Tulisan ini hanyalah review dan sharing session kepada kawana-kawan yang mungkin ingin tahu pengembangan dunia ICT Indonesia dan DUNIA. Semoga ada yang ingin menambah khasanah wawasan perkembangan ICT ke depannya:
Baiklah, coba sedikit melihat beberapa fakta yang mungkin secara scientific perlu dilakukan pengkajian lagi. Saat ini kebanyakan masyarakat Indonesia masih menuntut "layanan atas jasa operator yang murah", belum sampai kepada tuntutan mengenai "layanan atas jasa operator yang stabil".
Untuk teknologi yang stabil, kita mungkin sudah sama-sama memahami bahwa pola bisnis teknologi yang di anut oleh negara-negara barat adalah pendekatan teknologi yang sudah sampai pada level maturity yang cenderung stabil, dan pendekatan seperti ini memiliki konsekuensi linier terhadap masalah biaya. Lain halnya dengan pendekatan yang dilakukan pelaku bisnis di timur, mereka cenderung mengutamakan/mengakomodir kebutuhan rata-rata negara berkembang, yaitu harga murah dan sesuai dengan kebutuhan, serta tak lupa memahami bahwa suksesor suatu proyek adalah melalui pendekatan persuasif dan doktrinasi.
Di level operator(i.e. TELKOM, TELKOMSEL, XL, INDOSAT, ESIA, AXIS, THREE) sendiri, mereka memahami bahwa demand kebanyakan masyarakat adalah masih sebatas pada kata MURAH, sehingga secara Return of Investment (ROI) mereka lebih tertarik dengan tawaran services/product dari timur. Fenomena seperti ini yang (mungkin) mendorong XL Axiata untuk lebih memilih menggunakan layanan managed services dari timur, karena secara operational cost mereka tidak mau ambil pusing dengan terlalu banyak menimbun aset yang memiliki tingkat investasi yang cenderung menurun. Jadi secara bisnis, mereka tepat memilih managed services dan diuntungkan; layanan terhadap masyarakat tetap jalan dan dapat menekan biaya yang dikeluarkan.
Bagaimana di level vendor(distributor) atau sistem integrator? Mungkin kedepannya, menjalin kerja sama dengan technology owner dari timur dirasa lebih menguntungkan daripada bertahan dengan model dan bentuk kerjasama dengan technology owner dari barat; karena secara services, vendor/sistem integrator akan diuntungkan dengan sodoran harga produk yang lebih murah. Dengan harga produk yang relatif lebih murah, maka vendor/sistem integrator akan lebih mudah memainkan harga penawaran di level services. Sounds make sense? Kindly share your comments :)
--
Marion Renaldo Rotinsulu
IT Security Engineer
Security Maintenance Team | IT Security Department | Technology Division
PT. Datacomm Diangraha
Grha Datacomm 3rd Floor, Jl. Pierre Tendean No. 18A, Jakarta 12790, IndonesiaTel. +62-21 2997 9797 | Fax. +62-21 2997 9898
M : +62 856 97 123 895 / +62 852 40 417 402 / +62 21 3390 6746YM : marionrotinsulu | GTalk: marionrotinsulu | Skype: marionrotinsulu