Untuk sekarang, Beliau sudah mengambil langkah yang sangat-sangat konkrit, yaitu menyampaikan keprihatinan melalui juru bicaranya...Semoga diampuni...2011/6/19 Abu Abdirrahim <ismai...@gmail.com>
Sebagai bentuk kepeduliaan kita kepada nasib TKW di KSA maupun dimana saja yang diperlakukan tidak manusiawi.
Mari kita himbau bapak president Indonesia untuk menyetop pengiriman TKW.
Salaaman,
Abu HaitsamOn 19 Jun 2011 17:04, "Diday Tea" <dida...@gmail.com> wrote:
Dalam kasus Ruyati binti Sapubi, sebenarnya Migrant CARE telah menyampaikan perkembangan kasus ini ke pemerintah Indonesia sejak bulan Maret 2011 (http://bit.ly/mJ3WiG ), namun ternyata tidak pernah ada tindak lanjutnya.> Masih ada 23 WNI di Arab yang mayor...
--==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com
--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
-
Eko Kristianto
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
Qatar Representative Officer
Mobile : +974 66077437
Email : eko.kri...@bni.co.id, eko...@gmail.com
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com/
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com
--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
Kalau begitu mari gunakan kekuatan internet.
Kirimkan himbauan hentikan pengiriman TKW sebanyak-banyaknya kepada media koran, tv, radio, email/milis, fb, twitter, dll nya.
Translate ke berbagai bahasa untuk menghentikan pengiriman TKW.
Salaaman,
Abu Haitsam
On 19 Jun 2011 21:31, <wahj...@gmail.com> wrote:
Sebenarnya kejadian tragis bahkan diluar batas perikemanusiaan yg berulang-ulang merupakan teriakan/peringatan dari Yang Maha Kuasa.
Soal petisi, saya mau share berdasarkan cerita langsung dari Pak Abdul Wahid Maktub, mantan dubes kita.
Sebelum ditempatkan di Doha pada 2004, beliau adalah Konjen di Jedah membawahi area Mekah, Madinah & Jedah.
Kepalanya rasanya mau pecah, karena setiap hari rata2 terima 15 laporan soal derita TKW/PRT. Akhirnya, beliau mempelopori bikin petisi utk STOP kirim2 TKW/PRT. Tidak main2, petisi ini dikarang secara bersama dan ditanda tangani oleh pemuka masyarakat RI di sana dan bahkan beberapa ulama Saudi di Mekah.
Bisa dibayangkan kira2 isinya seperti apa.
Petisi ini dibawa sendiri, kemudian dibacakan sendiri oleh Pak Wahid didepan sidang wakil rakyat yang terhormat.
Hasilnya? Tidak berapa lama kemudian Pak Wahid dicopot dari Konjen di Jedah. Singkat cerita, beliau kemudian bisa jadi dubes di Qatar atas rekomendasi Pak BJ Habibie.
Jadi, Petisi yg pol pol an sudah, bahkan "teriakan" Yang Maha Kuasa pun sudah.
Tapi gak ada yg mempan.
Keliatannya betul perkiraan Kang Djati, uang sangat berkuasa disini. Sekelompok orang jadi gendut tak terkira, sementara sekelompok yg lain gepeng tak terkira.
Sayangnya kelompok yg gepeng utamanya adalah kaum perempuan Indonesia.
Mungkin susah utk menyetop, tapi jangan perempuanlah yg dikorbankaan.
Contoh Nepal, urusan cari nafkah, kaum Laki lakinya yg maju ke medan laga.
Salam,
WA
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
________________________________
From: Abu Abdirra...
Date: Sun, 19 Jun 2011 19:25:04 +0300
To: <tentan...@googlegroups.com>
ReplyTo: ia-itb...@googlegroups.comSubject: Re: [tentangqatar] Re: [ia-itb-qatar] 23 TKI Menghadapi Ancaman Hukuman Mati di KSA
Mungkin sudah pada budek kali pa Wahyu.
Apa yg dapat kita lakukan? Any idea?
[image: New Picture...
Pak Wahyu,
Tetima kasih infonya.
Hehehe.
"Send from my G-Tab"
On 19 Jun 2011 22:37, "Abu Abdirrahim" <ismai...@gmail.com> wrote:
> Kalau begitu mari gunakan kekuatan internet.
>
> Kirimkan himbauan hentikan pengiriman TKW sebanyak-banyaknya kepada media
> koran, tv, radio, email/milis, fb, twitter, dll nya.
>
> Translate ke berbagai bahasa untuk menghentikan pengiriman TKW.
>
> Salaaman,
> Abu Haitsam
>
> On 19 Jun 2011 21:31, <wahj...@gmail.com> wrote:
>
> **
> *Date: *Sun, 19 Jun 2011 19:25:04 +0300
>
>
> To: <tentan...@googlegroups.com>
> ReplyTo: ia-itb...@googlegroups.com
> *Cc: *<ia-itb...@googlegroups.com>
> *Subject: *Re: [tentangqatar] Re: [ia-itb-qatar] 23 TKI Menghadapi Ancaman
> Hukuman Mati di KSA
>
>
>
> Mungkin sudah pada budek kali pa Wahyu.
>
> Apa yg dapat kita lakukan? Any idea?
>
> [image: New Picture...
>
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
Tahun 2022 Qatar akan jadi tuan rumah untuk sebuah pesta sepakbola dunia.
Qatar telah merencanakan pembangunan infrastructure berbagai fasilitas untuk menyambut event tersebut sejak sekarang ini.
Banyak negara seperti India, Philipina dll telah mengadakan pendekatan kepada pemerintah Qatar untuk mendapatkan projects 2022 tsb.
Sayangnya, Pemerintah Indonesia seolah-olah tidak butuh tapi lebih butuh devisa dari TKW. Coba hentikan TKW dan kirimkan perusahaan2 Indonesia untuk mendapatkan project 2022 dari Qatar atau projects lain di negara2 Timur Tengah.
Memang kalau udah 'biasa dapat uang gampang' (devisa dari tki/tkw) pejabat RI jadi malas mikir.
Salaaman,
Abu Haitsam
On 21 Jun 2011 20:50, "Harry Kusna" <harry...@yahoo.com> wrote:Kalau di TVone - Jakarta Lawyers Club tadi sore, katanya, pengiriman TKW ke Saudi akan diberhentikan lewat moratorum. Pemberhentian TKW secara permanen bagusnya bisa diganti dengan usaha2 untuk mendapatkan investasi negara2 Timteng. seperti rmisalnya rencana Qatar invest kilang senilai USD 8 Miliar di Indonesia.Ini tantangan buat KBRI mendapatkan kue pembangunan Qatar yang lagi booming.
Masa negara lain berbondong2 nyari prospeknya, kita diem2 aja cuma ngeliatin??Jangan sampai karena jumlah masalah TKW yg terlalu banyak jadi menyita sebagian besar waktunya sehingga usaha2 nyari kesempatan dari booming-nya Qatar terlewatkan.Jadi bagusnya sih, stop pngiriman TKW sehingga bisa lebh fokus pada usaha2 lain yang lebih bermartabat!!
From: Isham Sudardjat <isham.s...@gmail.com>Cc: tentan...@googlegroups.com
To: ia-itb...@googlegroups.com
Sent: Wed, June 22, 2011 12:09:06 AM
Subject: Re: [tentangqatar] Re: [ia-itb-qatar] 23 TKI Menghadapi AncamanHukuman Mati di KSA
Pak, tadi sore ada dialog di metro tv dengan Pak Wahid.. udah lain lagi tuh ngomongnya... ngebelain...
--
---------------------------------------------------------------------------
IA ITB Qatar men...
2011/6/19 Diday Tea <dida...@gmail.com>
--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com/
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com
--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com
--
---------------------------------------------------------------------------
IA ITB Qatar menerima sumbangan secara online dari alumni ITB yang berada di Qatar, baik berupa Hibah, Infaq, atau Penitipan Dana melalui rekening "khusus" (Non Salary) untuk IA ITB Qatar sebagai berikut :
Nama : Himawan Witariyanto
No. Rek. : 2-00106237
QIB Gharafa Branch
---------------------------------------------------------------------------
---------------------------------------------------------------------------
Registrasi/ update database IA-ITB Qatar :
--
---------------------------------------------------------------------------
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel