Sekolah untuk anak di Qatar

1,160 views
Skip to first unread message

Edwin Kurniawan

unread,
Feb 14, 2011, 4:58:02 AM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum,
 
Saya baru join ke milis ini, banyak info yang saya dapat tentang Qatar.
Alhamdulillah saya dapat kerja di Qatar dan akan join mulai bulan April depan ini.
 
Saya mau tanya tentang sekolah anak :
1. Apakah sekolah di Doha yang terbaik untuk anak (umur 11, 9, 4 tahun) ? Saya pernah browsing di internet, tapi belum tahu mana yg bisa jadi pilihan
2. Persyaratan dokumen apa yang diperlukan ?
 
Mohon maaf kalau topik ini pernah didiskusikan sebelumnya..
 
Nah itu saja dulu, pertanyaan dari saya.
Semoga Bapak 2/ Ibu2 dapat membantu.
 
Wassalam,
 
Edwin K
 
 
 

Tarwan gunawan

unread,
Feb 14, 2011, 5:07:52 AM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
Sebaiknya, untuk anak sekolah diawal tahun ajaran baru Pak!

Libur sekolah dari akhir Juni s/d Akhir September, tapi anak anak di daptarkan sebelum tahun akademik karena sekolahan di Qatar almost full booked.

salam


Tarwan Gunawan
tar...@hotmail.com
+9745337190 mob
+9744640502 home




Date: Mon, 14 Feb 2011 17:58:02 +0800
Subject: [tentangqatar] Sekolah untuk anak di Qatar
From: edwint...@gmail.com
To: tentan...@googlegroups.com
--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Unsubscribe : tentangqatar...@googlegroups.com

Edy Harjito

unread,
Feb 14, 2011, 5:26:38 AM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
yup betul itu, mencari sekolah anak di qatar bukan masalah bagus tidaknya, tapi masalah ada apa tidak kursi kosongnya.
tapi kalau mau jalan jalan dan punya waktu luang banyak silahkan pilih skolah QIS, DOha Speaking, Doha College, Park House, American School.
 
rgds, Edy

2011/2/14 Tarwan gunawan <tar...@hotmail.com>

Syarif

unread,
Feb 14, 2011, 5:28:01 AM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
Pak Edwin,
Selamat atas rencana kepindahannya ke Qatar.
1. Sekolah yg paling bagus adalah sekolah yg bisa menerima anak Bapak. Karena terbatasnya bangku sekolah, sebaiknya anak Bapak dimasukkan ke sekolah mana aja yg ada bangku. Pada dasarnya sekolah2 di sini sdh bagus2 dan ikut kurikulum british atau american.

2. Syaratnya sederhana. RP ortu, akte lahir (inggris), surat dr kantor (kalau dibayari kantor), dan tentu saja lulus test.


Syarif
Enjoying Qatar @www.tentangqatar.com


From: Edwin Kurniawan <edwint...@gmail.com>
Date: Mon, 14 Feb 2011 17:58:02 +0800
Subject: [tentangqatar] Sekolah untuk anak di Qatar

--

Hari Suprayitno

unread,
Feb 14, 2011, 5:50:14 AM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
Menambahkan dari pak Syarif ...
 
Jangan lupa medical record anak2 (kartu imunisasi kalau ada atau surat keterangan dokter mengenai imunisasi, biasanya selalu ditanyakan), ID anak2 (paspor & RP).
 
Sebaiknya coba daftar secepatnya (waktu pak Edwin datang) meskipun anak2 belum datang dengan menggunakan copy paspor. Kalau anak2 belum biasa berbahasa Inggris sebaiknya dikursuskan dulu (minimal conversation) supaya paling tidak nggak kikuk kalau misalnya ada interview (dulu pengalaman anak saya malu menjawab jadi nggak diterima), tapi yang terutama berani ngomong meskipun salah. Di QIS (Qatar International School) ada fasilitas test dengan kerjasama dengan sekolah asal saya kurang tahu detailnya mungkin nanti bisa ditanyakan.www.qis.org. Nggak tahu apa masih berjalan atau tidak soalnya waiting list cukup banyak.
 
Semoga nanti bisa mendapatkan sekolah yang cocok.
Salam,
Hari
2011/2/14 Syarif <mysy...@gmail.com>

Syarif

unread,
Feb 14, 2011, 7:34:43 AM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com

Muzz B

unread,
Feb 14, 2011, 9:32:14 AM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com

Ass.wr wb
 
Mohon info bagi teman teman yang punya pengalaman tentang membeli  barang2 elektronik di luar qatar dan di kirim ke qatar, apakah hal ini legal di qatar, apa saja yang boleh di bawa masuk dan berapa banyak boleh,serta adakah tax yang dibebankan.. Mohon teman teman yang punya pengalaman tolong di share dong, jangan sampai salah langkah nich, melihat qatar ini ketat dalam segala hal.. Terimakasih..
 
 
wassalam
 
Muzakkir

Doddy Pramana Hadi

unread,
Feb 14, 2011, 12:22:25 PM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
Alaikum salam, pak

saya sering beli barang lewat amazon, dg memakai jasa shop n ship - nya aramex. sejauh ini beli ipod,komponen komputer, kindle, jam, gak masalah. tax di qatar gak ada, hanya saja amazon sendiri dipajak shg barang sedikit lebih mahal dari seharusnya.

2011/2/14 Muzz B <b_m...@yahoo.com>

Oki

unread,
Feb 14, 2011, 1:21:21 PM2/14/11
to tentangqatar
Tergantung budget.
Kalau budgetnya unlimited (ie. dibayar full oleh kantor) ya silahkan
ke Compass International School.
atau Sherborne atau Cedars Tutoring Centre.
Semuanya British Curricullum

Info terahir yang saya dapat disana belum full-full amat....

Sekolah terbaik ? Yang cocok dengan anak dan orangtua......

Lapis Lazuli

unread,
Feb 14, 2011, 3:32:18 PM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com

sekarang harga ongkir (shipping) dikenai QR 41 per setengah kilo di Aramex.
belum tahu jenis eleltronik apa saja yg gak boleh masuk qatar,  tetapi kalau sekedar elektronik yg kita kenal di pasaran tidak jadi masalah.  masalah berapa banyaknya itu juga kelihatannya bebas seberapa mau.  tapi saran saya supaya tidak menimbulkan kecurigaan jangan pesan barang yg sama dengan jumlah yg berganda2  dalam satu shipping.


2011/2/14 Muzz B <b_m...@yahoo.com>

Abu Abdirrahim

unread,
Feb 14, 2011, 9:33:44 PM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
Yg terpenting anak betah bapak ibu nggak cemas atau sebaliknya pulang kampung.

Satu lagi tambahan adalah tranportasi sekolah anak. Kalau belum punya sim qatar terpaksa nyewa taksi (argo atau harian / bulanan). Jadi lokasi sekolah, tempat tinggal dan tempat kerja harus dipertimbangkan juga.


Salaaman,
Abu Abdirrahim
http://ismail.umar.googlepages.com
.: Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, (QS 74:38) :.



2011/2/14 Oki <o_mu...@yahoo.com.au>

prad...@gmail.com

unread,
Feb 14, 2011, 11:19:08 PM2/14/11
to tentan...@googlegroups.com
Saya pernah dengar dari teman kantor yang sdh 20 thn lebih diqatar bahwa handy talky tidak boleh masuk. Tapi dia juga tidak tahu apakah peraturan itu masih berlaku atau tidak. Tapi kalau kita cari walky talky (bukan yg mainan anak2) ditoko2 elektronik diqatar, saya belum pernah dapet. Mungkin saja peraturan itu msh berlaku.
Salam.
Rama

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: Lapis Lazuli <elf...@gmail.com>
Date: Mon, 14 Feb 2011 23:32:18 +0300
Subject: Re: [tentangqatar] Mohon info

seto.b...@gmail.com

unread,
Feb 15, 2011, 1:48:26 AM2/15/11
to Tentang Qatar
Saya baru beli handy talky motorola sepasang di mangga dua utk keperluan ngedune, barangnya dibawa teman saya dalam tasnya ke dlm kabin pesawat sebulan yg lalu.. Aman2 aja tuh, ga ditanyain sama sekali di Doha Airport..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


Date: Tue, 15 Feb 2011 04:19:08 +0000

prad...@gmail.com

unread,
Feb 15, 2011, 2:18:30 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Wah, terima kasih infonya pak Seto. Berarti peraturan itu sdh tidak ada lagi mudah2an.
Salam

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


Date: Tue, 15 Feb 2011 06:48:26 +0000
To: Tentang Qatar<tentan...@googlegroups.com>

Andi Lagaligo Mappangara

unread,
Feb 15, 2011, 2:29:37 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Peraturannya masih berlaku. Kalau ketahuan custom, barang bisa di-hold sampai kita bisa menunjukkan surat izin frekuensi dari iCT.

Wassalam,
Daeng Igo

2011/2/15 <prad...@gmail.com>

prad...@gmail.com

unread,
Feb 15, 2011, 3:40:04 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Wah?? Ternyata memang ada peraturannya ya? Makasih mas Igo.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: Andi Lagaligo Mappangara <igo.map...@gmail.com>
Date: Tue, 15 Feb 2011 10:29:37 +0300

Abu Abdirrahim

unread,
Feb 15, 2011, 3:46:27 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com

Betul, peraturam masih berlaku & factor nasib juga menentukan. Biasanya kalau yg bawa masuk bujangan bukan rombongan keluarga, pemeriksaan cukup ketat, tapi kalau ada anak & istri suka lewat tanpa ditanya ini itu - paling 'apa khabar'

Salaaman,
Abu Haitsam

On 15 Feb 2011 10:29, "Andi Lagaligo Mappangara" <igo.map...@gmail.com> wrote:

Peraturannya masih berlaku. Kalau ketahuan custom, barang bisa di-hold sampai kita bisa menunjukkan surat izin frekuensi dari iCT.

Wassalam,
Daeng Igo

2011/2/15 <prad...@gmail.com>


>
> Wah, terima kasih infonya pak Seto. Berarti peraturan itu sdh tidak ada lagi mudah2an.
> Salam

...



--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com

Kirim ema...

Lapis Lazuli

unread,
Feb 15, 2011, 4:39:12 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com

ngomong-ngemeng soal handy talky,  tolong dong kasih info merek apa yg oke punya dalam arti memberikan suara yg jernih dan bisa menjangkau jarak 10-an km.   kalau merek yg bagus seperti Garmin saya tahu,  tapi maksudnya kalau ada barang bagus tapi bukan garmin dan lebih murah itu akan jadi pilihan.

makasih sebelumnya.



2011/2/15 Abu Abdirrahim <ismai...@gmail.com>

seto.b...@gmail.com

unread,
Feb 15, 2011, 4:53:48 AM2/15/11
to Tentang Qatar
Ga ada yg lebih bagus jangkauannya selain motorola.. Yaesu, Icom, Alinco, Kenwood khalewali semua.. Kan kita juga selalu pake Motorolla di terminal/kapal... Saya beli motorolla yg harga 800an ribu rupiah, posisi saya 3-5km setelah ujung aspal sealine dan kawan saya didepan gerbang Qchem masih bisa nangkap sinyal saya dgn jelas kok..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: Lapis Lazuli <elf...@gmail.com>
Date: Tue, 15 Feb 2011 12:39:12 +0300
Subject: Re: [tentangqatar] Mohon info

Edwin Kurniawan

unread,
Feb 15, 2011, 7:02:18 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Ok, Bapak-bapak, terima kasih banyak atas info yang diberikan, ini akan sangat bermanfaat buat kami sekeluarga nanti..
Saya akan segera siapkan dokumen yang diperlukan..
 
Btw, kalau test masuk itu meliputi apa aja ? test tulis dan interview ?
Utk subjek apa aja  ? bahannya kira2 sama dengan pelajaran di kelas anak tersebut ?
 
wassalam,
 
Edwin K
 


 
2011/2/15 Abu Abdirrahim <ismai...@gmail.com>

Syarif

unread,
Feb 15, 2011, 9:02:17 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Ya betul. Testnya tulis dan interview. Yang ditanyakan umumnya matematika dan bahasa inggris.

Ini salah satu contoh kisi-kisi soalnya:

Wassalam
Syarif
Enjoying Qatar @ http://www.tentangqatar.com/


2011/2/15 Edwin Kurniawan <edwint...@gmail.com>

Edwin Kurniawan

unread,
Feb 15, 2011, 9:20:01 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Ok, Pak Syarif, terima kasih atas kirimannya..
 
Ternyata banyak juga pertanyaannya, mungkin pada intinya mau ngetes kemampuan si anak berbahasa Inggris (understanding thd word/sentence yg dibagi..)
Wah siapa ya yang punya bocoran utk anak saya kelas 3 and kelas 5...?
wah hari gini masih tanya bocoran ya..kayak zaman sekolah SMP SMA dulu he he..
 
Thanks..for sharing..
 
Wass.
 
Edwin K

2011/2/15 Syarif <mysy...@gmail.com>

Syarif

unread,
Feb 15, 2011, 9:27:55 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com

Edwin Kurniawan

unread,
Feb 15, 2011, 10:03:56 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Ok..Pak Syarif..terima kasih banyak utk kisi2 kelas 3 nya...
 
 
 
Wassalam,
Thank you and Best Regards,
 
 
 
Edwin Kurniawan

Abu Abdirrahim

unread,
Feb 15, 2011, 10:11:48 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Biasanya kalau lulus 2 orang/kel, anak ke-3 dan berikutnya bisa langsung keterima meskipun nilainya kurang karena lebih diutamakan - asal ada seat.

Berdo'a adza yg banyak disamping belajar yg rajin.



Salaaman,
Abu Abdirrahim
http://ismail.umar.googlepages.com
.: Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, (QS 74:38) :.



2011/2/15 Syarif <mysy...@gmail.com>

Dirman Artib

unread,
Feb 15, 2011, 10:22:59 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Sebaiknya menghindari mengggunakan singkatan "ASS" untuk Assalamualikum, apalagi setelah itu ada WR dan WB.
Kebetulan ada teman asing yang membaca email saya dan menterjemahkannya bahwa saya sedang mendiskusikan hal-hal nakal.
 
Sekedar saran, kalau tak nak tak pe
 
Salam,
 
Dirman

2011/2/14 Muzz B <b_m...@yahoo.com>

yuni anto

unread,
Feb 15, 2011, 10:36:14 AM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Iye....?! ke

Kenape cik .....baru cakap skrng ni...?!




Dari: Dirman Artib <dir...@gmail.com>
Kepada: tentan...@googlegroups.com
Terkirim: Sel, 15 Februari, 2011 18:22:59
Judul: Re: [tentangqatar] Mohon info

Edy Harjito

unread,
Feb 15, 2011, 12:43:44 PM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com
Saya dan temen temen Ipeng pada pakai radio merknya unidem, belum pernah ngechek jangkaunnnya berapa kilo.


2011/2/15 yuni anto <yunia...@yahoo.co.id>

Lapis Lazuli

unread,
Feb 15, 2011, 1:26:40 PM2/15/11
to tentan...@googlegroups.com

betul pas Seto,  tapi jangan lupa yg kita pake di pelabuhan itu transmisinya sudah pake bantuan menara Qtel sebagai booster transmitter sehingga nembus dinding kapal yg tebalnya 50 cm !   ;)

adapun yg kita omongin di sini jenis head to head handy talky yg power transmisinya cuman mengandalkan dari handy talky itu doang.  lewat baca2 komentar forum WT ini motorola yg dipasarkan untuk publik tipe ini tidak begitu bagus2 banget,  pada tipe tertentu dapat rating bintang  3-4 saja ...

terus gimana dong?   ;)

seto.b...@gmail.com

unread,
Feb 15, 2011, 1:51:51 PM2/15/11
to Tentang Qatar
Ga juga pak, klo motorola GP3000 yg kita pake di terminal itu emang kuat sinyalnya. Dulu di Batam saya juga pake GP3000 di tempat kerja saya utk mandu kapal, pernah nyoba dari dermaga ke kapal di anchorage jarak 2km masih bisa saya kontak chief engineer di engine room pake GP3000 itu.. Dibalik bukit juga tembus lho.. GP3000 itu yg paling bagus menurut pengalaman saya, cuma agak berat dan besar..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: Lapis Lazuli <elf...@gmail.com>
Date: Tue, 15 Feb 2011 21:26:40 +0300

yuni anto

unread,
Feb 16, 2011, 8:00:45 AM2/16/11
to tentan...@googlegroups.com
Om Camat ndak usah di check jaraknya klo cuma utk mancing...., ada undangan dr nelayan ba'da jumat pergi ke inland sea...

jom ....cari tompel


Dari: Edy Harjito <ehar...@gmail.com>
Kepada: tentan...@googlegroups.com
Terkirim: Sel, 15 Februari, 2011 20:43:44

Edwin Kurniawan

unread,
Feb 16, 2011, 9:45:33 AM2/16/11
to tentan...@googlegroups.com
Ok..terima kasih Pak Abu Abdirrahim..
Belajar yang rajin..terus banyak berdoa..
Semoga anak kami bisa diterima semua...amin..

2011/2/15 Abu Abdirrahim <ismai...@gmail.com>



--

Lapis Lazuli

unread,
Feb 16, 2011, 12:33:16 PM2/16/11
to tentan...@googlegroups.com

motorola seri apa yg pak Seto beli?


Taufiq

unread,
Mar 14, 2011, 9:56:11 AM3/14/11
to tentan...@googlegroups.com
kalau bisa daftar dari sekarang2 pak, karena tahun ajaran  baru mulai september awal dan dari juli sampai agustus sekolah libur. jadi pendaftaran hanya sampai bulan juni akhir...

sebagai informasi saat ini beberapa sekolah malah sudah menutup pendaftaran sekolahnya (untuk kelas tertentu), bahkan mereka tidak mau memberi formulir pendaftaran-nya....(terutama sekolah favorit dengan kwalitas cukup bagus dan harga yg wajar)....

beberapa sekolah yg saya survey & sudah menutup pendaftaran (terutama untuk kelas sampai year 1):
- QIS (baru buka lagi january 2012)
- Qatar Academy
- Parkhouse

Banyak juga yg masih buka pendaftaran, tapi tuition fee-nya biasanya  "kumpeni" ga mau mbayar full / cap, alias kita harus nombok... (biasanya kerena masalah pasport RI hehehe)
- Compass
- International School of London
- American school
-Sonborne


2011/2/16 Edwin Kurniawan <edwint...@gmail.com>

Kohar, Kohar

unread,
Apr 27, 2011, 10:04:49 PM4/27/11
to tentan...@googlegroups.com

Maaf ya Pak/Bu....kembali melanjutkan subject email ini....

 

Saya coba browsing dan mengunjungin ke lapangan beberapa skolah british stream di doha untuk anak saya berumur 5 thn dan 3 thn supaya bisa skolah mulai sept 2011 ternyata pada penuh, skolah yang dliat :EMS,Newton british school,park house, cambridge,gulf english school, doha college, QIS, Doha montesori,compas, newton international school dan doha speaking english school ( skul yg terakhir ini langsung nanya " paspport british anaknya ?" :( )

 

Dari sekolah yang saya kunjungin tersebut hanya di newton british school dan cambridge yg tersedia, compas juga ada seat namun biayanya mahal sekali...:(

 

Dari pengamatan sekilas dilapangan,park house, QIS,EMS,doha college cukup bagus dan biaya sesuai budget dari perusahan...

 

Saat ini kami masih hunting skul ...kiranya ada informasi,tip tip dan saran mohon dicerahkan Pak's

 

Terima kasih dan salam,

 

Kohar




From: Syarif <mysy...@gmail.com>
To: tentan...@googlegroups.com
Sent: Tue, February 15, 2011 9:27:55 PM
Subject: Re: [tentangqatar] Re: Sekolah untuk anak di Qatar

Oki

unread,
Apr 27, 2011, 10:20:28 PM4/27/11
to tentangqatar
Bangkitkan ide bikin sekolah Indonesia lagi ..????
Jadi kalau ada yang daftar, kita bisa sombong nanya ' Anaknya paspor
Indonesia ....? '

Hush, sensitip ....he he he

Pak Kohar, sudah coba Sherborne?
Ini sekolah relatif baru dan lokasinya agak jauh sikit jadi mungkin
masih ada tempat.

Zaldi

unread,
Apr 27, 2011, 11:25:39 PM4/27/11
to tentan...@googlegroups.com
I love Indonesian School .... Hidup Indonesia... :) ayo OTB pak O....

> Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
> Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com
>


--
Regards
Zaldi - Doha

nurudinb...@gmail.com

unread,
Apr 28, 2011, 12:52:28 AM4/28/11
to Didik Adji Sasongko
Kalau menurut pendapat saya intinya untuk sekolah anak yang pertama kali kalau ada education assistance dari company kita perlu tahu dulu berapa fee tuition yang akan di cover oleh company dan kita bisa dapatkan dari focal pointnya dan akan ada perbedaan tergantung level staffnya.

Setelah kita tahu..kita akan hunting school berdasarkan coverage fee tuitionnya.

Misal ELS staff utk QP education assistancenya akan mengacu ke QIS kalau sama atau di bawah sekolah manapun akan di approved tapi kalau lebih ya nambah sendiri dan ini kita juga minta total fee tuition utk masing2 kelasnya yang nantinya akan di compare dengan fee tuition sekolah2 yang ada di Qatar.fee tuition sekolah2 berbeda beda.

Sedangkan mengenai keberadaan seatnya memang agak susah mencari yang ideal berdasarkan banyak kriteria.sebaiknya setelah ada list sekolahnya kita telphone satu persatu dari rumah dan apabila ada yang cocok bisa di survey langsung.

Ide untuk memunculkan indonesian school sudah bertahun tahun mencuat..timbul tengelam, entah bagaimana lanjutannya..

Sukses dan barokah

Nurdin
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

Dirman Artib

unread,
Apr 28, 2011, 4:35:21 AM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com
Ide yang briliant dan practicable untuk mendirikan Sekolah Indonesia spt. di Kuala Lumpur.
 
Di KL sekolah ini disponsori oleh Deplu, tapi tetap regulatory oleh Depdiknas. Awalnya untuk memfasilitasi para keluarga TKI/TKW yg tak mampu masuk Sekolah International, atau mencegah anak-anak Indonesia masuk sekolah kebangsaan M'sia yg gratis, besar dan mewah. Anak-anak saya walaupun bersekolah di Sekolah Int'l saat di KL, tetapi salah seorang tetap ikut ujian dan dapat ijazah dari sekolah Indonesia ini, jika tidak maka jika keberlanjutan sekolah anak kita akan di Indonesia, maka bakal dapat masalah baik melanjutkan ke SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi, walaupun misalnya transcript atau rapor sudah di endorsed oleh KBRI/atase pendidikan. Hanya Dinas Pendidikan Propinsi DKI yg punya agreement dgn KBRI KL agar bisa langsung menerima anak-anak yg rapornya sudah di endorsed oleh KBRI, propinsi-propinsi lain belum ada perjanjian.
 
Mudah-mudahan berguna bagi yang datang ke Qatar punya 2 tujuan, yakni cari duit dan cari sekolah. Jika yg tujuan nya cari duit aja, nggak masalah kan :)
 


 

Andi Anwar

unread,
Apr 28, 2011, 5:10:42 AM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com
sangat setuju pak......mutu sekolah2 Indonesia bertaraf International yang bisa diajak join tuk buka sekolah di Qatar banyak koq......ada High Scoope, ada Al Azhar or Perguruan Muhammadyah.
 
3 putri saya saat ini mengalami masalah ijazah. setelah sekolah 3 tahun di Qatar (di BFPS...maklum ga ditanggung kantor)begitu balik ke indo, pada saat masuk sekolah yang sulung yang mau ke SMA ditanyakan ijazah SMPnya, yang tengah yang mau ke SMP ditanyakan ijazah SDnya.....alhamdulillah agak kenal dengan pimpinan Perguruan Muhammadya Setia Budi jadi mereka tetap diterima....tapi.......sekarang ini baru timbul masalah karena untuk mengikuti ujian kelulusan SMA dan SMP, DIKNAS perlu ijazah sebelumnya sedangkan tau sendiri....dari qatar di kasih semacam report doang.....mereka diminta untuk ikut ujian persamaan....ribetttttt dech judulnya pak....apalagi DIKNAsnya tempat saya di Serpong sana....sedangkan keluarga tinggal di Pamulang Area
 
Jadi saya sangat mendukung kalo mau diadakan sekolah Indonesia di Qatar....masa sich kalah sama bangsa Philipine.....kerjasama dengan orang lokal?mereka mau koq, ada tuch teman bos istrinya yang nanyain...


From: Dirman Artib <dir...@gmail.com>
To: tentan...@googlegroups.com
Sent: Thu, April 28, 2011 12:35:21 PM

raja brewok

unread,
Apr 28, 2011, 9:29:26 AM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com
Maaf judulnya tak tambahin Mimpi kali yee...bahasan ini sudah basi pak..dulu thn 2003 - 2004 pernah diadakan usulan untuk sekolah Indonesia tapi gak ada yg berminat..orang kita lebih suka anak2nya sekolah international..(kan keren) lagian gratis,lokasi tempat tinggal juga jadi kendala. Intinya sekolah berdiri kalo ada yg mau jd muridnya,kalo ga ada yg mau jd muridnya..gurune ngajari sinten?..trus sing mbayari sinten?..dan satu lagi,orang Indonesia jarang yg bertahan lama di qatar..kalo ga resign,keluarganya yg dipulangin,atau anak2 saja yg dipulangin..ya akhirnya sekolah Indonesia gak pernah ada dan jangan berharap akan ada di qatar kalo kondisinya masih sama seperti sekarang..

--- On Thu, 4/28/11, Andi Anwar <a3_...@yahoo.com> wrote:

seto.b...@gmail.com

unread,
Apr 28, 2011, 9:54:42 AM4/28/11
to Tentang Qatar
Setuju dgn raja brewok..

Sepertinya masih ada bbrp milister TQ yg jauh didlm lubuk hatinya masih belum bisa menerima kenyataan bahwa topik ini meskipun udh dibahas berkali2 pun finalnya tetep sama, rejected..


Perlu disadari bahwa:

Jumlah pendukung kalah banyak lawan jumlah penolak..


Sebagaimana kurva demand-supply:

Mendirikan sekolah = Berbisnis. Klo peminatnya sdikit jangankan pemerintah, pengusaha pun males bikinnya.. Soalnya ga akan ada manusia yg mau rugi.


Kenyataan yg terjadi didepan mata yg kita semua tau 100%:

Prosentase terbesar expat Indonesia di Qatar adalah karyawan BUMN yg notabene bea sekolahnya ditanggung perusahaan. Gaji tiap bulan yg seharusnya dialokasikan utk bayar SPP dari mulai TK ampe lulus SMU bisa ditabung dan akhirnya cukup utk nguliahin anaknya dinegara lain..


Jujur aja:

Di Indonesia sana byk bgt org yg ngejar gengsi anaknya dimasukin sekolah Internasional yg beanya mahal. Gaji ga seberapa pun kadang dipaksain demi gengsi.. Nah, setelah dsini digaji besar termasuk dibiayai sekolah anak2nya ampe diatas 5rb riyal per terms masa mau kembali ke sekolah biasa?


Perkara ada orang2 yg bea sekolahnya ga ditanggung perusahaan:

Mohon maaf, itu nasib masing2.. Saya yakin sebelum berangkat ke Qatar pasti rekan2 udh browsing segala hal tentang Qatar di Internet. Saat itu harusnya sudah bisa mengambil keputusan, apakah akan membawa serta keluarga atau tidak. Beda dgn saya yg emang dipaksa perusahaan utk bawa keluarga, tpi perusahaan sangat bertanggung jawab dgn mengakomodir segala hal yg berhubungan dgn keluarga saya. Bila sudah tau bea hidup dan pendidikan dsini mahal tpi masih nekat dan akhirnya harus pontang panting kelabakan ya jgn ngeluh.. Krn sebelum berangkat ke Qatar kan kita sudah sadari opsinya..


Soal anak ga bisa lanjut sekolah atau kuliah di Indonesia:

Saya udh coba survey ke sekolah Internasional, dlm hal ini saya coba survey ke sekolah Internasional di Batam, mereka ga ada masalah menerima pindahan dari luar negeri.. Dulu teman2 SMP saya yg keturunan cina banyak sekali yg pindahan dari Singapore, Malaysia, Canada, UK dll ga ada satupun yg ditolak masuk ke SMP saya padahal SMP saya bukan sekolah Internasional. Asal bisa ngikutin arus pelajarannya ya go ahead.. Nah, klo soal sulit nembus perguruan tinggi di Indonesia terutama PTN ya kembali ke kalimat: "Gaji tiap bulan yg seharusnya dialokasikan utk bayar SPP dari mulai TK ampe lulus SMU bisa ditabung dan akhirnya cukup utk nguliahin anaknya dinegara lain.." Silahkan cek sendiri ke orangtua2 yg bekerja di BUMN Qatar, saya yakin pasti jawabannya merujuk kesana sebagian besar..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: raja brewok <raja_...@yahoo.com>
Date: Thu, 28 Apr 2011 06:29:26 -0700 (PDT)
Subject: Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali Yee)

Abu Abdirrahim

unread,
Apr 28, 2011, 11:13:45 AM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com

Saya mau menambahkan sedikit informasi bahwa anak2 Indonesia yang sekolah di Qatar masih memungkinkan melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi Negeri - kelas biasa/regular (bukan kelas international) di tanah air.

Tahun 2010 yang lewat - IA ITB Qatar mengadakan USM ITB 2010 di Doha - Qatar. 6 dari 20 peserta lulus test dan kuliah di ITB untuk tahun ajaran 2010/2011.

Tahun ini 4-5 Juli 2011 IA ITB Qatar kembali akan mengadakan ujian saringan masuk PMBP ITB 2011. Program ini merupakan jalur khusus dari ITB buat anak2 Indonesia yang bersekolah di Luar Negeri yg kebetulan diadakan di Qatar oleh IA ITB.

Jadi bagi Bapak/Ibu yang menyekolahkan anak2nya di luar negeri, tidak takut tidak dapat kuliah di PTN/ITB.

Salaaman,
Abu Haitsam

On 28 Apr 2011 17:55, <seto.b...@gmail.com> wrote:

Setuju dgn raja brewok..

Sepertinya masih ada bbrp milister TQ yg jauh didlm lubuk hatinya masih belum bisa menerima kenyataan bahwa topik ini meskipun udh dibahas berkali2 pun finalnya tetep sama, rejected..


Perlu disadari bahwa:

Jumlah pendukung kalah banyak lawan jumlah penolak..


Sebagaimana kurva demand-supply:

Mendirikan sekolah = Berbisnis. Klo peminatnya sdikit jangankan pemerintah, pengusaha pun males bikinnya.. Soalnya ga akan ada manusia yg mau rugi.


Kenyataan yg terjadi didepan mata yg kita semua tau 100%:

Prosentase terbesar expat Indonesia di Qatar adalah karyawan BUMN yg notabene bea sekolahnya ditanggung perusahaan. Gaji tiap bulan yg seharusnya dialokasikan utk bayar SPP dari mulai TK ampe lulus SMU bisa ditabung dan akhirnya cukup utk nguliahin anaknya dinegara lain..


Jujur aja:

Di Indonesia sana byk bgt org yg ngejar gengsi anaknya dimasukin sekolah Internasional yg beanya mahal. Gaji ga seberapa pun kadang dipaksain demi gengsi.. Nah, setelah dsini digaji besar termasuk dibiayai sekolah anak2nya ampe diatas 5rb riyal per terms masa mau kembali ke sekolah biasa?


Perkara ada orang2 yg bea sekolahnya ga ditanggung perusahaan:

Mohon maaf, itu nasib masing2.. Saya yakin sebelum berangkat ke Qatar pasti rekan2 udh browsing segala hal tentang Qatar di Internet. Saat itu harusnya sudah bisa mengambil keputusan, apakah akan membawa serta keluarga atau tidak. Beda dgn saya yg emang dipaksa perusahaan utk bawa keluarga, tpi perusahaan sangat bertanggung jawab dgn mengakomodir segala hal yg berhubungan dgn keluarga saya. Bila sudah tau bea hidup dan pendidikan dsini mahal tpi masih nekat dan akhirnya harus pontang panting kelabakan ya jgn ngeluh.. Krn sebelum berangkat ke Qatar kan kita sudah sadari opsinya..


Soal anak ga bisa lanjut sekolah atau kuliah di Indonesia:

Saya udh coba survey ke sekolah Internasional, dlm hal ini saya coba survey ke sekolah Internasional di Batam, mereka ga ada masalah menerima pindahan dari luar negeri.. Dulu teman2 SMP saya yg keturunan cina banyak sekali yg pindahan dari Singapore, Malaysia, Canada, UK dll ga ada satupun yg ditolak masuk ke SMP saya padahal SMP saya bukan sekolah Internasional. Asal bisa ngikutin arus pelajarannya ya go ahead.. Nah, klo soal sulit nembus perguruan tinggi di Indonesia terutama PTN ya kembali ke kalimat: "Gaji tiap bulan yg seharusnya dialokasikan utk bayar SPP dari mulai TK ampe lulus SMU bisa ditabung dan akhirnya cukup utk nguliahin anaknya dinegara lain.." Silahkan cek sendiri ke orangtua2 yg bekerja di BUMN Qatar, saya yakin pasti jawabannya merujuk kesana sebagian besar..



Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: raja brewok <raja_...@yahoo.com>
Date: Thu, 28 Apr 2011 06:29:26 -0700 (PDT)
Subject: Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali Yee)



Maaf judulnya tak tambahin Mimpi kali yee...bahasan ini sudah basi pak..dulu thn 2003 - 2004 perna...

--

==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : t...

Eko Kristianto

unread,
Apr 28, 2011, 11:18:47 AM4/28/11
to Tentang Qatar
Prosentase terbesar expat Indonesia di Qatar adalah karyawan BUMN.

»»Menurut catatan saya sih 70% sd. 75% adalah housemaid dan labour construction.
»»Sebagian kecilnya baru professional worker, itu juga banyak yang di swasta.

CMIIW

.


Date: Thu, 28 Apr 2011 13:54:42 +0000
To: Tentang Qatar<tentan...@googlegroups.com>

Andi Anwar

unread,
Apr 28, 2011, 11:55:00 AM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com
There is always first time for everything.....jadi kalo dibilang "MIMPI KALI YEE" kayak terlalu extreem yach.....dulu juga kita ga pernah membayangkan punya sesuatu seperti ipad tablet......dimana waktu itu komputer bentuknya kotak dan telpon hp itu merupakan barang langkah....sekarang 2 gadget itu bisa disatukan......jadi bermimpi untuk suatu yang besar tidak ada salahnya


From: Eko Kristianto <eko...@gmail.com>
To: Tentang Qatar <tentan...@googlegroups.com>
Sent: Thu, April 28, 2011 7:18:47 PM

Diday Tea

unread,
Apr 28, 2011, 12:45:35 PM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com
Dari sisi orang tua yang baru punya anak yang masih kecil-kecil, pasti saya setuju dengan  adanya sekolah Indonesia di Qatar.

Masalah problemnya, jika di breakdown, ada berapa orang Indonesia yang bekerja di Qatar, di sektor formal?

Kalau total dari sekitar 20-22 ribu orang Indonesia, (misalnya) ada 5000 orang yang bekerja di sektor formal, dibanding orang Filipina, atau India yang jumlahnya ratusan ribu. 

Apalagi jika data ini di breakdown lagi menjadi faktor-faktor yang lain seperti:

1. Distribusi lokasi orang Indonesia yang terpencar dari Messaid sampai Al Khor, dari Dukhan sampai AL Fardan.. :)
2. Yang mau dan tidak mau.
3.Yang family status dan yang membujang.
4. Yang anaknya dibawa dan tidak di bawa ke Qatar.
5. Yang senior staff dan non senior staff.
6. Dan faktor-faktor lainnya.

Data ini sangat tidak menjanjikan dari sisi komersial. Faktor uang walaupun kadang bukan segalanya, tapi (mungkin) jadi pertimbangan juga untuk Yayasan-yayasan pendidikan di Indonesia untuk mendirikan sekolah Indonesia di Qatar.


"MIMPI KALI YEE" memang  ektrem, bagusnya sih "REALISTIS AJA LAH..".. :D

Mungkin bisa disharing yang punya pengalaman dan informasi mengenai sekolah Indonesia di Saudi Arabia atau negara lainnya..?

Regards, 


2011/4/28 Andi Anwar <a3_...@yahoo.com>

seto.b...@gmail.com

unread,
Apr 28, 2011, 12:06:37 PM4/28/11
to Tentang Qatar
Housemaid - labour gausah dimasukin laaahhh.. Anak TK juga tau mereka anak bininya ditinggal dikampung sana..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: "Eko Kristianto" <eko...@gmail.com>
Date: Thu, 28 Apr 2011 15:18:47 +0000

Zaldi

unread,
Apr 28, 2011, 2:35:06 PM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com
semua di mulai dgn mimpi, jd anda tidak bermimpi berarti tidak bisa tidur = Mati ...:)

Arie Eko Nugroho

unread,
Apr 28, 2011, 1:02:53 PM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com, tentan...@googlegroups.com
Berapa banyak sih rakyat Indonesia di Moskow ?
Kalo dibaca di website nya, sekolah Indonesia di moskow muridnya hanya puluhan tuh ... Bisa kan ???

Negara semiskin Bangladesh saja punya sekolah kurikulum mereka di Qatar ... Indonesia ??? Gak di dalam negeri, gak di luar negeri, negaranya hanya pintar berwacana tanpa solusi dari para penguasanya ...

Arie Eko.
... product sekolahan InPres ...

Sent from my iPhone

Lapis Lazuli

unread,
Apr 28, 2011, 3:55:03 PM4/28/11
to tentan...@googlegroups.com

solusinya mestinya berdasar survey begini:

- mau
- tidak mau

kalau soal gimana mengadakan sekolah itu urusan gampang,  seperti pepatah Batak bilang "hepeng do na mangatur nagaraon!"
(uanglah yg mengatur urusan negara) yg artinya kalau ada dana semua urusan bisa dibuat.

qatar ini membuat apapun dengan uang,  mereka beli teknologi dan expat dan makmur negaranya.

sekolah indonesia di Qatar?   beli guru2 yg cerdas dan gaji mereka dengan pantas .. itu solusinya.
soal kurikulum?  suruh mereka buat kurikulum yg akan mampu bersaing globally.  apa susahnya buat mereka?

tapi itu semua harus besih dari sosok2 yg bermental orba dan apalagi mentalitet KB-1 dan KB-2!

;-))




2011/4/28 Arie Eko Nugroho <aenu...@gmail.com>

Andi Anwar

unread,
Apr 29, 2011, 12:51:28 AM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Menyambung informasi "Mimipi Kali Yee".....sekolah indonesia pernah dibahas tahun 2003-2004.....tapi ingat pak kita sekarang di tahun 2011..dimana kepercayaan terhadap orang Indonesia meningkat dengan banyak sekarang Indonesian worker yang bekerja di posisi manajerial diluar sektor oil company:
 
airline (pilot,pramugari,ground staff),
hotels (marketing, hotel manager, executive chef),
kontraktor (sebagai chief engineer...),
bahkan denger2 ada orang indo di staff CID
 
Memang sebagian besar Indonesian worker di oil company tapi tidak semua dari mereka dicover biaya pendidikan untuk anak2 mereka....kalo ga salah ada berbagai grade disana....
 
 
Mutu pendidikan Indonesia,
 
di Jakarta sekarang banyak sekolah2 bertaraf International sebut saja Highs Scoope, Harapan Bangsa (join dengan turki), Al Azhar, Perguruan Muhammadyah (untuk yang 1 ini,yang saya tau group FUTSALnya dibiayai oleh BRITISH COUNCIL, bahkan ada seorang muridnya yang dikirim ke Jepang tuk berlatih) dan masih banyak lagi....
 
Ada beberapa putra/i kita yang mendapat prestasi diajang olimpiade International di bidang matematika, fisika dll....ada beberapa dari mereka malah sekolahnya didaerah....Jadi siapa bilang mutu pendidikan indonesia jelek...semua tergantung sekolah dan pendidiknya.
 

 

Dirman Artib

unread,
Apr 29, 2011, 3:36:32 AM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Ya begitulah, selain krn gak ada subsidi dr perusahaan utk biaya sekolah anak di Doha, maka salah satu pertimbangan utk tetap jadi "Lajang Doha" ya masalah begini.
 
Lain halnya bagi teman2 di sini yg long term assignment spt. di fasilitas operation, maka mereka boleh lanjut terus sampai anak-anak S3 di LN, tak perlu mikirin keberlanjutan sekolah kembali di Indonesia,  lha wong tukang ojek dan tukang bom aja sarjana lulusan indonesia, tp bukan berarti utk jadi Presiden hrs alumni Amerika kayak Pak Beye, kan:)
 
 


 
2011/4/28 Andi Anwar <a3_...@yahoo.com>

deddy irawan

unread,
Apr 29, 2011, 4:52:16 AM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Saya juga labour disini...... (QG) tapi anak istri ikut tuh........
kalo jadi buka SD inpress disini...saya akan langsung daftarin anak saya ke SD inpress ( kalo masih diperkejakan oleh pabrik lho......)

 
wong ndeso
DIR

Dari: "seto.b...@gmail.com" <seto.b...@gmail.com>
Kepada: Tentang Qatar <tentan...@googlegroups.com>
Terkirim: Kam, 28 April, 2011 19:06:37
Judul: Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali Yee)

Diday Tea

unread,
Apr 29, 2011, 5:26:42 AM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com

Iya, labour tapi gajinya sama sama  general manager di indonesia. . .:-)

Hanif

unread,
Apr 29, 2011, 6:57:58 AM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
sekedar info:

OOT sedikit...

kuliah di LN tidak harus mahal dg biaya selangit.
Kuliah S1/S2 di negara2 eropa sosialis semacam prancis dan jerman itu biayanya minimal. Paling banter 500 EUR per tahun. Dan itu sudah termauk asuransi dan thethek mbengek. Kalo mau S3, itu dihitung kerja. Jadi malah dibayar.

Ada teman saya yg milih gak ikut UMPTN/SPMB dan langsung ikut tes DSH di jerman krn sudah punya ijazah ZMP (semacam TOEFL-nya jerman). Ada lagi yg lebih suka terbang ke paris krn udah punya DALF (semacam TOEFL-nya Prancis). 

Kesempatan mumpung di GCC, jika anak hanya menguasai bhs inggris saja, sepertinya rugi krn bhs inggris bukan hal yg "wah" di GCC. Anak juga harus bisa menguasai bhs arab. Dan juga bhs asing yg lain agar makin global.


hanif

Budhi Harto

unread,
Apr 29, 2011, 9:17:53 AM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Pa,
Di KBRI Yangon ada indonesian school padahal jumlah org indo tdk sampe 200 org se negeri tsb. Sekolah sdh ada sejak thn 1966, guru2x dari Indonesia + org lokal, 95% muridnya dr gol menengah atas org Myanmar, pengantar bahasa pake bhs inggris, bayarnya cukup murah hanya $ 75 utk org lokal, pake kurikulum indo & singapur, utk yg kelas 10 bisa nerusin ampe klas 12 atau nerusin ke O level tes di british councel..
Sekolah tsb kalau ambil untung pasti rugi, jd subsidi dr pemerintah indonesia..aneh sekali..

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT


From: Andi Anwar <a3_...@yahoo.com>
Date: Thu, 28 Apr 2011 08:55:00 -0700 (PDT)

Diday Tea

unread,
Apr 29, 2011, 10:20:12 AM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
OOO..

Berarti klo di Qatar, masalah yang sebenarnya ada di mana/siapa ya..? :)

2011/4/29 Budhi Harto <budhi...@centrin.net.id>

Zaldi

unread,
Apr 29, 2011, 1:30:08 PM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Maslahnya kagak ada yg memulai...:) ngitung mulu untung ruginya... :)

On 4/29/11, Diday Tea <dida...@gmail.com> wrote:
> OOO..
>
> Berarti klo di Qatar, masalah yang sebenarnya ada di mana/siapa ya..? :)
>
> 2011/4/29 Budhi Harto <budhi...@centrin.net.id>
>
>> Pa,
>> Di KBRI Yangon ada indonesian school padahal jumlah org indo tdk sampe 200
>> org se negeri tsb. Sekolah sdh ada sejak thn 1966, guru2x dari Indonesia +
>> org lokal, 95% muridnya dr gol menengah atas org Myanmar, pengantar bahasa
>> pake bhs inggris, bayarnya cukup murah hanya $ 75 utk org lokal, pake
>> kurikulum indo & singapur, utk yg kelas 10 bisa nerusin ampe klas 12 atau
>> nerusin ke O level tes di british councel..
>> Sekolah tsb kalau ambil untung pasti rugi, jd subsidi dr pemerintah
>> indonesia..aneh sekali..
>>
>> Sent from my BlackBerry®
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT

>> ------------------------------
>> *From: * Andi Anwar <a3_...@yahoo.com>
>> *Sender: * tentan...@googlegroups.com
>> *Date: *Thu, 28 Apr 2011 08:55:00 -0700 (PDT)
>> *To: *<tentan...@googlegroups.com>
>> *ReplyTo: * tentan...@googlegroups.com
>> *Subject: *Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali


>> Yee)
>>
>> There is always first time for everything.....jadi kalo dibilang "MIMPI
>> KALI YEE" kayak terlalu extreem yach.....dulu juga kita ga pernah
>> membayangkan punya sesuatu seperti ipad tablet......dimana waktu itu
>> komputer bentuknya kotak dan telpon hp itu merupakan barang
>> langkah....sekarang 2 gadget itu bisa disatukan......jadi bermimpi untuk
>> suatu yang besar tidak ada salahnya
>>

>> ------------------------------
>> *From:* Eko Kristianto <eko...@gmail.com>
>> *To:* Tentang Qatar <tentan...@googlegroups.com>
>> *Sent:* Thu, April 28, 2011 7:18:47 PM
>> *Subject:* Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali


>> Yee)
>>
>> Prosentase terbesar expat Indonesia di Qatar adalah karyawan BUMN.
>>
>> »»Menurut catatan saya sih 70% sd. 75% adalah housemaid dan labour
>> construction.
>> »»Sebagian kecilnya baru professional worker, itu juga banyak yang di
>> swasta.
>>
>> CMIIW
>>
>> .

>> ------------------------------
>> *From: *seto.b...@gmail.com
>> *Sender: *tentan...@googlegroups.com
>> *Date: *Thu, 28 Apr 2011 13:54:42 +0000
>> *To: *Tentang Qatar<tentan...@googlegroups.com>
>> *ReplyTo: *tentan...@googlegroups.com
>> *Subject: *Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali

>> ------------------------------
>> *From: *raja brewok <raja_...@yahoo.com>
>> *Sender: *tentan...@googlegroups.com
>> *Date: *Thu, 28 Apr 2011 06:29:26 -0700 (PDT)
>> *To: *<tentan...@googlegroups.com>
>> *ReplyTo: *tentan...@googlegroups.com
>> *Subject: *Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali


>> Yee)
>>
>> Maaf judulnya tak tambahin Mimpi kali yee...bahasan ini sudah basi
>> pak..dulu thn 2003 - 2004 pernah diadakan usulan untuk sekolah Indonesia
>> tapi gak ada yg berminat..orang kita lebih suka anak2nya sekolah
>> international..(kan keren) lagian gratis,lokasi tempat tinggal juga jadi
>> kendala. Intinya sekolah berdiri kalo ada yg mau jd muridnya,kalo ga ada
>> yg
>> mau jd muridnya..gurune ngajari sinten?..trus sing mbayari sinten?..dan
>> satu
>> lagi,orang Indonesia jarang yg bertahan lama di qatar..kalo ga
>> resign,keluarganya yg dipulangin,atau anak2 saja yg dipulangin..ya
>> akhirnya
>> sekolah Indonesia gak pernah ada dan jangan berharap akan ada di qatar
>> kalo
>> kondisinya masih sama seperti sekarang..
>>

>> ------------------------------
>> *From:* Dirman Artib <dir...@gmail.com>
>> *To:* tentan...@googlegroups.com
>> *Sent:* Thu, April 28, 2011 12:35:21 PM
>> *Subject:* Re: [tentangqatar] Re: Sekolah untuk anak di Qatar


>>
>> Ide yang briliant dan practicable untuk mendirikan Sekolah Indonesia spt.
>> di Kuala Lumpur.
>>
>> Di KL sekolah ini disponsori oleh Deplu, tapi tetap regulatory oleh
>> Depdiknas. Awalnya untuk memfasilitasi para keluarga TKI/TKW yg tak mampu
>> masuk Sekolah International, atau mencegah anak-anak Indonesia masuk
>> sekolah
>> kebangsaan M'sia yg gratis, besar dan mewah. Anak-anak saya walaupun
>> bersekolah di Sekolah Int'l saat di KL, tetapi salah seorang tetap
>> ikut ujian dan dapat ijazah dari sekolah Indonesia ini, jika tidak maka
>> jika
>> keberlanjutan sekolah anak kita akan di Indonesia, maka bakal dapat
>> masalah
>> baik melanjutkan ke SMP, SMA maupun Perguruan Tinggi, walaupun misalnya
>> transcript atau rapor sudah di endorsed oleh KBRI/atase pendidikan. Hanya
>> Dinas Pendidikan Propinsi DKI yg punya agreement dgn KBRI KL agar bisa
>> langsung menerima anak-anak yg rapornya sudah di endorsed oleh KBRI,
>> propinsi-propinsi lain belum ada perjanjian.
>>
>> Mudah-mudahan berguna bagi yang datang ke Qatar punya 2 tujuan, yakni cari
>> duit dan cari sekolah. Jika yg tujuan nya cari duit aja, nggak masalah kan
>> :)
>>
>>
>>
>>
>> 2011/4/28

>> <nurudinb...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=nurudinb...@gmail.com>


>> >
>>
>> Kalau menurut pendapat saya intinya untuk sekolah anak yang pertama kali
>> kalau ada education assistance dari company kita perlu tahu dulu berapa
>> fee
>> tuition yang akan di cover oleh company dan kita bisa dapatkan dari focal
>> pointnya dan akan ada perbedaan tergantung level staffnya.
>>
>> Setelah kita tahu..kita akan hunting school berdasarkan coverage fee
>> tuitionnya.
>>
>> Misal ELS staff utk QP education assistancenya akan mengacu ke QIS kalau
>> sama atau di bawah sekolah manapun akan di approved tapi kalau lebih ya
>> nambah sendiri dan ini kita juga minta total fee tuition utk masing2
>> kelasnya yang nantinya akan di compare dengan fee tuition sekolah2 yang
>> ada
>> di Qatar.fee tuition sekolah2 berbeda beda.
>>
>> Sedangkan mengenai keberadaan seatnya memang agak susah mencari yang ideal
>> berdasarkan banyak kriteria.sebaiknya setelah ada list sekolahnya kita
>> telphone satu persatu dari rumah dan apabila ada yang cocok bisa di survey
>> langsung.
>>
>> Ide untuk memunculkan indonesian school sudah bertahun tahun
>> mencuat..timbul tengelam, entah bagaimana lanjutannya..
>>
>> Sukses dan barokah
>>
>> Nurdin
>> Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel
>>
>> -----Original Message-----
>> From: Zaldi

>> <zald...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=zald...@gmail.com>
>> >
>> Sender:
>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>


>> Date: Thu, 28 Apr 2011 06:25:39
>> To:

>> <tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >
>> Reply-To:
>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>


>> Subject: Re: [tentangqatar] Re: Sekolah untuk anak di Qatar
>>
>> I love Indonesian School .... Hidup Indonesia... :) ayo OTB pak O....
>>
>> On 4/28/11, Oki

>> <o_mu...@yahoo.com.au<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=o_mu...@yahoo.com.au>>

>> >> <mysy...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=mysy...@gmail.com>
>> >
>> >> To:
>> >> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>


>> >> Sent: Tue, February 15, 2011 9:27:55 PM
>> >> Subject: Re: [tentangqatar] Re: Sekolah untuk anak di Qatar
>> >>
>> >>
>> >> Ini untuk yang kelas 3:
>> >> http://www.tentangqatar.com/content/lagi-kisi2-tes-masuk-sd-kelas-3
>> >>
>> >> Wassalam
>> >> Syarif
>> >> Enjoying Qatar @ http://www.tentangqatar.com/
>> >>
>> >>
>> >>
>> >> 2011/2/15 Edwin Kurniawan

>> >> <edwint...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=edwint...@gmail.com>


>> >
>> >>
>> >> Ok, Pak Syarif, terima kasih atas kirimannya..
>> >> >
>> >> >Ternyata banyak juga pertanyaannya, mungkin pada intinya mau ngetes
>> >> > kemampuan si
>> >> >anak berbahasa Inggris (understanding thd word/sentence yg dibagi..)
>> >> >Wah siapa ya yang punya bocoran utk anak saya kelas 3 and kelas 5...?
>> >> >wah hari gini masih tanya bocoran ya..kayak zaman sekolah SMP SMA dulu
>> he
>> >> > he..
>> >> >
>> >> >Thanks..for sharing..
>> >> >
>> >> >Wass.
>> >> >
>> >> >Edwin K
>> >> >
>> >> >
>> >> >2011/2/15 Syarif

>> >> > <mysy...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=mysy...@gmail.com>


>> >
>> >> >
>> >> >Ya betul. Testnya tulis dan interview. Yang ditanyakan umumnya
>> matematika
>> >> > dan
>> >> >bahasa inggris.
>> >> >
>> >> >>
>> >> >>
>> >> >>Ini salah satu contoh kisi-kisi soalnya:
>> >> >>
>> http://www.tentangqatar.com/content/ssssttt-nih-bocoran-soal-test-masuk-sekolah-kelas-1-sd
>> >> >>
>> >> >>
>> >> >>Wassalam
>> >> >>Syarif
>> >> >>Enjoying Qatar @ http://www.tentangqatar.com/
>> >> >>
>> >> >>
>> >> >>
>> >> >>2011/2/15 Edwin Kurniawan

>> >> >> <edwint...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=edwint...@gmail.com>


>> >
>> >> >>
>> >> >>Ok, Bapak-bapak, terima kasih banyak atas info yang diberikan, ini
>> akan
>> >> >> sangat
>> >> >>bermanfaat buat kami sekeluarga nanti..
>> >> >>>Saya akan segera siapkan dokumen yang diperlukan..
>> >> >>>
>> >> >>>Btw, kalau test masuk itu meliputi apa aja ? test tulis dan
>> >> >>> interview
>> ?
>> >> >>>Utk subjek apa aja ? bahannya kira2 sama dengan pelajaran di kelas
>> >> >>> anak
>> >> >>>tersebut ?
>> >> >>>
>> >> >>>wassalam,
>> >> >>>
>> >> >>>Edwin K
>> >> >>>
>> >> >>>
>> >> >>>
>> >> >>>
>> >> >>>2011/2/15 Abu Abdirrahim

>> >> >>> <ismai...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=ismai...@gmail.com>


>> >
>> >> >>>
>> >> >>>
>> >> >>>Yg terpenting anak betah bapak ibu nggak cemas atau sebaliknya
>> >> >>> pulang
>> >> kampung.
>> >> >>>>
>> >> >>>>Satu lagi tambahan adalah tranportasi sekolah anak. Kalau belum
>> punya
>> >> >>>> sim qatar
>> >> >>>>terpaksa nyewa taksi (argo atau harian / bulanan). Jadi lokasi
>> >> >>>> sekolah, tempat
>> >> >>>>tinggal dan tempat kerja harus dipertimbangkan juga.
>> >> >>>>
>> >> >>>>
>> >> >>>>
>> >> >>>>Salaaman,
>> >> >>>>Abu Abdirrahim
>> >> >>>>http://ismail.umar.googlepages.com/
>> >> >>>>.: Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah
>> diperbuatnya,
>> >> >>>> (QS 74:38)
>> >> >>>>:.
>> >> >>>>
>> >> >>>>
>> >> >>>>
>> >> >>>>2011/2/14 Oki

>> >> >>>> <o_mu...@yahoo.com.au<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=o_mu...@yahoo.com.au>


>> >
>> >> >>>>
>> >> >>>>
>> >> >>>>Tergantung budget.
>> >> >>>>>Kalau budgetnya unlimited (ie. dibayar full oleh kantor) ya
>> silahkan
>> >> >>>>>ke Compass International School.
>> >> >>>>>atau Sherborne atau Cedars Tutoring Centre.
>> >> >>>>>Semuanya British Curricullum
>> >> >>>>>
>> >> >>>>>Info terahir yang saya dapat disana belum full-full amat....
>> >> >>>>>
>> >> >>>>>Sekolah terbaik ? Yang cocok dengan anak dan orangtua......
>> >> >>>>>
>> >> >>>>>
>> >> >>>>>On Feb 14, 12:58 pm, Edwin Kurniawan

>> >> >>>>> <edwintham...@gmail.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=edwintham...@gmail.com>>


>> wrote:
>> >> >>>>>> Assalamu'alaikum,
>> >> >>>>>>
>> >> >>>>>> Saya baru join ke milis ini, banyak info yang saya dapat tentang
>> >> >>>>>> Qatar.
>> >> >>>>>> Alhamdulillah saya dapat kerja di Qatar dan akan join mulai
>> >> >>>>>> bulan
>> >> >>>>>> April
>> >> >>>>>> depan ini.
>> >> >>>>>>
>> >> >>>>>> Saya mau tanya tentang sekolah anak :
>> >> >>>>>> 1. Apakah sekolah di Doha yang terbaik untuk anak (umur 11, 9, 4
>> >> >>>>>> tahun) ?
>> >> >>>>>> Saya pernah browsing di internet, tapi belum tahu mana yg bisa
>> jadi
>> >> >pilihan
>> >> >>>>>> 2. Persyaratan dokumen apa yang diperlukan ?
>> >> >>>>>>
>> >> >>>>>> Mohon maaf kalau topik ini pernah didiskusikan sebelumnya..
>> >> >>>>>>
>> >> >>>>>> Nah itu saja dulu, pertanyaan dari saya.
>> >> >>>>>> Semoga Bapak 2/ Ibu2 dapat membantu.
>> >> >>>>>>
>> >> >>>>>> Wassalam,
>> >> >>>>>>
>> >> >>>>>> Edwin K
>> >> >>>>>
>> >> >>>>>--
>> >> >>>>>==============================================
>> >> >>>>>Website : http://www.tentangqatar.com/
>> >> >>>>>Kirim email :

>> >> >>>>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >>>>>Unsubscribe :
>> >> >>>>> tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>> >> >>>>>
>> >> >>>>
>> >> >>>>--
>> >> >>>>==============================================
>> >> >>>>Website : http://www.tentangqatar.com/
>> >> >>>>Kirim email :

>> >> >>>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >>>>Unsubscribe :
>> >> >>>> tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>> >> >>>>
>> >> >>>--
>> >> >>>
>> >> >>>==============================================
>> >> >>>Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> >>>Kirim email :

>> >> >>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >>>Unsubscribe :
>> >> >>> tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>> >> >>>
>> >> >>
>> >> >>--
>> >> >>
>> >> >>==============================================
>> >> >>Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> >>Kirim email :

>> >> >> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >>Unsubscribe :
>> >> >> tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>> >> >>
>> >> >
>> >> >--
>> >> >==============================================
>> >> >Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> >Kirim email :

>> >> > tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >Unsubscribe :
>> >> > tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>> >> >
>> >> --
>> >> ==============================================
>> >> Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> Kirim email :

>> >> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> Unsubscribe :
>> >> tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>> >
>> > --
>> > ==============================================
>> > Website : http://www.tentangqatar.com
>> > Kirim email :

>> > tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> > Daftar:
>> > tentangqata...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bsub...@googlegroups.com>
>> > Berhenti:
>> > tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>> >
>>
>>
>> --
>> Regards
>> Zaldi - Doha
>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email :

>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> Daftar:
>> tentangqata...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bsub...@googlegroups.com>
>> Berhenti:
>> tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email :

>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> Daftar:
>> tentangqata...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bsub...@googlegroups.com>
>> Berhenti:
>> tentangqatar...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentangqatar%2Bunsu...@googlegroups.com>


--
Regards
Zaldi - Doha

Andi Anwar

unread,
Apr 29, 2011, 4:42:17 PM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
masalahnya sepele koq.....masalah hati nurani dan ke ikhlasan membawa nama Indonesia .he.he.hehe


From: Zaldi <zald...@gmail.com>
To: tentan...@googlegroups.com
Sent: Fri, April 29, 2011 9:30:08 PM
Subject: Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali Yee)

>> >> >>>>>
>> >> >>>>
>> >> >>>>--
>> >> >>>>==============================================
>> >> >>>>Website : http://www.tentangqatar.com/
>> >> >>>>Kirim email :
>> >> >>>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >>>>Unsubscribe :

>> >> >>>>
>> >> >>>--
>> >> >>>
>> >> >>>==============================================
>> >> >>>Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> >>>Kirim email :
>> >> >>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >>>Unsubscribe :

>> >> >>>
>> >> >>
>> >> >>--
>> >> >>
>> >> >>==============================================
>> >> >>Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> >>Kirim email :
>> >> >> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >>Unsubscribe :

>> >> >>
>> >> >
>> >> >--
>> >> >==============================================
>> >> >Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> >Kirim email :
>> >> > tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> >Unsubscribe :

>> >> >
>> >> --
>> >> ==============================================
>> >> Website : http://www.tentangqatar.com
>> >> Kirim email :
>> >> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> >> Unsubscribe :

>> >
>> > --
>> > ==============================================
>> > Website : http://www.tentangqatar.com
>> > Kirim email :
>> > tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> > Daftar:

>> >
>>
>>
>> --
>> Regards
>> Zaldi - Doha
>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email :
>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> Daftar:

>>
>> --
>>  ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email :
>> tentan...@googlegroups.com<http://us.mc1301.mail.yahoo.com/mc/compose?to=tentan...@googlegroups.com>
>> Daftar:

>>
>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
>> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
>> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
>> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
>> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
>> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
>> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
>> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
>> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
>> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
>> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
>> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
>> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>>
>> --
>> ==============================================
>> Website : http://www.tentangqatar.com
>> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
>> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
>> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>>
>
> --
> ==============================================
> Website : http://www.tentangqatar.com
> Kirim email : tentan...@googlegroups.com
> Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
> Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

>


--
Regards
Zaldi - Doha

--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqatar+subs...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar+unsub...@googlegroups.com

seto.b...@gmail.com

unread,
Apr 29, 2011, 4:52:55 PM4/29/11
to Tentang Qatar
Saya perhatikan ada beberapa email yg mengatakan "dinegara ini/itu aja yg muridnya cuma segini pemerintah tetep bikin sekolah Indonesia, kenapa kok di Qatar yg jumlah muridnya malah lebih banyak justru ga ada sekolah Indonesia".. Nah, itu dia yg harus dijadikan PERTANYAAN MENDASAR.. Why? Kenapa? What's the reason?

Kalo menurut saya masalahnya yg paling mendasar adalah soal duit....!!

Banyakan yg nolak dibanding yg setuju, penyelenggaranya jadi ragu, takut sekolahnya ga laku.. Walaupun dibiayai pemerintah 100% pun mana mungkin pemerintah mau rugi, daripada rugi bikin sekolah dsini tpi ga ada muridnya mendingan dia bikin sekolah2 inpres di desa2 di tanah air..

Pemerintah anggarannya juga terbatas, disisi lain juga pemerintah ga mungkin membebani seluruh biaya operasional pada orangtua murid.. Saya rasa bila pemerintah berpikiran sama dgn saya, dalam arti lebih baik tidak membuka sekolah yg bakalannya ga laku/dana operasionalnya tidak berimbang dibanding jumlah muridnya dan mengalihkan dananya utk sekolah2 inpres di desa2 tertinggal, maka itu sudah merupakan langkah yg paling tepat..
Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

-----Original Message-----
From: Zaldi <zald...@gmail.com>
Sender: tentan...@googlegroups.com
Date: Fri, 29 Apr 2011 20:30:08
To: <tentan...@googlegroups.com>
Reply-To: tentan...@googlegroups.com

Arie Eko Nugroho

unread,
Apr 29, 2011, 10:43:31 PM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Assalamu'alaikum.

Ane kasih link sekolah indonesia di Moskow ...

http://simoskow.sch.id/index.php/kesiswaan

siswa TK nya hanya 2 orang.
siswa SD kelas 1-6 hanya 14 orang.
siswa SMP kelas 7-9 hanya 5 orang.
siswa SMA kelas 10-12 hanya 4 orang.

Apakah yang di Moskow itu mempertimbangkan untung rugi mendirikan sekolah ?
Apakah yang di Moskow itu gak ada international school ?
Apakah yang di Moskow itu orang2 yang gak mampu sehingga harus didirikan sekolah INPRES di Moskow ?
Apakah yang di Moskow itu sekolah asal2an ?

Yang jelas kalo menurut saya sebagai orang tua dengan dua anak SD, berpendapat yang di MOskow lebih berungtung daripada yang di Qatar.

Wassalam,
AEN.
- product sekolah inpres dari SD sampe PT -


________________________________________
From: tentan...@googlegroups.com [tentan...@googlegroups.com] On Behalf Of seto.b...@gmail.com [seto.b...@gmail.com]
Sent: Friday, April 29, 2011 11:52 PM
To: Tentang Qatar
-----------------------------------------
Disclaimer: The information in this message is confidential and may
be
legally privileged. It is intended solely for the addressee. Access
to this
message by another person is not permitted. If you are not the
intended
recipient, any disclosure, copying, distribution or any action
taken or
omitted to be taken in reliance on it, is prohibited and may be
unlawful. If
you have received this e-mail by mistake, please e-mail the sender
by
replying to this message, and deleting the original and any
printout
thereof.
Legal Department

Zaldi

unread,
Apr 29, 2011, 11:00:06 PM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Hari gini ngandelin duit pemerintah? Ngimpi kali yeee.... :) ya udah
cari investor atau urunan spt KAIFA (sekolah ngaji anak2 Indo tiap
sabtu, muridnya sekitar 300org) ... Do not talking only... Action
please... Tp sapa yg mau... :(((

Lapis Lazuli

unread,
Apr 29, 2011, 4:50:21 PM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com


maap ..

saya kira ini murni masalah pendidikan dan gak perlu ada kaitannya dengan sentimen primordial nasionalisme segala.  apa perlunya kebanggaan, prestise dan atau popularitas kalau mutu yg diberikan sekolah cuman level "merayap"?

berbicara sekolah artinya berbicara soal mutu,  mutu pendidikan.
bukan sentimen patriotisme.

kalau soal itu sih,  kita bisa tanyakan sekarang apa yg sudah DPR dan pemerintah lakukan sekarang ini demi membuat nama harum di mata
dunia?

maap,  kalau menurut saya DPR dan pemerintaha itu ... walaah gak perlulah keluar lagi bahasa buruk itu semua...
yg jelas harus dipikirkan ada atau tidak sekolah indonesia mesti dilihat dr sudut mutu dan kualitas pendidikan yg dituju.





2011/4/29 Andi Anwar <a3_...@yahoo.com>


Natal Hutabarat

unread,
Apr 29, 2011, 5:33:11 PM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com
Sebenarnya bisa dibuat, bayangan saya seperti ini:
 
kalau memang benar ada teman2 yang concern disini mau serius untuk buka sekolah Indonesia,
silahkan ajah dimulai duduk bersama orang2 yang mau dan punya visi yang sama, untuk mulai merumuskan...
buat forumnya agar lebih fokus.. dan mulai schedule pertemuan untuk merampungkan ide2nya...

pastinya butuh modal awal yang cukup besar, tapi modal itu bisa diatasi,
ide sederhananya, semisal, untuk awal, dibuat pengumpulan dana taruhlah per-orang 5000 QAR.
taruhlah ada 200 orang yang komitmen, total modal awal sekitar 1 jt QAR..
(mudah2an ini sudah cukup)..
nah, nanti orang yang setor dianggap sebagai pemilik saham.
setelah ada modal, bentuk tim untuk menentukan sekolah mana yang akan di bawa dari Indonesia,
tim ini tentunya juga yang akan mengumpulkan masukan dari orang2 Indonesia yang sudah lama di Qatar,
bagaimana caranya biar nantinya sekolah Indonesia ini bisa diakui Q-Company di Qatar ...
kemudian tim ini yang akan koordinasi dengan pihak KBRI  dimana nantinya tinggal undang yayasan penyelenggara sekolah terkenal/international di Indonesia,  undang 2 atau 3, mereka pasti dengan senang hati mau mempresentasikan system mereka.

tentunya visi ini jangka panjang, jadi harus dibuat perjanjian di awal, bahwa investasi pemilik saham untuk modal awal ini
adalah term jangka panjang, semisal 5-10 tahun...
syukur2 nantinya bisa endorse ke Pemerintah agar ini dimasukkan sebagai salah satu bidang dalam KBRI Doha,
jadi nantinya ada semacam perwakilan Depdiknas untuk ngurusin ini..
perwakilan dari Depnaker kan bisa ada, berarti logic-nya perwakilan dari Depdiknas juga bisa diusulkan,
saya yakin di Depdiknas pasti ada yang kompeten mengurus sekolah Indonesia berstandar International..

--sekedar urun rembug--

2011/4/29 Andi Anwar <a3_...@yahoo.com>



--
Thank You and Best Regards,

Natal Hutabarat
YM ID : natalpahothonhutabarat

..:: All Good Things Take Time ::..

edwin aprizal

unread,
Apr 29, 2011, 11:21:13 PM4/29/11
to tentan...@googlegroups.com

Maaf Bapak Bapak. Menurut saya diskusi tentamg sekolah indo di qatar ini sudah terlalu panjang. Menurut saya bila ada yang ingin mendirikan, monggo dirikan saja. Bila ga ada muridnya ya itu resiko yang ada, jadi tidak perlu persetujuan semua. Bila tidak setuju ya silahkan, pendidikan anak sepenuhnya tanggung jawab orang tua masing masing. Jadi ga panjang lagi diskusinya.
Maaf dan mudah2xan berkenan.

On 29 Apr 2011 02:35, "Zaldi" <zald...@gmail.com> wrote:

semua di mulai dgn mimpi, jd anda tidak bermimpi berarti tidak bisa tidur = Mati ...:)

2011/4/28 <seto.b...@gmail.com>


>
> Housemaid - labour gausah dimasukin laaahhh.. Anak TK juga tau mereka anak bininya ditinggal di...




--
Regards
Zaldi - Doha


--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com

Kirim emai...

nurudinb...@gmail.com

unread,
Apr 30, 2011, 12:08:23 AM4/30/11
to Didik Adji Sasongko
Assallamua'laikum,

Yth bapak2 semuanya diskusi yang sangat menarik sebagai tanda kepedulian terhadap anak2 bangsa penerus.

Bismillah, ane setuju dan mendukung mari kita coba applikasikan ide2 briliant kita.

Kapan kira2 mau di bikin team " Indonesian School Qatar is NOT Dream "

Lebih cepat lebih baik

" If you can do it... YOU CAN "

Dengan berusaha semaksimal mungkin hasil yang dahsyat akan mengikuti.amiin.

Sukses dan Barokah,

Nurdin BS
+97455135048
email:nurudinb...@gmail.com

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: Natal Hutabarat <natal.h...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 00:33:11 +0300

seto.b...@gmail.com

unread,
Apr 29, 2011, 11:14:25 PM4/29/11
to Tentang Qatar
Quote


bagaimana caranya biar nantinya sekolah Indonesia ini bisa diakui Q-Company di Qatar

Unquote

Justru kalimat diatas itu yg jadi momok.. Kemungkinan terbesar sekolah Indonesia pertermnya bakal lebih murah dibanding AKIS, orangtua yg selama ini anak2nya dibayarin perusahaan Q-Company senilai bea per term di AKIS dan mencukupi utk bisa menyekolahkan anak2nya di sekolah2 executive di Doha bisa mendadak terjun bebas tuh uang sekolah pertermnya yg ditanggung perusahaan.. Maka itu ada 'grup2 vokal' dari komunitas tertentu yg bakal selalu tidak sejalan, bila tidak ingin disebut secara gamblang menentang rencana ini..

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

From: Natal Hutabarat <natal.h...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 00:33:11 +0300

nurudinb...@gmail.com

unread,
Apr 30, 2011, 12:22:13 AM4/30/11
to Didik Adji Sasongko
First step yang menjadi basic kalau menurut saya satu : SURVEY

Survey ini meliputi : survey informasi dan data, survey peminat, survey fee tuition, survey partnership dll.

project ISQ akan di follow up kalau kriteria2 survey yang di dapatkan sudah memenuhi standard.

Simple aja di mulai dari bikin sekolah Nursery atau tergantung hasil surveynya..insyaAllah selalu ada hasil kalau ada jalan.

Nurdin BS

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


Date: Sat, 30 Apr 2011 03:14:25 +0000
To: Tentang Qatar<tentan...@googlegroups.com>

Syarif

unread,
Apr 30, 2011, 12:27:22 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Saya bukan termasuk yang antusias dengan ide sekolah Indonesia ini. Tetapi saya juga bukan orang yang pesimis bahwa sekolah ini bisa menjadi kenyataan. Tetapi memang diskusi ini sudah beberapa kali dilakukan dan isi perdebatannya juga belum berkembang ke arah nyata. 

Kalau memang mau, sebaiknya diskusi ini dipindahkan ke "alam nyata" dan ditindaklanjuti dengan studi kelayakan, seperti yang disampaikan oleh Pak Nurdin. Silakan dilanjutkan, terutama buat para pendukung ISQ. Toh sekarang justifikasinya semakin menguat dengan tingginya growth WNI yang hijrah ke Qatar. 

Siapa yg mau jadi volunteer?

Wassalam
Syarif
Enjoying Qatar @ http://www.tentangqatar.com/


indra.w...@gmail.com

unread,
Apr 30, 2011, 12:37:34 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Pak Syarif,

Mungkin banyak diantara kita yang memang belum mendapat info bagaimana hal ini sudah dibahas sebelumnya dan masalahnya tetap menjadi polemik seperti sekarang.

Usul saya mungkin file2x terdahulu mengenai sekolah Indonesia dikumpulkan termasuk hasil surveinya dibuat menjadi satu file besar sebagai acuan jika ada hal yang baru. Dan diharap peserta hanya menambahkan hal2x baru dan tidak mengulang2x hal yang lama.

Mohon maaf karena jangan2x usul saya juga sudah dikemukakan oleh peserta sebelumnya.

Wassalam,
Pengamat pendidikan sektor formal dan informal

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: Syarif <mysy...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 07:27:22 +0300

Syaifoel Hardy

unread,
Apr 30, 2011, 12:39:21 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com

Kalau boleh saya mernarik kesimpulan:

1. Selama tujuan pendidikan dalam Kurikulum pendidikan di Indonesia tidak berpijak kepada kurikulum yang berbasis internasional dengan biaya terjangkau oleh masyarakat luas, jangan berharap ada peminat.
2. Selama kualitas tenaga pengajar kita tidak bertaraf internasional termasuk segi pendidikan islam, jangan berharap sekolah indonesia terwujud
3. Selama sekolah Indonesia di Qatar targetnya hanya anak-anak Indonesia saja, jangan harap dapat murid dari negara lain
4. Selama penghargaan kita terhadap kualitas pendidikan kita sendiri belum sejajar dengan penghargaan kita terhadap sekolah-sekolah lain, jangan harap sekolah indonesia di Qatar bakal terwujud
5. Selama kita nggak pernah serius merencanakan realisasi 'bisnis' ini, sekolah Indonesia di Qatar hanya ada dalam forum dunia maya
6. Selama kita, masyarakat, ahli pendidikan, organisasi2 massa dan mendiknas atas nama pemerintah tidak pernah duduk bareng membicarakan rencana ini, jangan harap sekolah bakal berdiri
7. Selama pola berpikir kita masih terbatas pada bahwa beginilah 'nasib' sekolah indonesia di luar negeri, selama itu pula 'nasib' kita tidak bakal berubah, dan hanya ada dalam diskusi, diskusi dan diskusi....terus....

Sekarang, guna menjawab persoalan di atas (tujuan pendidikan, kualitas kurikulum, tenaga pengajar, fasilitas sekolah serta target):
Siapa yang mau memulai: individu, organisasi, partai, pemerintah, pengusaha kita, atau bareng-bareng?
Ayo pak!!!

Wassalam,

Syaifoel


Subject: Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali Yee)
To: tentan...@googlegroups.com
From: seto.b...@gmail.com
Date: Sat, 30 Apr 2011 03:14:25 +0000


Quote

bagaimana caranya biar nantinya sekolah Indonesia ini bisa diakui Q-Company di Qatar

Unquote

Justru kalimat diatas itu yg jadi momok.. Kemungkinan terbesar sekolah Indonesia pertermnya bakal lebih murah dibanding AKIS, orangtua yg selama ini anak2nya dibayarin perusahaan Q-Company senilai bea per term di AKIS dan mencukupi utk bisa menyekolahkan anak2nya di sekolah2 executive di Doha bisa mendadak terjun bebas tuh uang sekolah pertermnya yg ditanggung perusahaan.. Maka itu ada 'grup2 vokal' dari komunitas tertentu yg bakal selalu tidak sejalan, bila tidak ingin disebut secara gamblang menentang rencana ini..Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

Listyo Nugroho

unread,
Apr 30, 2011, 12:38:05 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Kalau masih boleh komentar pak,

Kalau yang menjadi dasar sebagian kalangan tidak setuju kalau nanti ada sekolah Indonesia di Qatar akan mengakibatkan diturunkannya standard pembiayaan dari perusahaan (seperti yang sudah terjadi di kalangan orang bawang) ya itu jadi tantangan tersendiri.
Karena beliau2 khawatir anaknya gak bisa disekolahkan di sekolah yg notabene elit dan bagus. Meskipun sebenarnya tidak menjamin anak tsb akan jadi presiden, menteri, profesor, dsb.
Mudah2an juga gak bakalan diturunkan kebijakannya karena pilihan sekolahnya juga paling baru 1 biji. Lain dgn sekolah bawang yg sudah dimana2.
Dan sebenarnya dasar utk mengadakan barang 1 biji sekolah di Qatar seharusnya bukan karena cari murahnya, tapi pingin misal anak2 punya komunitas yg lebih aman krn teman2nya banyak Indonesia, supaya juga kenal dgn bangsa lain bisa dibuat extra kurikuler persahabatan dgn bangsa lain.
Supaya pendidikan etika anak lebih baik. Masih bisa dapat sedikit didikan budaya Indonesia. Dan lain sebagainya.
Jadi ya gak ada salahnya jika ada yang mau untuk mulai bergerak mengajak rembugan merumuskan rencana dan ide bagi yang setuju ada 1 biji sekolah Indonesia di Qatar.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


Date: Sat, 30 Apr 2011 03:14:25 +0000
To: Tentang Qatar<tentan...@googlegroups.com>

Syarif

unread,
Apr 30, 2011, 12:46:41 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Pak Indra,

Saya sendiri tidak mempunyai file-file yang berkenaan dengan rencana pembangunan sekolah Indonesia di Qatar. Saya hanya mengamati yang terjadi di milis saja. Paling tidak berikut ini salah satu diskusi yang terjadi bbrp waktu yang lalu:

Seingat saya, Bapak-bapak yang sudah lebih dahulu di Qatar pernah membahas hal ini bbrp tahun yang lalu (sebelum saya datang). Kurang tahu pasti apa yang menjadi faktor penghambat utama pada saat itu.

Sekarang kita punya banyak orang yang bisa memberikan masukan, salah satunya Pak Syaifoel yang sudah lama berkecimpung di dunia pendidikan. Mungkin Pak Indra juga bisa urun rembug dalam hal ini. Pak Nurdin, Pak Listyo, dan Bapak2 lain bisa bersinergi. Mudah-mudahan menghasilkan sesuatu yang positif. Saya pun Insya Allah siap membantu.

Wassalam
Syarif
Enjoying Qatar @ http://www.tentangqatar.com/


effendi ismail

unread,
Apr 30, 2011, 1:25:35 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Saya menambahkan apa yg disampaikan oleh Pak Natal, dan saya juga punya pendapat sama dg Pak Syarif, kalau memang Bapak yg kepengen punya sekolah Indonesia, buatlah rencana lbh matang. Saya Rasa Pak Ade Permiqa punya banyak bahan yg telah di diskusikan 5-6 lalu.

Tidak perlu membuat dosa dengan menuduh bahwa yg tidak setuju karena takut ini dan takut itu. Belum tentu itu bena. Fokus saja dg niat baik Bapak2. Juga jangan paksa orang lain utk setuju dg ide kita. Masing2 kita ada pilihan sendiri dan tujuan sendiri, tidak ada tg lebih bai atau lebih buruk.

Jadi silahkan saja buat rencana yg baik. Jangan terganggu dg yg tidak setuju.

Wass,

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel, 974 55415647


From: "Listyo Nugroho" <listy...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 04:38:05 +0000

abisir...@gmail.com

unread,
Apr 30, 2011, 1:54:12 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Saya setuju dgn sekolah Indonesia pabila ada di qatar.

Saya mendukung bila ada

Makasih

Data anak sekolah :
Anak ke-1: usia 10 thn
Anak ke-2 : usia 6 thn

Wassalam

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: "effendi ismail" <effendi...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 05:25:35 +0000

nurudinb...@gmail.com

unread,
Apr 30, 2011, 2:06:35 AM4/30/11
to Didik Adji Sasongko
InsyaAllah..kalau memang project ISQ akan di seriuskan saya akan coba consult ke teman di jakarta beliau engineering finance yang punya kenalan pengusaha2 besar yang diantara mereka punya lebih dari 5 mall di jakarta.

Tentunya sekali lagi mari kita buat team dan untuk langkah awal kita bisa minta tolong kalau bisa bikin survey atau polling di web tentang qatar atau buat terpisah kalau seandainya di qatar ada orangtua yang setuju dan serius dengan ISQ melebihi quota standard qatar insyaAllah mereka mau membantu.

Pekerjaan ini akan banyak tantangan dan ini wajar.

Yang jelas banyak pilihan entah bisa memasukan trial n error kurikulumnya ke sekolah2 tanpa memindahkan sekolah atau mempertemukan pengusaha2 trsbt dengan education group qatar seperti taleb group dll.

Bagaimana bapak2?

Mau kita coba?kalau iya proposal dan plan harus di buat beserta goalnya.

nanti akan saya coba email beliau atau saya contact hpnya.


Nurdin

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel

Date: Sat, 30 Apr 2011 07:46:41 +0300

Listyo Nugroho

unread,
Apr 30, 2011, 2:01:09 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Oke mas Syarif,
Untuk survey apa bisa tolong difasilitasi gak ya di website dgn tambahan input data misal jumlah anak, umur/ kelas di Qatar (bagi yg sudah sekolah, yg masih balita juga gapapa buat proyeksi ke depan), tuition yg biasa di keluarkan (atau yg ditargetkan), domisili di Qatar, alamat email/nomer telp yg bisa di hubungi, dsb barangkali ada yg mau nambahin.
Tambahan data gak perlu wajib diisi semua, misalkan alamat email juga sudah cukup dulu buat sementara waktu.

makasih.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: Syarif <mysy...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 07:46:41 +0300

Lapis Lazuli

unread,
Apr 30, 2011, 2:43:24 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com


ya pada beberapa waktu lalu diskusi ini sdh pernah ada dan di situ pendapat saya pribadi sudah saya utarakan.
sekarang pun saya mau bilang ada atau tidak sekolah indonesia di sini tetap tidak akan merubah keputusan pribadi
saya mau di mana anak saya akan saya sekolahkan.

saya tidak mendukung dan tidak menghalangi usaha perwujudan sekolah indonesia di doha.

tapi kalau ditanya misal sekolah itu akan didirikan apakah saya akan menyekolahkan anak saya di situ?

jawabannya bergantung sekali dengan fakta ini:

mau berangkat jam berapa anak saya dari alkhor ke doha?  pake transportasi pribadi atau gratis dari sekolah?
akan jam berapa anak saya sampe di rumah pulang sekolah?  jangan2 jam yg dihabiskan sudah setara dengan
masa jam kerja orang kantoran!! pergi sebelum matahari tenggelan dan tiba di rumah sudah petang, apa ini bukan membunuh anak sendiri namanya?

sementara faktanya  sekarang ini  - alhamdulillah sekali - anak secara PP dapat bus sekolah gratis,  dan kalaupun
sewaktu-waktu terlambat ke sekolah bisa jalan kaki, lah sekolahnya saja di depan rumah!   alhamdulillah pokoknya.

fakta lainnya ialah,  bisa jadi ketika sekolah indonesia itu sudah siap jangan-jangan anak2 saya sudah selesai SMAnya
di sini - wallahu 'alam.   atau sesuatu hal lain terjadi,  yah gak taulah.

tapi kalau pun ada  sekolah indonesia itu di sini,  saya harap mentalitas guru2nya dan manajemen sekolahnya
jangan sempat meniru dan copy paste dari yg ada di indonesia.  sekolah itu harus menciptakan suasana belajar
bermutu dengan karakter global.  apa maksudnya karakter global?  contoh kecil aja bahwa guru di sekolah jangan
membawakan budaya "guru selamanya benar" yg dengan cara demikian anak2 sulit bisa secara independen 
mengekspresikan integritas dirinya.

kalau guru sewaktu2 dikritik anak murid karena memang terbukti salah, maka sang guru jangan dendam dan 
menjadikan anak murid sasaran "angka merah" secara represif.   bukankah mentalitet2 begini masih umum di 
sekolah di tanah air?  sekolah paling bagus pun di jakarta tak luput dari ciri khas ini.

salam,
Lapi Lazuli
belajar bebatuan bukan di sekolahan





prad...@gmail.com

unread,
Apr 30, 2011, 5:48:24 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel


From: "Listyo Nugroho" <listy...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 06:01:09 +0000

Andi Anwar

unread,
Apr 30, 2011, 7:40:47 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
BRAVO tuk pak nurdin,pak syarif, pak syafoel, pak indra, pak listyo, pak natal dan bapak2 yang lainnya.
 
tapi pak mau tanya...karena saya awam masalah ini:
 
1. Apakah kalo mo membentuk ISQ harus campurtangan pemerintah Indonesia?apakah tidak mungkin pihak swasta saja?
2. Jika misalnya sudah terbentuk....apakah mereka memang harus memasukan anak2nya ke kesekolah ISQ ini?seperti halnya email dari bapak lapis lazuli yang kwatir kalo ISQ terbentuk, anaknya harus berangkat sekolah dari Al-Khor?
 
kalo masalah volunteer istri siap membantu pak, dan memang benar kita bisa mulai dari Early childhood educational programs (ECEP).
Kebetulan saat ini istri sedang jadi replacement secretary tuk kantor lamanya selama sekretaris yang sekarang cuti 2 bulan...insya Allah ditanyakan lagi ke sahabat GMnya yang waktu itu ngajak istri buka sekolah indonesia kerjasama dengan KBRI.Dan Insya Allah pas pulang ke Indonesia pertengahan July ini, istri juga akan coba melempar issue ke sekolah2 standard International yang ada di Jakarta seperti:
 
1. Alfath School, http://www.alfath.net/kurikulum/ sekolah ini awalnya diCirendeu cuma buka untuk KG dan SD kelas 1 aja, sambil melihat animo masyarakat sekitarnya, akhirnya setiap tahun mereka menambahkan 1 kelas dikurikulum mereka....wal hasil ditahun 2011 ini mereka sudah punya TK, SD, SMP..dan disekolah ini siswa 80% menggunakan bahasa inggris dan sistim pembelajaran active learning(ini menurut cerita istri saya)
 
2. Highscoope, http://www.highscope.or.id/about.aspx, ini sekolah International di Jakarta, tuition fee insya Allah cukup mahal, tapi budaya ketimuran (tarian2 indonesia) tetap dijungjung tinggi dan masih menurut istri saya mantan suami sophia latjuba yang guanteng itu ngajar disini ha.haha....
 
3. ada juga Kharisma Bangsa, http://www.kharismabangsa.or.id/ sekolah ini kerjasama Turki dan Indonesia. sama dengan highscoope tuition cukup tinggi,kalo tidak salah sekolah ini 2 cabang lagi di Indonesia
 
4. kemudian ada Al-Azhar, Perguruan Muhammadyah, Al Sukro, Al Ikhlas http://alix.sch.id/alix/ymai/  sekolah ini juga sarat dengan prestasi
 
5. yang global ada pelita harapan, global jaya, tunas bangsa
 
6. mau sekolah negeri ambil yang berbasis international dan suda jelas mempunyai sistim active learning dan punya segudang prestasi.....karena menurut saya prestasi tidak hanya didapat dari segi akademik aja ada juga dari segi non akademik
 
Demikian sekilas info mudah2an bermanfaat dan maaf kalo terlalu panjang


From: "nurudinb...@gmail.com" <nurudinb...@gmail.com>
To: Didik Adji Sasongko <tentan...@googlegroups.com>
Sent: Sat, April 30, 2011 10:06:35 AM

Arie Eko Nugroho

unread,
Apr 30, 2011, 8:11:05 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com, tentan...@googlegroups.com
Alhamdulillah
Makin ke arah realisasi, semoga Allah memudahkan segala urusan ini.

Wassalam,
AEN.

Sent from my iPhone

effendi ismail

unread,
Apr 30, 2011, 8:48:33 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Pak,
Kalau tidak salah ingat, kenapa dulu butuh sekolah Indonesia, karena ada sebagian rekan2 harus bayar sekolah sendiri, tidak dibiayai perusahaan. Dimana biaya sekolah tersebut mahal.

Jadi alasan utamanya agar dapat menyekolahan anak dg biaya jauh lebih murah dari sekolah internasional yg ada di qatar.

Wass,

Sent from my BlackBerry® smartphone from Qtel, 974 55415647


From: Andi Anwar <a3_...@yahoo.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 04:40:47 -0700 (PDT)

Marded Deddy Setiawan

unread,
Apr 30, 2011, 8:54:04 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com

Sekedar menambahkan,

Kalo gak salah, pemerintah saat ini tidak akan mengeluarkan ijin baru untuk permohonan program Rancangan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Indonesia. Pemerintah akan mengadakan evaluasi untuk sekolah-sekolah RSBI yang sudah berjalan. Alasan utamanya karena mutu pengajar yang masih di bawah rata-rata kualifikasi minimum yang dipersyaratkan. Nah loh? Bagaimana dengan sekolah Indonesia di Qatar?

From: "effendi ismail" <effendi...@gmail.com>
Date: Sat, 30 Apr 2011 12:48:33 +0000

Andi Anwar

unread,
Apr 30, 2011, 9:15:51 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
betul pak, banyak sekolah2 memakai kedok bertaraf international tetapi teryata nol besar......maka dari itu kita harus terjung langsung meninjau sekolah2 tersebut...jangan sampai seperti membeli kucing dalam karung.....ada 1 sekolah yang menerbitkan buku2 pelajaran dwi bahasa english-indonesia....yang kasihan orangtua yang mengeluarkan uang lebih tuk buku2 tebal tersebut dan anak2 yang membawanya..padahal setelah ditanyakan ke anak didiknya...yang versi bahasa inggris jangankan dipakai dibuka aja tidak.
Makanya sekolah2 tersebut akan di survei ulang.
Tapi itu bukan berarti karena nilai setitik rusak susu sebelanga....karena saya percaya ada beberapa sekolah yang selain orientasi bisnis juga punya misi mencerdaskan anak bangsa.....think positive aja lach


From: Marded Deddy Setiawan <mar...@mobileemail.vodafone.com.qa>
To: tentan...@googlegroups.com
Sent: Sat, April 30, 2011 4:54:04 PM
Subject: Bls: Re: [tentangqatar] Sekolah Indonesia di Qatar....(Mimpi Kali Yee)

Andi Anwar

unread,
Apr 30, 2011, 9:19:15 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
betul pak,
 
tapi sebesar apapun biaya sekolah di indonesia belum sebandingnya dengan biaya sekolah di Qatar yang mencapai 10rb.....
 
Tuk Pak Nurdin, apa ada yang bisa bantu untuk mensurvei jumlah anak indonesia dibawah usia Nursery dan berapa jumlah masyarakat Indonesia yang ada di Qatar (yang memegang Family Status). Syukron.
 
 
Wassalam


From: effendi ismail <effendi...@gmail.com>
To: tentan...@googlegroups.com
Sent: Sat, April 30, 2011 4:48:33 PM

Andi Anwar

unread,
Apr 30, 2011, 9:26:01 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Siapa yang bisa bantu provide data2 yang diminta sesuai email pak Listyo Nugroho?


From: "prad...@gmail.com" <prad...@gmail.com>
To: tentan...@googlegroups.com
Sent: Sat, April 30, 2011 1:48:24 PM

Syarif

unread,
Apr 30, 2011, 9:39:14 AM4/30/11
to tentan...@googlegroups.com
Insya Allah bisa. Sebaiknya dipastikan dulu parameter apa yg mau dikumpulkan. Saya usulkan teman2 bisa berdiskusi di luar milis ini untuk merumuskannya.

Wassalam
Syarif
Enjoying Qatar @ http://www.tentangqatar.com/


2011/4/30 Listyo Nugroho <listy...@gmail.com>

Dirman Artib

unread,
May 1, 2011, 11:06:05 AM5/1/11
to tentan...@googlegroups.com
Sesuai dgn cita-cita UUD 1945, bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa itu tanggung jawabnya pemerintah. Itu dulu.
Jika pemerintah belum punya prioritas untuk mencerdaskan bangsa Indonesia yang ada di Qatar, ya terpaksa mencari proses pencerdasan sendiri-sendiri saja. Kan udah biasa ngurus diri sendiri toh ?
 
 
 
 
2011/4/30 Syarif <mysy...@gmail.com>

chamsana bachtarudin

unread,
May 1, 2011, 9:51:08 PM5/1/11
to tentan...@googlegroups.com
sebagai info saja... dulu saya sering diskusi secara pribadi dgn bapak Dubes kita almarhum pak Rozy munir. intinya pak Dubes sudah menghubungi beberapa pihak yang terkait. pemerintah melalui KBRI juga sudah mulai merencanakan untuk merealisasi pembentukkan sekolah Indonesia di Qatar. namun beliau meminta komitment warga RI di Qatar, dengan mengumpulkan semacam tanda tangan. karena saat itu warga RI yg sudah terdaftar di KBRI sudah lebih dari 27.000 orang (termasuk istri dan anak).
melalui PERMIQA dan KAIFA beliau berharap bisa mengumpulkan komitment ini. kalo bisa mengumpulkan komitment misalnya sekitar 500 orang saja dari seluruhnya 27.000, mungkin saat itu sudah mulai dilakukan survey dll yang akan mengarah pada dibentuknya sekolah Indonesia...

demikian sebagai info...




From: Dirman Artib <dir...@gmail.com>
To: tentan...@googlegroups.com
Sent: Sun, May 1, 2011 6:06:05 PM
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages