Saatkita ingin menjadi IT administrator terutama IT Support, Network Engineer, IT Infrastruktur, mungkin yang lain. Atau ketika anda mengelola jaringan rumah dan usaha dengan jaringan kita biasanya menggunakan alat jaringan yang bernama MikroTik, yap tidak asing lagi bagi seorang ahli IT atau pelajar SMK jurusan TKJ atau SIJA. Nah pada artikel ini, kita akan membahas tentang konfigurasi dasar Mikrotik yang umum digunakan para administrator jaringan. Tentunya akan sangat bermanfaat bagi teman-teman yang ingin belajar seputar jaringan.
Pada konfigurasi dasar MikroTik ini saya menggunakan sebuah Router bertipe RB941-2nD yang merupakan salah satu Router entrylevel dengan harga 300Rb. Router ini juga cocok untuk teman-teman yang ingin belajar Mikrotik tetapi tidak begitu mahal.Jadi sebelum melakukan konfigurasi teman-teman bisa lihat topologi diatas ini untuk gambaran bagaimana jalur kabel ethernet maupun ip addressnya.
Saat teman-teman login winbox, secara default router Mikrotik memiliki default konfigurasi bawaan pabrik, tentunya untuk memudahkan user yang tidak ingin melakukan konfigurasi secara basic atau advance. Karena kita akan melakukan konfigurasi router dari 0 jadi kita akan menghapus konfigurasi bawaan router ini atau *"Remove Configuration", semua konfigurasi dasar akan dihapus dan memulainya kembali dari awal.
Setelah kita menghapus konfigurasi bawaan pabrik lalu apa yang akan kita lakukan? Pertama kita akan melakukan konfigurasi WAN (Wide Access Network) terlebih dahulu. Biasanya ISP pada port LAN sudah menggunakan konfigurasi DHCP Server, sehingga dari Mikrotik kita bisa menggunakan DCHP Client untuk menghubungkan yang nantinya device Mikrotik akan mendapatkan IP Address, Default Route, DNS secara otomatis. Teman-teman bisa mengikuti langkah pada gambar dibawah ini.
Untuk melakukan verifikasi connection dari Mikrotik Ke ISP kita perhatikan bagian "Status" pastikan status tersebut menunjukkan "Bound" artinya sudah mendapatkan informasi DHCP nya. Lalu kita pastikan kembali apakah default Route sudah bejalan dengan membuka New Terminal lalu ping IP Gateway dari ISP tersebut atau kita juga bisa ping ke internet manapun seperti
detik.com (misalnya). Ketika semua berjalan dengan normal maka ping tersebut menampilkan hasil reply artinya kita sudah terconnect dengan ISP.
Setelah router sudah bisa mengakses internet, maka selanjutnya kita memberikan IP Address ke interface yang akan dijadikan jaringan lokal (LAN) agar laptop, pc atau device lainnya bisa mengakses internet nantinya. Untuk konfigurasinya kita bisa lihat gambar dibawah ini
Untuk melakukan distribusi IP Address, yang kita butuhkan untuk pendistribusian tersebut adalah DHCP Server yang nantinya client bisa mendapatkan IP Address secara otomatis. Bagaimana konfigurasinya? bisa lihat gambar dibawah
Pada tes konfigurasi dasar Mikrotik, laptop atau pc sudah bisa akses ke router, tapi ketika kita akses ke internet belum bisa, dikarenakan kita perlu konfigurasi NAT untuk merubah IP LAN menjadi IP WAN. Tidak sepenuhnya IP LAN menjadi IP WAN tetapi sebuah metode yang mengizinkan dan memperbolehkan IP LAN(IP Private) untuk terkoneksi internet dengan menggunakan bantuan IP WAN(IP Public) atau bertopengkan sebuah IP Public.
Selamat kita sudah melakukan konfigurasi dasar Mikrotik?, sangat mudah sekali untuk kita melakukan sebuah konfigurasi Mikrotik dasar ini.setelah selesai konfigurasinya teman-teman bisa memberikan sedikit konfigurasi lagi untuk mengamankan router teman-teman.
Ketika kita bekerja sebagai IT Staff terutama IT Support, Network Engineer, IT Infrastructure, dan apapun jabatan anda. Atau ketika anda mau buat ISP atau usaha dengan jaringan. Biasa nya menggunakan alat jaringan yang bernama MikroTik. Nah pada kesempatan ini, kita akan bahas bagaimana konfigurasi dasar mikrotik dengan studi kasus nya yang banyak terjadi di lapangan.
Pada studi kasus konfigurasi dasar mikrotik kali ini, saya akan gunakan router dengan tipe RB941-2nD yang merupakan cocok untuk belajar MikroTik dengan harga yang 300ribuan. Jadi nanti dari MikroTik nya ether1 terhubung ke Router ISP apapun ISP nya. Nanti ether2 nya dihubungkan ke laptop atau PC kita.
Nah, silahkan nyalakan router anda lalu hubungkan seperti diatas. Setelah itu buka aplikasi winbox untuk konfigurasi mikrotik kita, jika belum ada bisa di download dulu ya di
mikrotik.com. Sebelum nya kita udah pernah bahas terkait cara menggunakan winbox ya. Kali ini kita lanjut bahas konfigurasi dasar mikrotik nya.
Nah, apa yang kita konfigurasi dulu setelah di hapus konfigurasi nya ?. Pertama kita mulai dari WAN nya dulu yaitu dari MikroTik ke ISP nya terlebih dahulu. Hampir semua ISP pada port LAN nya sudah ada DHCP Server, sehingga di MikroTik kita bisa kita buatkan DHCP Client untuk bisa mendapatkan IP otomatis, Default Route otomatis dan DNS otomatis. Mari kita buatkan.
Langkah selanjut nya, setelah router kita sudah bisa internet, maka bagaimana cara kita konfigurasi mikrotik kita supaya laptop atau pc kita bisa akses ke internet nanti ?. Maka selanjut nya kita bisa berikan IP jaringan LAN nya untuk yang ke laptop atau PC kita.
Selanjut nya, setelah kita memberikan IP Address jaringan LAN pada MikroTik kita, maka selanjut nya untuk di laptop atau PC kita supaya mendapatkan IP Otomatis maka kita buatkan DHCP Server pada MikroTik kita yang mengarah ke Laptop/PC
Seperti yang kita lihat diatas ketika konfigurasi dasar mikrotik, laptop atau pc kita sudah bisa akses ke router, tapi ketika akses ke internet belum bisa, dikarenakan kita perlu NAT dulu untuk merubah IP LAN kita menjadi IP WAN.
Mas, dikantor saya ISP nya Dedicated / Enterprise, nah kalau ISP yang digunakan Dedicated atau Enterprise yang biasa digunakan kantor. Maka kita tidak menggunakan DHCP Client pada WAN nya atau arah internet biasa nya. Jadi kita perlu konfigurasi dasar mikrotik seperti Default Route manual, DNS manual kita masukkan, dan IP Address kita masukkan secara manual juga.
Oke mari kita coba buatkan konfigurasi dasar ip address pada mikrotik nya ya. Karena Provider nya menggunakan IP Public dengan Address
100.100.100.1/30, maka IP yang akan kita gunakan pada router mikrotik kita adalah
100.100.100.2/30, dan setelah diberikan IP Address, jangan lupa lakukan verifikasi dengan cara ping ke IP ISP nya yaitu 100.100.100.1 pada new terminal MikroTik anda.
Nah, setelah berhasil ping ke IP Router ISP, maka selanjut nya maka kita akan ping ke internet untuk verifikasi apakah router kita sudah bisa atau belum, dan ketika kita coba ping, pasti belum bisa akses ke internet, karena kita perlu konfigurasi dasar mikrotik pada static routing untuk default route nya arah ke ISP. Masukkan IP Router ISP pada gateway nya. Sehingga kalau sudah dibuatkan router kita bisa akses ke internet.
Nah, sekarang router kita sudah bisa akses internet, tapi ada 1 masalah lagi, yaitu ketika kita coba akses ke domain seperti
google.com,
detik.com, ini tidak bisa diakses karena perlu ada nya DNS Server, jadi kita perlu konfigurasi dasar mikrotik dns salah satu dns server di mikrotik kita, bisa menggunakan dns provider, dns google, apapun dns lain nya.
Beberapa provider broadband biasa nya menggunakan layanan PPPoE untuk authentikasi customer nya untuk bisa mendapatkan layanan internet berupa username dan password. Nah jika kita kita memiliki MikroTik, bagaimana supaya kita bisa mendapatkan akses internet dengan layanan PPPoE ?. Kita perlu buatkan konfigurasi dasar mikrotik pppoe client dulu untuk bisa mendapatkan akses internet.
Kalau sudah konfigurasi dasar mikrotik pada bagian user, coba sekarang anda buka winbox baru, lalu gunakan user login yang barusan anda buat. Pastikan bisa login, dan ketika kita menggunakan user admin, pasti tidak akan bisa login karena saat ini sudah di disabled. Ini harus kita disable user admin, karena banyak sekali yang dari internet mencoba masuk ke mikrotik yang ada ip public nya dengan user admin.
Untuk membedakan antara router utama dan router lain nya, kita perlu merubah nama router kita menjadi spesifik seperti ROUTER-UTAMA-LANTAI1 misal nya. Begitu pula jika kita memiliki banyak interface seperti ether1, ether2, ether3 kita ubah nama nya supaya menjadi lebih mudah identifikasi port tersebut. Kita akan konfigurasi dasar mikrotik untuk merubah itu.
Adapun merubah nama interface, kita tinggal pilih menu interface paling kiri, lalu kita tinggal ganti saja sesuai nama keinginan kita, misal yang awal nya ether1 kita ubah menjadi ether1-INDIHOME, atau misal nya ether2 kita ganti menjadi ether2-LAN, ether3 kita akan ubah menjadi ether3-AP. Jadi kita akan lebih mudah memonitor nya misal nya ether3-AP tidak running kemungkinan kabel nya putus dari MikroTik ke Access Point.
Setelah kita ganti nama router, selanjut nya kita perlu untuk selalu menggunakan versi RouterOS MikroTik yang terbaru. Dikarenakan banyak bug yang ditemukan atau terjadi di versi sebelum nya. Maka kita harus selalu menggunakan versi yang terbaru dikarenakan ada banyak fitur baru, perbaikan, penambahan driver dan lain nya. Berikut cara mudah konfigurasi dasar mikrotik untuk upgrade os nya.
Nah, setelah kita klik tombol Download & Install maka router akan meminta reboot atau restart, maka kita bisa tunggu proses nya, setelah itu nanti versi nya akan upgrade ke yang terbaru. Pastikan setelah di restart akan menjadi bersi 6.48.4 kalau di router saya. Di halaman Check for Updates kita juga bisa melihat Changelog apa saja yang berubah di versi yang terbaru. Berikut contoh hasil setelah di upgrade routeros nya.
Sekian penjelasan mengenai konfigurasi dasar Mikrotik, jika tertarik untuk lebih mendalami penggunaan Mikrotik, temen-temen bisa mengikuti training Mikrotik di IDN, tersedia training MTCNA, MTCRE, hingga level tertinggi yaitu MTCINE, dan semua training sudah termasuk biaya ujian sertifikasi internasional resmi dari Mikrotik Latvia. Semoga bermanfaat ?
Kali ini kita akan belajar cara melakukan konfigurasi dasar Internet pada router mikrotik. Sebelum kita mulai, lakukan reset configuration pada perangkat router mikrotik kalian.
1. Hubungkan PC kalian dengan router mikrotik pada port 4 mikrotik kalian
2. Buka Winbox & Login
3a8082e126