Perang Tarif ala GSM

0 views
Skip to first unread message

ebonk

unread,
Mar 18, 2008, 1:11:22 PM3/18/08
to i...@itb.ac.id
Masyarakat layak dapat informasi yang benar dan tidak ambigu seperti
iklan promosi tarif seluler saat ini. Perang tarif yang ambigu atau
sekedar utak-atik angka sudah tidak layak dipertontonkan kepada
masyarakat. Tidak sedikit yang merasa tertipu: yah kita diboongin lagi
:(

Walaupun saya tidak bisa gambar pakai Adobe Photoshop, sedikitnya ini
pesan yang saya tangkap mengenai perang tarif seluler.
http://blog.pulsa.web.id/2008/03/18/perang-tarif-ala-gsm.html

--
nenek moyangku bukan pelaut, tapi seorang rocker...
http://www.ebonk.org/blog/

muhammad panji

unread,
Mar 31, 2008, 1:44:33 AM3/31/08
to tekno...@googlegroups.com
2008/3/19 ebonk <ilham...@gmail.com>:

>
> Masyarakat layak dapat informasi yang benar dan tidak ambigu seperti
> iklan promosi tarif seluler saat ini. Perang tarif yang ambigu atau
> sekedar utak-atik angka sudah tidak layak dipertontonkan kepada
> masyarakat. Tidak sedikit yang merasa tertipu: yah kita diboongin lagi
> :(
>
> Walaupun saya tidak bisa gambar pakai Adobe Photoshop, sedikitnya ini
> pesan yang saya tangkap mengenai perang tarif seluler.
> http://blog.pulsa.web.id/2008/03/18/perang-tarif-ala-gsm.html
sekalian curhat, saya pakai IM3. karena satu dan lain hal beberapa
pekan terakhir saya sering telp lama sesama IM3. Saya ndak
mempermasalahkan murah atau tidak. hitung punya hitung satu setengah
menit pertama (90 detik) 1350. setelah itu yang nolnya sejuta. yang
membuat saya sebel setiap 15 menit pasti "diputus". kalau sekali dua
kali ndak masalah tapi ini setiap kali telpon. dengan pemutusan ini
artinya satu jam saja sudah habis minimal (4x1350=5400). Sejauh saya
browsing di situs indosat dan IM3 tidak ada pernyataan yang menyatakan
tiap 15 menit akan diputus (artinya ini penipuan karena tidak ada
dalam syarat dan ketentuan yang berlaku). Adakah yang merasakan hal
serupa dengan IM3 atau layanan lain. mending bilang 5000 tapi jujur
daripada nolnya sejuta tapi bohong. setuju dengan pak budi
http://rahard.wordpress.com/2008/03/14/operator-telekomunikasi-seluler-harus-diaudit/
rgds,


--
Panji
http://sumodirjo.blogspot.com

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages