Artikelini disusun oleh tim penyunting terlatih dan peneliti yang memastikan keakuratan dan kelengkapannya.
Tim Manajemen Konten wikiHow memantau hasil penyuntingan staf kami secara saksama untuk menjamin artikel yang berkualitas tinggi.
Artikel ini telah dilihat 480.970 kali.
Tahukah Anda bahwa pesawat bisa dibuat dari selembar kertas untuk mengisi waktu luang sambil bersenang-senang? Jika Anda ingin tahu caranya, artikel ini berisi panduan langkah demi langkah untuk membuat pesawat kertas yang bisa meluncur jauh dengan mulus di udara. Selesai membaca, pesawat kertas buatan sendiri siap lepas landas dalam sekejap!
- Lipat segitiga kecil itu ke atas sebagai penahan lipatan sebelumnya. Kemudian cara membuat pesawat dari kertas yang mudah dan bisa terbang lama, lipat menjadi dua, tetapi pastikan melipatnya ke luar, bukan ke dalam seperti sebelumnya.
- Lipat kedua sudut atas ke garis tengah. Cara membuat pesawat dari kertas yang mudah dan bisa terbang lama bagian ini, nantinya ada sedikit sisa kertas berbentuk segitiga kecil yang ada di bawah lipatan ini.
- Lipat pesawat menjadi dua ke arah luar. Lipat sayap ke bawah 1 dari bagian bawah pesawat. Kemudian cara membuat pesawat dari kertas yang mudah dan bisa terbang lama, lipat sisi setiap sayap setinggi 1/2.
- Potong dua celah kecil di bagian belakang setiap sayap, kemudian lipat dan selesaikan cara membuat pesawat dari kertas yang mudah dan bisa terbang lama degan tambahkan selotip ganda ke bagian dalam tubuh.
- Lipat sudut kiri ke atas untuk memenuhi lipatan dari lipatan kedua. Lipat tepi kanan atas hingga memenuhi tepi lipatan dari langkah 3. Ulangi cara membuat pesawat dari kertas yang mudah dan bisa terbang lama bagian ini untuk sisi lainnya.
- Lipat lagi ujung kanan dan ujung kiri kertas hingga bertemu di garis tengah. Kemudian cara membuat pesawat dari kertas yang mudah dan bisa terbang lama, buka lipatan pertama pada bagian belakang kertas hingga membentuk belah ketupat di bagian atas kertas.
wikiHow adalah suatu "wiki", yang berarti ada banyak artikel kami yang disusun oleh lebih dari satu orang. Untuk membuat artikel ini, 42 penyusun, beberapa di antaranya anonim, menyunting dan memperbaiki dari waktu ke waktu.
Artikel ini telah dilihat 97.870 kali.
Jika Anda membuat pesawat terbang dari kertas dengan benar, hasil kreasi Anda bisa terbang dalam waktu yang lama, kembali seperti bumerang, atau bahkan berjungkir balik. Bila Anda ingin tahu cara membuat pesawat terbang yang berkualitas dari kertas, ikuti langkah-langkah di bawah ini.
Permainan ini pun bisa diturunkan ke anak-anak Anda. Bahkan, ini bisa menjadi pilihan mainan seru dan mendidik sehingga anak tidak selalu terpaku pada layar ponsel pintar. Jika tertarik, Anda harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara membuat pesawat dari kertas dengan baik.
Dengan langkah yang baik dan benar, Anda bisa membuat pesawat yang terbang tinggi dan mulus. Sebab, jika salah lipatan akan memengaruhi bagaimana laju pesawat kertas Anda. Selain mengetahui caranya, menarik juga untuk disimak apa itu seni origami dan manfaat belajar origami untuk anak.
Berikut kami merangkum bagaimana cara membuat pesawat dari kertas dan penjelasan lainnya, bisa disimak.
Origami adalah seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Konsepnya melibatkan melipat lembaran kertas menjadi berbagai bentuk dan figur.
Sejarah origami dapat ditelusuri kembali ke abad ke-17 ketika seni melipat kertas pertama kali muncul di Jepang. Namun, aktivitas melipat kertas serupa juga dapat ditemukan dalam budaya lain di seluruh dunia.
2. Keterampilan motorik: Origami juga membantu dalam pengembangan keterampilan motorik halus anak-anak. Selama melipat kertas, anak-anak perlu menggunakan ketelitian dan keterampilan tangan mereka untuk menekuk dan merapikan kertas. Aktivitas ini melibatkan gerakan jari, tangan, dan pergelangan tangan yang memperkuat otot-otot kecil dan membantu meningkatkan koordinasi mata dan tangan.
3. Melatih kesadaran spasial: Dalam melipat kertas, mereka harus memahami bagaimana benda datar dapat dibentuk menjadi bentuk tiga dimensi. Ini membantu anak-anak dalam memperoleh pemahaman awal tentang ruang dan bagaimana objek dapat berinteraksi satu sama lain secara visual.
Berikut bagaimana cara membuat pesawat dari kertas model harrier, bisa dipraktikkan:
1. Lipat kertas menjadi dua memanjang, lalu buka. Lipatan ini menghasilkan lipatan lurus di tengah kertas yang berguna sebagai acuan untuk lipatan selanjutnya.
2. Lipat dua sudut di atas kertas ke dalam sehingga bertemu di lipatan tengah. Jika sudah, lipatan tersebut akan membentuk segitiga.
3. Lipat segitiga tersebut ke bawah sehingga menyerupai amplop. Pastikan Anda menyisakan setengah inci atau lebih di bagian bawah segitiga untuk dilipat bersama ke bawah. Jangan sampai titik atas bertemu dengan tepi bawah secara merata.
4. Dalam bentuk amplop, lipat kembali dua sudut di atas sehingga bertemu di tengah. Nantinya ada sedikit sisa kertas berbentuk segitiga kecil yang ada di bawah lipatan ini.
5. Lipat segitiga kecil itu ke atas sebagai penahan lipatan sebelumnya.
6. Lipat menjadi dua, tetapi pastikan Anda melipatnya ke luar, bukan ke dalam seperti sebelumnya.
7. Lipat sayap ke bawah sehingga ujungnya bertemu dengan tepi bawah pesawat. Ulangi di sisi lain.
Berikut bagaimana cara membuat pesawat dari kertas model dart, bisa dipraktikkan:
1. Lipat kertas menjadi dua secara vertikal sehingga membentuk lipatan tengah.
2. Buka lipatan kertas dan lipat setiap sudut atas ke garis tengah.
3. Setelah membentuk segitiga, lipat tepi atas ke garis tengah.
Yang dimaksud membuat pesawat kertas di sini bukanlah membuat pesawat dari hasil melipat-lipat kertas lantas diterbangkan. Pesawat kertas yang dibuat dibentuk berdasarkan pola dan potongan tertentu yang digabungkan/dilem sehingga tampak mirip pesawat aslinya. Tentunya hanya sekedar pajangan, tidak untuk diterbangkan.
Dimulai dari rubrik Hoby di Majalah Angkasa No.8 Mei 1992, ditampilkan pola pesawat tempur era Perang Dunia I, Sopwith Camel. Pada dasarnya, untuk membuat, kita memfotokopi pola yang sudah disediakan dengan diperbesar dua kalinya, lantas ditempelkan di atas karton yang cukup tebal. Pola lantas digunting, setiap potongan pola dibentuk, direkatkan dengan lem sesuai instruksi. Setelah jadi, karena warnanya masih putih polos, diwarnai dengan menggunakan cat semprot.
Walaupun tergolong murah namun ada saja kendalanya, misalnya pada tahun 1990-an masih jarang penyedia jasa fotokopi, atau toko stationery yang menjual kertas BC/Brief Card, ditambah lagi harga cat semprot pylox juga cukup mahal. Akal-akalan dilakukan, mulai menjiplak menggunakan kertas biasa lalu ditempelkan di karton manila yang walaupun lebih tipis namun tersedia di mana-mana. Untuk mewarnai dapat menggunakan mulai dari pensil warna, crayon, bahkan spidol. Begitulah kreasi di tengah keterbatasan.
Sebagai informasi, bentuk keterampilan membentuk dari kertas ini sudah didapatkan sejak sekolah dasar, membuat bentuk rumah-rumahan atau bentuk tiga dimensi lainnya. Namun membuat pesawat kertas merupakan tingkatan lebih lanjut. Untungnya sudah disediakan polanya. Tapi lebih rumit jika ingin membuat sendiri, karena harus mengikuti bentuk dan skala aslinya, terutama lagi dibutuhkan referensi pandangan tiga sisi (three view drawing).
Dari Sopwith Camel, hadir berikutnya pesawat tempur McDonnell Douglas F-15 Eagle, lalu helikopter Bell UH-1B Huey, dan banyak model pesawat/helikopter lainnya. Pembaca Majalah Angkasa mulai mencoba-coba sendiri membuat pola pesawat kertas lantas mengirimkannya ke redaksi. Singkat kata hobi yang berawal dari hal sederhana ini semakin populer. Modeller pesawat kertas bermunculan! Untuk mengakomodasinya, Majalah Angkasa bahkan membuat perlombaan sampai beberapa kali melibatkan sponsor dari pihak TNI-AU (Tentara Nasional Indonesia-Angkatan Udara). Terakhir hobi membuat pesawat kertas secara sepihak dinamakan Origami, sebuah istilah yang diambil dari seni melipat kertas dari Jepang, yang sebenarnya salah kaprah karena origami minim proses menggunting dan mengelem.
Sempat menerbitkan beberapa buku khusus berisikan kumpulan pola pesawat/helikopter terbaik yang pernah dipublikasikan, Origami pada akhirnya ada surutnya, pelan-pelan pembaca Majalah Angkasa memilih hobi baru seperti flight simulator, mengoleksi pesawat diecast, dan membangun model kit pesawat. Walaupun Origami hilang sama sekali dari Majalah Angkasa setelah bertahan lebih dari 10 tahun, hobi membuat pesawat dari kertas tidak serta merta ikut hilang, malah berkembang lebih lanjut.
Pesawat kertas adalah simbol dari keinginan kita untuk menggapai mimpi-mimpi kita. Ketika seorang anak melipat selembar kertas menjadi pesawat, ia memancarkan harapan dan keinginan untuk melayang bebas di angkasa. Hal ini mengajarkan kita bahwa mimpi dan imajinasi adalah kunci untuk mencapai hal-hal yang tampaknya tidak mungkin. Pesawat kertas mengajarkan kita untuk memiliki imajinasi yang tak terbatas, dan untuk tidak takut mengembangkan mimpi-mimpi kita dengan keberanian.
Namun, pesawat kertas juga mengingatkan kita bahwa mencapai mimpi-mimpi tidak selalu mudah. Dalam proses melipat pesawat kertas, kita harus mempelajari pola dan teknik yang benar agar pesawat terbang dengan baik. Hal ini mengajarkan kita bahwa untuk mencapai impian kita, kita perlu mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan keberanian yang diperlukan. Pesawat kertas memperingatkan kita bahwa tanpa persiapan dan usaha yang tepat, mimpi kita hanya akan menjadi secuil harapan yang melayang tanpa arah.
Selain itu, pesawat kertas juga menghadirkan pesan tentang kegagalan dan ketekunan. Tidak jarang saat melipat pesawat kertas, kita akan mengalami kegagalan di awal. Pesawat mungkin tidak terbang sejauh yang kita harapkan, atau bahkan jatuh begitu saja. Namun, dengan ketekunan, kita bisa terus mencoba dan memperbaiki teknik kita. Pesawat kertas mengajarkan kita bahwa kegagalan adalah bagian dari proses mencapai mimpi, dan bahwa kegigihan adalah kunci untuk tetap berjuang meski dihadapkan pada rintangan.
3a8082e126