Dengan adanya pembangunan di wilayah kecamatan Sario maka dampak yang timbul bagi kota manado adalah jalur lambat atau yang kita kenal dengan macet. Karena adanya daya tarik Manado Town Square bagi masyarakat Kota Manado makah Wilayah Kecamatan Sario mengalami kemacetan, sehingga kita perlu melakukan observasi dengan tujuan mengetahui jenis-jenis fasilitas perbelanjaan apa saja yang ada didalam Manado Town Square, dan yang menjadi daya tarik bagi Masyarakat Kota Manado sehingga masyarakat Kota Manado lebih memilih ke Manado Town Square dibandingkan ke Mega Mall, MTC,ATC, dan Multi Mart. Kemudian data yang diperoleh di klasifikasikan menjadi dua kelompok data yaitu data kuantitatif yang berbentuk angka-angka dan data kualitatif yang dinyatakan dalam kata-kata atau symbol, dan data kualitatif akan berguna untuk menyertai dan melengkapi gambaran yang diperoleh dari data kuantitatif kemudian di deskripsikan.
Hasil penelitian ini menunjukan sarana dan prasana yang dimiliki Manado Town Square adalah :Satu Department Store yaitu Matahari departmen store, satu Hypermarket yaitu hypermart, 66 fasilitas fashion, 9 fasilitas ektonik. 3 fasilitas tempat bermain annak-anak, 3 fasilitas hiburan untuk orang dewasa, dan 27 fasilitas restoran.Lahan parkir yang tersedia bagi pengunjung Manado Town Square yang terletak dekat dengan 4 pintu masuk dengan berbagai jenis moda transportasi.
Maka dapat disimpulkan bahwa Manado Town Square miliki daya tarik terhadap aksesibilitas dan tata guna lahan bagi masyarakat, memiliki Fasilitas perbelanjaan yang lengkap, dan fasilitas rekreasi yang lengkap. Dan aksesibilitasnya baik dengan jarak yang tidak terlalu jauh, muda di capai,nyaman untuk melakukan perjalanan dan tidak terlalu memakan waktu yang lamah ketika melakukan perjalanan ke pusat perbelanjaan ini serta ketersedianan parkir yang teratur dan parkir yang di sediakan dekat dengan setiap pintu masuk sehingga ini yang menjadi daya tarik bagi masyarakat kota manado.
Manado memiliki beraneka objek wisata unggulan, terutama wisata alamnya. Wisata ini mulai dari pantai, pulau, air terjun, hingga danau. Selain itu, perkotaan Manado juga memiliki sejumlah ikon yang juga menarik dikunjungi.
Di bawah ini akan kita ulas informasi mengenai 17 objek wisata Manado yang paling hits dan populer. Objek wisata ini selain berada di Kota Manado, juga berada di daerah sekitar Manado, seperti Minahasa dan Tomohon.
Air Terjun Kima Atas bisa dikatakan masih tersembunyi dan belum banyak dikunjungi wisatawan. Air terjun ini sebenarnya cukup menarik. Meski ketinggiannya hanya 8 meter, tetapi aliran airnya membentuk kolam yang bisa dimanfaatkan untuk mandi.
Air terjun ini masih sangat alami dan belum banyak disentuh pembangunan. Buat pencinta petualangan, mungkin akan menyukai tempat ini. Lokasinya berada di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Daya tarik Pantai Malalayang adalah pemandangan Pulau Bunaken dan Manado Tua dari kejauhan. Panorama matahari terbenamnya juga sangat cantik. Pantai ini memiliki beach walk yang panjang sehingga kamu bisa menikmati laut dari mana saja.
Kota Manado juga punya Taman Hutan Raya Gunung Tumpa. Dari atas gunung setinggi 600 mdpl ini, kamu bisa menikmati panorama berbagai kota di Sulawesi Utara. Pemandangan lainnya seperti Gunung Lokon, Gunung Klabat, dan Pulau Manado Tua juga dapat dilihat dari objek wisata ini.
Pulau Siladen juga berada di dekat Pulau Bunaken. Airnya yang tenang dan jernih membuat turis senang berenang di lautan Pulau Siladen. Uniknya, kamu bisa melihat terumbu karang dan biota laut lainnya tanpa harus berenang lebih dalam.
Zero Point atau titik nol selalu menjadi ikon dari setiap kota, termasuk Manado. Titik nol ini berwujud tugu dengan bentuk bola di atasnya. Jika kamu ke Manado, sempatkan berfoto di sini. Tetapi karena berada di tengah jalan, cukup berfoto di pinggir jalan saja ya!
Jalan Roda (Jarod) merupakan sebuah jalan kecil di Manado yang menjadi tempat nongkrong sekaligus pusat kuliner. Tempat ini dikunjungi oleh berbagai kalangan, bahkan tokoh-tokoh nasional. Lokasinya dekat dengan Shopping Center (eks pasar Minahasa) dan berjarak sekitar 500 meter dari Zero Point.
Pulau Mahoro berada cukup jauh di seberang utara Minahasa Utara. Jika berangkat dari Manado, kamu membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam. Tapi jangan khawatir, perjalanan jauh ini akan terbayarkan ketika sudah sampai di pulau ini.
Air terjun ini disebut surga tersembunyi. Keunikan air terjun ini adalah alirannya berasal dari beberapa arah, namun turun di satu tempat. Suasana sejuk kaki pegunungan juga cocok sebagai tempat menenangkan pikiran.
Pulau ini disebut 'kepingan surga' karena memiliki air laut yang tenang dan jernih. Keindahannya yang terjaga menjadikannya pantai yang eksklusif hingga harus dikenakan tiket Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.
Selain pantai, Desa Pulisan memiliki Bukit Pulisan yang bisa kamu daki. Dari atas bukit, kamu bisa menyaksikan perairan Sulut yang sangat mempesona. Lokasinya berada di Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara.
Dia mengatakan, Kota Manado sudah mengikuti salah satu program unggulan di Kemenparekraf yaitu Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Indonesia yaitu pada 2017 telah mengikuti kegiatan Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) dengan subsektor musik sebagai subsektor ekraf unggulannya dan mengikuti kegiatan Workshop Peningkatan Inovasi dan Kewirausahaan pada tahun 2022.
Dia mengatakan, selain musik, Manado juga memiliki daya tarik pariwisata dari desa wisatanya yang unik. Yang menarik di Manado yaitu adanya desa-desa wisata yang unik dan anti mainstream seperti Desa Wisata Bunaken yang sudah diakui sebagai situs warisan dunia sejak 2005.
Dia menyebut juga ada Desa Wisata Tongkaina, yang mana pariwisatanya mulai maju dan dikenal karena adanya hewan penyu. Selanjutnya ada Desa Wisata Jalan Roda dan Malalayang Dua, yang mana pemandangannya begitu luar biasa karena masih asri. Desa-desa wisata seperti itu perlu dikembangkan
Tentu saja dalam membangun destinasi wisata unggulan perlu adanya unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas). Atraksinya ini seperti perlunya event-event yang dapat menarik wisatawan. Amenitasnya yaitu akomodasi, restoration, kafe, hotel, dan lain sebagainya. Sementara untuk Aksesibilitas, Sandiaga Uno menekankan kalau di sinilah peran pemerintah untuk melaksanakannya.
Saya mengapresiasi pemerintah Kota Manado yang secara konsisten berupaya untuk mengembangkan sektor Parekraf. Oleh karena itu, kita perlu 3G (Gercep, gerak cepat, tidak menunda pekerjaan. Geber, gerak bersama, dan Gaspol, garap semua potensi online).
Dia mengajak mengajak seluruh stakeholder, khususnya para pelaku di sektor parekraf yang hadir pada hari ini, mari bekerjasama dan membangun sinergi, serta berbenah diri dengan meningkatkan kualitas skill dan jasa layanan/produk, untuk memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
Kota Manado merupakan ibu kota Sulawesi Utara dengan wilayah administratif seluas 157,26 kilometer persegi yang dihuni kurang lebih sekitar 500 ribu jiwa penduduk. Setiap tahun, banyak pendatang datang dan menetap di sini. Tentu saja pertambahan penduduk ini disebabkan daya tarik Manado di berbagai sektor seperti pariwisata, budaya, religi, hingga ekonomi. Tak heran kalau kota ini tak pernah sepi dan menjadi salah satu kota terpadat dan terbesar kedua di Sulawesi setelah Makassar.
Orang-orang yang datang ke Kota Manado tentu memiliki latar belakang budaya dan gaya hidup yang berbeda, sehingga kadang perbedaan itu kerap membuat mereka terkejut begitu menginjakkan kaki di Manado. Nah, kalau kalian tertarik ingin datang dan menetap di Kota Tinutuan ini, sebaiknya kalian membaca artikel ini sampai habis. Saya akan membeberkan beberapa hal yang perlu kalian waspadai di sini biar nggak syok.
Kalau tempat tinggal kalian di Manado nggak begitu jauh dari jalan raya, jangan heran apabila kalian mendengar musik yang menggelegar. Awalnya, mungkin kalian bakal sedikit terusik dengan suara musik yang kencang, tapi saya yakin lama-lama kalian bakal terbiasa.
Fyi, suara musik kencang itu bukan bersumber dari hajatan tetangga atau konser musik. Musik kencang itu berasal dari Mikro Manado alias mikrolet. Jadi, Mikro Manado memang terkenal dengan musiknya yang menggelegar. Nggak tanggung-tanggung, dalam radius 500 meter aja musiknya kedengeran tuh.
Biasanya sebuah Mikro Manado akan dilengkapi sound system lengkap dengan detakan bass yang bikin jantung penumpang dag dig dug. Bahkan kayaknya kalau naik Mikro Manado ini kita nggak bakalan bisa ngobrol saking suara musiknya menggelegar. Meski begitu, justru keunikan Mikro Manado inilah yang bikin wisatawan penasaran. Kadang mereka mencoba naik jadi penumpang dan menyusuri Kota Manado dengan mikrolet ini. Ongkosnya murah kok, cuma Rp5.000 sudah bisa keliling kota.
Banyak orang mengasumsikan bahwa ikan (ikang) adalah hewan yang hidup di air. Yah, kayak ikan mujair, ikan mas, dan ikan-ikan lainnya. Namun bagi warga Kota Manado, ikan bukan hanya hewan yang hidup di air, melainkan semua jenis hewan yang hidup di darat, air, dan udara semua bisa jadi ikan. Tapi ada syaratnya, hal itu hanya berlaku apabila sudah melalui proses masak menjadi lauk.
Sebagian besar masyarakat yang hidup di daerah timur Indonesia mungkin sudah terbiasa dengan makanan dengan sensasi pedas asli cabe rawit. Saya yakin sih mereka bakal mampu beradaptasi dengan cita rasa makanan di Kota Manado.
Sebaliknya, kalau kalian adalah orang Jawa yang merantau ke Manado, mungkin kalian bakal sedikit terkejut saat makan di sini. Sebab, akan terasa perbedaan cita rasa makanan di sini dengan di Pulau Jawa. Kita tahu bahwa masakan Jawa cenderung manis dan nggak pedas, sementara masakan Manado memiliki cita rasa masakan yang pedas.
Gimana? Setelah membaca hal-hal yang perlu diwaspadai di atas, sudah siap datang ke Kota Manado? Nggak perlu takut dengan hal-hal di atas, saya yakin kalian bisa beradaptasi, kok. Memang perlu waktu sih, tapi bukan hal yang nggak mungkin untuk bisa beradaptasi dengan cepat di sini. Jadikan saja hal-hal di atas sebagai pembelajaran akan budaya baru.
7fc3f7cf58