Fwd: [al-its] Propaganda Peak Oil; Ternyata Minyak Bumi Bukan Berasal Dari Fosil

315 views
Skip to first unread message

Hanif

unread,
Mar 28, 2012, 3:00:52 AM3/28/12
to indo-...@yahoogroups.com, tentan...@googlegroups.com, ki...@yahoogroups.com, Alumni ITS Luar Negeri
Salam,


Mungkin ada rekan2 yg ahli perminyakan, geologi, geofisika, etc bisa memberi penjelasan lebih lanjut ttg hal yg menarik ini?


hanif


---------- Forwarded message ----------
From: wahyu semedi
Date: 2012/3/28
Subject: [al-its] Propaganda Peak Oil; Ternyata Minyak Bumi Bukan Berasal Dari Fosil






Propaganda Peak Oil; Ternyata Minyak Bumi Bukan Berasal Dari Fosil

by hati-itb on March 15th, 2012 at 20:53
Posted In: Berita
KEBIJAKAN pemerintah soal bahan bakar minyak (BBM) selalu saja ditunggu dengan harap-harap cemas, begitupun penetapan kuota produksi negara-negara penghasil minyak (OPEC), yang berdampak pada fluktuasi harga BBM di pasar internasional selalu diamati dengan penuh kekhawatiran.

 

Pesimistis dalam dunia perminyakan secara tidak sadar memang telah dibangun dari awalnya. Kita semua percaya bahwa minyak bumi adalah bahan bakar fosil, hampir setiap hari “fakta” ini disebut dalam berbagai media massa. Lalu siapa sebenarnya yang pertama mengajukan teori (tepatnya hipotesis) yang kadung dipercaya semua orang ini? Adalah Mikhailo V. Lomonosov, seorang cendekiawan besar Rusia, yang pada 1757 mengajukan sebuah hipotesis bahwa minyak bumi berasal dari sisa-sisa makhluk hidup.

Berdasarkan hipotesis ini, berarti minyak mentah akan terbentuk sangat lambat, karena berasal dari sisa-sisa tumbuhan dan binatang yang telah mati, melewati jutaan tahun terkubur di bawah batuan,  mengalami  tekanan dan suhu yang luar biasa, lalu mengubahnya menjadi minyak mentah.

Industri minyak bumi modern lahir 145 tahun yang lalu di Titusville, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) ketika Edwin Drake sukses melakukan pemboran pertama minyak bumi di AS. Kala itu hampir tidak ada yang mengkhawatirkan berapa lama lagi perut bumi menyediakan minyaknya untuk dambil? Tetapi sejak produksi minyak di AS memuncak sekitar 1970, sejumlah ahli geologi, ahli ekonomi dan analis industri mulai mempertimbangkan sebuah pertanyaan, berapa lama lagi pasokan minyak bumi dunia bisa memenuhi permintaan yang terus meningkat? Banyak kalangan memprediksi, produksi minyak global akan mencapai puncaknya beberapa tahun ke depan.

Konsekuensi dari hipotesis “bahan bakar fosil” tentunya menyisakan pertanyaan-pertanyaan pesimis seperti itu. Berapa banyak minyak mentah yang masih tersisa di dalam perut bumi? Dan kapan habisnya?

Menurut National Geographic, jumlah minyak mentah yang tersisa di bumi diprediksi sekitar 1,2 triliun barrel. Walaupun ladang minyak baru banyak ditemukan, tetapi pasokan saat ini tidak sebanding dengan penemuan-penemuan ladang tersebut. Berdasarkan gambaran konsumsi saat ini, berarti perkiraan 1,2 triliun barrel minyak bumi akan habis dalam tempo 44 tahun.

Benarkah masa kejayaan energi tak terbarukan ini akan segera berakhir? Akankah tak kan tersisa lagi tetesan minyak di jebakan kerak bumi? Ataukah ini hanya isu-isu yang sengaja dihembuskan untuk melambungkan harga “emas hitam” ini?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut kita mesti meninjau ulang hipotesis biogenik Lomonosov yang dibuat hampir 250 tahun yang lalu itu. Beberapa ilmuwan mulai mempertanyakan pandangan tradisional ini. Pada abad ke-19 hipotesis  ini untuk pertama kalinya ditolak seorang naturalis dan geolog Jerman kenamaan, Alexander von Humboldt, dan ahli kimia termodinamik Prancis, Louis Joseph Gay-Lussac, kemudian mereka mengajukan dalil alternatif yang menyatakan bahwa minyak bumi adalah materi primordial (purba) yang memancar dari tempat yang sangat dalam, dan tak ada hubungannya dengan materi biologis dari permukaan bumi.

Dengan berkembangnya ilmu kimia selama abad kesembilan belas, terutama ketika hukum kedua termodinamika ditemukan oleh Clausius pada 1850, hipotesis Lomonosov terus diserang, tak kurang dari pakar kimia Prancis Marcellin Berthelot mencemooh hipotesis asal biologis dari minyak bumi ini. Berthelot adalah orang pertama yang melakukan percobaan yang melibatkan serangkaian apa yang sekarang disebut sebagai reaksi Kolbe dan menunjukkan bahwa minyak bumi bisa dihasilkan dengan melarutkan baja dengan asam kuat tanpa melibatkan molekul atau proses biologis.

Selama kuartal terakhir abad kesembilan belas, ahli kimia Rusia Dmitri Mendeleev juga menguji dan menolak hipotesis Lomonosov ini.  Mendeleev menyatakan dengan jelas bahwa minyak bumi merupakan bahan primordial yang keluar dari kedalaman yang jauh. Dengan persepsi yang luar biasa, Mendeleev membuat hipotesis tentang adanya struktur geologi yang ia sebut “patahan dalam” (deep fault) tempat minyak bumi melaluinya dari kedalaman.

Pada 1951, dalam sebuah kongres geologi minyak bumi, seorang geolog asal Rusia Nikolai  A. Kudryavtsev mengajukan teori asal-usul minyak bumi abiotik atau abiogenik, setelah menganalisis hipotesis Lomonosov yang terbukti salah. Inilah untuk pertama kalinya teori abiotik modern dicanangkan untuk mengganti teori konvensional.

Kudryavtsev tidaklah sendiri, dia mendapat banyak dukungan termasuk dari para ilmuwan barat, seperti Thomas Gold dan Dr JF Kenney.  Bahkan Kenney bersama ilmuwan Rusia lainnya benar-benar mampu membangun reaktor dan membuktikan minyak bumi bisa dihasilkan dari kalsium karbonat dan oksida besi, dua senyawa yang melimpah di kerak bumi.

Baru-baru ini, para peneliti dari Royal Institute of Technology  di Stockholm, Swedia telah berhasil membuktikan bahwa fosil-fosil dari hewan dan tumbuhan tidak lagi diperlukan untuk menghasilkan minyak mentah. Temuan ini begitu revolusioner karena sangatlah berarti, di satu sisi akan memudahkan menemukan sumber-sumber energi, di sisi lain sumber energi ini dapat ditemukan di seluruh dunia.

“Dengan menggunakan penelitian ini, bahkan kami dapat mengatakan di mana minyak bumi dapat ditemukan di Swedia,” kata Vladimir Kutcherov, profesor yang memimpin riset ini.

Bersama dengan koleganya, Vladimir Kutcherov telah melakukan simulasi suatu proses yang melibatkan tekanan dan panas yang terjadi secara alami di lapisan dalam bumi, proses yang menghasilkan hidrokarbon, komponen utama dalam minyak dan gas alam.

Menurut Kutcherov, penemuan ini mengindikasikan dengan jelas bahwa pasokan minyak bumi tidak akan habis. “Tidak ada keraguan bahwa penelitian kami membuktikan bahwa minyak mentah dan gas alam yang dihasilkan, tanpa melibatkan fosil. Semua jenis batuan dasar dapat berfungsi sebagai reservoir minyak,” kata Vladimir Kutcherov kepada Science Daily, baru-baru ini.

Kutcherov pun mampu membuktikan bahwa hidrokarbon dapat dibuat  dari air, kalsium karbonat  dan zat besi. Ini berarti  minyak bumi merupakan sumber energi berkelanjutan dan terbarukan.

Proses abiotik untuk menghasilkan minyak bumi dimungkinkan lewat proses yang disebutFischer-Tropsch, reaksi kimia yang mengubah campuran karbonmonoksida dan hidrogen menjadi hidrokarbon cair. Proses ini dikembangkan dan dipatenkan pada tahun 1920, kemudian digunakan selama Perang Dunia II  oleh Jerman dan Jepang. Proses ini pun menjadi dasar penciptaan bahan bakar jet yang dibuat dari air di AS, seperti dilaporkan majalah Wired (9/9/09).

Misteri Pulau Eugene 330 dan cadangan Minyak Yang Terisi Kembali

Pulau Eugene merupakan ladang minyak di Teluk Meksiko, sekitar 80 mil lepas pantai Louisiana, AS. Lansekap kepulauan ini terbelah dengan celah dan rekahan dalam yang spontan memuntahkan  gas dan minyak. Ladang minyak ini ditemukan pada 1973 dan  mulai memproduksi sekitar 15.000 barel per hari. Pada 1989, aliran minyaknya berkurang menjadi 4.000 barel per hari. Tetapi tanpa alasan logis apapun, secara tiba-tiba produksinya meningkat menjadi 13.000 barel. Selain itu, taksiran cadangan meroket 60-400 juta barel.

Apa yang terjadi di bawah Teluk Meksiko?

Apa yang ditemukan para peneliti ketika menganalisis ladang minyak ini dengan pencitraan  seismik 3-D? Ternyata ada patahan dalam yang tidak bisa dijelaskan, dan minyak telah memancar dari suatu kedalaman yang tidak diketahui sebelumnya, dan bermigrasi ke atas melalui batuan untuk mengisi pasokan yang ada.

Para peneliti menemukan ketika mereka menganalisis ladang minyak dengan selang waktu pencitraan 3-D seismik bahwa minyak memancar dalam dari sumber yang lebih dalam yang sebelumnya tidak diketahui dan bermigrasi naik melalui celah bebatuan untuk mengisi pasokan yang ada.Selanjutnya, analisis minyak yang sekarang sedang diproduksi di Pulau Eugene menunjukkan perbedaan usia geologis dari minyak yang diproduksi di sana sebelum tahun 1989. Dugaan kuat, minyak mentah yang baru, muncul dari sumber yang berbeda, sumber yang tidak bisa dijelaskan.

Perkiraan terakhir dari cadangan minyak kemungkinan naik dari 60 juta barel menjadi 400 juta barel. Baik ilmuwan dan ahli geologi dari perusahaan-perusahaan minyak besar telah melihat bukti dan mengakui bahwa ladang minyak Pulau Eugene mengalami pengisian ulang sendiri.

Sumber minyak dari suatu kedalaman di Pulau Eugene sangat mendukung teori Thomas Gold yang ditulis dalam bukunya The Deep Hot Biosphere. Gold menetapkan, “minyak bumi sebenarnya adalah aliran primordial terbarukan yang terus-menerus diproduksi oleh bumi dalam kondisi panas dan tekanan yang luar biasa. Ketika zat ini bermigrasi ke permukaan, ia diserbu oleh bakteri, sehingga minyak bumi tampak seperti memiliki asal usul organik dari zaman dinosaurus. “

Sumber minyak di Pulau Eugene serta gagasan Gold membuat insinyur perminyakan bertanya-tanya tentang situasi yang sama di ladang minyak Timur Tengah yang tak ada habisnya.

“Timur Tengah memiliki lebih dari dua kali lipat cadangan minyak dalam 20 tahun terakhir, meskipun setengah abad dieksploitasi dan penemuan baru relatif sedikit,” ujar  Norman Hyne, seorang profesor di Universitas Tulsa, Oklahoma, AS. “Teori  yang tak konvensional (teori abiogenik ) tentunya akan berubah menjadi benar,” katanya.

Keberadaan ladang minyak yang bisa memperbaharui pasokan sendiri menghancurkan mitos teori asal usul minyak.dan Jika minyak memang benar-benar berasal darizat anorganik alami maka bagaimana bisa dikatakan minyak adalah energi tak terbarukan ?

Beberapa Contoh Bukti Kasus Konspirasi Kebohongan tentang Kelangkaan Sumber Minyak

Inti dari masalah ini adalah bahwa jika minyak banyak di daerah-daerah di mana kita diberitahu oleh pemerintah dan perusahaan minyak yang tidak memiliki bukti yang jelas bahwa kelangkaan buatan disimulasikan dalam rangka untuk mendorong maju segudang agenda lainnya. Dan kami memiliki contoh nyata dimana hal ini telah terjadi.

Seperti pada perusahaan pengeboran minyak raksasa Chevron dan Texaco, mereka mendapat memo untuk sengaja menciptakan kelangkaan minyak dengan membatasi kapsitas produksi dengan menutup kilang minyak tertentu dengan alasan minyak telah habis di sumber tersebut. Ini adalah upaya lobi nasional yang dipimpin oleh American Petroleum Institute untuk mendorong perusahaan-perusahaan kilang minyak untuk melakukan hal ini.

” Sebuah memo internal yang Chevron menyatakan; “Seorang analis energi senior di konvensi API baru-baru ini memperingatkan bahwa meskipun industri minyak AS tidak mengurangi kapasitas penyulingan hal ini tidak akan menimbulkan peningkatan substansial dalam margin kilang.”

Memo ini semakin memperjelas bahwa gagasan untuk pengurangan dalam kapasitas penyulingan dan pembatasan dalam membuka kilang baru tidak datang dari organisasi lingkungan, seperti yang dikatan oleh para produsen minyak , tetapi melalui kebijakan yang disengaja dari mereka sendiri.

Program Illuminati Dibalik Kebohongan Keterbatasan Alam Dalam Produksi Minyak Bumi

Teori Peak Oil adalah kebohongan masif yang dirancang untuk menciptakan kelangkaan buatan demi mendongkrak harga, juga memberikan negara sebuah alasan untuk mengorbankan standar hidup yang telah kita perjuangkan dengan susah payah. Publisitas menciptakan CFR dan Club of Rome strategy manual sejak 30 tahun lalu mengatakan bahwa pemerintah global perlu mengontrol populasi dunia melalui neo-feodalisme dengan menciptakan kelangkaan buatan.

Sekarang arsitek sosial de-industrialisasi Amerika Serikat menyalahkan disintegrasi ekonomi kita pada kurangnya pasokan energi.

Sekarang ekonomi dunia telah menjadi begitu terpusat melalui operasi globalisasi, mereka akan terus mengkonsolidasikan dan menyalahkan pemakaian berlebihan atas bahan bakar yang bersumber dari fosil, sementara pada saat yang sama mereka juga menghalangi pengembangan dan integrasi teknologi bersih yang terbarukan.

Dengan kata lain, Sumber minyak bumi yang dinyatakan dari fosil mahluk hidup adalah kebohongan besar untuk menciptakan kelangkaan buatan dan mengendalikan harga . Sementara itu, teknologi bahan bakar alternatif yang telah ada selama beberapa dekade juga sengaja ditekan pengembangannya. Peak Oil adalah sebuah teori yang dikemukakan oleh elit, oleh industri minyak, oleh orang-orang bahwa Anda akan berpikir puncak minyak akan membahayakan, kecuali itu adalah penutup untuk agenda lain.

Produksi Minyak Dunia Menurut Sekenario Peak Oil Theory
Dan begitulah realitanya dunia ini yang penuh dengan kepalsuan. Teori bahwa minyak bumi berasal dari sisa fosil biologis zaman dahulu memanglah sebuah kebohongan besar dari para elit zionis-Illuminati (yang memang sejak awal menguasai bisnis minyak, media, dan institusi pendidikan). Illuminati ingin menggunakan propaganda Peak Oil untuk menaikkan harga minyak dan mengeksekusi rencana depopulasi dunia mereka.

Saat harga minyak naik melewati kemampuan beli sejumlah besar negara, hanya negara-negara yang diizinkan hidup oleh Illuminati yang akan mendapatkan minyak. Beberapa milyar penduduk bumi akan dimusnahkan (depopulasi) secara kejam dalam kekacauan dan kepanikan akibat matinya industri dan perdagangan di dalam negeri mereka.

Mungkin bagi sangkaan orang awam, keuntungan penjualan minyak akan dinikmati oleh negara-negara penghasil minyak seperti Arab Saudi, Kuwait, Uni Emirat Arab, Libya dan Indonesia. Namun kenyataannya meskipun ladang produksi minyaknya ada di Arab Saudi dll, namun sebagian besar perusahaan penambang dan pengolah minyaknya dimiliki oleh perusahaan asing, Rockefeller beserta kolega-koleganya. Di Indonesia sendiri, 90% perusahaan minyak yang ada dimiliki oleh perusahaan asing. Maka jangan heran sebagai salah satu negara penghasil minyak, tidak ada sedikitpun jejak keuntungan besar yang diraup oleh negara ini. Sedikitpun dana yang ada belum terkorupsi, dana ini, dana itu yang tidak jelas kemana larinya. Yang jelas nikmatin ya mafia2 minyak itu, rakyat kecil kayak kita mah dianggap ngga perlu, yang penting beli BBM terus, dan sekarang dicabut subsidinya pula.

Saat ini, akibat propaganda Peak Oil, semua negara ramai-ramai mengembangkan minyak nabati yang disebut biofuel. Mereka menggunakan bahan pangan seperti jagung dan gula untuk membuat minyak baru. sekalipun mereka tahu energi yang diperlukan untuk memproduksi satu unit minyak biofuel lebih besar daripada energi yang kemudian bisa didapat dari satu unit minyak biofuel, rencana ini tetap jalan terus.

Selain itu, efek dari tindakan ini adalah mengurangi lahan pertanian untuk bahan pangan. Tanah pertanian yang sebenarnya untuk memproduksi bahan pangan sekarang sebagian dikonversi sebagai lahan pertanian yang produknya dipakai untuk membuat bahan baku biofuel. Salah satu penyebab kenaikan harga komoditi pertanian beberapa tahun terakhir ini adalah karena hal ini, dan kabar buruk bagi para kelas menengah dan orang miskin adalah intensitas program ini sekarang masih di tahap awal. Di tahun-tahun mendatang, akan ada semakin banyak lahan pertanian untuk memproduksi biofuel dan oleh sebab itu akan membuat pasokan bahan pangan menjadi semakin ketat, alias harga bahan pangan akan terus meningkat. …

food inflation menjadi perhatian para pengamat ekonomi, saya melihat dr perspektif lingkungan juga dan ternyata ada benang merahnya di teknik2 produksi GMO. Memperkecil lahan pertanian = menggantungkan hidup petani pada teknologi pertanian yg dikuasai asing, menjadikan lahan2 petani sbg industri trmsuk biofuel, kemudian kanibalisasi lahan dng menjadikan lahan pangan yg bergantung pd air tawar ke air asin. Saat ini ada ujicoba para insinyur monsanto membuat sawah di tepi pantai dng keramba spt rumput laut. its insane!

Masa Depan Minyak Bumi

Hari ini kita dianjurkan habis-habisan oleh pemerintah untuk menghemat energi BBM, demi menyisakan energi dari minyak untuk anak cucu kita.Jika memang minyak benar-benar akan habis dalam beberapa puluh tahun lagi, mengapa sekarang cadangan minyak terus meningkat dan produksinya kian meroket ?

Tahu 1980-an OPEC memutuskan kuota produksi minyak didasarkan pada jumlah cadangan yang ada di negara masing-masing, semakin besar cadangannya maka semakin besar pula produksinya .BElakangan ini Arab Saudi melaporkan peningkatan cadangan minyak mentahnya sekitar 200 miliar barel. stok Minyak Saudi aman dan berlimpah , kata para pejabatnya.

Ada juga laporan bahwa Rusia telah mengalami peningkatan yang jauh lebih besar pada cadangan minyaknya bahkan melampaui Arab Saudi. Mengapa Rusia mengumumkan hal ini jika Rusia percaya bahwa cadangan minyak adalah terbatas?tampak jelas bahwa Rusia telah siap dengan produksi minyak tak terbats di masa depan
Yang jelas ada kontradiksi besar antara teori keterbatasan minyak dengan fakta peningkatan cadangan minyak

Tampaknya bahwa setiap kali ada semacam krisis energi, OPEC selalu meningkatkan produksi . Alasannya mereka melakukannya untuk menurunkan harga, namun harga selalu naik karena mereka juga menyebarluaskan mitos bahwa mereka menguras beberapa cadangan terakhir untuk pasar.

Bukti ilmiah juga sangat bertentangan dengan keterbatasan suplai minyak, baru-baru ini diperbarui dalam paper Ilmiah yang dimuat Dalam ‘Energia’ menunjukkan bahwa minyak adalah zat abiotik,dan bukanlah produk yang berasal dari materi biologis yang mengalami pembusukan berjuta-juta tahun lalu. Minyak, bukan sumber daya non-terbarukan. seperti batubara, dan gas alam, yang bisa terisi kembali dari sumber dalam perut bumi.

Rusia berhasil membuktikan kalau minyak bumi ternyata bukan dari fosil dan dapat diperbaharui karena berasal dari lapisan magma lebih di kedalaman lebih dari 30,000 kaki dan tidak ditemukan lapisan organik.

Tidak kebetulan kemudian bahwa Rusia, yang memelopori penelitian ini kemudian melakukan serangkaian proyek penggalian minyak bumi dengan kedalaman yang lebih jauh lagi 30.000 meter

referensi




__._,_.___
 

Your email settings: Individual Email|Traditional 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 

__,_._,___

Putranto Manuhoro

unread,
Mar 28, 2012, 10:42:35 AM3/28/12
to tentan...@googlegroups.com
menarik pak artikelnya,
 
tapi bagiaman menjelaskan sumur2 tua macem yang ada di duri, bekapai, dan aceh yang produksinya terus menurun, bahkan sebagian sudah di abandon ? kenapa produksi secara total di indonesia terus turun, diikuti oleh cadangan minyak yang juga susah naiknya... apakah indonesia kurang beruntung karena renewable rate minyak di indonesia tidak seperti di pulau eugene ?
 
jadi pengen tau pendapat para geologis tentang teori ini :)

poetut
 

--
==============================================
Website : www.tentangqatar.com
Facebook: http://www.facebook.com/TentangQatar
 
Kirim email ke milis : tentan...@googlegroups.com
Mendaftar ke milis : tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti berlangganan milis kirim email ke tentangqatar...@googlegroups.com lalu reply pada saat menerima email konfirmasi



--
br,
poe

Oki

unread,
Mar 28, 2012, 1:20:55 PM3/28/12
to tentangqatar
Wah topiknya serem euy, pakai illuminati segala.....kudu buka-buka
novel Dan Brown lagi nih.... he he he....

Memang ada dua theory tentang asal-usul alias genesa dari minyak bumi
yaitu teori organik (kadang disebut biogenik, meskipun sebenarnya
tidak 100 persen tepat) dan an atau in-organik (ada yang sebut
abiogenic). Seperti yang disebut dibagian awal forwardan pak Hanif,
pada dasarnya teori biogenik menyebut bahwa minyak berasal dari fossil
zat organik setelah melalui proses tekanan dan temperatur dalam tempo
jutaan tahun. Sebenarnya ada juga variasi teori biogenik yaitu hasil
aktifitas bakteri atau algae yang dengan proses metabolisme atau
fotosintesa mampu menghasilkan minyak atau lebih tepatnya gas bumi.

Kalau teori anorganik, jelas menyatakan bahwa minyak dan gas bumi ini
merupakan murni hasil proses kimiawi senyawa-senyawa yang berasal dari
dalam bumi tanpa ada input organisme baik masa kini maupun lampau
teori ini dianut beberapa ahli kebumian dan kimia yang mayoritas
berasal dari bekas Uni Sovyet, tapi kalau dibanding dengan yang
menganut teori organik jumlah mereka sangatlah kecil mungkin cuma nol
koma nol sekian persen.

Kenapa ? Yang jelas dari mulai saat minyak dan gas pertama dicari
dengan cara mengebor (BTW sumur bor pertama di era modern untuk
mencari minyak ada di Baku, Azerbaujan laut Caspia....berpuluh tahun
sebelum Colonel Drake mengebor di Titusville, Pennsylvania), selalu
dilakukan di cekungan-cekungan sedimenter.

Sampai saat ini, kalau seorang geologist mengusulkan untuk mengebor
sebuah sumur eksplorasi, pertanyaan pertama yang muncul adalah apakah
ada batuan induk (source rock), berapa dalam formasi batuan tersebut
dalam cekungan sedimen, berapa lama batuan induk sudah berada dalam
jendela pembentukan minyak (oil window), bagaimana mekanisme
perpindahan minyak (migrasi) yang dibentuk oleh batuan induk dan
apakah ada perangkap (trap) serta batuan penampung (reservoir) tempat
minyak tersebut tersimpan.
In short, semua memakai pendekatan organic oil, dan terbukti telah
berhasil menemukan minyak.......

Setahu saya hanya ada beberapa (4 atau 5 ?) sumur eksplorasi yang
dibor memakai pendekatan inorganik, di Russia dan Swedia.....hasilnya,
belum berhasil mendapatkan cadangan migas.

Kesimpulannya: Jumhur geologist sepakat bahwa minyak terbentuk melalui
proses organik. Ya sebagaimana bidang ilmu lain, kalau ada satu-dua
ulama (baca ilmuwan) yang menyempal ya wajar lah.....

Catatan ahir:
Apabilapun (big IF) eksplorasi dengan pendekatan anorganik nantinya
bisa terbukti menemukan cadangan minyak, kemungkinan besar cadangan
tersebut terletak sangat dalam, dengan tekanan dan temperatur sangat
tinggi dan untuk menyedotnya diperlukan teknologi yang suaaangat
muahaal (mungkin berlipat kali dari teknologi deep water yang paling
mahal saat ini). Bisa-bisa ongkos yang kita keluarkan untuk
menyedotnya lebih mahal dari manfaat yang kita dapat, alias jual
rugi.Padahal sebenarnya kita sudah punya sumberdaya hasil proses di
dalam bumi yang jauh lebih mudah dan murah untuk dimanfaatkan. Namanya
GEOTHERMAL........

Salam
O'
> ...
>
> read more »

Lapis Lazuli

unread,
Mar 28, 2012, 2:53:00 PM3/28/12
to tentan...@googlegroups.com

wadow ..!  panjang sekali artikel ini.  capek membacanya.  ;))

ada 3 highlight yg bagi saya menarik diperhatikan.

1. teknologi 3-D yg berhasil men-scann keberadaan produksi "tambahan" di lokasi pengeboran
teluk mexico yg dari keadaan hampir tutup menjadi tiba2 melonjak lagi.
yg terpikir oleh saya kalau begitu memang daya tekonologi 3-D tersebut berarti di tempat2 lain
akan dengan mudah menentukan cadangan minyak bumi yg ada,  katakanlah untuk menarik
kesimpulan apakah sebuah sumur akan bernasib akan "mati" atau akan bernasib sama kayak
sumur bor di teluk mexico itu yg sumurnya hidup kembali.  bisa nggak teknologi 3-D itu dipake
buat menentukan seberapa besar harta karun emas hitam yg ada di perut bumi indonesia?

2. menebar isu atas dasar kebohongan oleh US (konspirasi dan illuminati).  yang ini agak masuk
akal juga mengingat:  pemilik sumber minyak mayoritas bukan oleh US dan konconya di Barat
melainkan negara2 Timteng, Afrika Utara dan Far East.  menguasai bangsa2 itu secara fisik sdh
tidak jamannya lagi, kecuali menguasai negara2 bekas jajahan itu semua secara teknologi dan
politik hal ini bukan lagi isu baru sebetulnya.

3. BBM di tanah air.
tadi siang saya sempat menonton acara talk show di Metro TV. tamu pembicara satu dari
ICW, satu wakil menteri (lupa nama dan dari menteri mana dia) dan satu pembicara pengamat.
dari ketiganya cuman si wakil menterilah yg cukup gencar mendukung dan mengharuskan
indonesia megnurangi subsidi BBM dan kalau bisa menghapusnya, bahkan ketika dia dicoba
disela oleh pembicara lain dia denga arogannya menyuruh kedua orang lain untuk diam dulu
selagi si wamen ini bicara!  tapi giliran dua orang lain bicara, si wamen ikut menyela orang yg
sedang bicara!  benar2 gemas saya menonton acara itu,  kalau saja saya ada di studio saya
pengen meneriaki si wamen ini!

si wamen juga dengan arogannya menyalahkan semua pihak yg menurutnya salah dalam
hitung-hitungan harga minyak, termasuk yg disalahkannya adalah Kwik Kian Gie.  terus 
si wamen mencontohkan China dan India saja tidak melakukan subsidi!

alamak!!  hampir2 saya lempar itu kaca TV ke jidat si wamen.
bagaimana bisa menjadikan India dan China sebagai sample?  wong jelas2 India dan China
bukan negara penghasil minyak, dua negara ini gak punya sumur minyak (mungkin punya juga
tapi  negligible gitu).  lah mana mungkin dua negeri itu melakukan subsidi?  lagipula soal pengaturan
hasil bumi antara dua negara itu dengan indonesia bukankah berbeda?  kalau negeri kita 
bukankah UU mengatakan harta kekayaan bumi dan seisinya (yg Allah gratiskan itu) diwajibkan
oleh UU utk kemashlahatan rakyat sebesar2nya?

kemashlahatan rakyat itu ya itulah salah satunya subsidi, bukan?

pertanyaannya, mengapa subsidi seperti iblis yg menakutkan bagi pemerintah?
menurut saya pemerintah (siapapun dia) mestinya menganut filososfi kebangsaan di mana
miskin sama dirasa dan makmur sama merata.  

kemudian si wamen juga mengatakan kalau subsidi tidak dihapus maka sampe kiamat
indonesia tidak akan maju dan selalu kandas dalam pembangunan/pemakmuran rakyat!

benar2 saya mau menggampar muka si wamen itu.
soalnya bukankah selama ini sdh berapa kali kenaikan BBM oleh pemerintah dengan alasan
untuk kemakmuran dan kelangsungan pembangunan rakyat? buktinya apa, malah setiap kenaikan BBM kemiskinan yg terjadi. (yg kaya makin kaya dan miskin terus menjadi miskin).  ini semua realita yg ditutupin oleh
si wamen tersebut.


salam,
Lapis Lazuli
ada akik di lapisan batuan bumi





2012/3/28 Hanif <hanif...@gmail.com>

Oki

unread,
Mar 28, 2012, 10:57:17 PM3/28/12
to tentangqatar
Kasi catatan kecil2 ya boz Lapiz.....

1) Seismic 3D bukan teknologi baru, tapi sudah dipakai lebih dari 40
tahun. Teknologi ini memang sangat membantu dalam eksplorasi dan
eksploitasi migas tapi bukan pil viagra yang bisa menjawab semua
masalah.

Buntinya, semua lapangan besar di Indonesia sudah di 3D, tapi toh
produksi kita tetap turun terus......

2) Tahukah kita, Perusahaan minyak terbesar di dunia ? Bukan BP, shell
atau Exxon mobil, tapi berdasar cadangan yang dikuasainya Saudi Aramco
disusul oleh Iran National oil co lah yang jadi jawara. Exxon cuma ada
di nomor 17 dan Pertamina nomer 31.

Kalau diranking dari market capitalization (metric ini agak susah
karena banyak national oil co. Yang non publicly traded) Aramco juga
masih di atas......

3) Wakil mentri energi, pak Widjajono Partowidagdo dikenal dan
mempunyai reputasi sangat baik sebagai pakar energy economic dan
pengembangan sumber daya migas. Banyak teman2 kita di Doha ini yang
mantan murid beliau..

Kalau soal hitung2 biaya lifting, ongkos produksi dll biaya migas,
terusterang saya lebih mempercayai kepakaran beliau ketimbang para
pengamat apalagi anggota DPR.....
> *ada akik di lapisan batuan bumi*

imam....@gmail.com

unread,
Mar 28, 2012, 11:12:53 PM3/28/12
to tentan...@googlegroups.com
Alhamdulilah banyak sekali manfaat dari pembahasan email ini & paling saya sukaii, ini namanya kuliah terbuka yg isinya singkat padat sekaligus gratis. Yang tidak pernah didapat dibangku sekolah dulu, maklum beda jurusan, habisnya saya ngambil jurusan sidoarjo - wonokromo .......he.....he.....he.....
Tak terlapas dari kuliah ini mari kita ambil positifnya. Buat pak Oki dan para pakar yg ada di doha silahkan dilanjut pembahasan ini. 110% jempol.

Salam
Mahasiswa Es tung-tung dr gurun
No sara
Dikirim sangking BlackBerry®

Lapis Lazuli

unread,
Mar 28, 2012, 11:09:09 PM3/28/12
to tentan...@googlegroups.com

pak Oki,

kalau saya bukan soal kepakaran sang wakil menteri, tapi soal niat dia itu untuk menghapus subsidi.
kalau subsidi dihapus, sudah tidak ada bedanya indonesia dengan india atau china yg tidak memiliki
minyak bumi. terus muaknya melihat dia di TV kemaren sewaktu gaya melecehkan orang lain itu loh.
dia tidak bersedia disela selagi ngomong, tapi dia sendiri menyela orang lain ngomong.
terus kalau soal kepakaran si wamen,  komentarnya yg menurut saya blunder itu loh,  masak indonesia
dibandingin sama india dan china,  dia malah berkata, "kalau india/china bisa gak memberi subsidi,
mengapa indonesia tidak bisa?".   

menurut saya menghapus subsidi itu pelanggaran UUD-45.
dari subsidilah rakyat merasa dapat bagian dari hasil kekayaan alam yg gratis diberi Alloh.
kalau gak ada lagi subsidi, perasaan saya seperti tinggal di negeri asing, sebab sebagai
rakyat tak lagi menerima keistimewaan jatah rejeki punya minyak.
faktanya memang minyak bumi di dalam tanah itu kam milik rakyat?  bukan pemilik investor?

agak menyimpang nih diskusinya .. 
harus segera direm, kalau tidak ada sempritan dari bang Momod.  hehehe

salam,
Lapis Lazuli
batu akik kena minyak makin kinclong!



2012/3/29 Oki <o_mu...@yahoo.com.au>

Oki

unread,
Mar 29, 2012, 12:13:39 AM3/29/12
to tentangqatar
Memangnya Indonesia kaya minyak ?
Lha wong kita net importir koq......sudah beberapa tahun ini.

Hukum ekonomi berkata: subsidi mendistorsi perilaku pasar. Kalau harga
minyak murah, tidak akan pernah ada insentif untuk diversifikasi
sumber daya energi, mengubah perilaku untuk naik publik transport
dll.

Sama dengan kita disini, berapa banyak yang rela meninggalkan
Langrosser dan batrool di garasi dan naik bus Karwa meskipun full AC
dan gak pakai desak-desakan.....
> *batu akik kena minyak makin kinclong!*

...ZaldI...

unread,
Mar 29, 2012, 12:53:23 AM3/29/12
to TentangQatar
Pan emang gitu, yg pintar (pakar) digunakan penguasa untuk membodohi yg nggak pinter (rakyat) .. Itulah kapitalis sejati.. :)
... Semoga apa yg dilakukan berguna bagi diri & umat...Zaldi-Doha-2012 ...

From: Lapis Lazuli <elf...@gmail.com>
Date: Thu, 29 Mar 2012 06:09:09 +0300
Subject: Re: [tentangqatar] Fwd: [al-its] Propaganda Peak Oil; Ternyata Minyak Bumi Bukan Berasal Dari Fosil

Listyo Nugroho

unread,
Mar 29, 2012, 1:05:37 AM3/29/12
to tentan...@googlegroups.com
Pan kita dinasehati jangan membanding2kan "istri" (baca:negara) kita dengan "istri" orang lain mang..
Masing2 punya kekurangan dan kelebihan...masing2 punya keunikan sendiri2...


From: Lapis Lazuli <elf...@gmail.com>
Date: Thu, 29 Mar 2012 06:09:09 +0300
Subject: Re: [tentangqatar] Fwd: [al-its] Propaganda Peak Oil; Ternyata Minyak Bumi Bukan Berasal Dari Fosil

Bakhtiar Sutanto

unread,
Mar 29, 2012, 1:06:05 AM3/29/12
to tentan...@googlegroups.com

Ini bukan masalah pelanggaran UUD 45 atau penghilangan kesejahteraan rakyat pak lapiz. Energi kita memang selayaknya dinikmati semua rakyat tanpa kecuali. Yang harus dibenahi adalah managemen pemanfaatannya, bagaimana company asing harus berbagi laba dan bagaimana kita menghematnya.

Subsidi itu pemborosan luar biasa, 200 trilyun tiap tahun. Seharusnya uang ini bisa untuk mensejahterakan rakyat dgn cara yag lain, bangun sekolah yg baik, kesehatan, sarana lingkungan dll.

Penerapan pasal 33 uud bukan semata-mata dgn cara ngasi subsidi bbm.

Anyway, negri kita bukan penghasil minyak pak, tapi pengkonsumsi berat. Yg kita makan jauh lebih banyak dari yg kita hasilkan, jadi ngga ada beda ama china/india kok.

 

Mudah2an blom direm ama momod

 

From: tentan...@googlegroups.com [mailto:tentan...@googlegroups.com] On Behalf Of Lapis Lazuli


Sent: Thursday, March 29, 2012 6:09 AM
To: tentan...@googlegroups.com

hollyghozi

unread,
Mar 29, 2012, 9:30:24 AM3/29/12
to tentan...@googlegroups.com
Pak Oki, 

mumpung lagi mbahas geologi, bisa minta tolong dijelaskan, kenapa di middle east bisa begitu banyak minyak dan gas. 

pernah baca, minyak banyak ditemukan di muara2 sungai purba. salah satu contohnya muara sungai mahakam. lah, klo kasus di gulf ini, apa juga muara sungai purba??

salam cupu,
~holly~ 
aselibukangeologistmeksisempetngublekdatasegy

2012/3/29 Oki <o_mu...@yahoo.com.au>

Manuhoro

unread,
Mar 29, 2012, 4:25:46 PM3/29/12
to tentan...@googlegroups.com, tentan...@googlegroups.com
Bapak bapak,

Menarik sekali diskusinya apalagi di indonesia sana pun lagi hangat2nya masalah subsidi bbm dan harga yang naik terus...

Kalau saya pribadi, yang namanya subsidi itu ada pengaruh positif dan negatif, positifnya dengan bbm murah diharapkan industri menikmati dan bisa jadi competitive edge, tapi  di indonesia sekarang bbm industri sudah tidak di subsidi jadi sebenarya ya hanya memanjakan rakyat itu subsidi.

Sudah saatnya subsidi bbm itu dicabut, sekalian semua jadi harga bensin sama dengan harga minyak dunia toh kita udah jadi net importer, nah uang yang dari jualan 930 kboe/day itu bisa sepenuh2nya digunakan untuk pembangunan lain yg bisa meningkatkan perekonomian riil contohnya yg paling parah itu ya jalan, listrik, air, telpon..., saya yang besar di jakarta dan ketika saya merasakan hidup sebentar di duri dan di balikpapan saya akan bilang mendingan uang yg dipakai buat bakar bensin kita pakai untuk membangun fasilitas ini, pasti indonesia makin ciamik.

Tapi yah namanya dicabut kenikmatamnya pasti bakal banyak yg teriak2 wong anak saya yang lagi enak enak makan chup a chup kalau diambil kakaknya nangis apalagi 200 juta orang indo yang selalu dimanjakan dengan bensin murah he he he he he

Semua dengan catatan GAK ADA KORUPSI he he he he he

BR,

Putranto Manuhoro

jhoni sahputra

unread,
Mar 30, 2012, 7:00:58 PM3/30/12
to tentan...@googlegroups.com
baru-baru ini saya baca tulisan dahlan iskan ttg iran, http://www.pln.co.id/?p=2825

apa berarti iran menguasai teknologi pengolahan / penyedotan minyak yang belum diketahui oleh teknologi saat ini sehingga mereka bisa menjadi jawara pak?dengan mengkorelasikan ilmu baru dari fwd an pak hanif, berarti minyak bumi yang menjadi salah satu komoditi penting saat ini bisa didapatkan dengan organik (pastinya tanpa fosil purba) dan anorganik. utk anorganik mungkin biaya nya lebih mahal dengan teknologi saat ini yg diketahui publik (mengingatkan juga ttg riset anorganik buatan membuat bensin dari air bbrp waktu lalu di indonesia yang seharusnya sekaligus mematahkan teori butuh fosil), bisa jadi teknologi memungkinkan anorganik dengan biaya murah sehingga mereka bisa mengklaim seperti rusia, memiliki cadangan minyak lbh besar. wajar juga mungkin dunia berusaha mengirimkan scientist untuk melihat dan menilai reaktor nuklir iran berbahaya atau tidak berkali-kali dengan beragam alasan, tp siapa tahu tujuan nya utk 'mencuri' teknologi iran dari dekat?

mengenai sumur di indo yang ditutup krn dikatakan sudah habis ya mungkin lagi-lagi korelasi dengan isi fwd an di awal thread, memo dari bos besar utk menutup sumur sbg bagian dari konspirasi. kita semua tahu di indo klo 'disuruh' tutup ya manut aja hehehe...

2012/3/29 Oki <o_mu...@yahoo.com.au>

Yaashid Yahoo

unread,
Mar 31, 2011, 10:12:19 PM3/31/11
to tentan...@googlegroups.com, tentan...@googlegroups.com
Theory tenting asal usul minyak bumi memang menjadi bahan diskusi yg belum ada kesimpulannya.

Kalau minyak bumi berasal dari fossil, akan sulit menjelaskan brp banyak fossil yg harus dikubur di ME shg region ini puny reserve yg sedemikian besar.
Sebaliknya theory non fossil pun juga nggak ada detilnya.

Namun sejauh ini theory fossil yg diaplikasikan. Dengan kata lain, oil field di dunia ini, termasuk yg di ME, di Duri, Dan Minas, ditemukan berdasarkan theory fossil ini.
Dan theory ini juga masih dipakai sampai sekarang utk explorasi.

Salam,


Sent from my iPad

Oki

unread,
Mar 31, 2012, 3:08:05 AM3/31/12
to tentangqatar
CK......ck.....ck...... Sebegitu ketidak percayaannya pada personil
bangsa sendiri, termasuk teman2 yang sekarang disini......


-----i. mengenai sumur di indo yang ditutup krn dikatakan sudah
habis ya mungkin
lagi-lagi korelasi dengan isi fwd an di awal thread, memo dari bos
besar
utk menutup sumur sbg bagian dari konspirasi. kita semua tahu di indo
klo
'disuruh' tutup ya manut aja hehehe...
-------------------

Andi Lagaligo Mappangara

unread,
Mar 31, 2012, 4:29:45 AM3/31/12
to tentan...@googlegroups.com
Makanya saya murtad jadi geologist, Pak Oki. Orang lebih percaya omonganku kalo ngomong safety daripada P10 ato P90 :)

Wassalam,
Daeng Igo

Agus Partono

unread,
Mar 31, 2012, 5:34:10 AM3/31/12
to tentan...@googlegroups.com
Saya juga baru nyadar, di milis tentangqatar ini begitu banyak pandangan negatif thd bangsa sendiri, kurang PD pada diri sendiri, bahkan menjelek2an bangsa sendiri. Ini ciri2 masyarakat yang masih belum ilang "inferioritas complex" -nya.


--- On Sat, 31/3/12, Andi Lagaligo Mappangara <igo.map...@gmail.com> wrote:
--

...ZaldI...

unread,
Mar 31, 2012, 6:20:37 AM3/31/12
to TentangQatar
Bukan bangsa ttp org2 yg melakukan korupsi atau bersubhat dgn korupsi. (KKN) tp pura2 tidak tau terutama dilingkungan eksekutif n legistatif serta penyelenggara negara. Tp itu hanya oknumnya, bukan bangsanya.
... Semoga apa yg dilakukan berguna bagi diri & umat...Zaldi-Doha-2012 ...

From: Agus Partono <iwa...@yahoo.com>
Date: Sat, 31 Mar 2012 02:34:10 -0700 (PDT)

rrai...@gmail.com

unread,
Mar 31, 2012, 6:29:27 AM3/31/12
to tentan...@googlegroups.com
Direstart
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

From: "...ZaldI..." <zald...@gmail.com>
Date: Sat, 31 Mar 2012 10:20:37 +0000
To: TentangQatar<tentan...@googlegroups.com>

Abu Abdirrahim

unread,
Mar 31, 2012, 6:39:53 AM3/31/12
to tentan...@googlegroups.com
Format ulang biar kosong-kosong ;-)


Salaaman,
Abu Abdirrahim
http://ismail.umar.googlepages.com
.: So to God belong all praise, the Lord of the heavens and the Lord of the earth; Lord of all Beings. (QS 45:36) :.



2012/3/31 <rrai...@gmail.com>

Yaashid Yahoo

unread,
Apr 1, 2011, 12:11:46 PM4/1/11
to tentan...@googlegroups.com, tentangqatar
Note : produksi minyak di China hampir 4 juts barrel per day (sumber wikipedia)


Sent from my iPad

Yaashid Yahoo

unread,
Apr 1, 2011, 12:30:34 PM4/1/11
to tentan...@googlegroups.com, tentan...@googlegroups.com
Maklum Mas,
Masih banyak yg berfikir kalau keberadaan minyak bumi di bawah permukaan adalah dalam  bentuk suatu kolam minyak, bukan di dalam pori.
Jadi tantangan dlm memproduksi minyak bumi itu jadi sulit utk dijelaskan.

Salam,


Sent from my iPad

On Mar 31, 2012, at 11:29, Andi Lagaligo Mappangara <igo.map...@gmail.com> wrote:

..ck.....ck...... Sebegitu ketidak percayaannya pada personil > bangsa sendiri, termasuk teman2 yang sekarang disini...... > > > -----i. mengenai sumur di indo yang ditutup krn dikatakan sudah > habis ya mungkin > lagi-lagi korelasi dengan isi fwd an di awal thread, memo dari bos > besar > utk menutup sumur sbg bagian dari konspirasi. kita semua tahu di indo > klo > 'disuruh' tutup ya manut aja hehehe... > ------------------- > > jhoni sahputra wrote: >> baru-baru ini saya baca tulisan dahlan iskan ttg iran, >> http://www.pln.co.id/?p(25. >> >> apa berarti iran menguasai teknologi pengolahan / penyedotan minyak yang >> belum diketahui oleh teknologi saat ini sehingga mereka bisa menjadi jawara >> pak?dengan mengkorelasikan ilmu baru dari fwd an pak hanif, berarti minyak >> bumi yang menjadi salah satu komoditi penting saat ini bisa didapatkan >> dengan organik (pastinya tanpa fosil purba) dan anorganik. utk anorganik >> mungkin biaya nya lebih mahal dengan teknologi saat ini yg diketahui publik >> (mengingatkan juga ttg riset anorganik buatan membuat bensin dari air bbrp >> waktu lalu di indonesia yang seharusnya sekaligus mematahkan teori butuh >> fosil), bisa jadi teknologi memungkinkan anorganik dengan biaya murah >> sehingga mereka bisa mengklaim seperti rusia, memiliki cadangan minyak lbh >> besar. wajar juga mungkin dunia berusaha mengirimkan scientist untuk >> melihat dan menilai reaktor nuklir iran berbahaya atau tidak berkali-kali >> dengan beragam alasan, tp siapa tahu tujuan nya utk 'mencuri' teknologi >> iran dari dekat? >> >> mengenai sumur di indo yang ditutup krn dikatakan sudah habis ya mungkin >> lagi-lagi korelasi dengan isi fwd an di awal thread, memo dari bos besar >> utk menutup sumur sbg bagian dari konspirasi. kita semua tahu di indo klo >> 'disuruh' tutup ya manut aja hehehe... >> >> 2012/3/29 Oki >> >> > Kasi catatan kecil2 ya boz Lapiz..... >> > >> > 1) Seismic 3D bukan teknologi baru, tapi sudah dipakai lebih dari 40 >> > tahun. Teknologi ini memang sangat membantu dalam eksplorasi dan >> > eksploitasi migas tapi bukan pil viagra yang bisa menjawab semua >> > masalah. >> > >> > Buntinya, semua lapangan besar di Indonesia sudah di 3D, tapi toh >> > produksi kita tetap turun terus...... >> > >> > 2) Tahukah kita, Perusahaan minyak terbesar di dunia ? Bukan BP, shell >> > atau Exxon mobil, tapi berdasar cadangan yang dikuasainya Saudi Aramco >> > disusul oleh Iran National oil co lah yang jadi jawara. Exxon cuma ada >> > di nomor 17 dan Pertamina nomer 31. >> > >> > Kalau diranking dari market capitalization (metric ini agak susah >> > karena banyak national oil co. Yang non publicly traded) Aramco juga >> > masih di atas...... >> > >> > 3) Wakil mentri energi, pak Widjajono Partowidagdo dikenal dan >> > mempunyai reputasi sangat baik sebagai pakar energy economic dan >> > pengembangan sumber daya migas. Banyak teman2 kita di Doha ini yang >> > mantan murid beliau.. >> > >> > Kalau soal hitung2 biaya lifting, ongkos produksi dll biaya migas, >> > terusterang saya lebih mempercayai kepakaran beliau ketimbang para >> > pengamat apalagi anggota DPR..... >> > >> > Lapis Lazuli wrote: >> > > wadow ..! panjang sekali artikel ini. capek membacanya. ;)) >> > > >> > > ada 3 highlight yg bagi saya menarik diperhatikan. >> > > >> > > 1. teknologi 3-D yg berhasil men-scann keberadaan produksi "tambahan" di >> > > lokasi pengeboran >> > > teluk mexico yg dari keadaan hampir tutup menjadi tiba2 melonjak lagi. >> > > yg terpikir oleh saya kalau begitu memang daya tekonologi 3-D tersebut >> > > berarti di tempat2 lain >> > > akan dengan mudah menentukan cadangan minyak bumi yg ada, katakanlah >> > untuk >> > > menarik >> > > kesimpulan apakah sebuah sumur akan bernasib akan "mati" atau akan >> > bernasib >> > > sama kayak >> > > sumur bor di teluk mexico itu yg sumurnya hidup kembali. bisa nggak >> > > teknologi 3-D itu dipake >> > > buat menentukan seberapa besar harta karun emas hitam yg ada di perut >> > bumi >> > > indonesia? >> > > >> > > 2. menebar isu atas dasar kebohongan oleh US (konspirasi dan illuminati). >> > > yang ini agak masuk >> > > akal juga mengingat: pemilik sumber minyak mayoritas bukan oleh US dan >> > > konconya di Barat >> > > melainkan negara2 Timteng, Afrika Utara dan Far East. menguasai bangsa2 >> > > itu secara fisik sdh >> > > tidak jamannya lagi, kecuali menguasai negara2 bekas jajahan -- ============================================== Website : www.tentangqatar.com Facebook: http://www.facebook.com/TentangQatar Kirim email ke milis : tentan...@googlegroups.com Mendaftar ke milis : tentangqata...@googlegroups.com Berhenti berlangganan milis kirim email ke tentangqatar...@googlegroups.com lalu reply pada saat menerima email konfirmasi --00248c6a665e7713c704bc85c237 Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1 Content-Transfer-Encoding: quoted-printable Makanya saya murtad jadi geologist, Pak Oki. Orang lebih percaya omonganku kalo ngomong safety daripada P10 ato P90 :)

dida...@gmail.com

unread,
Mar 31, 2012, 12:49:34 PM3/31/12
to tentan...@googlegroups.com
Saran saya sih, kalau ada ahli tentang asal-usul minyak bumi dan gas alam bisa membuat presentasi atau diagram sederhana agar kita2 yang sama sekali awam bisa mengerti...:)
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

From: Yaashid Yahoo <yaa...@yahoo.com>
Date: Fri, 1 Apr 2011 19:30:34 +0300
Subject: Re: [tentangqatar] Fwd: [al-its] Propaganda Peak Oil; Ternyata Minyak Bumi Bukan Berasal Dari Fosil

Oki

unread,
Mar 31, 2012, 1:09:03 PM3/31/12
to tentangqatar
Awal2 OTB, kita pernah buat presentasi 'mengapa GCC kaya minyak',
tinjauan dari segi geologi.

Apa perlu ada siaran ulang ....?

diday...@gmail.com wrote:
> Saran saya sih, kalau ada ahli tentang asal-usul minyak bumi dan gas alam bisa membuat presentasi atau diagram sederhana agar kita2 yang sama sekali awam bisa mengerti...:)
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
>

Yusuf Anwar A S

unread,
Mar 31, 2012, 11:13:40 PM3/31/12
to tentan...@googlegroups.com
Perlu mas,
Saya juga ingin mendengar pendapat sang pakar nih :-)
Kalau nggak bisa presentasi, share file presentasinya juga oke lah..
 
Thanks,

> > ..ck.....ck...... Sebegitu ketidak percayaannya pada personil > bangsa sendiri, termasuk teman2 yang sekarang disini...... > > > -----i. mengenai sumur di indo yang ditutup krn dikatakan sudah > habis ya mungkin > lagi-lagi korelasi dengan isi fwd an di awal thread, memo dari bos > besar > utk menutup sumur sbg bagian dari konspirasi. kita semua tahu di indo > klo > 'disuruh' tutup ya manut aja hehehe... > ------------------- > > jhoni sahputra wrote: >> baru-baru ini saya baca tulisan dahlan iskan ttg iran, >> http://www.pln.co.id/?p(25. >> >> apa berarti iran menguasai teknologi pengolahan / penyedotan minyak yang >> belum diketahui oleh teknologi saat ini sehingga mereka bisa menjadi jawara >> pak?dengan mengkorelasikan ilmu baru dari fwd an pak hanif, berarti minyak >> bumi yang menjadi salah satu komoditi penting saat ini bisa didapatkan >> dengan organik (pastinya tanpa fosil purba) dan anorganik. utk anorganik >> mungkin biaya nya lebih mahal dengan teknologi saat ini yg diketahui publik >> (mengingatkan juga ttg riset anorganik buatan membuat bensin dari air bbrp >> waktu lalu di indonesia yang seharusnya sekaligus mematahkan teori butuh >> fosil), bisa jadi teknologi memungkinkan anorganik dengan biaya murah >> sehingga mereka bisa mengklaim seperti rusia, memiliki cadangan minyak lbh >> besar. wajar juga mungkin dunia berusaha mengirimkan scientist untuk >> melihat dan menilai reaktor nuklir iran berbahaya atau tidak berkali-kali >> dengan beragam alasan, tp siapa tahu tujuan nya utk 'mencuri' teknologi >> iran dari dekat? >> >> mengenai sumur di indo yang ditutup krn dikatakan sudah habis ya mungkin >> lagi-lagi korelasi dengan isi fwd an di awal thread, memo dari bos besar >> utk menutup sumur sbg bagian dari konspirasi. kita semua tahu di indo klo >> 'disuruh' tutup ya manut aja hehehe... >> >> 2012/3/29 Oki >> >> > Kasi catatan kecil2 ya boz Lapiz..... >> > >> > 1) Seismic 3D bukan teknologi baru, tapi sudah dipakai lebih dari 40 >> > tahun. Teknologi ini memang sangat membantu dalam eksplorasi dan >> > eksploitasi migas tapi bukan pil viagra yang bisa menjawab semua >> > masalah. >> > >> > Buntinya, semua lapangan besar di Indonesia sudah di 3D, tapi toh >> > produksi kita tetap turun terus...... >> > >> > 2) Tahukah kita, Perusahaan minyak terbesar di dunia ? Bukan BP, shell >> > atau Exxon mobil, tapi berdasar cadangan yang dikuasainya Saudi Aramco >> > disusul oleh Iran National oil co lah yang jadi jawara. Exxon cuma ada >> > di nomor 17 dan Pertamina nomer 31. >> > >> > Kalau diranking dari market capitalization (metric ini agak susah >> > karena banyak national oil co. Yang non publicly traded) Aramco juga >> > masih di atas...... >> > >> > 3) Wakil mentri energi, pak Widjajono Partowidagdo dikenal dan >> > mempunyai reputasi sangat baik sebagai pakar energy economic dan >> > pengembangan sumber daya migas. Banyak teman2 kita di Doha ini yang >> > mantan murid beliau.. >> > >> > Kalau soal hitung2 biaya lifting, ongkos produksi dll biaya migas, >> > terusterang saya lebih mempercayai kepakaran beliau ketimbang para >> > pengamat apalagi anggota DPR..... >> > >> > Lapis Lazuli wrote: >> > > wadow ..! panjang sekali artikel ini. capek membacanya. ;)) >> > > >> > > ada 3 highlight yg bagi saya menarik diperhatikan. >> > > >> > > 1. teknologi 3-D yg berhasil men-scann keberadaan produksi "tambahan" di >> > > lokasi pengeboran >> > > teluk mexico yg dari keadaan hampir tutup menjadi tiba2 melonjak lagi. >> > > yg terpikir oleh saya kalau begitu memang daya tekonologi 3-D tersebut >> > > berarti di tempat2 lain >> > > akan dengan mudah menentukan cadangan minyak bumi yg ada, katakanlah >> > untuk >> > > menarik >> > > kesimpulan apakah sebuah sumur akan bernasib akan "mati" atau akan >> > bernasib >> > > sama kayak >> > > sumur bor di teluk mexico itu yg sumurnya hidup kembali.  bisa nggak >> > > teknologi 3-D itu dipake >> > > buat menentukan seberapa besar harta karun emas hitam yg ada di perut >> > bumi >> > > indonesia? >> > > >> > > 2. menebar isu atas dasar kebohongan oleh US (konspirasi dan illuminati). >> > > yang ini agak masuk >> > > akal juga mengingat: pemilik sumber minyak mayoritas bukan oleh US dan >> > > konconya di Barat >> > > melainkan negara2 Timteng, Afrika Utara dan Far East. menguasai bangsa2 >> > > itu secara fisik sdh >> > > tidak jamannya lagi, kecuali menguasai negara2 bekas jajahan -- ============================================== Website : www.tentangqatar.com Facebook: http://www.facebook.com/TentangQatar Kirim email ke milis : tentan...@googlegroups.com Mendaftar ke milis : tentangqatar+subs...@googlegroups.com Berhenti berlangganan milis kirim email ke tentangqatar+unsub...@googlegroups.com lalu reply pada saat menerima email konfirmasi  --00248c6a665e7713c704bc85c237 Content-Type: text/html; charset=ISO-8859-1 Content-Transfer-Encoding: quoted-printable Makanya saya murtad jadi geologist, Pak Oki. Orang lebih percaya omonganku kalo ngomong safety daripada P10 ato P90 :)
> Mendaftar ke milis : tentangqatar+subs...@googlegroups.com
> Berhenti berlangganan milis kirim email ke tentangqatar+unsub...@googlegroups.com lalu reply pada saat menerima email konfirmasi


--
==============================================
Website : www.tentangqatar.com
Facebook: http://www.facebook.com/TentangQatar

Kirim email ke milis : tentan...@googlegroups.com
Mendaftar ke milis : tentangqatar+subs...@googlegroups.com
Berhenti berlangganan milis kirim email ke tentangqatar+unsub...@googlegroups.com lalu reply pada saat menerima email konfirmasi


zba...@gmail.com

unread,
Mar 31, 2012, 11:44:35 PM3/31/12
to TQ
Perlu banget boss, kita pengen tau gimana menurut pendapatnya geologist.


Wassalam,
Zul Bahril




Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

-----Original Message-----
From: Oki <o_mu...@yahoo.com.au>
Sender: tentan...@googlegroups.com

Oki

unread,
Apr 2, 2012, 10:10:24 AM4/2/12
to tentangqatar
Ya boleh aja, bikin siaran ulang.
Asal ada yang mau mengkordinir ajah.....
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages