sertificate Firs Aid Training saya akan berakhir kurang setahun lagi dari Hamad Hospital.
kalau percaya pada saya, inilah pendapat saya:
- andai keseleo itu masuk kategori ringan, biasanya dengan sednirinya efek sakit itu akan berkurang
dengan berjalannya waktu setelah terapi ringan pakai air hangat dan pijatan kecil berulang2 2 - 3 x sehari.
- keseleo adalah keadaan urat/otot yg terpaksa bekerja bukan sesuai fungsi posisinya, di situ ada disposisi
sehingga otot mengalami efek "melar", stress dan ekstensi.
- kondisi yg disebut di atas membutuhkan rileksasi bagi si otot utk mengembalikan kondisi otot ke semula.
secara tradisionil kebutuhan rileksasi ini dilakukan dengan pijatan dan kadang ditambah dengan stimulan obat
gosok.
- ilmu kedokteran modern tidak setuju dengan pijat dengan cara yg selama ini di kenal orang awam, alasannya
teknik pijat itu (padahal ada kemiripannya dengan langkah2 terapi) yg dilakukan oleh org awam tidak ada pola
standardnya. tentu saja setiap keseleo beda kadarnya, tapi apakah semua tukang pijat punya pemahaman
soal fisiologi tubuh manusia dan bisa mengukur kadar pijatan sesuai tingkatnya?
- di kampung kita ada tukang pijat yg mahir, mungkin dia sdh pengalaman dan paham soal jenis2 keseleo,
nah dengan guru semacam dia tentu bisa meng-adjust tingkat pijatan yg dibutuhkan sesuai keadaan otot keseleo itu.
- terakhir, kalau selang 2 - 3 hari rasa sakit tidak berkurang dan cenderung bertambah setelah terapi ringan (pemijatan,
penghangatan atau pakai minyak gosok), itu indikasi ada hal yg serius pada keseleo. pada kondisi ini menurut saya
jangan serahkan pada tukang pijat sembarangan, pergi ke dokter dan diambil scann adalah langkah normatif pilihan
terbaik.
salam,
L.L