Posted by Moh Duro
On
31 May, 2013
Tentunya anda sudah sering mendengar dengan istilah
surround pada bidang audio. Teknologi saat ini khususnya pada perangkat elektronik audio, terkadang dilengkapi dengan fasilitas
surround.
Surround
adalah teknologi untuk menghasilkan efek suara seperti mengelilingi
pendengarnya, seolah-olah kita berada di tengah adegan ataupun kita
seperti terlibat peran dalam sebuah film.
Contoh teknologi suara
Surround ini yang paling nyata pada perangkat audio
Home Theatre.
Umumnya perangkat audio yang banyak beredar dipasaran, memiliki 2 kanal
suara yang terpisah kanal kanan (R) dan kanal kiri (L) atau yang
disebut dengan stereo.
Home theater yang dilengkapi dengan
surround memiliki lebih dari 2 kanal output amplifier, seperti contoh
paling sederhana bertipe 2.1, ini berarti 2 output kanal kanan dan kanal
kiri dan 1 output yang merupakan kanal center biasanya untuk speaker
Sub Woofer yang menghasilkan nada rendah (dentuman). Peranan efek
surround
disini akan menghasilkan suara bergantian diantara 3 speaker tersebut,
sehingga terdengan suara seperti mengelilingi kita. seperti Gambar
berikut contoh Surround tipe 2.1 :
 |
| Surround tipe 2.1 |
Pada film berformat
DVD, yang memiliki
stream audio
Dolby Surround atau
DTS output suaranya
terdiri dari 6 kanal
yang terpisah, jika kita menonton film berformat DVD tersebut dengan
menggunakan amplifier stereo, maka efek suara surround-nya tidak
terdengar dan apabila menggunakan audio amplifier dengan tipe 2.1, tentu
hasinya kurang masimal.
Untuk menghasilkan efek-efek surround yang maksimal jika anda nonton
film berformat DVD, tentunya anda harus mengunakan amplifier yang
output-nya terdiri dari 6 kanal.
Home theater dengan output 6 kanal terdiri dari Front
Left/kiri depan, Center/tengah, Front Right/kanan depan, Rear Left (Left
Surround), Rear Right (Right Surround), dan LFE (Subwoofer). Tata letak speaker pada seperti gambar berikut :
 |
| Tata letak Home Theatre |
Dengan setting tata letak seperti pada gambar, ditambah dengan ruangan kedap suara, seperti ruangan pada
Studio Rekaman ataupun
Ruangan gedung Bioskop 21, maka anda akan mendapatkan hasil kualitas suara
surround yang maksimal, yang akan membuat anda senyum-senyum.
Home Theatre Surround 6 kanal memiliki harga yang mahal sekali. Untuk itu sebaiknya anda yang hobi utak-atik
rangkaian elektronika, bisa memodifikasi amplifier stereo biasa yang sudah ada punya atau merakit sendiri
amplifier surround dengan kualitasnya cukup baik sebagai pelengkap home audio dirumah anda. Dilain waktu saya akan posting artikel
Merakit Home Theatre Sendiri beserta skema Rangkaiannya.