assalamualaikum, saya zubair, baru sebulan ini tinggal di doha. saya ikut milis ini sejak saya masih di indonesia. saya sekarang kerja di pizza express di mall villagio, tadi baru selesai finger print dan minggu lalu medical tesnya. sekarang saya masih tinggal di dorm company di daerah old airport, belakang ramez shopping centre, dareen office, salam kenal buat seluruh warga indonesia yang ada di doha,,,
--- Pada Sen, 23/2/09, Syarif Achmad <
mysy...@gmail.com> menulis:
> Dari: Syarif Achmad <
mysy...@gmail.com>
> Topik: [tentangqatar] [Tentang Qatar] Review Pelayanan Haji
> Kepada:
tentan...@googlegroups.com
> Tanggal: Senin, 23 Februari, 2009, 3:39 PM
> Berikut ini tulisan dari Pak Zuhair mengenai pengalamannya
> berhaji
> dengan mengikuti Hamlah Al Eman. Seperti yg saya ceritakan,
> pengalaman
> haji yg disampaikan pada posting sebelumnya adalah
> berdasarkan
> pengalaman di Doha Transport. Saya juga tambahkan beberapa
> komentar
> dari saya sebagai bahan masukan untuk yg ingin menunaikan
> umrah/haji di
> masa mendatang. Bila ada masukan info dari yg ikut di
> hamlah lain,
> monggo...Bus Doha-Mekah-DohaAl Eman
> - Bus yang digunakan untuk perjalanan
> Doha-Mekkah-Medinah-Doha termasuk
> sudah tua (mungkin sudah lebih 10an tahun umurnya).
> Beberapa kursinya
> sudah copot, membuat kurang nyaman penumpang, khususnya
> untuk
> perjalanan jauh. Akhirnya yg duduk di "kursi
> malang" itu milih pindah
> ke bus lain.
> Doha Transport
>
> - Umur kendaraan bervariasi, cuma sebagian besar sudah
> cukup tua. Ada
> satu bis yang baru, sayangnya bis itu dipakai oleh jamaah
> non-Indonesia. Bus Kommuter Selama di Mekah
> Al-Eman
>
> - Mini Bus untuk shuttle penginapan-Mesjid di Mekkah
> termasuk standar,
> dengan keakuratan jadwal berangkat baik dari penginapan
> maupun balik
> dari mesjid yg tergolong tepat. Namun hari terakhir sebelum
> mabit di
> Mina, hamlah sdh tdk menyediakan transport ke Haram.
> Padahal pas hari
> Jumat dimana teman2 banyak ingin Jumatan di Haram.
> Akhirnya, teman2
> harus cari kendaraan umum & bayar antara SR 5 - 10 one
> way.
> Doha Transport
>
> - Mirip2 juga. Hanya saja, di Doha transport bus ini mulai
> tidak
> beroperasi h-3Akomodasi di Mekah
>
> Al-Eman
>
> - Di Mekkah, kami tinggal di daerah Jabal Nur, sekitar 5 km
> dari Haram.
> Tapi driver mini bus punya jalur alternatif, jadi waktu
> tempuh one way
> max 15 menit. Penginapannya termasuk bagus. Gedung baru,
> ada petugas
> kebersihan, ada mesin cuci dan roof top untuk menjemur
> pakaian.
> Tersedia lift agar laki2 tidak perlu melewati lantai yg
> ditempati
> wanita (bila pakai tangga).Di sekitar penginapan ada
> mesjid,
> supermarket, apotik, restoran. Jadi keperluan sehari2 bisa
> terpenuhi dg
> mudah. Sayang tidak ada restoran Indonesia/Asia, yg ada
> cuman fastfood
> and arabian food.
> Doha Transport
>
> - Lokasi penginapan di daerah Aziziyah (9km dari Mekah, 2km
> dari Mina)
> dengan kondisi yg mirip di atas. Tersedia mesin cuci dan
> kulkas yg
> selalu diisi dengan air minum botol. Bagusnya, di lokasi
> ini banyak
> maktab Indonesia sehingga mudah untuk mendapatkan makanan
> Indonesia.
> Bapak2 bisa dengan mudah mengunjungi kamar ibu2 untuk
> sekedar minta
> lauk atau mengantarkan pakaian kotor.Akomodasi di Madinah
>
> Al Eman
>
> - Di Medinah, walaupun saya tidak ikut, tapi teman2 cerita
> kalo
> penginapannya dekat, cuman sktr 100 mtr di samping Mesjid
> Nabawi.
> Kualitasnya juga lebih bagus dari yg di Mekkah dan tersedia
> kamar mandi
> di dalam.
> Doha Transport
>
> - Lokasi penginapan dekat dengan Masjid Nabawi, sekitar
> 200m di bagian
> belakang masjid. Kualitas sangat bagus, sekamar sekitar 4-6
> orang,
> tergantung ukuran ruangan.Konsumsi
>
> Al-Eman
>
> - Makan pagi yang disediakan selama di Mekkah, monoton,
> arabian food.
> Kebanyakan teman2 mensubtitusi dg Pop Mie, roti, atau
> singgah makan
> pagi stlh shalat subuh di Mang Oedin. Yg bawa istri
> terjamin, dpt jatah
> nasi uduk. Selama di Mina/Arafah, juga monoton, nasi + ayam
> arabian
> style. Tapi krn tdk ada/sulit cari subtitusi, akhirnya
> habis juga.
> Doha Transport
>
> - Di Mekah, ada makanan khusus buat haji Indonesia dengan
> menu melayu.
> Sedangkan di Mina makanan ikut gaya arab.Lain2
>
> Al Eman
>
> - Ada dokter umum yg ikut dengan rombongan, bawa obat cukup
> selama di
> Mekkah. Tapi pas di Mina kehabisan, untuk pas di depan
> tenda kami
> ada "Puskesmas" yg disediakan pemerintah Qatar,
> perlihatkan ID Qatar
> langsung dilayani untuk periksa dan dapat obat gratis juga.
> Kami juga
> mendapat perlengkapan dari Hamlah, mirip dg yg diberikan
> Doha
> Transport, berisi kopor kecil, tas selempang, first aid
> kit, "dompet
> batu" & topi.
> Doha Transport
>
> - Fasilitasnya sama, kecuali first aid kit yg sampai hari
> terakhir
> tidak dibagikan.Tambahan
>
> Al Eman
>
> - Pemilik Hamlah sempat ngomong ke saya kalo untuk tahun
> depan mereka
> berniat memperbaiki pelayanan. Mengganti bis dg yg lebih
> baru,
> mengurangi jumlah nationality dari jemaah (ada Palestina,
> Mesir,
> Pakistan, India, Indonesia & Malaysia tahun ini),
> dimana mereka prefer
> cuman Indonesia & Malaysia sj untuk tahun depan (dg
> alasan tertib &
> tdk "ribut"). Untung ada P' Agus yg menjadi
> penghubung teman2 dg
> pemilik Hamlah, sehingga urusan persiapan/aplikasi menjadi
> lebih mudah.
> Doha Transport
>
> - Lho, koq sama, ya? Pemilik hamlah juga ngomong yg sama
> sama jamaah
> Indonesia :) Di Doha Transport juga Ada Pak Ali yg sangat
> aktif dalam
> menyampaikan keluhan, saran dan kritik ke pihak hamlah.
> Syukron, Pak
> Ali.
> Kesimpulannya: terserah Anda, karena memang layanan di
> Qatar tidak
> standard. Tahun ini bisa baik, tahun depan bisa berubah
> total.
>
>
> --
> Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/23/2009
> 11:23:00 AM
>
Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online.
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/