SARAN dan SOLUSI STOP KIRIM TKW Ke Luar Negeri !!! Pls Share

121 views
Skip to first unread message

Waryanto Nardisutrisno

unread,
Jun 21, 2011, 6:20:13 AM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com
MUKADIMAH

Sebelumnya taksengaja saya baca sejarah tentang TKI di situs http://www.bnp2tki.go.id, berikut sedikit saya kutipkan supaya kita bisa belajar dari sejarah

Sejarah Penempatan TKI Hingga BNP2TKI

Jakarta, BNP2TKI ( 27/2) - Pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia, migrasi tenaga kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda melalui penempatan buruh kontrak ke negara Suriname, Amerika Selatan, yang juga merupakan wilayah koloni Belanda.

Bahan yang diperoleh dari Direktorat Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) menyebutkan, sejak 1890 pemerintah Belanda mulai mengirim sejumlah besar kuli kontrak asal Jawa bahkan Madura, Sunda, dan Batak untuk dipekerjakan di perkebunan di Suriname.

Tujuannya untuk mengganti tugas para budak asal Afrika yang telah dibebaskan pada 1 Juli 1863 sebagai wujud pelaksanaan politik penghapusan perbudakan sehingga para budak tersebut beralih profesi serta bebas memilih lapangan kerja yang dikehendaki.

Dampak pembebasan para budak itu membuat perkebunan di Suriname terlantar dan mengakibatkan perekonomian Suriname yang bergantung dari hasil perkebunan turun drastis.Adapun dasar pemerintah Belanda memilih TKI asal Jawa adalah rendahnya tingkat perekonomian penduduk pribumi (Jawa) akibat meletusnya Gunung Merapi dan padatnya penduduk di Pulau Jawa.

Gelombang pertama pengiriman TKI oleh Belanda diberangkatkan dari Batavia (Jakarta) pada 21 Mei 1890 dengan Kapal SS Koningin Emma.Pelayaran jarak jauh ini singgah di negeri Belanda dan tiba di Suriname pada 9 Agustus 1890.Jumlah TKI gelombang pertama sebanyak 94 orang terdiri 61 pria dewasa, 31 wanita, dan 2 anak-anak.Kegiatan pengiriman TKI ke Suriname yang sudah berjalan sejak 1890 sampai 1939 mencapai 32.986 orang, dengan menggunakan 77 kapal laut.

Penempatan TKI yang didasarkan pada kebijakan pemerintah Indonesia baru terjadi pada 1970 yang dilaksanakan oleh Departemen Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Koperasi dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah No 4/1970 melalui Program Antarkerja Antardaerah (AKAD) dan Antarkerja Antarnegara (AKAN), dan sejak itu pula penempatan TKI ke luar negeri melibatkan pihak swasta (perusahaan pengerah jasa TKI atau pelaksana penempatan TKI swasta).


Baru tahu saya, ternyata sudah sejak nenek moyang kita sudah jadi TKI, dan sebagai warisan penjajah (Belanda) dengan baik sekali pemerintah melestarikan budaya ini.  :- ((

Jadi permasalahan TKI-TKW ini, sangat sulit untuk diselesaikan karena sudah berpuluh2 tahun lebih dari cukup menggemukan pejabat dan pengusaha PJTKI, calo2 dsb dan membuat menderita ratusan hingga ribuan keluarga yang ditinggalkannya, tapi bisa asal ada goodwill pemerintah dan peran serta masyarakat insyaALLOH tidak akan terjadi lagi.

Bukan rahasia lagi pengiriman TKW adalah sebuah bisnis yang sangat feasible atau layak dijalankan karena menguntungkan. Berdasarkan kajian di dunia pemasaran, yaitu kondisi permintaan (demand) pasar yang tinggi, melimpahnya sumber daya (resources), dan biaya produksi yang murah menjadikan bisnis PRT di luar negeri (TKI/TKW) sangat menjanjikan. Sebab hampir seluruh struktur biaya produksi yang meliputi raw material (bahan baku), proses produksi (pelatihan), administrasi (sertifikasi dan dokumen) sampai distribusi (transportasi) semuanya dibebankan ke produk (TKI/TKW). Meskipun pada praktiknya sering kali ditalangi dulu oleh operator. bahkan kabarnya saat ini yang terbaru adalah dengan berbagai program kredit perbankan yang justru disponsori pemerintah.

Dalam hal ini para pelaku bisnis TKI/TKW, yaitu pemerintah dan jaringan PJTKI telah menjadikannya sebagai sebuah bisnis dengan strategi berbiaya rendah (low cost).  Strategi pemasaran yang berbasis biaya produksi murah dan harga jual rendah ini biasa dipakai oleh perusahaan untuk memenangi persaingan. Di pangsa pasar global, tenaga kerja Indonesia memang bersaing dengan beberapa negara kompetitor antara lain Filipina, Thailand, Vietnam, dan India. Contoh saat ini ada lebih dari 6 juta pekerja yang bermigrasi ke luar negeri dan lebih dari 2 juta di antaranya masuk ke pasar Malaysia. Strategi low cost yang dipakai pemerintah Indonesia dan jaringan PJTKI telah terbukti menjadikan Indonesia sebagai pemimpin pasar (market leader) dalam memenangi persaingan pasar tenaga kerja di Malaysia. Paling tidak setiap tahunnya KBRI di Malaysia mencatat hampir 70 persen dari total market share pekerja migran di Negeri Jiran itu adalah dari Indonesia. 

Karena itu tidak heran pemerintah seperti tidak serius dalam menangani masalah ini...karena memang sudah kronis, sistemik di pejabat dan masyarakat, walaupun sudah jatuh banyak korban TKI-TKW yang pulang tinggal nama, tapi sampai sekarang belum ada langkah kongkrit yang membuat Bangsa ini disegani oleh negara2 sahabat, yang ada malah ide2 konyol misal bisa dilihat dari pidato Bpk Presiden kita SBY, yang mengatakan solusinya adalah memberi HP bagi para TKW? 

Sebelumya Juga masalah Kartu KTKLN, gembor2nya sebagai perlindungan TKI-TKW bukannya mempermudah aturan malah semakin mempersulit bangsa sendiri, dan terbukti mandul, gagal total melindungi TKI-TKW.

Saran dan Solusi untuk PEMERINTAH, PJTKI, TKI-TKW dan Masyarakat.

1.Mendesak Pemerintah untuk melakukan penghentian sementara (moratorium) pengiriman TKI ke seluruh negara di wilayah Timur Tengah yang belum memiliki mekanisme perlindungan hukum dan perjanjian kerja sama dengan Indonesia sebagaimana amanat UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri.

2.Perbaikan regulasi perlindungan TKI-TKW berikut dengan implementasi yang konsisten dan Mendata perusahaan2 PJTKI dan kualifikasinya ketat, Menindak Tegas PJTKI2 yang nakal, melanggar aturan, ditutup kalau perlu pengusahanya dibanned tidak boleh usaha lagi

3.Pengiriman TKW di hentikan setidaknya secara bertahap. Sampai tidak ada lagi pengiriman TKW keluar negeri

4.Penanganan TKW yang sudah berada di luar negeri

a.Pemerintah membentuk agency disetiap negara tujuan TKI/TKW dimana agency ini tugasnya pendataan, verifikasi majikan, konseling, menangani para tkw yg bermasalah,misal jika majikan tidak cocok dengan TKW yang baru saja diterima dan ingin menukar,ya cukuplah ke agency,tidak usah harus di siksa atau dipulangkan ke indonesia.

b.Pendataan Majikan dan tempat kerja TKW, calon majikan harus datang ke agency menyerahkan ID/Iqomah, SKKB (surat keterangan kelakuan baik) dari keamanan setempat, mengisi formulir aplikasi, data lengkap dan uang jaminan.Jika ada majikan yang tidak verified atau pernah kasus langsung saja di banned, tidak perlu dilayani.
ini untuk keselamatan TKW itu sendiri..soalnya yang terjadi kebanyakan langsung diambil sama majikan..khalas dan tidak tahu rimbanya lagi..!

c.Setiap KBRI mempunyai satuan taskforce diplomasi dan CallCenter untuk menangani TKI-TKW yang bermasalah dan terlibat KASUS.

Di Timur Tengah, citra Indonesia tidak hanya dikenal sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, tetapi lebih dari itu, Indonesia lebih dikenal sebagai negeri para pembantu (baldah al-khaddamah).

Di Saudi Arabia, misalnya, jumlah pekerja Indonesia diperkirakan mencapai 1 juta jiwa, 90 persen dari total prosentase tersebut adalah pembantu rumah tangga, dan dari 90 persen jumlah itu, 98 persennya lagi adalah perempuan. Demikian dilansir surat kabar berbahasa Arab Arabianbusiness (31/5).

Ironisnya badan sebesar BNPTKI, tidak mempunyai data up to date mengenai jumlah TKI-TKW yang diluar negeri, saya cek data terakhir (yang bisa dibuka) juni 2007.....mungkin mereka terlalu sibuk ngitung remittance-nya kali..

5.Menghimbau Pemerintah menginvestigasi dan menindak oknum2 TKI Ilegal yang memakai visa Umroh dan Haji.Terbukti ada saja caranya walau sudah ketat macam apa..!!tetap ada mafia..disini..!! keuntungan pakai umroh ya sama seperti TKW kaburan..kalo gak cocok tinggal pamit dan out..serta gaji yg besar..!!

Pengalaman pribadi, saat umroh di mekkah saya temukan selebaran berbahasa indonesia, yang menawarkan bantuan yang mau bekerja di saudi dengan mencarikan kafil.???

Modusnya begitu selesai umroh atau haji mereka tidak pulang entah ditampung teman atau mafia sambil menunggu mendapat kafil, sambil mereka bekerja serabutan jualan makanan dsb

6.Memberikan Pemahaman kepada calon TKI dan TKW melalui agency PJTKI dan para TKI saat pulang serta masyarakat .

- Pengetahuan tentang negara asal, adat budaya, hukum2 yang berlaku dan skill yang diperlukan

- Pembekalan dan pemahaman kepada masyarakat tentang keluarga, tanggung jawab hak dan kewajiban suami istri. Sehingga tidak mudah tergoda rayuan calo2 TKI dan para TKI yang pulang kampung yang kadang tidak jujur saat mereka bekerja diluar negeri ceritanya hanya yang enak-enak saja, cerita kesuksesan bisa bangun rumah, beli mobil motor, sawah dsb

- Pelatihan dan Pembekalan kepada masyarakat dengan ketrampilan untuk memajukan daerahnya, lebih bagus lagi ada bantuan modal untuk yang ingin usaha. Melibatkan peran BLK-BLK, Dinas2 Pertanian, Peternakan dan Industri.

- Tidak kalah pentingnya mengerahkan Da'i Da'i kedaerah2 sumber TKI-TKW dan memberikan pencerahan rohani, keimanan sehingga tidak mudah tergoda dengan fitnah dunia dan harta yang sangat dahsyat zaman ini.

Dunia itu hijau, indah nan manis, itulah sabda Rasulullah n tentangnya. Karena hijau, indah dan manisnya, banyak orang yang tertipu dengannya, banyak orang yang melupakan akhirat
“Sesungguhnya bagi setiap umat ada fitnah (ujian) dan fitnah yang akan menimpa umatku adalah fitnah harta benda.” 
(HR.At-Tirmidzi no. 2507)

“Tidaklah dua ekor serigala dalam keadaan lapar dilepas pada seekor kambing akan lebih merusak dibandingkan dengan kerusakan orang yang rakus terhadap harta dan kedudukan pada agamanya.” 
(HR. At-Tirmidzi no. 2376 dari sahabat Ka’b bin Malik Al-Anshari Ra)

Artinya bahwa rakusnya seseorang terhadap harta benda dan kedudukan sangat besar kerusakannya bagi agamanya, yang diserupakan bagaikan binatang yang tidak berdaya dan lemah yang berada dalam terkaman dua serigala. (Tuhfatul Ahwadzi 6/162) 

7. Saran buat saya pribadi dan siapa saja yang membaca email ini, jangan jadi lelaki dayyuts golongan manusia yang tidak akan dilihat oleh Allah (dengan pandangan kasih sayang) pada hari kiamat nanti yang membiarkan kemungkaran di keluarganya. Maka wajiblah buat kita mencegah setiap anggota keluarga kita yang ingin menjadi TKW. Tidakapalah bekerja dengan gaji kecil tapi bersama keluarga tercinta, daripada dapat uang banyak tapi keselamatan takterjamin dan terpisah keluarga lebihlagi melanggar perintah Agama.

8. Untuk Presiden, Menteri dan semua Pejabat yang terkait dalam TKI, jadilah anda pemimpin yang adil, amanah, jujur mengurusi Umat.


Semoga bermanffaat silahkan share jika ada ide atau koreksinya monggo...


AbuZulfa

Siapa saja yang menjadikan dunia sebagai tujuannya, Allah mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kemiskinan selalu membayang di pelupuk kedua matanya; tidak akan datang kepadanya bagian dari dunia kecuali yang telah ditetapkan untuknya. Siapa saja yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, Allah menghimpunkan untuknya urusannya dan menjadikan kekayaan ada di dalam hatinya, dan dunia mendatanginya, sementara dunia itu remeh dan rendah. 
(HR Ibn Majah, Ahmad, al-Baihaqi, Ibn Hibban, ad-Darimi dll).

dari berbagai sumber

Dirman Artib

unread,
Jun 21, 2011, 7:09:55 AM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com
"Benar, Stop TKW , biar kami yang kirim TKF (Tenaga Kerja Filipina) !3 , .....demikian kata Nonoy si Presiden Phillipine.
 
salam,
 
Abu Abu SMA

2011/6/21 Waryanto Nardisutrisno <nardis...@gmail.com>
--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com
Kirim email : tentan...@googlegroups.com
Daftar: tentangqata...@googlegroups.com
Berhenti: tentangqatar...@googlegroups.com

Doddy Pramana Hadi

unread,
Jun 21, 2011, 7:49:38 AM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com
kalo ada yang buat kaos dengan slogan/anjuran utk stop pengiriman TKW (ato yang senada), insya Allah saya beli 2 deh...
 
ayo dong... masa yang punya bisnis kaos gak jeli melihat peluang.
 
sekalian buat juga kaos "AYO DUKUNG PEMBENTUKAN SEKOLAH INDONESIA DI QATAR."
 
...seurieus mode...

-DPH-
2011/6/21 Dirman Artib <dir...@gmail.com>

Prabu Hayamwuruk

unread,
Jun 21, 2011, 7:59:43 AM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com
Menghentikan pengiriman tenaga kerja baik TKI maupun TKW adalah bukan solusi seorang (pejabat, pengamat, analis, negarawan, .. dll apapun predikatnya) yang bijaksana.
Lebih baik benahi kedalam sbb:
- lapangan kerja di indonesia
- standart penggajian tenaga kerja di indonesia
- perbaiki sistem pasar untuk memproteksi usaha menengah dan kecil
- permudahlah mereka yang akan terjun ke usaha menengah dan kecil
  (permodalan, bekal ketrampilan, pemasaran, ....dst)
-
membenahi tenaga kerja yang keluar (tki/tkw):
- pendidikan, pengetahuan dan ketrampilan yang layak buat khususnya tkw non formal
- memonitor mereka bila perlu tempatkan staf khusus urusan tkw dimasing masing dubes kita
- jadikanlan para tkw sbg duta bangsa, karena mereka telah berkorban utk mencari uang demi nafkah keluarga dengan meninggalkan keluarganya. Janganlah dibebani dengan pungutan demi pungutan yang tiada henti dari besaran dan jenis pungutannya. Kenapa duta bangsa krn baik dan buruk nama bangsa ini juga terwakili oleh mereka dalam keseharian.

wass.
Prabu



2011/6/21 Dirman Artib <dir...@gmail.com>

Zaldi

unread,
Jun 21, 2011, 8:48:37 AM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com
Pak Prabu, makanya KTKLN ya........ wkwkwkwkwkwkwkwk.... project capres 2014 doang.

2011/6/21 Prabu Hayamwuruk <majapa...@gmail.com>



--
Regards
Zaldi - Doha

Abu Abdirrahim

unread,
Jun 21, 2011, 3:12:21 PM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com

Aya aya wae BNP2TKI ini.

Jaman belanda dulu bukannya kerja paksa atau rodi atau perbudakan oleh penjajah belanda. Berarti dalam anggapan bnp2tki pengiriman tki/tkw disamakan dengan pengiriman pekerja paksa, pekerja rodi atau budak. Makanya tidak ada/perlu pembelaan; yg ada petas terus sampai keluar keringat darah dan tulang.

Sungguh tragis.



Salaaman,
Abu Haitsam

On 21 Jun 2011 15:48, "Zaldi" <zald...@gmail.com> wrote:

Pak Prabu, makanya KTKLN ya........ wkwkwkwkwkwkwkwk.... project capres 2014 doang.



2011/6/21 Prabu Hayamwuruk <majapa...@gmail.com>
>
> Menghentikan pengiriman tenaga kerja baik...

--
Regards
Zaldi - Doha

--
==============================================
Website : http://www.tentangqatar.com

Kirim emai...

Waryanto Nardisutrisno

unread,
Jun 21, 2011, 9:54:04 PM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com
Mungkin saran diatas hanya bagus di TEORI, tapi pasti akan beribu alasan untuk tidak diterapkan, padahal dari pemerintah sendiri sudah resmi dianggarkan untuk perlindungan TKI, terus bagaimana jika ada anggaran tapi tidak ada hasil pekerjaannya...???

quoted,....
JAKARTA - Pemerintah sudah mengucurkan dana senilai Rp95 miliar sebagai anggaran perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) pada 2011.

Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo menjelaskan anggaran perlindungan TKI di Kementerian Luar Negeri hanya berkisar Rp6 miliar. "Tetapi kemudian ada kira-kira Rp95 miliar yang disebar untuk seluruh perwakilan-perwakilan di Indonesia," ujar Agus kala ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/6/2011).


Untuk Om Prabu, saya sependapat dengan bapak tidak dihentikan untuk pengiriman TKI (lha wong saya sendiri TKI), 
tapi tidak untuk TKW, ahsan, better an best wanita kalau mau kerja ya di indonesia saja dekat dengan keluarga, suami dan anak mungkin hasilnya sedikit tapi berkah, tentram, damai bersama keluarga. daripada kerja diluarnegeri tidak teman, was2, khawatir, dan lebih banyak mudharatnya untuk suami dan anak-anak

untuk duta bangsa, masih banyak kok ga pakai TKW juga bisa kita2 ni sebagai TKI bisa lebih lho...???

syukron

2011/6/21 Prabu Hayamwuruk <majapa...@gmail.com>

Zaldi

unread,
Jun 21, 2011, 11:11:59 PM6/21/11
to tentan...@googlegroups.com
maaf Pak Prabu... solusi yg saya sampai kan bukanlah dari seorang pejabat saat ini  .....
tp solusi Rasululloh yg di riwayatkan oleh Ibnu Abbas ...

Kaidah umum menyatakan bahwa seorang perempuan yang berpergian wajib ditemani oleh salah seorang mahramnya. Hal ini berdasarkan hadis Ibnu Abbas r.a. bahwa Rasulullah saw. Bersabda,

لاَ تُسَافِرُ الْمَرْأَةُ إِلاَّ مَعَ ذِيْ مَحْرَمٍ، وَلاَ يَدْخُلُ عَلَيْهَا رَجَلٌ إِلاَّ وَمَعَهَا مَحْرَمٌ

Artinya:
“Seorang perempuan tidak boleh berpergian tanpa ditemani oleh seorang mahram. Dan dia tidak boleh dikunjungi oleh seorang laki-laki kecuali dia bersama mahramnya.” (Muttafaq alaih).

Insya Alloh manjur....
*** STOP Pengiriman TKW-PRT ***
tulis FB anda seminggu aja continuously.


2011/6/21 Abu Abdirrahim <ismai...@gmail.com>

Taufiq Mursito

unread,
Jun 22, 2011, 12:37:46 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Setuju !!!...STOP pengiriman TKW.. kalau mau menjadi negara bermartabat....

--

Ichwan Sontani

unread,
Jun 22, 2011, 12:59:59 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Banyak negara miskin tidak mengirimkan TKW keluar negerinya. 

Masak Indonesia gak bisa ??



2011/6/22 Taufiq Mursito <tmur...@gmail.com>



--
http://ichwans.blogspot.com

Ichwan Sontani

Tangerang - Banten
Indonesia

Ichwan Sontani

unread,
Jun 22, 2011, 1:01:14 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Ide ringan tapi cerdas, bikin kaos "STOP KIRIM TKW" :-)



2011/6/21 Doddy Pramana Hadi <dph.p...@gmail.com>



--

Doddy Pramana Hadi

unread,
Jun 22, 2011, 1:04:02 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
sepakat dengan om zaldi...
dan sekali lagi, kalo ada yang mo buat kaos "STOP PENGIRIMAN TKW" ato yg senada, saya pesen deh...

2011/6/22 Zaldi <zald...@gmail.com>

Doddy Pramana Hadi

unread,
Jun 22, 2011, 1:05:49 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
trims pak... kalo kaosnya bisa siap dalam 3 minggu, insya Allah saya pake saat mudik pertengahan juli nanti. :)


 
2011/6/22 Ichwan Sontani <cak.i...@gmail.com>

bja...@yahoo.com

unread,
Jun 22, 2011, 1:22:16 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Mgkn sy bisa bantu design n jual kaos stop tkw.. Hehe nanti kalau udah ada designya sy coba kirim.. Harga terjangkau lah :-)

Cheers

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: Doddy Pramana Hadi <dph.p...@gmail.com>
Date: Wed, 22 Jun 2011 08:05:49 +0300
Subject: Re: [tentangqatar] SARAN dan SOLUSI STOP KIRIM TKW Ke Luar Negeri !!! Pls Share

Doddy Pramana Hadi

unread,
Jun 22, 2011, 1:34:50 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
nah gitu donk... yang mendukung (apa pun alasannya) harus beli yah... :)
 
saya duluan pesen 2... ukuran XL dan L.

2011/6/22 <bja...@yahoo.com>

Zaldi

unread,
Jun 22, 2011, 1:38:12 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Pak Dody, saya juga pesan kaos nya kalo ada... :)
2pasang , XL, lengan panjang 1 + lengan pendek 1.
 
bacaannya :
*** STOP pengiriman TKW (Pembantu Rumah Tangga) ****

2011/6/22 <bja...@yahoo.com>



--
Regards
Zaldi - Doha

Hari Suprayitno

unread,
Jun 22, 2011, 1:41:17 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Maaf pak, jangan lupa bahwa langkah ini mungkin juga akan ditentang oleh Mbak2 yang akan kita perjuangkan kehormatannya dan juga dari orang2 yang menikmatinya. Menurut saya lebih baik jangan terlalu provokatif, tapi lebih ke arah diplomasi dengan pengambil keputusan.

2011/6/22 Doddy Pramana Hadi <dph.p...@gmail.com>

--

Doddy Pramana Hadi

unread,
Jun 22, 2011, 1:51:00 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
banyak cara supaya tidak provokatif, terserah bagi yang design saja. misalkan dengan kata2 "JANGAN DUKUNG PENGIRIMAN TKW TANPA MAHRAM" "NO MAHRAM - NO TKW" (punten, saya kurang pandai menyusun kata2)
 
dari dulu dan bukan hanya di Indonesia, baju kaos merupakan salah satu cara mengekspresikan opini (pribadi). selain tentunya sebagai pakaian yang bisa memperbaiki penampilan.
 
tapi saya pribadi mau beli kaos yang isinya anjuran utk stop pengiriman TKW dengan alasan seperti yang diutarakan pak Zaldi. kalo sudah ada hadis sohihnya, saya gak mau berdebat lagi.
2011/6/22 Hari Suprayitno <har...@gmail.com>

bja...@yahoo.com

unread,
Jun 22, 2011, 2:23:44 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Betul juga, mgkn bagi mereka yg sudah lama jd tkw n merasa aman2 aja, jd gmana gitu..
Kyk di qatar ada tkw yg kerja dgn majikan yg baik, keliling2 negara diajak.. Sampai lokal staff kbri geleng2.. Gile benerrr tkw aja udah keliling dunia.. Hehe emang dah rezeki mereka tentunyaa

Cheers

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: Hari Suprayitno <har...@gmail.com>
Date: Wed, 22 Jun 2011 08:41:17 +0300

Zaldi

unread,
Jun 22, 2011, 5:23:15 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
To Bjakfar,
Jika seseorang berjudi dan menang trus apakah yg akan diucapkan nya?
Anyway ini lah democrazy, yg banyak vote, yg menang, walaupun tau itu SALAH.
spt kasus contekan massal yg mengakibatkan pelapor diusir dr kampung nya, tp alhamduliah kebenaran itu datang
dan membuat masyarakat memanggil kembali sang pelapor untuk tinggal di lingkungannya.
 
..moral bangsa disamakan dgn keliling dunia ?.... wallahuaklambissawaf.
2011/6/22 <bja...@yahoo.com>



--
Regards
Zaldi - Doha

haris.d...@gmail.com

unread,
Jun 22, 2011, 5:34:23 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Jika saja pemerintah mampu menyediakan lapangan kerja bagi seluruh rakyat Indonesia tentu yidak ada legalisasi praktek perbudakan ini. Jadi jika kita push untuk ketersediaan lapangan kerja di tanah air maka moratorium TKW bisa dilakukan.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Vodafone~bekerja&bersedekah~


From: Zaldi <zald...@gmail.com>
Date: Wed, 22 Jun 2011 12:23:15 +0300

Hari Suprayitno

unread,
Jun 22, 2011, 5:45:54 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Prinsipnya jangan sampe kita memperjuangkan seseorang/sejumlah orang tetapi yang diperjuangkan tidak ngerti untuk apa/siapa kita berjuang karena mungkin mereka tidak membutuhkan perjuangan kita. Lhawong mereka butuh hidup bahkan untuk hidup itu mereka rela mati (ironis memang). Sebagaimana kasus KTKLN yang konon untuk mendata dan melindungi pekerja tapi yang tidak membutuhkan perlindungan itu ya malah protes karena justru merepotkan dan banyak ekses2 yang tidak diinginkan.
 
Jadi selain approach ke pengambil keputusan juga mungkin kerjasama sama LSM2 untuk mengkampanyekan gerakan "JAGA KEHORMATAN DIRI" supaya yang berniat pergi ke luar untuk kerja berfikir ulang.

2011/6/22 Zaldi <zald...@gmail.com>

bja...@yahoo.com

unread,
Jun 22, 2011, 5:32:49 AM6/22/11
to tentan...@googlegroups.com
Lho mr Zaldi, sy hanya sedikit menceritakan kondisi real yg sy tau tkw di qatar yg beruntung...spt jg para tkw kita di rumah emir/raja, ada skitar 150org kalau tdk salah..

Memang tkw di qatar menurut sy sedikit lebih beruntung dibanding tkw di arab saudi..
Mohon maklum adanya, ini gak ada kaitan dgn illustrasi sampeyan soal menang kalah judi..
Mohoon maaf kalau sudah menjadi salah duga/kekeliruan yaa


Cheers

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!


From: Zaldi <zald...@gmail.com>
Date: Wed, 22 Jun 2011 12:23:15 +0300
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages