Sullamtaufiq terbuat dari bahan berkualitas tinggi seperti kayu jati atau mahoni yang tahan lama dan kuat. Produk ini tersedia dalam berbagai variasi seperti ukuran, warna, dan desain. Anda dapat memilih sullam taufiq dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan Anda, mulai dari yang kecil hingga yang besar. Selain itu, tersedia juga sullam taufiq dengan berbagai warna dan desain yang menarik untuk mempercantik ruangan Anda.
Sullamut Taufiq merupakan sebuah kitab mukhtasar yang dikarang oleh Syekh Abdullah Bin Husain Bin Thohir Bin Muhammad Bin Hasyim Balawi. Beliau masih memiliki ikatan darah dengan Nabi Muhammad. Nasabnya bersambung dengan nabi melalui Imam Alawi Bin Ubaidillah.
Walaupun termasuk kitab yang ringkas, kandungan dalam kitab ini mampu memberikan pemahaman kepada orang awam yang ingin belajar tentang agama tapi terhalang oleh kesibukan. Pembahasan dalam kitab ini memiliki tiga bahasan pokok yang meliputi tauhid, fikih, dan tasawuf.
Sullamut Taufiq ila Mahabbatillah Alat Tahqiq sendiri memiliki arti tangga untuk mendapatkan pertolongan Allah menuju cinta Allah secara pasti. Dari artinya, kita dapat melihat betapa besar harapan seorang Sayid Balawi dalam mengarang kitab sulam taufiq.
Kitab Sullamut Taufiq ini termasuk kitab semi fikih, sama seperti kitab Safinatun Najah yang isinya tidak hanya dihiasi oleh ilmu fikih, tapi dibarengi dengan 2 cabang ilmu pokok dalam Islam yaitu, ilmu tauhid dan ilmu tasawuf.
Dalam muqoddimahnya, Sayid Balawi sedikit menjelaskan mengenai isi yang termaktub dalam kitabnya. Yang berisi perkara-perkara fardu ain yang wajib dipelajari bagi setiap mukallaf dan harapan beliau bagi orang yang mempelajari kitab ini agar bisa mengambil hikmah dan mengamalkan ilmu dari kitab yang telah beliau karang.
Pasal tentang ilmu fikih ini dimulai dengan pondasi Islam yaitu sholat dan segala hal yang menyertainya seperti wudhu syarat, rukun, dan hal yang membatalkan sholat. Selanjutnya pembahasan tentang jinayat dan muamalah. Terdapat salah satu bab dalam kitab ini yang menarik dan cukup mengukuhkan citranya sebagai salah satu kitab yang keras, yaitu diperbolehkan membunuh seorang mumayyiz yang melalaikan sholatnya disebabkan sesuatu hal yang sepele seperti malas dengan catatan ia telah diingatkan namun tetap mengabaikannya.
Lanjut ke pembahasan mengenai tasawuf, pada pembahasan kali ini mushonnif menguraikan perkara tentang tasawuf sedikit berbeda dengan kebanyakan mushonnif. Mushonnif mengajarkan kita dan memperingatkan kita tentang tasawuf melalui perkara sehari hari yang dapat menyebabkan maksiat pada anggota tubuh seperti telinga, mata, tangan dan kaki maupun lisan. Mushonnif memperingatkan kita agar selalu berhati hati dalam bertindak agar tidak terjerumus kepada kemaksiatan.
Pasal terakhir dalam bab ini ditutup tentang tazkiyatun nafs yang berisi kewajiban kepada para orang yang melakukan dosa agar segera taubat dengan cara menyesali perbuatan yang telah dilakukan dan memperbanyak istighfar. Pada penutupan kitab ini mushonnif meminta kepada semua yang mempelajari kitabnya jika menemukan kesalahan dan mengetahui kebenarannya agar bisa mengambil hikmah. Mushonnif juga berharap agar ia kecipratan pahala dari pemaparan tentang kebaikan dari kitabnya. Begitu juga penulis yang dhoif ini
3a8082e126