terkadangkita punya file txt yang ribet dengan tab dan spasi dan kita ingin memasukkannya ke file excel, jika kita copy paste otomatis dia akan masuk keseluruhan dalam satu baris, nah untuk itu perlu tips untuk menjadikannya teratur di dalam file excel.
jika kita copy paste dokumen diatas ke excel, otomatis setiap baris dan kolom akan jadi satu.
untuk itu perlu kita rapihkan sebelumnya di file txt, biasanya dengan notepad, kita atus dengan fungsi TAB.
Bagi programmer, pada kondisi tertentu nomor baris suatu kode akan menjadi begitu penting, terutama ketika melakukan debugging program seperti itu PHP maupun JavaScript, karena, jika terjadi error, biasanya program tersebut akan memberi tahu baris berapa yang bermasalah.
Agar kode tampak rapi tentu kita akan sering membuat indent -menggeser kode ke kanan-, yang biasanya dilakukan menggunakan tombol Tab, bagaimana jika ingin mengembalikannya -menggeser indent ke arah kiri-?, caranya mudah, gunakan shortcut Shift+Tab
Untuk menjadikan suatu baris menjadi komentar, biasanya kita tambahkan diawal baris tersebut tanda dobel slash (//), secara umum hal tersebut dilakukan dengan mengarahkan cursor ke awal baris kemudian menekan tombol slash dua kali, namun hal ini dapat dipercepat dengan menekan tombol Ctrl+K atau Ctrl+Q.
Selanjutnya pada tab Main Menu, cari baris nomor 46. Block Uncomment, selanjutnya isikan shortcut yang diinginkan, saya sendiri memilik Crtl+Shift+W agar mudah dioperasikan dengan satu tangan.
Selain menyeleksi dan mengedit baris tertentu, dengan notepad++ kita dapat melakukannya untuk beberapa baris sekaligus, caranya tekan dan tahan tombol alt kemudian seleksi baris yang ingin diedit. Fitur ini bermanfaat salah satunya ketika kita mengedit file csv atau mengubah tabel menjadi file csv.
Untuk menseleksi teks yang panjang, (1) tekan dan tahan tombol ALT kemudian klik pada teks yang ingin dijadikan awal seleksi, (2) gunakan mouse untuk menscroll jendela ke bawah, (3) tekan tombol SHIFT (tombol ALT tetap ditekan) kemudian klik pada teks yang akan dijadikan akhir seleksi.
Seperti sebelumnya, ketika mengcopy -paste teks dari media lain, terkadang terdapat baris kosong diantara teks tersebut, disamping itu juga terkadang terdapat tambahan spasi di akhir tiap tiap baris, untuk menghilangkan nya gunakan menu TextFX > TextFX Edit > Trim Trailing Spaces dan TextFX > TextFX Edit > Delete Blank Lines
Ketika menulis atau meng copy-paste banyak variabel dengan panjang nama variabel yang berbeda beda, kemungkinan besar posisi tanda sama dengan tersebut tidak rata / tidak rapi, untuk merapikannya gunakan menu TextFX > TextFX Edit > Line up multiple lines by (=)
Ketika bekerja dengan beberapa file sekaligus misal file html + JavaScript + css, maka akan merepotkan jika kita harus membuka dan menutupnya secara manual, Notepad++ menyediakan fitur bernama Save Session dan Load Session, yang memungkinkan kita untuk menyimpan dan membuka beberapa file sekaligus sesuai yang telah kita tentukan. Fitur tersebut dapat diakses melalui menu File > Load Session atau File > Save Session
Seperti telah kita bahas sebelumnya, notepad++ memiliki plugin compare yang akan membandingkan dua file dan memberikan warna tertentu pada baris yang berbeda, sebenarnya Notepad++ memiliki fitur bawaan yang fungsinya sama persis dengan plugin tersebut.
Fitur lain yang bermanfaat yaitu Launch in Browser, dimana secara otomatis kita dapat menjalankan browser untuk menampilkan kode yang sedang kita buat, caranya klik menu Run, selanjutnya pilih browser yang diinginkan,
Jika browser tersebut tidak ada dalam daftar sobat dapat mendefinisikan nya dengan memilih sub menu Run.., kemudian pilih file exe browser tersebut, selanjutnya pilihan tersebut dapat disimpan pada shortcut dengan mengklik tombol Save..
Pada Notepad++, dokumen yang terbuka disusun menjadi tab yang secara default diletakkan di sebelah atas dan di bagian bawah toolbar, jika file yang dibuka banyak hingga melebihi area yang ada, maka akan menyulitkan karena kita harus mencarinya dengan mengklik tanda panah ke kanan dan ke kiri.
Hal tersebut dapat diatasi dengan membuat Tab tersebut menjadi multi line, caranya, buka menu Settings > Preferences, kemudian pilih tab General, pada bagian Tab Bar, centang pilihan Multi-line. Selain itu, pada bagian ini terdapat berbagai pilihan menarik lainnya seperti memunculkan tombol close pada tab atau menutup tab dengan dobel klik.
Notepad++ akan memberikan warna khusus untuk bagian tertentu dari kode seperti warna khusus untuk class, fungsi, string, variabel, numeric, dll, yang biasanya disebut dengan Syntax Highlight. Notepad++ akan otomatis menyesuaikan nya dengan jenis file yang kita buka (php, js, css, html, dll), namun demikian sobat dapat mendefinisikan nya sendiri melalui menu Language.
Sebagai alat bantu untuk mengolah, analisis dan visualisasi data sekaligus juga sebagai bahasa pemrograman tentunya R harus memiliki kemampuan untuk mebaca data. Oleh karena itu, R dibekali kemampuan membaca data atau import dari file dan database. Selain harus bisa imprort data, kemampuan lain adalah export data atau hasil analisis data. Tentu saja saat ini sangat banyak tipe data yang didukung oleh R dengan bantuan tambahan package yang sesuai. Namun pada kesempatan ini hanya akan membahas beberapa jenis data file eksternal dan jenis database.
Textfile adalah salah satu jenis file yang sering digunakan untuk menyimpan atau bertukar data. Fungsi yang sudah tersedia di R untuk import textfile adalah read.table() dan read.delim(). Apa perbedaan dari kedua fungsi ini? Kita akan membahasnya di bagian ini.
Yang pertama kita akan membahas fungsi read.table(). Untuk mengetahui argumen yang digunakan oleh fungsi ini dan contoh penggunaannya kita dapat lihat pada help dengan mengetik perintah berikut ini di console.
Karena baris pertama pada file tersebut adalah nama kolom, maka kita tambahkan argumen header = TRUE. Jika baris pertama pada file yang akan kita import adalah bagian dari data, maka kita gunakan argumen header = FALSE. Kita lihat beberapa baris pertama dari data yang sudah kita import di atas. Kita gunakan fungsi head() untuk melihat 6 (enam) baris pertama paling atas yang ada di dataframe tersebut.
Jika kita perhatikan, pemisah antar kolom (delimiter) pada file tersebut adalah spasi. Ketika delimiter pada file yang akan kita import berbeda, kita dapat gunakan fungsi read.delim(). Penggunaannya hampir sama dengan fungsi read.table(). Hanya saja menambahkan argumen sep = "\t". Delimiter default pada fungsi ini adalah tab yang disimbolkan dengan \t. Kita cukup mengganti simbol tersebut sesuai dengan yang ada pada file yang akan diimport. Misalnya ketika delimiter pada file yang akan diimport adalah maka delimiternya menjadi sep = "" seperti contoh berikut ini.
Selain menggunakan fungsi dari R sendiri yang sudah kita bahas, ada banyak package yang dapat digunakan untuk import data dari textfile.Salah satunya adalah package readr yang menjadi bagian dari package tidyverse. Aktifkan package yang dibutuhkan dengan menggunakan fungsi library(). Untuk import data dari textfile, salah satunya kita dapat menggunakan fungsi read_delim() dari package readr.
Sama halnya ketika kita akan import data dari textfile dengan delimiter tertentu seperti yang sudah dibahas ketika menggunakan fungsi read.delim(). Kita dapat menggunakan fungsi read_delim() seperti di bawah ini. Argumen file = adalah lokasi dan nama file yang ingin kita import. Kemudian argumen delim = adalah untuk menunjukkan delimiter/separator/pemisah kolom yang ada pada file tersebut. Argumen col_names = TRUE jika baris pertama pada file tersebut adalah nama kolom. Contoh perintah di bawah ini akan menyimpan hasil import (jika berhasil) ke dalam sebuah objek dataframe bernama iris.
Selain textfile, CSV juga merupakan format file yang sering digunakan untuk menyimpan atau bertukar data. Fungsi yang tersedia di R untuk dapat mengimport data dari file CSV adalah read.csv() dan read.csv2(). Apa perbedaan dari kedua fungsi bersaudara ini? Mari kita bahas.
Fungsi read.csv() digunakan untuk file CSV yang menggunakan simbol koma (,) sebagai delimiternya, sedangkan untuk file CSV yang menggunakan simbol titik koma (;) sebagai delimiternya kita dapat menggunakan fungsi read.csv2().
Jenis file lain yang juga sering digunakan adalah file Excel. Kita dapat menggunakan package readxl dengan fungsi read_excel() untuk import data dari file Excel. Argumen path = adalah lokasi dan nama file Excel yang akan kita gunakan.
R sebagai program untuk statistik dan analisis data juga didukung dengan kemampuan untuk mengakses data pada database. Kita akan demonstrasikan cara import data dari Database Management System (DBMS) MySQL dan PostgreSQL.
Agar R dapat berinteraksi dengan DBMS MySQL kita perlu install package RMySQL. Package RMySQL hingga saat ini masih mempunyai keterbatasan, yaitu dapat berjalan dengan baik pada DBMS MySQL versi 5. Namun pada MySQL versi 8 tidak dapat eksport data dari R menjadi tabel di database.
Pertama kita harus membuat koneksi ke database yang akan diakses. Misalnya database yang akan digunkana bernama mydatabase. Perintah di bawah ini tidak dapat Anda jalankan kecuali Anda mempunyai database di lokal komputer Anda dengan pengaturan yang sama.
DBMS lain yang akan digunakan untuk contoh kali ini adlaah PostgreSQL. Ada beberapa package yang dapat digunakan untuk membuat koneksi dan akses DBMS PostgreSQL dari R, diantaranya adalah package RPostgres dan RPostgreSQL. Kali ini kita akan menggunakan package RPostgress. Contoh database yang digunakan kali ini memanfaatkan jasa penyedia layanan database PostgreSQL online secara gratis. Anda dapat mencoba akses database berikut ini jika Anda mempunyai koneksi internet yang cukup baik. Jika Anda mengalami kesulitan atau mengalami kendala ketika mengakses database yang digunakan berikut ini, silahkan hubungi penulis. Anda juga dipersilahkan jika ingin mencoba membuat database sendiri di
3a8082e126