau
yang ku cintai
mengisi masa ku selama-lama nya


1986
Message has been deleted
Message has been deleted

mbah

unread,
Mar 11, 2011, 8:15:17 AM3/11/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
izinKan daKu berpuiSi

manisku
biarkan daku sebentar
melamun sendiri pada sepi
mencari ketenangan
manisku
izinkanlah daku barang seketika
mengharung segara malam nan indah
yang akan menggugurkan kata ilham
ku pungut dan kumpul
ku atur menjadi secarik puisi
manisku...aku sedih
kemari dan dengarlah
hati ku ini seakan ingin menitiskan pilu
segara malam nan indah
seolah membuat aku terlena khayal
dan lidah kelu berbicara
entah ......mengapa ???
kini ku harap;kini ku mohon
usah kau biarkan puisi ku hanyut
usah kau biarkan pelita ku padam
duduk dipangkuan ku ini
gubahlah boneka kata-kata mu
biar ku susun gurindam bernada lagu
...... kau pintas bagi ilham puisi ku
penyambung nafas qalam mergastua ini
izinkanlah
kerana puisi ini
adalah kiriman ku........untuk diri mu


1980

kelana

unread,
Mar 11, 2011, 9:38:00 AM3/11/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
bunGKam

aku sering kemari
membuai jiwa tika disini
taman ini memekar rasa
aku jadi luhur kedamaian
aku ketenangan
nafas ku berseling hayat kaseh
seolah aku di ambang nirwana
tapi di bumi luas ini
aku diselubungi kelam
aku meraba-raba disinar mentari
aku bertongkat tika malam
tiada siapa untuk berbicara
tiada suara untuk ku dengar
aku temui damai kekosongan
diri ku sepi tanpa teman


11-03-11

mbah

unread,
Mar 13, 2011, 9:05:46 AM3/13/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
poTret mU

mata tajam menjeling
tidak pernah kau pejamkan
bibir menguntum senyuman
tiada kau merasa bosan
rambut tersisir rapi
tidak kusai dipukul bayu
pakaian maseh tetap baru
tak luntur dimakan masa
dkelilingi jambangan bunga
menambahkan lagi keayuan diri
berdiri tiada kenal lesu
kau kaku membuta
diam menuli
senyap membisu
aku tersenyum menatap wajah itu
karna kau yang cantik ku renung
hanya lah pada
sekeping gambar kenangan ku..


1980

kelana

unread,
Mar 14, 2011, 5:16:17 AM3/14/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
iLiR

kata kan lah pada ku
pasti kan ku turuti

kata kan lah yang perlu
pasti kan aku sempurnakan

kan ku panjat pohon manggis
agar buahnya jadi pencuci mulut
kan ku jala ikan di laut
agar berselera disantap
kan ku tukangkan ambin
agar nyaman tika bersantai

tapi
usah kau minta yang mahu
kerana rembulan tak kan jatuh ke riba
kerana hujan panas bukan petanda
kerana karma alam tukil penentu

kata kan lah
kerana aku cuma sekadar berdaya
buat mu tika terkilan...

14-03-11

mbah

unread,
Mar 14, 2011, 8:50:16 AM3/14/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
aNak pEna

ingin ku tuliskan pada kertas ini
akan coretan hidup kata mata
bicara antara kuping telinga
omongan bahasa bibir
agar dapat gugur gubahan kuntum
buat jambangan lidah merasa
untuk melihat dekat
apa itu bunga
apa itu kumbang
apa itu embun ...

boleh ku cecah mata pena
dapat ku titiskan perasaannya
mengukir pada kelahiran panorama
akan cerita semesta bentala
yang bicara pasal cinta
bertanya apa itu cinta

pada sang bayu yang berdesir
ingin ku tutur cakapnya
kata palsu kata benar
dibawa dari merata
juga pada temali banyu mengalir
tidak putus berkata
cinta ia temali panjang
yang mengalir pada danau
pada sungai
pada bumi hingga ke mata dunia

cinta bunga itu berseri wangi
cinta kumbang itu menghisap madu...pergi
cinta embun itu tiada kukuh berjanji
cinta nan bistari
cinta pada diri sendiri
biar apa pada pena ini ia mengata bicara
ngobrol emosi diri
benarkan ia menari
sampai keperhentian nadi...


1980

kelana

unread,
Mar 15, 2011, 9:10:27 AM3/15/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
paRak

" mari lah makan bersama ku "
boleh tapi
aku makan yang aku mahu

" mari lah bercakap dengan ku "
boleh tapi
aku cakap yang aku tahu

" mari lah berpakaian seperti ku "
bole tapi
aku pakai menurut tertib ku

" mari lah berfikir seperti ku "
boleh tapi
aku berfikir mengikut naluri ku

" mari lah sembahyang dengan ku "
tidak boleh
aku tak sembah apa yang kau sembah


15-03-11




kelana

unread,
Mar 16, 2011, 7:46:42 PM3/16/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
saWaLa

dalang itu berkata
' itu warnnaya hitam '
tapi ku lihat putih

dalang itu berkata
' itu perbuatan salah '
tapi ku kata ia pembohong

dalang itu berkata
' itu kita punya '
tapi ku kata kau perampas

dalang itu berkata
' itu perkara bodoh '
tapi ku kata jangan permainkan

dalang itu berkata
' disana ada hantu '
tapi ku minta usah dimomokkan

seharian dalang itu asyik berkata
berkata bijak membias niat
berkuasa rakus buat sakunya
tapi aku tetap teguh menghadap
kerana aku maseh punya kiblat


16-03-11

mbah

unread,
Mar 18, 2011, 9:26:15 AM3/18/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Lia l

ku simpan wujud mu
dari sepi ke sepi
ku sunting rembulan malam
untuk mu hadiah kenangan
kerana aku perlu pergi
mempelajari puisi hidup ini
dihujung detik kepastian
aku kan kembali......



1986

mbah

unread,
Mar 21, 2011, 7:57:43 AM3/21/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Lia ll

kini aku telah kembali
detik pasti mencari ketepatan
bertemankan bayang ku sendiri
yang menjadi saksi perjuangan ku
berbekalkan pusi-puisi hidup
dari banjaran siang dan malam
aku datang menageh janji
usah aku disenjatakan airmata
jangan aku dititah menyembah
berdosakah aku begini
menyatakan isi naluri dulu
demi wujud mu tiada lagi sepi
tapi kalau kau keberatan
maseh terkelu hati mu
biarkan lah aku pergi
dihujung penentuan
aku tak akan kembali lagi...


1986

kelana

unread,
Mar 22, 2011, 10:26:32 AM3/22/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
PuTa

kau cekap orangnya
kau berwajah gembira

kau baik pekertinya
kau berhemah kata

kau perlakukan tauladan citra
kau bijak menunjuk cotar

kau gagah diperjuangan busar
kau lembut di sajadah

kau terakhir di mata buana
kau tunggal di hati karma
kau lah yang Sempurna

22-03-11

mbah

unread,
Mar 24, 2011, 9:01:35 AM3/24/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
apA ini yang terJadi ?

anak-anak menggigit jemari
tersenyum menjual gigi
mata leka menuntun kelunturan panji
yang salafnya berwarna seri
lukisan diraja tinta terpuji
hasil warisan moyang yang pergi
buat amanah hingga akhir nanti
tapi
kini
tinggal kosongnya janji
panji yang kian lama ditara tinggi
kecundang tak mungkin ; pegang tak pasti
dalam impian dada nak muda memuntung api
bara pahlawan menghangat berani
meludah kata jijik dijilat kembali
melangkah setapak pantang mundur diri
rela berputih tulang dar mata biji
tetapi
hakikat diri
sehelai roma pun takut gugur kebumi
eh ! eh !
makin ramai yang memerhati
sesaat panji meluntur diri
warnanya pula berubah peri
demi setitik tinta durjana menyelubungi
membikin layar nya panji terhina diri
apa tergamak dikau bangsa pertiwi
apakan kau katakan pada moyang mu nanti
usah kau biarkan panji mu diinjak kebumi
kelak mati mu
nisan pun takut mendampingi....


1980

kelana

unread,
Mar 25, 2011, 10:19:04 AM3/25/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978


LiR

detik berjalan deras
usia menjangkau bertas
tak mampu ku menahan nya
hanya ku pinta
kembali kan muda

masa itu berpadat usaha suntuk
amuk kebuntuan beraduk
bergelung terlilit sibuk
hanya ku pinta
kembali kan lapangan masa

makan,minum dan rihat
sedaya ku jaga rapat
sakit mendatang amat
hanya ku pinta
kembali kan sihat sediakala

aku di hidupkan
berjanji dengan dugaan
kembali dengan bekalan
hanya ku pinta
terimalah persembahan mulya

25-03-11

mbah

unread,
Mar 27, 2011, 11:15:20 AM3/27/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
wasiLah lenTera


bergempita gelap gulita
meruang kosong menyepi
tiada tampak kelibat suasana
tak ku nampak diriku sendiri

hadir kau datang berwajah
menghidupkan kunang cahaya
terpantul jiwa hilang cegat
panorama hidup dapat dinikmat

dalam mu ku nampak batas
mungkin pelan mungkin deras
menerangi mewarna cahaya
demi masa berakhir kata

aku tahu kau pasti pergi
meninggalkan daku diruang sepi
kita berembun berjanji suaka
menitis pisah tersirat pasrah

kita datang kita pergi
watikah tertulis dipapan suci
hari ini kita bergenap detik
bermaksud mulus bertapak pendek

yang terikat pada kaki
seutas wasilah bekalan saksi
tinggal lentera tampak tiada
ku sembah anugerah hamba


27-03-11

kelana

unread,
Mar 28, 2011, 9:10:20 AM3/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
baJak wanGkanG


dia berkata belir
tampan berseri
teruja dirawangan mata
tampil diterima
dia berkata belir
bijak bistari
bergalas kantongan minda
gagah mengharung buntu
acap menjunjung sorak
dia berkata belir
mampu mempunya
tiada bendul menghambat hajat
ambil dan rampas sewenang
bergelak digenggam

dia berkata belir tanpa mendongak
dia berkata belir tanpa menoleh
dia berkata belir tanpa menunduk
dia kesurupan candal
menatang gemuruh tepukan


28-03-11

mbah

unread,
Mar 29, 2011, 9:12:41 AM3/29/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
meWek

bayi itu merengek minta susu
kelaparan dan kehausan membutuh
air mata bahasa nya

bocha itu meratap di pusara
ditinggal pergi orang tuanya
air mata bahasa nya

perawan sunti terisak dijendela
jaka idaman jadi lamar
air mata bahasa nya

orang tua itu tersedu disejadah
menatang diampuni koyan noda
air mata bahasa nya

aku memendam rendam
antara suka dan duka
ku tahan titisan sari
karna ku takut teriak meriak
air wudhuk bahasa ku.



29-03-11


Kalam Bentara

unread,
Mar 30, 2011, 4:00:58 AM3/30/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
POP

Hai POP
Istillah bunyi memanggil ayah

POP...%@#
Bunyi satu benda yang meletup
Saperti buih, meletup…
Hilang entah kemana

POP-UP
Yang dah meletup…hilang
Timbul … jelma bayangan
Gambaran yang tidak di inginkan
Memaksa menyusup dalam fikiran
Meminta untuk di kenang
Menepis ketepi segala apa yang sedang tersirat
Suatu kuasa gama yang tak dapat di tahan

Benci, tapi mahu di perasan kan
Tak mahu ada, tapi ingin dilihat kan
Sudah ku keras kan hati menepis jelmaan
Tapi ia tetap terus bermain di fikiran
Bayangan POP-UP setiap kali ku tak inginkan
Apa kah ini gama gelombang perasaan
Yang tak terdaya untuk ditahan

Telah ku dapat penyelesaian
Satu jalan untuk menewaskan
Mengundang sahaja bayangan POP-UP
Bermain mesra… minda menggolahkan
Sehingga ia sendiri memberi lambaian
Menggundurkan bayangan diri ….
Lalu pergi menghilang.
Ibarat terjaga dari mimpi.

(moral of the puisi-cannot beat them….you join them)

mbah

unread,
Apr 2, 2011, 7:54:30 AM4/2/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
BebayanGeLap

acap kali tiada cahaya
acap kali jua kau menjelma
menumpang warna berpekat legam
kau bertubuh kau berbayang

walau duduk diceruk mana
nafas mu kedengaran bersuasana
bicara mu diam mematikan diri
konon kau tiada di sisi

tak dapat kau pisahkan diri
bayang mu dampingan sejati
oleh itu usah berpura lagak
buruk baik dipantau gerak

bayang benderang dicahaya terang
bayang bergemerlapan di gelap
kerana dalam gelap ada bayang
dalam bayang tersimpul jawab

dari tiada menjadi ada
pulang ada tinggal tiada
ada dan tiada selalu berada
itu lah lemah sifat bermula


02-04-11

kelana

unread,
Apr 2, 2011, 9:15:40 AM4/2/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
andanG ditandanG


aku tahu kau sering kemari
kan kau kucup kuntum seri
kau usap kelopak kembang
kau kata harumnya
menyegar naluri

aku tahu kau sering berdendang
kau alun irama sederhana
kau gubah gurindam jiwa
kau kata pesonanya
melahir sendu rasa

aku tahu kau sering teriring
kan kau tari bergemalai
kau turuti lentoknya kembang taman
kau kata lembutnya
mengihsan damai cipta

juga ku tahu kau kan pergi
kerana detik berubah peri
esok mungkin kau kembali
tamsil si embun pagi
di sini aku menanti
di laman ini


02-04-11

kelana

unread,
Apr 4, 2011, 8:57:54 AM4/4/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Nambat Naim Nalam


jika pandai cubalah menulis
jika bijak cubalah sebaris

jika kelapangan cubalah gubah
jika berilham cubalah bersuara

jika berjiwa cubalah hayati
jika sedar cubalah kagumi

jika taksub cubalah diam
jika mencuba cubalah semayam

tika bertomah biar beraras
tika berlengan biar sekilas

tika berawang biar sekadar
biar nambat menjadi pola

04-04-11


mbah

unread,
Apr 5, 2011, 9:33:12 AM4/5/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
minGGat

dah ku kemas pakaian
kamarnya dah ku bersehkan
ranjangnya dah ku rapikan

cegat dipintu menjadi saksi
berbingkis hajat kearah pergi
berjalan kekaki pelangi

minyak pelita semakin kurang
sumbu bercahaya tiada terang
kamar pasti kegemerlapan

mungkin ada cahaya disebalik banjar
mungkin beriuh kedengaran swara
pasti berlambak kuntum berwarna

aku disini penaka ponggok
aku disini tamsil beruk
lama disini terasa bongok

Bis millah hir rahman nir rahim...

http://www.youtube.com/watch?v=jLYxhYJC8vM&feature=related






Ahlil Nujum

unread,
Apr 19, 2011, 11:12:46 AM4/19/11
to tks...@googlegroups.com
Gegaran dan Ombak 

Bagaikan aur dengan tebing
Aur kini bergelora melingkari tebing
Membawa semua terapong bersama.
Tebing tak berdaya lagi
Hanya membiarkan aur menyelusup daratan.
Sekelip air bah, sekelip pantai berubah.
Datangnya membawa padah
Datangnya menyumbang parah.
Apakah ini tandaMu
Mengingatkanku
 
Dimana bumi dipijak
Disitu langit dijunjung
Yang dipijak bergetar retak
Yang dijunjung tidak tercapai
Yang disamping runtoh berantak
Hancur lebur semuanya
Harapan tak secerah rasa
Datangnya membawa padah
Datangnya menyumbang
Apakah ini tandaMu
Mengingatkanku

Pujangga

unread,
Apr 21, 2011, 8:54:59 AM4/21/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
.....KOMENTAR.....
Buat Ahlil Nujum

Puisi mu indah sekali
Kata kata tersusun rapi
Objek dari gempa dan tsunami
Peringatan dari ILLAHI

Juga berbentuk sindiran
Ada yang tak perasan
Dengan memberi kiasan
Mengingati setiap insan

Tidak ku sangka
Sungguh berarti
Teman teman ku memuji
Sumbangan karya mu benilai tinggi

Berasa bangga dengan teman
Telah lama diam pendam
Sekali timbul menggempa bumi
Sekali timbul menjadi tsunami

Syabas.....Ahlil Nujum.

Ahlil Nujum

unread,
Apr 24, 2011, 12:29:44 AM4/24/11
to tks...@googlegroups.com
Wahai Pujangga,

Karyaku, karyamu
Dan karya teman teman
Hanya dihujung jari mengatur huruf membaris ayat.
Mengetip ilham minda.
Menyuratkan apa yang tersirat

Yang membaca menumpang rasa.
Sewaktu kelapangan meluang masa.
Yang memuji atau mengkritik
Mempunyai minat daya serupa.
Memberi perhatian pada secebis ringkasan
Menilai tulisan karyawan biasa.
Memberi harapan budaya bahasa
Yang hampir pupus ditelan masa
Atau mungkin aku yang terlena
Pada kesibukan yang tak dapat dihindarkan
Hanya segelintir yang masih memperjuangkan
Bagai nafas dihujung nyawa.......

Syabas untuk semua
Buat karyawan yang masih berbudaya dan berbahasa.

CT

unread,
Apr 24, 2011, 8:16:17 AM4/24/11
to tks...@googlegroups.com, <tkss78@googlegroups.com>
Wahai A.Nujum,Pujangga,Mbah dan Kelana

Terima kasih semua
Dengan kepantasan jari jemari
Mengatur katakata berupa nasihat,
Jenaka semuanya ada
Jenaka menghibur dimasa lapang
Nasihat buat peringatan harian

Syabas semua

CT

Kalam Bentara

unread,
Apr 24, 2011, 11:03:21 PM4/24/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Ahlil Nujum,
menyingkap puisimu.......
karyaku , karyamu
seperti duit mu, duit ku
duit ku, duit ku
tapi tidak hal nya disini
menyumbang untuk semua
agar dapat dinikmati
tidak meminta dibalas jasa
tidak dianggap chariti
tidak juga diberi free
setidak-tidak nya di upah
dengan secawan kopi
ini dipanggil teladan
dari kejadian alam
memberi pengajaran
juga peringatan
sekian wassalam

untuk CT
kecewa kalam tak terperi
yang 4 itu terus dipuji
macam nombor 4D
mungkin kalam selalu
merendah diri
Siapakah itu Nujum,Pujangga,Mbah dan Kelana???????
doktor, magistrate, loyer.....tekak kalam.
Ahlil............apa?
pantang mereka menolak
semua nya disapu
tidak ku pinta dipuji
tidak ku pinta diingati
tidak ku pinta CT
senCTif mengambil hati

keberadaan CT sudah mencukupi dan dihargai

CT

unread,
Apr 26, 2011, 10:29:39 AM4/26/11
to tks...@googlegroups.com
Kalam Bentara

Ampun beribu ampun
Dengan sepuloh jari Ku mohon ampun
Pujianku untok semua cuma
Sayang sekali nama mu ku terlupa
Maklumlah dah ditelan usia

Sekali lagi untuk semua karyawan
SYABAS........dan terima kasih
Teruskanlah usaha yg mulia

CT

Laksa Makna

unread,
Apr 26, 2011, 10:51:01 PM4/26/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
CT yang dihormati
Sembah ampun puan
Bukan mahu disalah erti
Itu sesuai untuk menghadap sultan

Kita mempunyai Sultan Mansor
Satu satu sultan tersohor
Kalau ketahuan mungkin murka
Memberi hukuman disuruh keluar dari Negara

Ini tidak Adil….!!!!
Demokratik terpimpin lah…diktektorship
Laksa Makna yang sudah lama berjasa
Juga………. dilupa begitu sahaja

Jika hamba terlupa
Obat ditelan bukan ditelan usia
Jangan marah CT hanya gurau senda
Menghiburkan diri sambil berkarya

Laksa Makna ingin pergi melangkah
Mencari Gusti Raden Adjeng Retno Dumilah
Bayangan seperti langgar maya
Kelihatan berupa, bila didekati - tak ada

Dimana perginya Gusti Raden Adjeng Retno Dumilah…???


CT

unread,
Apr 27, 2011, 7:48:11 AM4/27/11
to tks...@googlegroups.com, Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Wahai semua karyawan budiman
Namamu semua Nama samaran
Nama yg pemiliknya tak dapat ku gambarkan
Hati kecil ini selalu bertanya siapakah gerangan semua karyawan budiman
Kalau tak keberatan boleh CT tahu nama sebenar semua karyawan

CT

Kalam Bentara

unread,
Apr 28, 2011, 12:51:05 AM4/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
biar kalam memulakan
syabas CT, beranikan diri
bertanya samaran siapa gerangan
ingin tahu, ingin kenal pasti

untuk ini urusan peribadi
ka private email kalam jemput
kalau sudah ketahuan nanti
biar pecah diperut, jangan pecah dimulut

nama CT pun samaran
address SMR diacronymkan
nama dan pemiliknya tak dapat kalam gambarkan
hati kecil ini selalu bertanya siapakah gerangan
(last 2 line ikut CT)

abjad CT,
mungkin pendek dari nama cut tari
SMR
mungkin pendek untuk Sumiah, Mansor, Ranizar
tapi adakah teman semua sadar
SB sudah tiada di list member
kemanakah pergi agak nya

anyway Ct, thats the right thing to do
pada yang lain samaran tu, kalam tak tahu
terserah lah mereka ingin memberi tahu
terms & conditions apply, bila CT dah tahu

syabas CT untuk keberanian anda.....

Kelana

unread,
Apr 28, 2011, 9:04:40 AM4/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
kecil telapak tangan nyiru kelana tadahkan
apa CT sudah cukup bersedia untuk menghadap kelana bersembang
CT juga bersamar nama.
apakah CT bererti Cuci Tuala atau Curi Tulang atau Cik Tembam.
bole saja tahu tapi rahsia tutup...
kalau tidak minta dua posen.

Pujangga

unread,
Apr 28, 2011, 9:24:43 AM4/28/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Jikalau demekian permintaan
Terpaksa juga hamba turutkan
Bila sudah ketahuan
Jangan jadi mulut tempayan

Tapi bukan lah disini
Malu hamba nanti
Takut dipandang serong
Hidung tak mancung, pipi tersorong-sorong

Satu daripada clue tu.......


Ahlil Nujum

unread,
Apr 28, 2011, 10:43:57 AM4/28/11
to tks...@googlegroups.com
Wahai CT,
 
Izinkam hamba menilek dahulu,
Siapa kah mika mika
Yang berkarya dengan samaran.
 
Nah, lihatlah.....
Adakah Cik Puan nampak?
Mengikut dari amalan hamba
Barang sesiapa yang tidak nampak
Alamatnya......
 
Alamatnya......
 
Alamatnya...... di nuj...@hotmail.com
 
Kelana diutara, Mbah di selatan
Tengah tengah Ahlil Nujum
Pujangga di timur, Gondrong di barat
Tengah tengah Laksa mana
Kalam Bentara ditepi.
Semua masih belum pasti.
Mereka memiliki ilmu sembunyi diri
Pecah mangkuk Ahlil Nujum, berderai.
Kita cuba lagi dilain waktu masa yang sama.
 
 

Ahlil Nujum

unread,
Apr 28, 2011, 11:02:02 AM4/28/11
to tks...@googlegroups.com

 Sembunyi Diri
 
Ada, tapi tiada
Bernama tak berupa
Berbicara tak bersuara
Menjelma tak berwarna
Menyumbang tanpa habuan
Bermadah dalam tulisan
Menglipur agar terhibur
Menyakat sesama sendiri
Menggoda tiada yang terpikat
Mendengar i'tibar nasihat
Menyalur sumbangan adat
Itulah mereka yang sembunyi diri
Didalam gerobok puisi.

CT

unread,
Apr 28, 2011, 12:26:16 PM4/28/11
to tks...@googlegroups.com, <tkss78@googlegroups.com>
Terima kasih daun keladi
Semua balas pertanyaan CT
Tapi sayang seribu kali sayang
CT masih belum dapat jawapan
Yg pasti semua jawapan masih belum terang
Mungkin sebab takut CT bilang yg lain

Jgn ragu jgn bimbang 
Walaupun jawapan tak terang
CT gembira tak kena bayar dua posen
Dan tak suruh ganti mangkuk Ahli Nujum pecah berderai

CT

Laksa Makna

unread,
Apr 29, 2011, 2:52:49 AM4/29/11
to Telok Kurau Sec 4 - Year 1978
Sambungan nya......sila ka
http://telokkurauss1978.blogspot.com/

daftarkan diri anda
disana boleh tengok gambar sambil menyumbang
boleh dengar music sekali jalan..
silakan...karyawan dan karyawati

jumpa anda disana.....

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages