Jakarta, CNBC Indonesia - Mitos terkait organ intim pria memang selalu menjadi objek penelitian. Dahulu disebutkan, jika pria tinggi cenderung memiliki penis besar ketimbang pria pendek.
Penelitian terbaru justru kembali menemukan hal baru terkait penis. Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Translational Andrology and Urology menunjukkan bahwa pria dengan hidung yang lebih panjang dan besar juga benar-memiliki penis yang lebih besar.
Penelitian terbaru menguatkan studi Jepang tahun 2021 yang mengungkapkan bahwa pria dengan hidung berukuran 1,7 inci memiliki penis yang tidak ereksi sepanjang 4 inci tetapi pria dengan hidung 2,1 inci memiliki ukuran penis rata-rata lebih dari lima inci.
Penemuan ini muncul tak lama setelah sebuah penelitian menganalisis data untuk mengungkapkan pria negara mana yang memiliki ukuran penis ereksi rata-rata terbesar. Para peneliti menemukan bahwa pria di Ekuador adalah yang paling beruntung di dunia, dengan ukuran 6,93 inci yang diinginkan semua pria.
Berdasarkanhasil pemantauan Tim Jabar Saber Hoaks. Beredar narasi yang menyebutkanOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan bahwa pria dengan penis besar lebihrentan tertular virus corona Covid-19. Narasi tersebut beredar luas di mediasosial. Narasi itu diunggah melalui akun media sosial Facebook. Salah seorangpengguna mencantumkan link berita dari media BBC-News.us dengan judul artikel'WHO: Pria berpenis besar lebih rentan tertular covid-19'. BacaSelengkapnya..
Umumnya, pria di seliruh dunia memiliki panjang penis ereksi berkisar antara 12,9 sampai dan 13,9 cm. Sayangnya, pria cenderung percaya kalau ukuran rata-rata penis lebih besar dari itu, sehingga membuat mereka menganggap remeh ukurannya sendiri.
8. Lelaki sangat memuja phallus sehingga banyak figure lelaki yang digambar telanjang dan memiliki penis yang kecil. Kemudian mereka memberi gambar penis dengan ukuran besar untuk menonjolkan kejantanan mereka, dan beberapa menggambar dua buah penis sebagai penekanan.
Beberapa orang Aborigin menggunakan sunat sebagai uji keberanian dan pengendalian diri sebagai bagian dari suatu ritus peralihan menuju kedewasaan, yang menghasilkan keanggotaan sosial dan seremonial penuh. Ini dapat disertai dengan skarifikasi tubuh dan pencabutan gigi, dan diikuti kemudian oleh subinsisi penis. Sunat adalah salah satu dari banyak cobaan yang diwajibkan sebelum pemuda dianggap telah cukup berpengatahuan luas untuk mempertahankan dan meneruskan tradisi budaya. Sunat juga sangat terkait dengan keluarga orang tersebut, dan juga bagian dari proses yang diperlukan untuk mempersiapkan seorang pria untuk mengambil istri dan memiliki keluarga sendiri.[59]
Bocah imut ini membelai dirinya sendiri, mencium tubuhnya dan jelas sudah bersemangat dengan manipulasi sederhana seperti itu. Kemudian pria Korea itu melepas penisnya ke kamera dan menikmati apa yang dia seperti narsisis untuk tipologi psikologisnya.
Suara.com - Sebuah sosial eksperimen dilakukan oleh akun Youtube, wickydkewl. Eksperimen tersebut hendak mengetahui bagaimana reaksi perempuan ketika dikirimkan gambar penis oleh lelaki.