Nice ipfo, gan..
apakah warna itu standar dan berlaku untuk setiap produsen roller ?
Soal OC gosong, IMHO, nggak ada kaitan langsung antara roller, CVT Spring, dan OC. Lebih kepada riding style.
Penyebab gosong adalah panas. Penyebab panas adalah gesekan antara kanvas kopling dengan OC.
Kanvas yang terletak di sepatu kopling, membuka dan menutup terpengaruh dengan :
1. Putaran Mesin (cara nge-gas)
Jangan pernah bawa matic dengan gas setengah / nanggung pada kecepatan rendah, karena sepatu akan sering membuka dan menutup, menyebabkan banyak gesekan ke OC.
2. Spring penahan sepatu kopling (Per Kopling, 3 pcs yg kecil).
Ini terkait dengan no.1 di atas. Kalo per kopling keras, butuh putaran mesin lebih tinggi untuk melepas sepatu kopling sehingga menempel OC. Tapi mesin jadi nge-gerung. Per lembek lebih mudah meng-engage kopling dengan OCm, tapi lebih sulit mengontrol gas saat jalan pelan.
kesimpulan saya : pakai per kopling yang optimum, sesuai OEM (Original Equipment Manufacturer). Tinggal hindari gaya nge-gas setengah.
Kalow Roller dan CVT Spring, hanya mempengaruhi cepat lambatnya atau maksimal minimal nya rasio pulley depan vs pulley belakang.
IMHO yaaa... :)
--
=============================
Anton
Rider of si Kodok Ijo and The GoWeS
=============================