Re: [SCI] Digest for supplychainindonesia@googlegroups.com - 4 Messages in 2 Topics

287 views
Skip to first unread message

Ian Sudiana

unread,
Aug 29, 2013, 3:55:17 PM8/29/13
to supplychai...@googlegroups.com
Rekan Panitia,

Pak Gani dan Pak Gemilang tidak bisa hadir?

Terima kasih
Ian Sudiana
PT. Iron Bird Transport

Date: Thu, 29 Aug 2013 15:15:48 +0000
To: Digest Recipients<supplychai...@googlegroups.com>
Subject: [SCI] Digest for supplychai...@googlegroups.com - 4 Messages in 2 Topics

Group: http://groups.google.com/group/supplychainindonesia/topics

    Sekretariat SCI <sekre...@supplychainindonesia.com> Aug 29 08:40AM +0700  

    Rekan SCI,
     
    Kami sampaikan update daftar peserta Forum Logistik Indonesia (FLI) yang
    akan diadakan di Multimatics Kuningan City Jakarta pada Sabtu, 31 Agustus
    2013 s.d. saat ini.
    1. Sindu Sirat (PT L'Oreal Indonesia)
    2. A. Arie P Satya (PT Dinamika Logistindo Indonesia (DLI))
    3. Edwin Widiantoro (Personal)
    4. Supriyadi (PT Pos Indonesia)
    5. Marga Janto Santosa (PT Citra Transport Logistic)
    6. Peter Bong - PT Citra Transport Logistic
    7. Yahya Bahamala
    8. Baskoro ABC (CEVA Logistik Indonesia)
    9. Johannes M Situmorang (Panalpina)
    10. Rekan (Iron Bird Transport)
    11. Riswanto Halim (Puninar Logistics)
    12. S. Witjaksono ( PT GoTrans Interna Ekspress)
    13. Andre Silalahi (Organda)
    14. Akhmad Yunani (PT Kereta Api Logistik)
    15. Afdhal (PT Tempo Logistics)
    16. Adil Karim (ALFI/ILFA)
    17. Bortiandy Tobing (Consultant)
    18. Setijadi (Supply Chain Indonesia)
    19. Moch. Taufik Natsir (PT Wira Logitama Saksama)
    20. Chris Abraham Tutuhatunewa (PT Enseval Putera Megatrading, Tbk.)
    21. Daya Priyatin (PT Enseval Putera Megatrading, Tbk.)
    22. Muhamad Yusup (PT Enseval Putera Megatrading, Tbk.)
    23. Rudy Sangian (Consultant)
    24. Budihari Nuryanto (Supply Chain Indonesia)
    25. Agus Setiawan (Multimatics)
    26. Aldrin Adiputra (Multimatics)
    27. Nurhelfia (PT Cakra Wisata Indonesia)
    28. Budi Arja (PT Inprase Group)
     
    Rekan-rekan dipersilakan memberikan konfirmasi kehadiran dengan mengisi
    Formulir Registrasi di bawah dan mengirimkannya ke
    sekre...@SupplyChainIndonesia.com.
     
    Salam,
    Armita
    Sekretariat
     
    *SUPPLY CHAIN INDONESIA*
    Education | Training | Consulting | Research | Development
     
    www.*SupplyChainIndonesia*.com
     
    Phone : 022 7000 1090
    Mobile : 0821 1515 9595
    E-mail : sekre...@SupplyChainIndonesia.com
     
     
     
     
    *Forum Logistik Indonesia (FLI):*
     
    *Strategi dan Teknis untuk Menghadapi *
     
    *Ketidakpastian Kondisi Sistem Transportasi di Indonesia*
     
    *
    *
     
    *DISKUSI DAN SILATURAHMI IDUL FITRI 1434H*
     
    *
    *
    Pembicara:
    *Kyatmaja Lookman*
    Direktur PT Lookman Djaja
    *
    *
    *MULTIMATICS*
    *AXA Tower lt. 37*
    *Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18 Kuningan City*
    *Jakarta*
    * *
    *Sabtu, 31 Agustus 2013 *
    *Pk. 08:30-13:00*
     
    Biaya partisipasi Rp 100.000*.*
     
    Registrasi s.d. Kamis, 29 Agustus 2013
    atau sampai kapasitas tempat telah terpenuhi.
     
    Mengingat kapasitas yang terbatas,
    mohon rekan-rekan yang berminat hadir untuk segera mengirimkan isian
    Formulir Registrasi tersebut ke
    *sekre...@SupplyChainIndonesia.com*
     
    Salam,
    Diane
    Sekretariat
    *
    SUPPLY CHAIN INDONESIA
    *
    Education | Training | Consulting | Research | Development
     
    www.*SupplyChainIndonesia*.com
     
    Phone : 022 7000 1090
    Mobile : 0821 1515 9595
    E-mail : sekre...@SupplyChainIndonesia.com
     
     
    *========================*
     
    *FORMULIR REGISTRASI *
     
    *Forum Logistik Indonesia (FLI)*
    *Strategi dan Teknis untuk Menghadapi *
    *Ketidakpastian Kondisi Sistem Transportasi di Indonesia*
     
    *Multimatics, Jakarta, 31 Agustus 2013
    *
    *
    *
    *
    *Nama : ................................................................
     
    Perusahaan/Instansi :
    ................................................................
     
    Alamat Perusahaan/Instansi :
    ............................................................
     
    Jabatan/Departemen : .............................. /
    ..............................
     
    No. HP : ....................................
     
    Alamat email : ....................................

     

    arie prawiro <ariep...@yahoo.com> Aug 29 04:45AM -0700  

    Mohon maaf,
     
    krn sesuatu n lain hal, sy msh hrs ada di Semarang tgl tsb
     
     
    Mhn dimaafkan
     
     
     
     
    Arie DLI
     
     
     
    ________________________________
    From: Sekretariat SCI <sekre...@supplychainindonesia.com>
    To: supplychainindonesia <supplychai...@googlegroups.com>; jasa-logistik <jasa-l...@googlegroups.com>
    Sent: Thursday, 29 August 2013, 8:40
    Subject: [JLI] Update Peserta Forum Logistik Indonesia: Strategi dan Teknis untuk Menghadapi Ketidakpastian Kondisi Sistem Transportasi di Indonesia - Jakarta, 31 Agustus 2013

     
     
    Rekan SCI,
     
    Kami sampaikan update daftar peserta Forum Logistik Indonesia (FLI) yang akan diadakan di Multimatics Kuningan City Jakarta pada Sabtu, 31 Agustus 2013 s.d. saat ini.
    1. Sindu Sirat (PT L'Oreal Indonesia)
    2. A. Arie P Satya(PT Dinamika Logistindo Indonesia (DLI))
     
    3. Edwin Widiantoro(Personal)
    4. Supriyadi(PT Pos Indonesia)
    5. Marga Janto Santosa (PT Citra Transport Logistic)
    6. Peter Bong - PT Citra Transport Logistic
    7. Yahya Bahamala
    8. Baskoro ABC (CEVA Logistik Indonesia)
    9. Johannes M Situmorang (Panalpina)
    10. Rekan (Iron Bird Transport)
    11. Riswanto Halim (Puninar Logistics)
     
    12. S. Witjaksono ( PT GoTrans Interna Ekspress)
     
    13. Andre Silalahi (Organda)
     
    14. Akhmad Yunani (PT Kereta Api Logistik)
     
    15. Afdhal (PT Tempo Logistics)
     
    16. Adil Karim (ALFI/ILFA)
    17. Bortiandy Tobing (Consultant)
    18. Setijadi (Supply Chain Indonesia)
    19. Moch. Taufik Natsir (PT Wira Logitama Saksama)
    20. Chris Abraham Tutuhatunewa (PT Enseval Putera Megatrading, Tbk.)
    21. Daya Priyatin (PT Enseval Putera Megatrading, Tbk.)
    22. Muhamad Yusup (PT Enseval Putera Megatrading, Tbk.)
    23. Rudy Sangian (Consultant)
    24. Budihari Nuryanto (Supply Chain Indonesia)
    25. Agus Setiawan (Multimatics)
    26. Aldrin Adiputra (Multimatics) 
    27. Nurhelfia (PT Cakra Wisata Indonesia)
     
    28. Budi Arja (PT Inprase Group)
     
    Rekan-rekan dipersilakan memberikan konfirmasi kehadiran dengan mengisi Formulir Registrasi di bawah dan mengirimkannya ke sekre...@SupplyChainIndonesia.com.
     
    Salam,
    Armita
    Sekretariat
     
    SUPPLY CHAIN INDONESIA
    Education | Training | Consulting | Research | Development
     
    www.SupplyChainIndonesia.com
     
    Phone : 022 7000 1090
    Mobile : 0821 1515 9595
    E-mail : sekre...@SupplyChainIndonesia.com
     
     
     
     
     
    Forum Logistik Indonesia (FLI):
    Strategi dan Teknis untuk Menghadapi 
    Ketidakpastian Kondisi Sistem Transportasi di Indonesia
     
    DISKUSI DAN SILATURAHMI IDUL FITRI 1434H
     
    Pembicara:
    Kyatmaja Lookman
    Direktur PT Lookman Djaja
     
    MULTIMATICS
    AXA Tower lt. 37
    Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18 Kuningan City
    Jakarta
     
    Sabtu, 31 Agustus 2013 
    Pk. 08:30-13:00
     
    Biaya partisipasi Rp 100.000.
     
    Registrasi s.d. Kamis, 29 Agustus 2013 
    atau sampai kapasitas tempat telah terpenuhi.
     
    Mengingat kapasitas yang terbatas, 
    mohon rekan-rekan yang berminat hadir untuk segera mengirimkan isian Formulir Registrasi tersebut ke
    sekre...@SupplyChainIndonesia.com
     
    Salam,
    Diane
    SekretariatSUPPLY CHAIN INDONESIAEducation | Training | Consulting | Research | Development
     
    www.SupplyChainIndonesia.com
     
    Phone : 022 7000 1090
    Mobile : 0821 1515 9595
    E-mail : sekre...@SupplyChainIndonesia.com
     
     
    ========================
    FORMULIR REGISTRASI 
    Forum Logistik Indonesia (FLI)
    Strategi dan Teknis untuk Menghadapi 
    Ketidakpastian Kondisi Sistem Transportasi di Indonesia
    Multimatics, Jakarta, 31 Agustus 2013
     
     
     
    Nama : ................................................................
     
    Perusahaan/Instansi : ................................................................
     
    Alamat Perusahaan/Instansi : ............................................................
     
    Jabatan/Departemen : .............................. / ..............................
     
    No. HP : ....................................
     
    Alamat email : ....................................
     
     
    --
    You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Jasa Logistik Indonesia" group.
    To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to jasa-logisti...@googlegroups.com.
    To post to this group, send email to jasa-l...@googlegroups.com.
    Visit this group at http://groups.google.com/group/jasa-logistik.
    For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.

     

    baskoroabc <basko...@gmail.com> Aug 29 11:38AM +0700  

    Mbak Armita,
     
    Confirm untuk Baskoro ABC akan hadir dalam pertemuan ini.
     
    Salam,
    Baskoro ABC
    +62811984075
    On 29 Aug 2013 08:46, "Sekretariat SCI" <

     

    Info SCI <in...@supplychainindonesia.com> Aug 29 04:58PM +0700  

    *Proyek Makassar New Port Dimulai 2014*
     
    JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV memprediksi pembangunan
    Makassar New Port (MNP) bakal dimulai pada semester 1/2014 seiring dengan
    pengajuan izin mega proyek senilai Rp7 triliun itu kepada pemerintah.
     
    Direktur Pelindo IV Pasoroan H. Harianja mengatakan pihaknya telah
    mengajukan izin pembangunan MNP kepada Dirjen Perhubungan Laut Kemanhub
    Bobby R. Mamahit. izin itu diharapkan sudah dikantongi pada tahun ini.
     
    "Kita sudah menyiapkan studi kelayakan, sistem penandaan dan semua aspek
    untuk mendukung pengerjaan proyek ini. Sehingga kita harapkan 2014
    pembangunan Makassar New Port sudah bisa dimulai," ujarnya, Rabu (28/8).
     
    Menurut rencana, pengerjaan MNP dibagi menjadi tiga tahapan dengan estimasi
    investasi mencapai Rp7 triliun.
     
    Sumber dan Berita Selengkapnya
    Bisnis Indonesia, edisi cetak Rabu 29 Agustus 2013
     
     
    Salam,
    Divisi Informasi
     
    *SUPPLY CHAIN INDONESIA*
    Education | Training | Consulting | Research | Development
     
    www.*SupplyChainIndonesia*.com
     
    Phone : 022 7000 1090
    Mobile : 0821 1515 9595
    E-mail : sekre...@SupplyChainIndonesia.com

     

--
Mitra SCI:
PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) adalah perusahaan ICT solution provider yang berpengalaman selama 25 tahun melayani lebih dari 1.900 pelanggan korporatnya dengan jasa Data Komunikasi, Internet dan Value Added Service (VAS)
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.

Era Transindo

unread,
Sep 1, 2013, 12:19:25 PM9/1/13
to supplychai...@googlegroups.com, purnomo, BM hedi, Binamarga Prapto, sp benny, holcim, Bpk Sugihardjo LLAJ, LLAJ kasubdit, jusuf llaj
dear konco2 SCI,
sorry yee, maunya berjumpa & sharing info ttg trspt & kend. tapi gani lagi dpt tugas ke china utk inspeksi TRUCK CEMENT GARUDA ( taiwan) , INFO utk konco2 logistik PABRIK2 SEMEN INDOCEMENT, HOLCIM, GRESIK ( PADANG & TONASA ) , Batu Raja semen , HIMBAUAN gani, marilah men CONTOH truk mrk !! krn mrk ikutin usul gani memakai TRUK 8 X 4 ( 4 SUMBU RODA ) , ENGINE POWER BESAR 375 HP, kecepatan lebih baik dibanding truk local mesin 260 PS, tronton 3 sumbu !! semua load semen dari semen lokal yg ada, OVERLOAD 100% - 125% - 150 % , BER BENAH LAH wahai MEMBERS SCI SEMEN, yg baru nonggol aja di PASAR SEMEN mau berbuat lebih baik, masa yg di proteksi begitu lama !! masih memberikan CONTOH yg sangat merusak ASET NEGARA "JALAN & JEMBATAN ", dgn 4 sumbu roda saja MASIH OVER LOAD tapi lebih kecil dibanding dgn 3 sumbu roda, malu aaah members SCI komoditas semen . para managers logistik semen apa ngak tahu aturan dan undang2 Hubdar ?? setahu gani setiap WNI sekalipun baru lahir hrs tahu, mengerti ttg undang2 & aturan2 yg berlaku, setiap truk ada buku KEUR, ada ket. ttg berapa jumlah barang yg boleh dimuat !! yg muat barang pabrik semen, jadi SANGSI KRIMINAL terkena pd PABRIK, TAHUKAH OWNERS, DIRECTORS, MANAGERS PABRIK2 SEMEN INDONESIA ??? di JATIM weight bridges udah on line dgn KPK apakah mrk ngak takut dgn KPK ?? most of our cement investors are foreigners and local partners, kita welcome mrk tapi bila merusak aset negara PATUT lah dan PANTAS lah kita ingat kan  mrk melalui staff2 bangsa kita agar mrk tahu bhw tindakan mrk selama ini merusak aset negeri dan sangsi hukum kriminal !! jalan dianjurkan pakai semen tapi pabrik semen juga IKUT SERTA MERTA MERUSAK JALAN !! jalan beon rusak lebih mahal lagi perbaikan jalannya , tahu kah kita semua !! jadi kebutuhan semen LUAR BIASA krn setiap tahun jalan beton juga banyak yg rusak krn over load yg gila2 an, pakailah banyak sumbu roda agar jalan lebih baik , truk 4 sumbu sudah sedari dulu ada !! sekarang sudah 5 sumbu roda !! sekedar INFO .
OVER LOAD membuat COST TINGGI , apa para managers logistik " TAHUKAH ", bukan hanya cost saja tapi juga KEMACETAN disebabkan oleh OVERLOAD , demikian juga TRUK2 TUA RENTA masih dipakai managers members SCI krn harga MURAH tapi bertanyalah pada pak TATA bos BBR , siapa2 managers yg tetap memakai jasa BBR ?? itulah managers yg BENAR & PROFF. gani salut pd BBR krn mrk menjual JASA BER QUALITAS bukan jasa murahan,setiap tahun beli truk baru bukan bekas !!
perjalanan gani ke china juga dlm rangka IMPROVEMENT design TRAILER BBR , krn mrk memakai trailer import yg ber kwalitas STEEL materials nya SM50YA bukan besi WF konstruksi building materials ( STATIC LOAD BUKAN DYNAMIC LOAD) lebih KUAT & RINGAN, HEMAT BAN & BBM .
konco2 ku, jangan marah yaah pd gani, sekedar kita semua mem benar kan yg benar bukan membantu yg bertentangan dgn undang2 & aturan2 kita, investor asing hrs di ingatkan , kita welcome mrk tapi mrk hrs tunduk pd undang2 & aturan2 kita !! jangan mau kita malah bantu merusak negeri kita sendiri, ingatlah KRITIK OPUNG TARIGAN , janganlah kita sebagai bangsa jual bangsa !! DEMI POSISI KITA JADI STAFF / MANAGERS di kantor investor nakal tsb atau sekedar ambil muka pd mrk / investors bhw kita MAMPU & BISA MENEKAN TRSPT COST dgn cara2 tidak terhormat MEMBIARKAN & MEMBANTU MRK memuat barang2 ke truk organda dgn melebihi muatan yg diperbolehkan di buku keur !! agar kita dpt cost murah !! para managers yg baik & Proff. & patuh hukum rasanya ngak mau berbuat yg tidak se NONOH malah seharusnya
mintak ber henti dgn terhormat !! bila masih mau bertahan krn dpt gaji besar tapi mau berbuat curang, melawan hukum maka 1 waktu mrk akan dihukum KPK krn KPK ngak mau terima uang PUNGLI2 apa lagi pungli JALANAN hanya 5 - 10 ribu mrk petugas2 yg ditugasin tegakkan hukum malah terima uang segitu jadi ngak ada yg takut
dgn over load , gani ngak tahu lagi gimana caranya memperbaiki MORAL & CHARACTER orang2 terkait yg tak takut overload tadi !! JALAN dibuat, dirawat Pem utk kita semua, malah kita tega2 nya HANCUR kan dgn overload gila2 an .  
 
Trip ini, juga dalami truck energy GAS ( CNG & LNG ) krn sebentar lagi kita semua akan diajak Pem utk mulai memakai energy GAS krn salah 1 solusi kendala besar ekonomi kita, mengurangi anggaran subsidi , yg terbesar adalah subsidi BBM .
Bertemu dgn konco2 principles truck china , sharing info gas engine dan supporting mrk utk kita di Indo. krn china di asean yg sangat aktif mengembangkan engine Technology GAS serta equipments gas ( tank, filling station, safety equipment gas dll )
ada beberapa konco2 Organda besar yg sudah berminat utk invest prototype dan gani juga sedang menghimpun TEKNISI2 serta fasilitas2 maintenance , Training baik DRIVERS & MECHANICS , sekedar info bagi yg terkait dan jangan lagi terlena atau anggap masih lama !!
gani juga ada konco pak ERWIN yg sudah mampu membawa technology KOMBINASI GAS 70% DAN SOLAR 30% bagi kend.2 std engine solar dgn harga equipment US$ 5.500 - 6.000 tergantung power engine , harga tsb tidak / belum  termasuk tangki / tube gas , tergantung mau jalan berapa ..... KM.
gani sangat anjurkan bila mau merubah dgn pola KOMBINASI sebaiknya bagi kend. yg masih belum terlalu TUA (UMUR 5 THN ) jadi kend. masih ekonomis bila terlalu tua utk apa dirubah ??? krn ngak ekonomis lagi dipakai !! kita masih bisa PAKAI krn BBM murah banget , subsidi besar !! coba bila harga non subsidi di cabut 1 - 2 tahun kedepan, OTOMATIS TRUK TUA TAMAT/ISTIRAHAT TETAP , scrap besi tua saja , mari kita buktikan kedepan , TRUK TUA2 ini yg menjadi benang kusut trspt nasional ,
ngak bisa berlari, masih dimuat overload, jalan udah kayak MPEK MPEK tua renta berjalan jadi macet semua, pakai mogok , rem blong dll bukan gani ngeledek lhooo tapi kenyataan umumnya begitu, gani selalu ber kata blak2 kan demi kemajuan kita kedepan bersama .
yg berkeinginan beli truk baru maka OK2 saja dgn adanya KOMBINASI gas & solar , jadi masih boleh terus beli truk !! tapi hrs di INGAT bila pakai gas jangan lupa kurangin berat / load krn ada botol gas yg berat tipe I & II (steel) mau yg ringan belilah tipe  III ( material tank allum. & composite ) mahalnya 2,5 X harga steel , sedangkan steel saja udah mahal !!
Pertamina juga mau kembangkan LNG di kalimantan dan sudah mulai buat contoh2 kend. LNG beberapa model dari medium ke besar , truck and bus .
segera ada swasta konco ku yg mau start dgn invest mother daughter filling station .
apa mau kita ajak konco2 gani utk diskusi ttg maslah kend. gas kedepan ?? kabari gani bila ada yg berminat !!

Demikian konco2 , udah ngantuk besok pagi dah kerja lagi .
wass gani

F rom: Ian Sudiana <i...@ironbird.co.id>
To: supplychai...@googlegroups.com
Sent: Friday, August 30, 2013 2:55 AM
Subject: Re: [SCI] Digest for supplychai...@googlegroups.com - 4 Messages in 2 Topics

--
Mitra SCI:
PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) adalah perusahaan ICT solution provider yang berpengalaman selama 25 tahun melayani lebih dari 1.900 pelanggan korporatnya dengan jasa Data Komunikasi, Internet dan Value Added Service (VAS)
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.

Daniel Utomo

unread,
Sep 2, 2013, 3:45:35 AM9/2/13
to supplychai...@googlegroups.com, purnomo, BM hedi, Binamarga Prapto, sp benny, holcim, Bpk Sugihardjo LLAJ, LLAJ kasubdit, jusuf llaj

Pak Gani,…

 

Saya senang membaca cerita pak Gani dengan inovasinya yang tentunya memberikan suatu kebaikan buat negara kita. Namun Pak Gani akan lebih baik jika bisa memberikan sharing lebih detail mengenai kendaraan yang di usulkan di bawah ini, bila perlu minta di atur khusus kepada ALI / SCI untuk menceritakan masalah kendaraan tersebut. Tentunya kelebihan dan kebaikannya atau supportnya dari princple manufacturingnya. Karena tanpa ada jaminan sparepart akan susah bagi kami pengguna kendaraan tersebut, lebih baik lagi jika ybs mau untuk investasi di negeri tercinta ini untuk mendirikan pabrikan nya.

Satu juga hal yang saya harapkan dimana kebaikan ataupun kemajuan jangan hanya untuk beberapa rekan dekat Pak Gani saja, alangkah baiknya juga di berikan kepada semua transporter, sehingga bisa di pakai semuanya atau siapapun yang merasa ide pak Gani baik untuk kita kita.

 

Pak Tata/ BBR memang hebat dan salut dengan kendaraan barunya , namun saya rasa banyak lainnya juga menggunakan kendaraan baru yang juga mengerti masalah keselamatan dan juga berjuang kepada customer untuk memberikkan pengertian mengenai biaya yang harus di keluarkan karena pemakaian kendaraan baru.

 

Saya setuju jika banyak manager di negara kita yang masih di tuntut dengan masalah kontrol harga / harga murah sehingga mereka menerima kendaraan yang jelek untuk mendapatkan harga yang murah tanpa memandang keselamatan kerja. Ada juga beberapa yang menerapkan masalah safety walaupun juga tetap menuntut harga yang sangat competitif. hal ini tentunya di sebabkan juga oleh produk mereka yang makin kompetitif sehingga harus benar benar kontrol biaya tinggi. Mudah mudahan dengan adanya sharing dari pak Gani dan juga teman transporter lainnya bisa menggugah para manager dari principle pemberi kerja untuk lebih memperhatikan masalah keselamatan kerja dan kelayakan kendaraan dan tentunya lebih mengerti dan menyetujui harga yang lebih sesuai dengan nilai investasi yang ada.

Jika saya perhatikan dari nilai kendaraan pada saat tahun 2005 saja berkisar 350 jutaan untuk tronton sedangkan saat ini sudah berkisar 650 jutaan. Kenaikan part, bbm dan juga UMR juga cukup memberikan kontribusi yang cukup tinggi. Sedangkan harga transport pengiriman transport dari tahun 2005 jika di lihat paling hanya meningkat tidak lebih dari 50%. Bahkan ada yang masih bertahan dengan harga yang sama. Bagaimana para transporter bisa membeli mobil baru dengan kondisi yang ada seperti ini. Saya rasa hanya pemain lama yang memiliki unit yang sudah lunas yang bisa support untuk unit yang baru, bahkan kadang mereka membeli untuk kelangsungan dari usaha yang ada.

 

Demikian saja sekilas info dan sharing, salam kenal bagi semuanya…….

 

Daniel

PT.Dinamika Makmur Sentosa

Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja

unread,
Sep 2, 2013, 8:51:18 AM9/2/13
to supplychai...@googlegroups.com

Dear Pak Agung Prasetyo dan temans,

 

Menyambung pertanyaan Pak Agung “ Jadi apakah biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR ?”, kemarin saya jawab iya Pak dengan kendaraan yang sama ya Pak.

Jadi jika kita biasa menggunakan tronton 25-28Ton jika kita muat sesuai ketentuan 12-14 Ton maka biaya logistik kita akan meningkat.

Sebagai contoh muat 28 ton harga wing box xRp.310 = Rp. 8.680.000,- dengan menggunakan wing box yang sesuai kir mungkin bisa Rp. 7.000.000,- dikali 2 = Rp. 14.000.000,-

Tapi jika menggunakan trailer bisa sampai dengan 40Ton. Jadi untuk 40TxRp.310 = Rp. 12.400.000,-

Jadi sebenarnya dengan menggunakan mobil yang sesuai biaya logistik kita tidak naik. Karena piece ratenya sama cuman lebih berat dan banyak muatannya.

Karena trailer itu multi axled truck maka kirnya bisa jauh lebih besar.

Cuman kadangkala kita masih sering terbentur infrastruktur dalam implementasi di jawa.

Pantura sudah ok tapi gudang tujuan, gudang muat, jawa selatan masih sangat terkendala.

Semoga bisa lebih menjelaskan

Tq

 

Rgd,

Kyat

 

r.bud...@gmail.com

unread,
Sep 2, 2013, 9:30:37 AM9/2/13
to supplychai...@googlegroups.com

Dear all

Sedikit memberikan pendapat.
Sebetulnya jika kita menjalankan aturan sesuai dengan KIR, biaya logistik belum tentu naik.
Kita harus mempertimbangkan kenaikan biaya yang berbanding lurus dengan biaya logistik seperti waktu tempuh dan BBM. 
Jika waktu tempuh lebih cepat dan membutuhkan BBM yang lebih sedikit tentu saja biaya logistiknya akan menyesuaikan dan bisa lebih rendah.

Saat ini kita hanya sering berfikiran bahwa jika kita bisa memaksimalkan muatan tentunya akan lebih meminimalkan biaya, sedangkan kita tidak pernah mempertimbangkan akibat dari kelebihan muatan tersebut.

Satu lagi yang bisa kita pertimbangkan dengan biaya logistik yaitu terkait dengan bongkar muat atau pengemudinya.
Jika kita bisa menerapkan pengemudi tanpa kenek dan biaya bongkar muat bisa dikurangi itu juga bisa menyesuaikan biaya logistik walaupun dengan KIR yang sesuai. 
Belum lagi biaya yang tidak bisa kita duga atau siluman

Jadi masih ada jalan untuk kita bisa menyesuaikan biaya logistik dan tentunya bisa menjadi suatu tantangan agar perusahaan selalu berinovasi, kreatif dan melakukan perbaikan terus-menerus.

Salam

RBS



Sent from my BlackBerry 10 smartphone on the Indosat network.
From: Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja
Sent: Monday, 2 September 2013 13:59
Subject: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

--

Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja

unread,
Sep 2, 2013, 10:42:25 PM9/2/13
to supplychai...@googlegroups.com

Dear Pak RBS dan Temans,

 

Untuk waktu tempuh sendiri perbandingannya 1 hari

Jadi muatan tonase 2-3 hari, muatan overtonase 3-4 hari

Untuk perbedaan BBM cukup tapi tidak terlalu signifikan

e.g. 1lt : 2.5-3.5km untuk muatan tonase, menjadi 1lt : 1.5-2.5km untuk overtonase

 

akibat dari overtonase itu besar sekali dampak sosialnya jadi untuk stakeholder yang memang berada di luar aktivitas seperti masyarakat dan lingkungan. Untuk internal stakeholder seperti pengguna dan pnyedia jasa harusnya besar juga tapi RISK < COST ya akhirnya overtonase saja. sebenarnya tantangan untuk pemerintah ini gimana meningkatkan faktor COST sehingga COST > RISK. Jika COST nya sangat besar ditambah dengan resiko saya rasa tidak ada yang mau overtonase.

 

Driver tanpa kernet ini juga merupakan pedang bermata dua Pak. Disatu sisi faktor cost, disisi lain karena renegerasi driver akan terputus jika tidak menggunakan kernet. Dampaknya susah mencari Driver. Traditionally kan kernet itu sebenarnya future driver. Mungkin karena faktor cost untuk barang low risk dan short distant shipment is Ok, tetapi saya tidak merekomendasikan untuk long distance shipment karena resikonya terlalu besar. E.g. ban bocor kalo sopir ganti sendiri sangat beresiko ya. Truck ATM bayangkan jika sopir sendiri J bisa bisa uangnya dirampok Pak.

 

Memang harusnya ada effisiensi dengan menggunakan kendaraan yang lebih sesuai

Contoh:

Kiriman JKT-SBY 45 cbm

Dulu opsinya hanya 4 colt diesel, sekema cost: 3.5jt x 4 = 14Jt

Kemudian menjadi 2 fuso, sekema cost: 4.5jt x 2 =  9jt

Sekarang menjadi 1 built up: sekema cost: 7JT

Sebenarnya sudah ada effisiensi

 

Untuk barang berat 40 ton

Sesuai tonase butuh 3 tronton @13T, sekema cost: 7jt x 3 = 21jt

Sesuai tonase butuh 1 trailer @40T, sekema cost: 12.5jt

Sebenarnya juga ada effisiensi

Pertanyaanya: kenapa masih pake tronton?

 

Permasalahan baru: trailer tonse sampai 60-80Ton [Muat Besi di Cilegon] ß ini jelas overtonase, saya rasa kebiasaan overtonase itu permasalahan mental dan penegakan hukum

Saya menyebutnya Road Destruction Acceleration bayangkan tingkat kerusakannya

 

Semoga membantu

 

Rgd,

Kyat

Era Transindo

unread,
Sep 2, 2013, 9:28:31 PM9/2/13
to supplychai...@googlegroups.com, Tata.d...@bintangbaruraya.com, Bpk Iskandar Abubakar, Rudy Thehamihardja, Bpk Sugihardjo LLAJ, purnomo
Dear pak Budi,
membaca email you maka gani berani katakan bhw ulasan you lebih Proff. ttg tarif trspt , kesimpulan gan ttg ulasan you kalau boleh aku rangkum !! sbb;
1. KEMACETAN ber ujung HIGH COST !!
2. OVER LOAD, perlambat SPEED, REM tak sesuai achirnya TAK SEFETY, HANCURKAN JALAN, akibat SPEED RENDAH penyebab kebutuhan PARTS & MAINTENANCE TINGGI, speed rendah BOROS BBM, ada alasan aparat PUNGLI2 , kend. di STOP KRN PUNGLI, STOP & GO sebabkan HIGH COST ngak ada yg pikirin, cuek BEBEK semue, ROUND TRIP RENDAH =  INCOME RENDAH.
rentet tan yg disebabkan oleh OVERLOAD yg !!
tidak disadari oleh kita semua termasuk sdr KYAT !! himbauan gani SADAR lah
3. MUAT & BONGKAR, pakai jasa BURUH hrs sudah pakai alat2 bantu bila VOLUME BESAR , ngak ada cara lain , INGAT & LAKUKAN PERUBAHAN SEGERA
SOPIR, negara maju yg labour mahal, semua kend. ngak pakai KENEK lagi, sopir hrs lebih kerja sendiri, gaji tambah sedikitlah pak KYAT .
4. biaya KEUR, tidak mahal hanya RIBUAN RP. saja, bukan RATUSAN RIBU RP. ingatlah hal ini, yg salah adalah yg SOGOK biaya terdengar 400-500 ribu rp.
kend. ngak usah datang , STEMPEL AJA !! HABIS PERKARA !! CEPAT !! " TAPI BERBAHAYA " KRN KEND. TIDAK DIPERIKSA KELAYAKKANNYA , himbauan gani
masa udah bayar mahal ngak diperiksa ??? begok benar yeee udah celaka baru KAPOK , MRK BILANG GANI YG BEGOK RN KEND. NGAK MASUK DUIT 1 HARI.
bila kend. CELAKA maka rugi bisa 3 bulan income krn kend. hrs perbaikkan , pemikiran KELIRU tapi semua begitu adanya , yg bawa kend. utk diperiksa adalah
mrk2 yg benar, patuh aturan !!
biaya PUNGLI , kalau udah BENAR , kenapa takut !! ngak ada alasan mintak PUNGLI , laporkan mrk2 yg nakal tsb.
5. ini yg Penting pak budi, gani sependapat dgn bapak, INOVASI, KREASI & IMPROVEMENT dan dlm hal ini kalau menurut gani kebanyakkan mrk2 SANGAT LEMAH dan terkadang gani merasa HERAN pada mrk, kok bisa usaha TRUCKING ???
menurut gani yg PENTING mrk hrs tahu ttg SARANA, DESIGN kend. hal ini MUTLAK &  BASIC, bila 2 hal ini ngak tahu maka jangan u saha trucking lah , gimana nurunin COST bila ngak NGERTI, yg terjadi dan yg berjalan adalah menguasai ILMU SALAH , ILMU BERANI MELAWAN maka susah kita bina mrk dan yg LUCUNYA lagi dan lebih GILA lagi adalah yg makai JASA mrk. manager2 yg menurut gani juga adalah manager2 yg SALAH, yg BERANI NANTANG BAHAYA , RESIKO & BERANI MELAWAN ATURAN & HUKUM yg berlaku di REPUBLIK TERCINTA ini , kalau di negara2 MAJU dan TA'AT HUKUM maka managers logistic  PASTI MASUK TONG SAMPAH !! sorry yeeee bukan ngeledek tapi gani berani PASTIKAN bila you muat overload tak ada sopir & trucking company yg mau isinkan dan kalau di paksakan maka
you dulu yg terkena HUKUM krn yg muat barang berlebih dan membolehkan memuat barang berlebih adalah yg bersalah !!! BER " TOBAT " LAH .

membaca email gani ini ngak enak benaran tapi janganlah MARAH atau BENCI pd gani, tujuan gani adalah memperbaiki KELAKUAN2 kita yg selama ini SALAH dan gani juga SALUT pd para manager2 yg TERTIP ATURAN & HUKUM dan jangan tergoda oleh persaingan yg tak sehat tadi, kebenaran dan BERKAH pasti akan mampr pd anda2 semua yg benar tadi , apapun yg salah PASTI TIDAK DI RI'DHOI oleh YME, amin.

wass gani








From: "r.bud...@gmail.com" <r.bud...@gmail.com>
To: supplychai...@googlegroups.com
Sent: Monday, September 2, 2013 8:30 PM
Subject: Re: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja

unread,
Sep 2, 2013, 8:26:23 PM9/2/13
to supplychai...@googlegroups.com

R. Budi Setiawan

unread,
Sep 3, 2013, 2:37:44 AM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com, supplychai...@googlegroups.com, Tata.d...@bintangbaruraya.com, Bpk Iskandar Abubakar, Rudy Thehamihardja, Bpk Sugihardjo LLAJ, purnomo
Dear P Kyat, P Gani dan all

Diskusi ini menarik karena kita hanya fokus membahasnya pada penyedia jasanya saja
Seharusnya kita juga menyentuh pada pengguna jasanya

Jika kita akan menerapkan muatan sesuai KIR kenaikan biaya logistik tidak akan melebihi 50% dan harga jual juga tidak akan naik melebihi 50% akibat kenaikan biaya logistik

Tetapi yang harus kita pikirkan adalah efek dari kita melakukan muatan melebihi KIR yang paling "berat" adalah "KITA SEDANG MEMBANGUN BUDAYA...Melanggar...untuk GENERASI PENERUS KITA"

Contoh : jika truk tronton dengan kapasitas 12 - 14 ton dipaksa memuat 25 - 28 ton bahkan lebih sampai 30 ton 

Seharusnya kita menekankan pada pengguna untuk bisa :
1. Mengirimkan dengan jumlah yg sesuai dengan kapasitas
2. Menambah jumlah barang yg dikirim sehingga merekapun diminta untuk meningkatkan kapasitas produksi dan melakukan perbaikan

Contoh diatas tidak ada bedanya dengan
1. Penumpang menyetop angkutan umum diluar halte dan supir menyetujuinya
2. Penumpang angkutan umum minta turun diluar halte dan supir menyetujuinya
Keadaan itu karena ketidakberdayaan supir terkait dengan setoran dll walaupun resikonya supir bayar tilang atau mel dan biaya preman

Mungkin SCI perlu memberikan penghargaan kepada perusahaan
1. Pengguna jasa logistik yg tidak memuat barangnya overload
2. Penyedia jasa logistik yg menolak memuat overload

Dan pada perusahan tersebut dituliskan
"Perusahaan ini menolak muatan overload"

Salam 
RBS



Sent from my iPhone

pt....@dnet.net.id

unread,
Sep 3, 2013, 1:02:03 AM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com
Dear all

Kenapa tidak jalannya dibuat utk bisa menahan beban over tonase?

Kenapa pihak trucking yg diharapkan utk tdk membawa barang over tonase ?

Mengapa tidak si pemilik barang buat SOP sendiri, bahwa muatan harus sesuai buku kir ?


Rgds
Hutkeri Malau
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

From: "Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja" <kyat...@hotmail.com>
Date: Tue, 3 Sep 2013 09:42:25 +0700
Subject: RE: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja

unread,
Sep 3, 2013, 3:48:18 AM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com

Dear Pak Rudi, Pak Gani, Temans,

 

Kalo gitu Pak Setijadi tolong berikan yang pertama ke kita J

Hehehe

 

Terus terang kita di Lookman Djaja tidak mau memuat diatas 14 Ton untuk kelas Tronton walaupun itu masih overload menurut JBI kalo JBB kita sudah sesuai.

Tahun ini kita menekankan untuk tronton wing box kita tidak muat diatas 13 Ton untuk customer2 yang baru bergabung walaupun yang lama kita masih ada sedikit toleransi

Jadi Kalo Pak Gani bilang kita suka Overload sorry ya Pak itu tidak benar.

 

Sedangkan untuk trailer juga kita muat maksimal sesuai ketentuan KIR sekitar 30-40Ton GCW

Itu kenapa harga kita sedikit mahal karena memang kita tidak mau muat diatas GVW/JBB kendaraan yang ada.

Kita tidak menggunakan JBI karena tiap daerah beda dan ada kecenderungan dipolitisir.

Kita memang agak idealis biar saja kalo ga ikut ketentuan yang kita ada ya kita tidak angkut.

 

Untuk FUSO kita maksimal loading 7 Ton dan CDD 4Ton

Untuk muat diatas itu kita tidak mau

Tq

 

Rgd,

Kyat

Era Transindo

unread,
Sep 3, 2013, 5:10:46 AM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com
Mas RBS,
you hrs nya mengerti dan sekolah lagi ttg biaya buat jalan ke Bina marga PU , baru you ngerti kenapa jalan kita dibuat 3 kelas dan masing2 ada aturan MST nya , udah ber kali2 gani jelaskan , baca dong mas email2 yg ajari kita ttg aturan baku . ok .
jangan asal baca lalu hilang di memory , siapapun yg dlm bidang logistik hrs ngerti ttg masalah2 yg terkait , jadi nyambung pertanyaan nya !! ngak apa2 kritik ini utk you mas, banyak yg seperti you bertanya ttg MST kelas jalan ini , jadi ingat yaaaah .
gani lagi sendiri di airport hongkong buka email iseng ajari you OK .
wass gani. 

-- Mitra SCI: PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) adalah perusahaan ICT solution provider yang berpengalaman selama 25 tahun melayani lebih dari 1.900 pelanggan korporatnya dengan jasa Data Komunikasi, Internet dan Value Added Service (VAS)--- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.-- Mitra SCI: PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) adalah perusahaan ICT solution provider yang berpengalaman selama 25 tahun melayani lebih dari 1.900 pelanggan korporatnya dengan jasa Data Komunikasi, Internet dan Value Added Service (VAS)--- You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.

rudys...@yahoo.com

unread,
Sep 3, 2013, 5:37:33 AM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com
Rame juga ya soal KIR dan muatan yg sesuai tonnase-nya.

Gara2 milis ini saya jadi ingat program aplikasi saya di suatu pelabuhan yg Lini 1 digunakan juga utk stripping/ stuffing yg mana software-nya dibuat otomatis mengenai hitungan kartu pass pelabuhan untuk trailer dan untuk truk engkél yg diatur otomatis berdasarkan background tonnase, yakni:

1 kartu pass trailler equivalent 4 kartu pass engkél utk 20" container.

Lah kalo di milis ini ada fenomena over tonnase maka kita buat software-nya jadi bingung logic-programming-nya karena ada fenomena tsb.

Mohon maap niiy, susah niiy di Indonesia, ketidakpastian juga ada di rana Penyedia Jasa yg saya pikir hanya di sektoral instansi pemerintahan.

Gini lo, masalah pelabuhan ini udah spt benang kusut, tapi akan menjadi lebih kusut lagi kalau Manajemen Penyedia Jasa-nya tidak berjalan dgn kepastian/ tdk profesional dalam mengambil barangnya di Lini 1 atau membawa barangnnya di Lini 1.
Mau paké software dari planet lain yg tercanggihpun tidak akan terselesaikan.

Saya sedang meneliti sendiri beberapa data riel skrg ini dan ingin melihat apakah masalah pelabuhan ini hanya semata proses-nya yg harus disederhanakan shg cepat, Dwelling Time 1.5 hari (36 jam) maksimal utk Jalur Prioritas dan sebagainya.

Kalau di Bea Cukai, jika PPJK mengisi dokumen sembarang, menggeser HS Code shg Pajak Impor "dimainkan" maka izinnya dicabut Bea Cukai.

Kalau di pelabuhan, nach Ъќ ngerti dech, izin SIPJT diterbitkan Dinas Perhubungan yg Ъќ ada hubungannya dengan kedisplinan alur proses pelabuhan shg Dwelling Time jadi singkat.

Demikian pula Importir bisa dicabut izinnya oleh Kemendag.

Ini khan masalah displin demi kemajuan pelabuhan, maka harus ditata semua pemain di pelabuhan harus tunduk pada peraturan dan sanksi izin-nya dicabut.

Abis itu protes lagi dan demo mengenai banyak hal terkait dengan izin tersebut sehingga merugikan banyak pihak dan mengganggu kestabilan ekonomi daerah dan negara.

Demikian pandangan saya.

Rgds
Rudy Sangian
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Date: Tue, 3 Sep 2013 05:02:03 +0000

gemilan...@yahoo.com

unread,
Sep 3, 2013, 7:21:04 AM9/3/13
to Milis Sci
Mr. Gani,
Baca email jangan diairport hongkong, krn nenteng tas sambil jalan kemudian baca email bisa salah siapa yang kirim, kemudian jawaban keliru kpd siapa.
Sekali lagi baca siapa pengirimnya barus dijawab, Kopral jangan ngamuk terus ......
Salam
GT.

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sugi Purnoto

unread,
Sep 3, 2013, 8:01:11 PM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com, jasa-l...@googlegroups.com
Dear Rekan-rekan SCI yang saya hormat,

Selamat pagi, dan sukses untuk kita semua,
Dalam presentasi saya untuk pemilihan "The 100 Indonesia Leader" dan rencana Head line di Majalah Transportasi edisi Oktober 2013, masalah ini saya sampaikan dalam "concept dan pemikiran untuk perbaikan transportasi di Indonesia".
Pertanyaannya memang sama, apakah dengan implementasi pay load atau muatan seperti dalam buku KIR akan meningkatkan biaya transportasi? jawaban saya adalah memang, tetapi itu hanya untuk short term saja, sedangkan long termnya justru akan menurunkan biaya transportasi itu sendiri... waah, tentu rekan-rekan akan bertanya bagaimana mungkin? caranya seperti apa? dst.

Begini jawabannya.
Pertama, sebelum implementasi pay load 100% ini dijalankan, maka Dirjen Perhubungan Darat dan seluruh Ka. Dinas perhubungan Prov dan Kota/Kab, harus melakukan sosialisasi ini minimal 1 bulan sebelumnya, sehingga semua stake holder di transportasi aware dan mengetahui selanjutnya akan mengikuti implementasi ini. tentu ada rekan-rekan yang bertanya, pay load itu apa? pay load adalah batas maksimal truck tersebut boleh mengangkut cargo dan orang, contohnya kalau di jenis CDD adalah 4.500 Kg - 5.000 Kg + 3 orang, yang jenis Fuso engkel adalah 5.600 kg - 5.800 kg + 3 orang, dst. sedangkan kalau JBI atau jumlah beban yang dizinkan merukan penjumlahan antara berat truck kosong + cargo + orang.
Kedua, setelah sosialisasi ini dijalan, selanjutnya melakukan upgrade untuk pay load fuso yang kapasitas 2X CC tetapi kemampuan pay laodnya hanya beda 1.000 kg, ini harus diupgrade ke 8.000 kg. setelah itu implementasi dijalankan 100% tanpa toleransi dan dispensasi dengan cara apapun, dan memang untuk semua cargo yang heavy atau mengandalkan berat akan terkena dampakanya, tetapi yang volume base seperti makanan ringan, electronic, dll tidak akan terkena dampaknya, karena selama ini lebih senang memangjangkan truknya dibandingkan menambah pernya.

Kemudian bagaimana solusi kedepannya seperti paparan saya diatas, kok malah biaya transportasi ( saya bicara lebih spesifik, karena kalau logistics cakupannya lebih luas )bisa turun atau efisien.

Pertama dari Perseptif Pemerintah atau regulator dulu, dan ini areanya OM Gandi yang selalu bicara sama saya akan hal ini, yaitu adanya design ulang atau rancang bangun ulang akan semua jenis moda transportasi di Indonesia, itu yang pertama, bentuk riilnya bagaimana?
Kalau selama ini kita secara legal by law dan by pabrikan hanya mengenal jenis CDD 4 X 2, Tronton 6 X 2 atau 6 X 4 ini kita bicarA speck on road bukan mining speck. ini kita rubah rekan-rekan sekalian, kalau cargo anda 10 ton, anda bisa gunakan CDD Tronton dengan jenis 6 X 2, jika cargo anda max 25 ton, anda bisa gunakan jenis wing box atau tronton dengan 3 exle bukan 2 exle seperti sekarang. sedangkan untuk trailer bisa digunakan 4 exle dibelakang untuk mengangkut cargo dengan kapasitas max 60 Ton.  Jika muatan cenderung semakin berat yang kita gunakan kapal laut untuk ke semarang atau jatim dengan konsep kapal Roro seperti yang saya paparkan tahun lalu.

Kedua, menurunkan harga transportasi dari penuruan biaya investasi, tentu kita masih ingat 9 component biaya transport yang sering saya paparkan dalam beberapa waktu yang lalu, yang mana investasi yang berhubungan dengan biaya depresiasi dan biaya bunga akan memberikan dampak kepada penyusuan biaya transportasi itu sendiri. konsepnya bagaimana dengan penuruan biaya investasi ini?
Pemerintah harus berani melakukan tendering untuk produksi 1.000.000 truck berbagai jenis dengan mengundang semua pricipal atau pabrikan dari seluruh dunia untuk memberikan harga terbaik dari semua jenis truck, dan pabriknya dibangun di Jateng yang UMKnya masih rendah, pembebasan 100% bea masuk dan incentive lainnya, sekaligus untuk 
program revitalisasi transportasi di indonesia. konsep ini akan bisa menurunkan harga jual truck di Indonesia sampai 30% dari harga yang sekarang, maka biaya investasi dan interestnya sudah bisa turun 30% yang akan berdampak kepada pengurangan tarif itu dengan sendirinya.

Ketiga, yang berhubungan dengan point no 2, dalam kurun waktu 3 tahun pertama, semua pelaku jasa transportasi diberikan bunga 0% dan diberikan pembebasan angsuran pada tahun pertama, maka ini akan secara otomatis menurunkan biaya transportasi dan logistics secara umum di Indonesia. dan tambahannya tentu pembebasan bea masuk untuk import spare part dan komponen truck yang akan menurunkan harga spare part antara 10% - 20%.

Keempat, ini inisiatif dari kita semua sebagai pelaku jasa di transportasi di logistics, yang melakukan implementasi joint shimpment atau cargo consolidation, memang sepertinya agak sulit, tetapi bisa dicapai untuk beberapa product yang simultan, antara food dan food, jangan food digabung dengan non food bisa berbahaya. dengan joint shimpement ini untuk beberapa product akan bisa menurunkan biaya transportasi walaupun tidak besar.

Semoga apa yang saya paparkan pagi ini, bisa memberikan pencerahan untuk kita semua. selamat pagi dan sukses untuk kita semua.

Regards,
Sugi Purnoto.
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   



Dari: "Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja" <kyat...@hotmail.com>
Kepada: supplychai...@googlegroups.com
Dikirim: Selasa, 3 September 2013 9:42
Judul: RE: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

jujur.s...@gmail.com

unread,
Sep 3, 2013, 8:59:32 PM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com, jasa-l...@googlegroups.com
Dear friends,
Sekedar sharing mungkin logika saya sederhana tentang pay load.

Jika pay load benar di terapkan 100%, secara quantitative transport trip memang akan naik (efeknya terasa pada short term), dan komponen biaya yg akan turun adalah biaya ban, BBM dan maintenance mesin and spare parts (yg ini Efeknya akan terasa pada long term), karena life time ban dan life time mesin truck menjadi lebih panjang. Dan beban pay load membuat konsumsi BBM lebih rendah dibandingkan dgn overload.

Diluar itu adalah keuntungan qualitative, leadtime delivery lebih optimum, umur produktif truck menjadi lebih panjang, damage product intransit karena truck dipadat padatkan bisa berkurang.

Pay load 100% apakah akan menguntungkan atau merugikan ? Menurut perspektif saya positively pelihara long term contract

salam
Kind regards,
Jujur Setiawan

From: Sugi Purnoto <sugip...@yahoo.com>
Date: Wed, 4 Sep 2013 08:01:11 +0800 (SGT)
Subject: Bls: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

Kyatmaja Lookman, Lookman Djaja

unread,
Sep 3, 2013, 10:17:30 PM9/3/13
to supplychai...@googlegroups.com

Dear Pak Hutkeri Malau dan Temans,

 

Mengapa jalannya tidak dibuat kuat? Ini sering menjadi pertanyan kita juga pak dikalangan praktisi transport. Kayanya penyelesaiannya hanya bisa diselesaikan dengan revisi UU Agraria. Jika tidak ya tidak ada yang mau menanamkan modalnya untuk investasi ini karena memang selalu terkendala pembebasan lahan. Contohnya JORR Ringroad yang betuknya ring sekarang seperti tapal kuda karena masalah ini kata Pak Tarigan. Memang ada perbedaan antara kualitas jalan tol dengan jalan gratis. Karena Investor akan memperhitungkan lama konsesi untuk pertimbangan kualitas jalan dan truck yang lewat sedangkan jalan Negara tidak. Pokok jadi sayangnya dengan harga mahal tapi kualitas yang dipertanyakan. Tahu sendirilah kenapa!!

Hanya setelah Tol trans jawa selesai mungkin solusi dari pertanyaan ini bisa terjawab. Tapi kapan? Tanyalah pada rumput yang bergoyang. Ya Pak Tarigan? :)

 

Sebagai bahan pemikiran:

 

Sebenarnya jika kita menggunakan standar gandar satu buahnya 10 Ton yang diperbolehkan oleh kemen PU dan dishub, hal ini mungkin ok ok saja untuk jalan yang seluruh permukaannya ditopang oleh tanah dibawahnya. Pertanyaan saya bagaimana ya dengan jembatan? Jika kita menggunakan trailer 100 Ton x sepanjang jembatan apa jembatannya tidak ambruk. Dibandingkan dengan colt diesel kecil2 sepanjang jembatan.

Kadang jika kita sebagai warga Jakarta menikmati macet senja di atas jalan tol dalam kota. Ada trailer liwat yang kelihatan berat maka kita akan berjoget2 karena gempa bumi lokal. Saya kuatir ambruk saja. nah untuk jalan tanpa penompang tanah seperti tol dalam kota, jembatan, kendaraan legal by law tapi terlalu berat ini bagaimana?????!!!!! Karena berat sendirinya dan barang bisa mencapai 100Ton. Ini tentunya bukan harus ditangani oleh by law saja loh, kualitas jalan juga !!! jadi untuk permasahalan ini setuju dengan Pak Mutkeri

 

Sebenarnya pihak trucking tidak diharapkan Pak. Hengkang saja dari perusahaan itu. Terus terang saya banyak penawaran dari perusahaan2 semacam itu tapi saya tidak mau muat overtonase. Yang jelas tipikalnya adalah cairan, bahan pertanian, besi dan sodara2nya, barang2 komoditas. Barang2 ini menyangkut hajat hidup orang banyak loh dan saya yakin jika naik drastis  tidak lama cikarang akan tutup lagi jalan TOL nya karena demo UMR. Wah hal ini semakin membuat ketidakpastian untuk investasi akhirnya.

 

Solusinya ya untuk barang berat ini trailer tidak ada yang lain. Tapi karena pertimbangan infrastruktur mungkin masih susah (sorri Om Gani saya yakin beliau pasti marah). Trailerpun kalo overtonase gimana??? Seperti yang saya paparkan sebelumnya harusnya 40-50T eh masih kurang bisa 60-80T.

 

Terima kasih

Era Transindo

unread,
Sep 4, 2013, 3:06:58 PM9/4/13
to supplychai...@googlegroups.com
Pak Sugi & konco2 ku,

ttg jabaran bapak perkenankan gani nambahkan sedikit ;
1. memahami ulasan point 1 ini, maka kita juga hrs melihat KELAS JALAN dlm hal ini M.S.T. (maximum sumbu terberat ) krn beda beda yaitu sbb.
kalau CDD ( colt diesel double ) istilah yg std otomotif yaitu colt 4 X 2 ber arti 2 sumbu roda dan utk jelasnya ket. ttg ban maka ; 4 ban atau 6 ban .

fuso engkel yg std panggilannya fuso 4 X 2 juga , krn truck besar ttg BAN bisa tambahan lagi 6 ban artinya 2 ban depan dan 4 ban belakang dan utk masa yad. yg akan gani mulai masukan BAN SINGLE WIDER maka depan and belakang hanya 1 ban pd setiap sisi sumbu roda !!
utk truk besar , bisa masuk kelas jalan I ( MST 10 ton )  dan kls II ( MST 8 ton ) maka isin JBI (jumlah berat di isinkan) jadi utk fuso ada 2 yaitu ;
kls I , JBI 16 ton ( hitungannya 6 ton depan + 10 ton gardan belakang )
kls II , JBI 14 ton ( hitungan 6 ton depan + 8 ton gardan )

utk truk besar tronton , istilah otomotif 6X4 atau 6X2 (artinya 3 sumbu roda ) maka hitungannya sbb;
kls I , JBI 24 ton ( hitungannya 6 ton depan + 18 ton belakang ) kenapa bukan 2 X 10 ton ? std dunia juga begitu krn road friction utk sumbu yg berdekatan lebih besar maka load dikurangi jadi per sumbu hanya 9 ton instead of 10 ton !! kalau 3 sumbu berdekatan maka hanya 21 ton artinya per sumbu hanya 7 ton saja bukan 10 ton !!
karena dikurangi lebih banyak, alasan 1 axle bisa/memungkinkan ter angkat mis. ada lobang dalam !! yg pikul beban hanya 2 sumbu dibagi 21 ton maka pe sumbu pikul 10,5 ton aturan 10 ton per sumbu ) semua hal ini menjaga kwalitas jalan !! dan berlaku std dunia !!
kls II , JBI hanya 21 ton saja (hitungan 6 ton depan + 2 gardan belakang hanya 15 ton jadi per sumbu 7,5 ton krn 2 sumbu ber dempetan kurangi sedikit krn road friction )

utk menghitung LOAD yg diperbolehkan, hitungannya sbb; JBI - ( berat kosong kend. + 3 orang + berat solar dianggap 200 Kg utk truck besar dan medium 100 Kg )
berat kosong tergantung design body nya apa ? mis. ada flat bed, box, tangki, dump truk dll tentu berat kosong ber beda2 !! lalu material body yg dipakai , aluminum atau besi, sekarang gudang garam rokok pakai composite BOX , ringan , kuat, mahal !! terserah yg mau beli .

2. nyambung  lagi OK , masih banyak email yg hrs gani balas krn baru balik cina tadi malam , harap email ini menambah ilmu para managers !! kalau ngak ngerti ttg hal ini mana mungkin kita bisa jadi TERTIP & proff. ?? gimana mau cari cost down , yg umumnya anda2 ketahui adalah COST , tadi barusan gani diskusi dgn mr ACIL ( tnt )
ttg masalah ini , semua terserah para manager mau jadi benar atau main hajar hantam kromo saja ( preman aja, haaa haa ) .
wass gani




From: Sugi Purnoto <sugip...@yahoo.com>
To: "supplychai...@googlegroups.com" <supplychai...@googlegroups.com>
Cc: "jasa-l...@googlegroups.com" <jasa-l...@googlegroups.com>
Sent: Wednesday, September 4, 2013 7:01 AM
Subject: Bls: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

P A

unread,
Sep 4, 2013, 8:29:10 PM9/4/13
to supplychai...@googlegroups.com
Pagi semua,

Diskusi ini semakin seru dengan para pakar memberikan ulasan dan pemikirannya. 
Apabila kita lihat secara lebih luas, bukan hanya tentang pay load truk dan pay load jalan, kita perlu menghindari apa yang disebut dengan efek kasur air. Yaitu ditekan di satu sisi tapi akan muncul / besar di sisi lain. begitu kalau tidak salah Martin Christopher menggambarkan biaya supply chain ( CMIIW). Karena logistic merupakan bagian dari supply chain secara keseluruhan maka perlu dilihat sebagai chain/rantai yang terhubung satu lainnya. Hanya menekan transporter jelas bukan tindakan fair, semua stakeholder harus turun tangan. Setuju dengan paparan pak Kyat bahwa untuk mencapai biaya logistik yang efisien harus melibatkan semuanya dari manufacturer pada loading bay sampai customer di unloading bay dan semua yang berada diantaranya termasuk fasilitas jalan, aturan routing tol, aturan moda transportasi dsb, dsb. 

Jadi ini memang kerja besar yang harus melibatkan swasta, praktis, ekademisi dan tentu..Bapak Pemerintah. Kemudian sering muncul pertanyaan kalau ini kerja besar,siapa yang mulai , siapa ynag bersedia 'berkorban' dulu ? Swasta adalah profit center, hampir bisa dipastikan akan bergerak kalau ada profit. Jadi siapa ? ya tentu regulator negara tercinta ini yaitu Bapak Pemerintah. Sudah banyak kita dengar di negara lain, pemerintahnya 'berkorban' membangun infra dengan baik dulu untuk memajukan ekonomi suatu daerah. dengan berharap aliran logistik dari dan ke daerah tersebut menjadi lebih baik. Apakah Bapak Pemerintah kita sudah melakukan sesuatu saat ini. Jawabannya tentu sudah. Pertanyaan selanjutnya ... apakah tepat sasaran , dimonitor dngn baik, bisa dilaksanakan dengan baik , tidak terlambat dsb. Saya rasa anda tahu jawabannya...


From: Era Transindo <eratrans...@yahoo.com>
To: "supplychai...@googlegroups.com" <supplychai...@googlegroups.com>
Sent: Thursday, September 5, 2013 2:06 AM
Subject: Re: Bls: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

rudys...@gmail.com

unread,
Sep 4, 2013, 9:44:06 PM9/4/13
to jasa-l...@googlegroups.com, supplychai...@googlegroups.com
Kalau Pajak Impor menjadi 100% untuk truk impor maka hal ini akan memberikan gejolak dan efek domino Industri Otomotif termasuk komoditi impor otomotif lainnya dari segi gejolak tadi.
Saya pernah dengar mengenai ulasan Padat Karya Otomotif yaitu kegiatan produksinya itu berasaskan melibatkan banyak orang kerja mulai dari hulu ke hilir dlm suatu industri otomotif sehingga kalau ini terganggu akan mengakibatkan ketidakseimbangan ekonomi, penggangguran dan sebagainya.

Jadi saya rada setuju dengan Om Nono Cahyono tadi.

Efek in-direct dari perbaikan transportasi juga melibatkan Instansi Pemerintah KimPrasWil yg membangun tata kota mulai dari pemukiman, daerah industri, pelabuhan dan sebagainya sehingga alur jalannya truk menjadi efektif.

Kita ini hanya memperbaiki busi truknya tapi kerusakan onderdil lainnya kurang diperhatikan.

Sewaktu di Otorita Batam saya diberi pencerahan mengenai cerita 30 tahun yg lalu kunjungan perwakilan dari Shenzen China untuk benchmarking ide Batam dibangun.
Sekarang Shenzen China 30 tahun sesudahnya in and out per hari sekitar 2 jutaan orang mengalahkan populasi pendudukan Batam sekitar 2 jutaan dgn luas Batam 618 Km persegi.

Kembali ke permasalahan alur truk antara titik Pelabuhan Priok dari dan ke Kawasan Industri dimana penataan KimPrasWil yg demikian memberi indikator kita ini lamban utk maju dibanding orang Shenzen yg belajar sendiri dari kita sendiri di Batam.

Ada apa gerangan kita ini orang Indonesia, makan hal yg sama layaknya manusia makan nasi sama dgn orang Shenzen ?
Koq bisa kalah setelah 30 tahun mereka benchmarking di Batam yg katanya Batam merupakan embrio overflow industrial dari Singapore sekarang gitu2 aja, bahkan banyak yg hengkang dari Batam.

Kenapa senyawa kimia pemikiran kita berbeda dengan orang Shenzen ?


Rudy Sangian
Powered by Telkomsel BlackBerry®

From: Nono Cahyono <cahyon...@gmail.com>
Date: Thu, 5 Sep 2013 08:09:14 +0700
Subject: Re: [JLI] Bls: [SCI] Biaya logistik akan naik jika kita sesuai aturan KIR

Om Sugi...
Poin no 2 dan 3 kayaknya masih jauh di angan2 ya...
Tender 1 jt truck dan pembebasan 100% bea masuk, pemberian bunga 0% dan pembebasan angsuran di tahun pertama ? Siapa yang mau kasih boss? Kalo akan ada... Kapan akan terjadi?
Kalo mau kejar angan2 tersebut, sekarang saja biaya transport sudah tinggi yang ada adalah tuntutan perusahaan untuk menekan biaya saat ini juga dan tidak berangan2 akan turun dikemudian hari yang gak jelas kapan pemerintah akan support.

Lets do what we can do and jangan hanya berangan2.

Ayo kita kemon lha.... Untuk menurunkan biaya logistik bukan hanya dari transport saja, coba kita lihat dari beberapa aspek yang lain misalkan apakah distribution design kita sudah optimum? Apakah penentuan lokasi DC sudah tepat?
Apakah penentuan safety stock sudah benar?
Kalo kita mau focus di biaya transportasi... Apakah kita pernah menganalisa atau berfikir merubah susunan box di atas pallet dengan menyesuaikan dengan ukuran dan desain truck? Kalo mau di curah berapa faktor damage nya

Lets see from various angel and improve immediately.

You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Jasa Logistik Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to jasa-logisti...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to jasa-l...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/jasa-logistik.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.

--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Jasa Logistik Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to jasa-logisti...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to jasa-l...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/jasa-logistik.
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages