Rekomendasi jalur migrasi dari Visual FoxPro ke Java

280 views
Skip to first unread message

Samuel Franklyn

unread,
Mar 23, 2007, 2:17:45 AM3/23/07
to jug-in...@yahoogroups.com, tekno...@googlegroups.com
Pada posting sebelumnya saya sudah memberitahukan bahwa support Visual
FoxPro dihentikan oleh MS dan mereka diminta pindah ke .NET.

http://blogs.msdn.com/yag/archive/2007/03/13/message-to-the-vfp-community.aspx

Nah berikut ini adalah sedikit pemikiran saya mengenai
jalur migrasi dari Visual FoxPro ke Java.
Saya tahu Bung Risiyanto Budi nggak suka saya
mengajak mereka pindah ke Java. Tapi saya anggap
hak saya untuk mengajak pindah ke Java.
Kalau Bung Risiyanto Budi ada platform atau bahasa lain yang
dianggap lebih baik ya silakan di kemukakan.
Yah ini kan milis Internet semua pendapat
boleh dikemukakan asal bisa di pertanggungjawabkan.

Visual FoxPro umumnya di gunakan untuk membangun
aplikasi yang berpusatkan database (Database centric application).
Jadi kita bahas dulu bagaimana akses database
di Java. Di Visual FoxPro umumnya seseorang mengakses database
local dengan menggunakan navigasi record lewat use index dan seek.
Nah di Java tidak demikian halnya. Seseorang
umumnya mengakses database dengan menggunakan
statement SQL yang dikirim ke database server lewat
JDBC API. JDBC API menyediakan juga navigasi
record dari result set yang dikirim oleh database server.
Akan tetapi navigasi yang umum dilakukan
hanyalah next record saja. Kenapa? Karena menghasilkan
result set yang bisa di navigasi previous record
itu membebani database server. Di Visual FoxPro
update record dilakukan dengan mengubah nilai record
lalu melakukan navigasi next record. Di Java
update record umumnya dilakukan lewat statement SQL
menggunakan kriteria primary key dari tabel.

Jadi pada intinya hal pertama yang harus dilakukan
seorang developer VFP yang mengakses database
di Java adalah mengadaptasi paradigma
manipulasi data lewat JDBC API dan statement SQL.
Hal ini sangat berbeda dengan paradigma
use index dan seek. Mereka yang sudah terbiasa
memakai database MS SQL Server di Visual FoxPro
akan lebih mudah pindah ke paradigma akses database
di Java.

Nah berikutnya user interface. Ada 2 paradigma
user interface di Visual Fox Pro.
1. Text based UI lewat @, GET dan READ.
2. Form based dan event-driven.

Nah paradigma ke satu itu lebih tepat di map
ke aplikasi web di Java dengan paradigma request
dan reply lewat HTTP. Tentu saja implementasi
validasi per field harus dilakukan lewat JavaScript.
Web framework untuk aplikasi web yang
menjadi standard di Java adalah JSF.
JSF memang tidak terlalu mudah di pelajari
tapi saya tetap merekomendasi JSF.
Salah satu keunggulan JSF adalah
banyaknya framework dan tools tambahan
yang menambal kekurangan JSF.
Sebagai contoh jika ingin menggunakan
JSF bersama EJB3 maka ada framework
JBoss Seam yang melakukan integrasi erat
antara JSF dan EJB3. Jika ingin menggunakan JSF
tanpa memakai JSP maka ada library Facelets
yang menggantikan view handler dari JSF.
Jika ingin menggunakan Ajax maka ada
library Ajax4JSF. Jadi kelemahan dan
kekurangan fungsionalitas JSF ditambal
oleh library-library lain yang terintegrasi
dengan JSF. Hal ini bisa terjadi karena
JSF memang menyediakan hook dalam frameworknya.

Paradigma ke dua lebih tepat di map ke aplikasi
GUI di Java. Di Java ada 2 framework GUI yang
paling populer yaitu Swing dan SWT. Swing diciptakan
oleh Sun. Keunggulan utama Swing adalah perilaku
dan tampilan yang sama di semua platform.
Tapi ini juga kelemahannya soalnya tampilan
Swing secara default tidak cukup indah bagi
banyak orang. Swing bisa tampil indah tapi
ini butuh kerja cukup keras. SWT diciptakan
oleh IBM. Keunggulan SWT adalah tampilannya
terlihat alami di platform manapun yang
disupport SWT. Tapi ini juga kelemahannya
behaviour SWT bisa berbeda sesuai dengan
platform dimana SWT berjalan. Saya sendiri
merekomendasikan Swing tapi pilihan ditangan anda.

Nah rekomendasi saya bisa disimpulkan jadi :
1. Belajar akses database gaya Java lewat
JDBC API dan statement SQL.
2. Belajar JSF buat mereka yang ingin buat
aplikasi web.
3. Belajar Swing buat mereka yang ingin buat
aplikasi GUI.

Let the journey begins!

Samuel Franklyn

unread,
Mar 23, 2007, 2:17:45 AM3/23/07
to jug-in...@yahoogroups.com, tekno...@googlegroups.com
Recent Activity
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
Cool Websites

Know a good site?

Share and vote

on Bix.com!

Jobs Jobs Jobs

Yahoo! HotJobs

Find the right

one today

Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

.

__,_._,___

risiyanto budi

unread,
Mar 23, 2007, 3:27:17 AM3/23/07
to tekno...@googlegroups.com
Samuel Franklyn wrote:

>Pada posting sebelumnya saya sudah memberitahukan bahwa support Visual
>FoxPro dihentikan oleh MS dan mereka diminta pindah ke .NET.
>
>http://blogs.msdn.com/yag/archive/2007/03/13/message-to-the-vfp-community.aspx
>
>Nah berikut ini adalah sedikit pemikiran saya mengenai
>jalur migrasi dari Visual FoxPro ke Java.
>Saya tahu Bung Risiyanto Budi nggak suka saya
>mengajak mereka pindah ke Java. Tapi saya anggap
>hak saya untuk mengajak pindah ke Java.
>
>

Wah ini istilahnya karakter asinan ;-P
Anda mau ngajak ke java, atau batak, itu ya terserah anda.
Yang saya singgung di thread yang lain itu kan keyakinan anda bahwa para
programmer vfox ini SIAP diajak ke java.
Tapi kalau anda merasa saya tidak suka, itu sih terserah anda.

>Kalau Bung Risiyanto Budi ada platform atau bahasa lain yang
>dianggap lebih baik ya silakan di kemukakan.
>Yah ini kan milis Internet semua pendapat
>boleh dikemukakan asal bisa di pertanggungjawabkan.
>
>
>

Saya bukan programmer profesional, bisa mrogram, tapi itu bukan sumber
utama pendapatan saya. Just for fun.
Dan saya nggak ada keinginan untuk mengajak para programmer vfox
tersebut ke bahasa yang lain. Ya terserah merekalah, mau pindah atau
bahkan tetap dengan vfox yang versi sekarang. Teman saya ada yang
programmer foxpro/vfox, sebagian clientnya masih menggunakan foxpro dos.
Meski ngga disupport, kalau pekerjaan bisa teratasi, ya ngga harus
pindah kan?

btw, saya kok mendapatkan 2 email yang sama dari bung Samuel Franklyn.
Bedanya pada email satunya terdapat tambahan [Jug-indonesia] itu kenapa?

--
aris

p.s.
Teman dekat saya ada yang programmer vfox di salah satu RS swasta Surabaya.
Kalau dia mau migrasi ke java, nanti saya sarankan untuk mengontak anda. ^^

Samuel Franklyn

unread,
Mar 23, 2007, 7:17:58 AM3/23/07
to tekno...@googlegroups.com
risiyanto budi wrote:
> Samuel Franklyn wrote:
>
>> Pada posting sebelumnya saya sudah memberitahukan bahwa support
>> Visual FoxPro dihentikan oleh MS dan mereka diminta pindah ke .NET.
>>
>>
>> http://blogs.msdn.com/yag/archive/2007/03/13/message-to-the-vfp-community.aspx
>>
>>
>> Nah berikut ini adalah sedikit pemikiran saya mengenai jalur
>> migrasi dari Visual FoxPro ke Java. Saya tahu Bung Risiyanto Budi
>> nggak suka saya mengajak mereka pindah ke Java. Tapi saya anggap
>> hak saya untuk mengajak pindah ke Java.
>>
>>
> Wah ini istilahnya karakter asinan ;-P

Apa maksudnya karakter asinan?
Jangan ngomong pakai istilah aneh ah.

> Anda mau ngajak ke java, atau batak, itu ya terserah anda. Yang saya
> singgung di thread yang lain itu kan keyakinan anda bahwa para
> programmer vfox ini SIAP diajak ke java. Tapi kalau anda merasa saya
> tidak suka, itu sih terserah anda.

Saya yakin ada yang mau pindah ke Java.
Bukan berarti saya yakin bahwa mereka semua
bakal pindah ke Java. Tapi sebagian pasti pindah
ke Java. Tentang hal ini saya yakin. Kata-kata
siap itu tapi bukan menyatakan keyakinan saya
melainkan momentum. Siap itu maksud saya:
sekarang adalah waktu yang tepat mengajak mereka
pindah ke Java. Soalnya MS mengajak mereka
pindah ke .NET.

>
>> Kalau Bung Risiyanto Budi ada platform atau bahasa lain yang
>> dianggap lebih baik ya silakan di kemukakan. Yah ini kan milis
>> Internet semua pendapat boleh dikemukakan asal bisa di
>> pertanggungjawabkan.
>>
> Saya bukan programmer profesional, bisa mrogram, tapi itu bukan
> sumber utama pendapatan saya. Just for fun. Dan saya nggak ada
> keinginan untuk mengajak para programmer vfox tersebut ke bahasa
> yang lain. Ya terserah merekalah, mau pindah atau bahkan tetap dengan
> vfox yang versi sekarang. Teman saya ada yang programmer foxpro/vfox,
> sebagian clientnya masih menggunakan foxpro dos. Meski ngga
> disupport, kalau pekerjaan bisa teratasi, ya ngga harus pindah kan?

Benar. Tapi dunia bergerak maju terus.
The world is moving on. Sebagai contoh ada sebagian
komponen ActiveX yang sangat vital kalau menurut
saya tidak bisa jalan di Windows 2003.
Kenapa bisa begitu? Karena MS mengurangi support
terhadap ActiveX dan fokus ke .NET.
Nah bagaimana kalau MS nggak support FoxPro lagi?
Apakah FoxPro masih bisa jalan
di OS Windows 10-20 tahun lagi? Kenapa jangka waktu
yang begitu panjang? Karena aplikasi bisnis
umumnya masa hidupnya cukup panjang.
Sebagai contoh salah satu aplikasi bisnis terbesar
didunia adalah SABRE CRS dan umurnya sudah sekitar
45 tahunan. Untung SABRE CRS jalan di
mainframe kalau di Windows mungkin sudah
musti di rewrite berulang kali. He he he.

PS. Teman kamu sudah mencoba menjalankan
aplikasi FoxPro DOS di command line
Windows 64 bit belum? Saya saat ini belum
pernah pakai Windows 64 bit tapi saya dengar
sih DOS sudah nggak di support sama sekali di
Windows 64 bit. CMIIW.

>
> btw, saya kok mendapatkan 2 email yang sama dari bung Samuel
> Franklyn. Bedanya pada email satunya terdapat tambahan
> [Jug-indonesia] itu kenapa?

Saya posting ke milis ini dan ke milis jug-indonesia.

>
> -- aris
>
> p.s. Teman dekat saya ada yang programmer vfox di salah satu RS
> swasta Surabaya. Kalau dia mau migrasi ke java, nanti saya sarankan
> untuk mengontak anda. ^^
>

Boleh saja.

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages