[Berita] Fasilitas Memadai, Tapi Pelabuhan Malundung di Tarakan Tak Disinggahi Tol Laut

71 views
Skip to first unread message

Sekretariat SCI

unread,
Mar 20, 2017, 2:29:29 AM3/20/17
to supplychainindonesia
Fasilitas Memadai, Tapi Pelabuhan Malundung di Tarakan Tak Disinggahi Tol Laut

TARAKAN (BeritaTrans.com)–Pelabuhan Malundung di Tarakan yang merupakan pintu gerbang perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara), terus dibenahi antara lain dilengkapi fasilitas seperti alat bongkar muat peti kemas.

Namun, sejauh ini, program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo belum dirasakan masyarakat Kalimantan Utara. Seperti diketahui, konsep tol laut ini dimaksudkan untuk menciptakan pelayaran tetap berjadwal (linier) mulai dari wilayah barat di Pelabuhan Belawan Medan hingga timur di Sorong, Papua, dengan kapal kontainer berukuran lebih drai 3.000 TEU’s.

“Sampai sekarang belum disinggahi oleh kapal tol laut. Padahal fasilitas yang ada sudah sangat memadai,” ujar Manager Operasi Pelindo II Tarakan Edy Heriyanto, kemarin.

Dia menjelaskan, tol laut yang dimaksud adalah berupa kapal barang yang tidak bedanya dengan kapal-kapal pada umumnya. Bermuatan kontainer membawa barang-barang kebutuhan masyarakat.

Hingga kini pihaknya tidak mengetahui persis alasan pemerintah pusat belum menjalankan program tersebut hingga ke Kaltara. Padahal, kata dia, fasilitas di Pelabuhan Malundung sudah dilengkapi dengan alat pendukung bongkar muat kontainer atau peti kemas yang canggih, serta tempat penumpukan peti kemas yang dapat menampung hingga ratusan.

Sumber dan berita selengkapnya:

Salam,
Divisi Informasi



Education | Training 
| Consulting | Research | Development

Taman Melati B1/22 Pasir Impun

Bandung 40194

Phone : +62 22 720 5375

Mobile : +62 821 1515 9595

E-mail : sekre...@SupplyChainIndonesia.com


www.SupplyChainIndonesia.com



Poltak Ambarita

unread,
Mar 26, 2017, 11:43:09 PM3/26/17
to supplychai...@googlegroups.com
salah kaprah trayek pso tol laut adalah utk daerah yg tetluar, terpencil dan perbatasan yg umumnya tdk dikuasai oleh pelindo.





Sent from OPPO Mail
--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
Visit this group at https://groups.google.com/group/supplychainindonesia.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

nanda widzan

unread,
Mar 27, 2017, 3:02:22 AM3/27/17
to supplychai...@googlegroups.com
pembelian di daerah terpencil masih kecil (demand).
supaya murah tentunya harus ada minimum order.
kalau mau semua pabrikan yang punya andil sama inflasi di daerah tersebut..
dikumpulin terus ditentuin waktu kirim..
terus disana harus ada yang jual ke masyarakat

Poltak Ambarita

unread,
Mar 28, 2017, 10:42:11 PM3/28/17
to supplychai...@googlegroups.com
tdk cukup hanya itu, ada muatan balik tdk





Sent from OPPO Mail

Rudy Sangian

unread,
Mar 28, 2017, 10:42:27 PM3/28/17
to supplychai...@googlegroups.com
Membaca artikel ini beritatrans.com/2017/03/20/fasilitas-memadai-tapi-pelabuhan-malundung-di-tarakan-tak-disinggahi-tol-laut/ dan mencoba menulis beberapa hal yang berguna maka secara fasilitas pelabuhan sudah canggih karena dilengkapi dengan CC (Container Crane).

Inline image 3

Menurut pengamatan saya, jika pelabuhan sudah dilengkapi dengan peralatan CC maka minimal produksi bongkar muatnya harus 5000 TEUs per bulan agar dapat membiayai pemeliharaan fasilitas pelabuhan, khususnya yang berkenaan dengan peralatan CC yang mahal.
Angka 5000 TEUs per bulan ini saya peroleh dari info kebijakan BUMN Operator Pelabuhan ketika saya membangun sistem teknologi di pelabuhan Pontianak yang pada saat itu menghasilkan produksi bongkar muat Pontianak sekitar 17.000 TEUs per bulannya; dilengkapi dengan 2 unit peralatan CC.
Adapun hasil Pattern Trading Pontianak untuk mencapai 17.000 TEUs tersebut adalah komoditi karet untuk ekspor dan komoditi impor konsumsi perdagangan masyarakat setempat seperti: AC, kipas angin, kulkas, kompor, dsbnya. Adapun komoditi alat-alat berat untuk kebutuhan pembangunan, lalu mobil dan motor diambil dari Jawa (Pelabuhan Tanjung Priok).

Pada artikel ini ( beritatrans.com/2017/03/20/fasilitas-memadai-tapi-pelabuhan-malundung-di-tarakan-tak-disinggahi-tol-laut/), terkesan Pelabuhan Malundung di Tarakan berharap adanya konektivitas Tol Laut sehingga dapat mendongkrak produksi bongkar muatnya.

Mari kita melihat gambar di bawah ini yang di-capture dari aplikasi mobile saya:

Inline image 1

Gambar di atas ini adalah kondisi terkini lalu lintas kapal laut di sekitar Pelabuhan Malundung Tarakan yang dapat memberi gambaran kepada kita bahwasannya Pelabuhan Malundung bersaing dengan pelabuhan sekitarnya yang dikelola oleh BUMN Operator lainnya.

Mari kita perbesar lagi gambar di atas dan akan terlihat di bawah ini:

Inline image 2

Pada gambar berikutnya di atas ini terlihat bahwa Pelabuhan Malundung itu tidak mempunyai rute liner maupun tramper kunjungan kapal seperti yg terlihat pada Pelabuhan Tengkayu I.

Dari ulasan di atas dapat ditarik kesimpulan umum sebagai berikut:
  1. Rute liner atau tramper kunjungan kapal itu bukanlah dibentuk tetapi terbentuk oleh karena adanya Pattern Trading sebagaimana yg  telah dijelaskan pada contoh Pelabuhan Pontianak di atas.
  2. Gambar konekstivitas kunjungan kapal Pelabuhan Tengkayu I itu terbentuk oleh karena Pattern Trading pelabuhannya sudah dibentuk sama seperti yang dilakukan pada Pelabuhan Pontianak.
  3. Mengharapkan Konektivitas Tol Laut untuk penguatan kunjungan kapal di pelabuhan Malundung memerlukan inisiatif pemerintah setempat membuat Loading Factors untuk komoditi terkait, yakni:
    • Keseimbangan antara permintaan pengiriman barang dan;
    • Ketersediaan kapal sebagai upaya enabling the trade of the port.
  4. Jika belum atau tidak dapat menghasilkan berbagai Pattern Trading Pelabuhan Malundung maka untuk selamanya investasi pemutakhiran Pelabuhan Malundung tidak akan feasible dan akhirnya akan kembali menjadi pelabuhan rakyat yang hanya cocok disinggahi oleh kapal² kayu (pelayaran kapal rakyat).
  5. Kesimpulan yang terakhir adalah sesama BUMN Operator Pelabuhan seyogianya berkoordinasi sebelum melakukan investasi pelabuhan yang akan dimutakhirkan. Jangan saling bersaing menunjukan kehebatannya tetapi utamakan koordinasi sehingga dana investasi tidak menjadi sia². Dalam ini, Kementerian Perhubungan berperan untuk mengevaluasi konsesi yang diberikan kepada BUMN Operator Pelabuhan terkait.
Wassalam
Rudy Sangian

On Monday, March 27, 2017, 'nanda widzan' via Supply Chain Indonesia <supplychainindonesia@googlegroups.com> wrote:
pembelian di daerah terpencil masih kecil (demand).
supaya murah tentunya harus ada minimum order.
kalau mau semua pabrikan yang punya andil sama inflasi di daerah tersebut..
dikumpulin terus ditentuin waktu kirim..
terus disana harus ada yang jual ke masyarakat


Pada Senin, 27 Maret 2017 10:43, Poltak Ambarita <poltak....@kemendag.go.id> menulis:


salah kaprah trayek pso tol laut adalah utk daerah yg tetluar, terpencil dan perbatasan yg umumnya tdk dikuasai oleh pelindo.





Sent from OPPO Mail
On Sekretariat SCI <sekretariat@supplychainindonesia.com>, Mar 20, 2017 1:30 PM wrote:
Fasilitas Memadai, Tapi Pelabuhan Malundung di Tarakan Tak Disinggahi Tol Laut

TARAKAN (BeritaTrans.com)–Pelabuhan Malundung di Tarakan yang merupakan pintu gerbang perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara), terus dibenahi antara lain dilengkapi fasilitas seperti alat bongkar muat peti kemas.

Namun, sejauh ini, program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo belum dirasakan masyarakat Kalimantan Utara. Seperti diketahui, konsep tol laut ini dimaksudkan untuk menciptakan pelayaran tetap berjadwal (linier) mulai dari wilayah barat di Pelabuhan Belawan Medan hingga timur di Sorong, Papua, dengan kapal kontainer berukuran lebih drai 3.000 TEU’s.

“Sampai sekarang belum disinggahi oleh kapal tol laut. Padahal fasilitas yang ada sudah sangat memadai,” ujar Manager Operasi Pelindo II Tarakan Edy Heriyanto, kemarin.

Dia menjelaskan, tol laut yang dimaksud adalah berupa kapal barang yang tidak bedanya dengan kapal-kapal pada umumnya. Bermuatan kontainer membawa barang-barang kebutuhan masyarakat.

Hingga kini pihaknya tidak mengetahui persis alasan pemerintah pusat belum menjalankan program tersebut hingga ke Kaltara. Padahal, kata dia, fasilitas di Pelabuhan Malundung sudah dilengkapi dengan alat pendukung bongkar muat kontainer atau peti kemas yang canggih, serta tempat penumpukan peti kemas yang dapat menampung hingga ratusan.

Sumber dan berita selengkapnya:

Salam,
Divisi Informasi



Education | Training 
| Consulting | Research | Development
Taman Melati B1/22 Pasir Impun
Bandung 40194
Mobile : +62 821 1515 9595
E-mail : sekretariat@SupplyChainIndonesia.com

www.SupplyChainIndonesia.com


--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindonesia+unsubscrib...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychainindonesia@googlegroups.com.
--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindonesia+unsubscrib...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychainindonesia@googlegroups.com.

--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindonesia+unsubscrib...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychainindonesia@googlegroups.com.

Poltak Ambarita

unread,
Apr 2, 2017, 9:37:59 PM4/2/17
to supplychai...@googlegroups.com
ciptakan muatan dong, ciptakan muatan balij dong jgn hanya mikirin operasi kapal





Sent from OPPO Mail
On 'nanda widzan' via Supply Chain Indonesia <supplychai...@googlegroups.com>, Mar 27, 2017 2:02 PM wrote:
pembelian di daerah terpencil masih kecil (demand).
supaya murah tentunya harus ada minimum order.
kalau mau semua pabrikan yang punya andil sama inflasi di daerah tersebut..
dikumpulin terus ditentuin waktu kirim..
terus disana harus ada yang jual ke masyarakat


Pada Senin, 27 Maret 2017 10:43, Poltak Ambarita <poltak....@kemendag.go.id> menulis:


salah kaprah trayek pso tol laut adalah utk daerah yg tetluar, terpencil dan perbatasan yg umumnya tdk dikuasai oleh pelindo.





Sent from OPPO Mail
On Sekretariat SCI <sekre...@supplychainindonesia.com>, Mar 20, 2017 1:30 PM wrote:
Fasilitas Memadai, Tapi Pelabuhan Malundung di Tarakan Tak Disinggahi Tol Laut

TARAKAN (BeritaTrans.com)–Pelabuhan Malundung di Tarakan yang merupakan pintu gerbang perekonomian Kalimantan Utara (Kaltara), terus dibenahi antara lain dilengkapi fasilitas seperti alat bongkar muat peti kemas.

Namun, sejauh ini, program tol laut yang dicanangkan Presiden Joko Widodo belum dirasakan masyarakat Kalimantan Utara. Seperti diketahui, konsep tol laut ini dimaksudkan untuk menciptakan pelayaran tetap berjadwal (linier) mulai dari wilayah barat di Pelabuhan Belawan Medan hingga timur di Sorong, Papua, dengan kapal kontainer berukuran lebih drai 3.000 TEU’s.

“Sampai sekarang belum disinggahi oleh kapal tol laut. Padahal fasilitas yang ada sudah sangat memadai,” ujar Manager Operasi Pelindo II Tarakan Edy Heriyanto, kemarin.

Dia menjelaskan, tol laut yang dimaksud adalah berupa kapal barang yang tidak bedanya dengan kapal-kapal pada umumnya. Bermuatan kontainer membawa barang-barang kebutuhan masyarakat.

Hingga kini pihaknya tidak mengetahui persis alasan pemerintah pusat belum menjalankan program tersebut hingga ke Kaltara. Padahal, kata dia, fasilitas di Pelabuhan Malundung sudah dilengkapi dengan alat pendukung bongkar muat kontainer atau peti kemas yang canggih, serta tempat penumpukan peti kemas yang dapat menampung hingga ratusan.

Sumber dan berita selengkapnya:

Salam,
Divisi Informasi



Education | Training 
| Consulting | Research | Development
Taman Melati B1/22 Pasir Impun
Bandung 40194
Mobile : +62 821 1515 9595
E-mail : sekre...@SupplyChainIndonesia.com

www.SupplyChainIndonesia.com


--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.

--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.

nanda widzan

unread,
Apr 4, 2017, 2:40:31 AM4/4/17
to supplychai...@googlegroups.com
Pemerintah bertugas mendorong area remote bisa menjual sumber daya alam atau industri di sana
Yg bisa dijual di jakarta atau surabaya

--------------------------------------------
Pada Sab, 1/4/17, Poltak Ambarita <poltak....@kemendag.go.id> menulis:

Judul: Re:Bls: [SCI] [Berita] Fasilitas Memadai, Tapi Pelabuhan Malundung di Tarakan Tak Disinggahi Tol Laut
Kepada: "supplychai...@googlegroups.com" <supplychai...@googlegroups.com>
Tanggal: Sabtu, 1 April, 2017, 7:15 PM
[http://supplychainindonesia.com/new/wp-content/uploads/2014/11/SCI-Logo-2014.png]
email to supplychainindon...@googlegroups.com<mailto:supplychainindon...@googlegroups.com>.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com<mailto:supplychai...@googlegroups.com>.
Visit this group at
https://groups.google.com/group/supplychainindonesia.
For more options, visit
https://groups.google.com/d/optout.
--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur
Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa
kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui
gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE
ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan
serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen
mutu.
- Logistics & Supply Chain Center
(LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message
because you are subscribed to the Google Groups "Supply
Chain Indonesia" group.
To unsubscribe
from this group and stop receiving emails from it, send an
email to supplychainindon...@googlegroups.com<mailto:supplychainindon...@googlegroups.com>.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com<mailto:supplychai...@googlegroups.com>.
Visit this group at
https://groups.google.com/group/supplychainindonesia.
For more options, visit
https://groups.google.com/d/optout.



--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur
Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa
kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui
gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE
ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan
serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen
mutu.
- Logistics & Supply Chain Center
(LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message
because you are subscribed to the Google Groups "Supply
Chain Indonesia" group.
To unsubscribe
from this group and stop receiving emails from it, send an
email to supplychainindon...@googlegroups.com<mailto:supplychainindon...@googlegroups.com>.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com<mailto:supplychai...@googlegroups.com>.
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages