Skema Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Sertifikasi Kompetensi Sektor Logistik

173 views
Skip to first unread message

Setijadi

unread,
Aug 8, 2016, 2:21:56 AM8/8/16
to supplychainindonesia, jasa-l...@googlegroups.com
Ysh. Rekan SCI & JLI,

Menyambung informasi mengenai rencana pelatihan logistik mengacu Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Logistik, SCI masih mematangkan konsepnya sehingga belum bisa mempublikasikan rencana pelaksanaan pelatihannya.

Sebagai informasi, berikut kami sampaikan Skema Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan Sertifikasi Kompetensi Sektor Logistik.


Inline image 1

Pada tahap awal, SCI akan menyelenggarakan pelatihan untuk persiapan sertifikasi okupasi "Supply Chain Manager". Pelatihan berbasis kompetensi bertujuan untuk mengembangkan kompetensi, sedangkan sertifikasi kompetensi untuk memastikan dan memelihara kompetensi.

Di samping pelatihan khusus persiapan sertifikasi itu, SCI sedang merancang kurikulum-kurikulum pelatihan modular (inventory, warehousing, transportation, dsb.) mengacu kepada SKKNI Bidang Logistik. Dengan demikian, rekan-rekan yang mengikuti program pelatihan SCI sekaligus mempersiapkan diri mengikuti ujian sertifikasi profesi bidang logistik nasional.

Terima kasih atas perhatian yang rekan-rekan berikan.

Salam,
Setijadi



Education | Training | Consulting | Research | Development

www.SupplyChainIndonesia.com

mudjiyono mgr

unread,
Aug 9, 2016, 4:14:59 AM8/9/16
to supplychai...@googlegroups.com, jasa-l...@googlegroups.com
Ysh, Pak Setijadi

saya pikir perlu ditambahkan satu lagi yaitu Warehouse Manager


Salam
Mudjiyono





--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
Visit this group at https://groups.google.com/group/supplychainindonesia.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.


khairul rizal

unread,
Aug 9, 2016, 11:45:29 PM8/9/16
to supplychai...@googlegroups.com, jasa-l...@googlegroups.com
O2O services
We serve the Earth – Belajar dari Negeri China
 
IAPI mendapat undangan mengikuti Global Supply Chain Forum di China tanggal 20-20 Juli 2006 yang lalu, forum yang membuka mata kita betapa pengelolaan Supply Chain Management sudah menjadi sesuatu yang wajib dilakukan untuk memenangkan persaingan bisnis dan menguasai dunia. China dengan big visionnya “To serve the Earth” telah melakukan berbagai inovasi yang membuat barang yang dibuat di China (Manufactured in China) bisa sampai di pelosok mana saja di muka bumi ini dengan harga yang tidak akan bisa dikalahkan oleh produk lokal sekalipun jika negara tersebut tidak melakukan proteksi terhadap produk dalam negerinya.
 
Merk boleh Mercy,BMW, Audi,Apple,Blackberry, dll apa saja tetapi manufactured in China, Our factory is world class factory, dimana tidak ada satu pabrik sejenis didunia yang dapat mengalahkan efisiensinya. Pabrik di  China sudah bertransformasi dari pabrik untuk produk dengan kualitas rendah dan murah menjadi pabrik yang dapat memproduksi produk dengan kualitas yang diinginkan pemesan.Jangan heran jika kita naik Mercy,Volvo,VW  itu semua dibuat di China.
Untuk Consumer product China memperkenalkan layanan O2O (Online to offline) services, mereka membuat jaringan pemasaran dari barang keluar pintu pabrik hingga terima didepan depan pintu konsumen dengan hanya mengklik order di HP konsumen. China mempersiapkan lebih dari 5(lima) juta toko yang dapat menghubungkan UKM/UKM,aggregator atau pabrik2 mereka keseluruh dunia.
 
Bagaimana bisa?
Salah satu kunci sukses China melakukan ini adalah betapa besarnya peran asosiasi,  China Federation of Logistics & Purchasing (CFLP) , adalah federasi yang beranggotakan ratusan ribu profesional yang bekerja di bidang Procurement, Logistik atau Supply Chain Management ,lebih dari ribuan perusahaan dan asoasiasi –asosiasi SCM sejenis diberbagai kota Industri China.
 
Acara Global SCM forum dilaksanakan dikota Shenzen dan diselenggarakan oleh   Shenzhen Logistics and Supply Chain Management Association ,anggota China Federation of Logistics & Purchasing (CFLP) , seperti DPD IAPI dibeberapa kota provinsi.  Asosiasi SCM Shenzen terletak di kota shenzen, beranggotakan ribuan professional dan lebih dari 7000 perusahaan ,memiliki gedung sendiri berlantai 6(enam) lengkap dengan segala fasilitasi training,R&D, akomodasi dll.
 
 
Kegiatan utama asosiasi adalah melakukan:
1.Peningkatan kompetensi anggota  (personal dan perusahaan) dengan kegiatan training dan sertifikasi
2. Melakukan promosi dengan menyelenggarakan seminar dan ekspo rutin diseluruh china
3.Melakukan R&D dalam menemukan cara atau metoda efisiensi baru dalam procuremen,Logistik/SCM 4.Menjadi jembatan/bridge antara industri dan pemerintah.
 
Asosiasi SCM telah mendrive arah dan kebijakan pemerintah dalam mewujudkan vision O2O services to serve the earth dengan cara paling efisien.
 
Pemerintah China mengeluarkan berbagai aturan sesuai saran dan kebutuhn industri, mereka mendirikan banyak sekali industrial-industrial estate yang semua resources untuk produksi ada disatu lokasi .Konsep konsolidasi dan shared services sebagai salah satu  metoda melakukan efisiensi dalam SCM dilakukan dengan baik sekali, mereka menyebut pemerintah mereka Government Enterprises . China membangun kota-kota industrinya diawali dengan pembinaan terhadap  Usaha Kecil dan Menegah (UKM) dan bisnis swasta daerah yang disebut sebagai Township and Village Enterprises (TVEs) .
 
Pusat-pusat industri seperti Shenzen,Guangzhou,Shanghai, dll tumbuh menjadi kota industri berskala dunia.Pemerinth China melakukan pemberdayaan industri mereka secara serius dan all out. Pemerintahnya memberikan subsidi yang diharamkan atau ditentang oleh negara-negara G7 seperti AS,German dan negara2 besar lainnya.
 
Program subsidi atau bantuan pemerintah china terhadap produsen di negaranya antara lain:
1.       Pengurangan pajak penghasilan
2.       Pengecualian pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN)
3.       Pengecualian pengenaan tarif
4.       Pemberian kredit murah
5.       Restitusi atas pajak penghasilan kepada perusahaan pembeli peralatan dan aksesosi dalam negeri
6.       Restitusi PPN kepada perusahaan pembeli peralatan dan aksesosi dari dalam negeri
 
China dengan lobi internationalnya sangat aktif mempromosikan free trade zone area/ community, marketing strategi yang supercanggih yang ujung-ujungnya adalah sarana membuka masuknya produk China dengan tanpa perlawanan. Ketika sebuah produk china dengan kualitas sama atau bahkan  lebih baik bisa dijual dengan harga hanya 40-50% didepan pintu gerbang pabrik lokal, siapa yang bisa melawannya??Dua fenomena yang kontradiktif, kita senang mendapatkan barang dengan kualitas sama atau lebih bagus dari produk lokal sambil melihat saudara kita menjadi pengangguran karena pabrik tempatnya bekerja ditutup kalah melawan produk China.
 
Pada pembukaan acara Global forum, Chairman Asosiasi SCM Shenzen yang juga CEO perusahan SCM /perusahaan distribusi china yang tahun 2015 beromzet 300 Triliun Rupiah) mengatakan , Kunci sukses kami : kami punya Mimpi (Dream),kami wujudkan mimpi kami dengan kerja keras (Down to earth) dan Kami melakukan sesuatu dengan benar dari suatu yang benar (DO things Right from The Right Things). Ketiga statement diatas telah membuat mereka secara perusahaan sangat kuat,secara kota/kawasan dengan konsep SCM collaborationnya menjadi kota/kawasan industri yang sangat efisien dan kompetitif dan secara negara mereka menjadi super power.
 
Mereka melakukan berbagai SCM innovation  dan mempraktekannya .Mereka mempraktekan  teori Consolidation, Shared services, Integration, UKM empowerment, Collaboration, Government enterprise bahkan pemerintahnya memberikan subsidi dan proteksi terhadap kepentingan dan ekspansi bisnis. Semua dilakukan dalam mewujukan visinya To serve the earth dengan the most efficient way, Strategi memenangkan perang dizaman modern.
 
 
Pelajaran dan Warning dari Negeri China
 
Jelas pelajaran bagaimana berusaha dizaman modern, melakukan efisiensi luar biasa di mata rantai pengadaan barang/jasa,bagaimana mengimplementasikan Strategic Procurement menjadi pelajaran mahal bagi para ahli pengadaan,logsitik dan SCM Negeri ini. Kita masih berteori dan berdiskusi bagaimana mengimplementasikan konsep konsolidasi (menggabungkan ribuan paket pengadaan yang dipecah-pecah dengan berbagai alasan dan motivasi) , mereka sudah menggabungkan kebutuhan persektor industri bahkan seluruh negeri dengan melakukan impor,berproduksi disuau zona/fasilitas  dan ekspor bersama. Ketika mereka sudah menerapkan praktek  shared dan collaboration services , kita saling berlomba membeli .mengusahakan gudang,kapal,alat komunikasi,transportasi dll sendiri atau tidak mau bergabung bersama (dengan segala alasan dan motivasi).
 
Kita bangga menjadi salah satu pencetus ASEAN sebagai free trade area (AFTA), tetapi mereka menjadikan itu suatu consolidated demand, agregasi pasar yang luar biasa. Jika produksi tadinya hanya ditujukan ke masing-masing negara Malaysia,Singapore,Thailand dll, kini tujuannya adalah ke pasar ASEAN, pasar dengan jumlah penduduk lebih dari setengah negeri china (plus 650 juta orang), selain juga pasar dibelahan bumi lainnya.
 
Kata-kata belajar hingga ke negeri China, untuk bidang Suply Chain Management benar adanya, tidak bisa dipungkiri . Dengan konsep O2O (online to offline) servicenya china sudah mempersiapkan 5(lima) juta koneksi kesemua outlet atau distributor diseluruh dunia. Kampanya Free trade area sebagai senjata penjebol benteng-benteng “barer to entry” setiap negara sangat sukses dipromosikan.Dunia terutama negara-negara berkembang dikondisikan menjadi “merasa bersalah” jika  tetap memasang “Barrier to entry” terhadap serbuan produk asing.
 
Malah dengan bangga banyak negara-negara berkembang mendeclare negaranya adalah negara pendukung free trade area, kami adalah negara demokrasi yang membuka dan memberi kesempatan kepada seluruh dunia, padahal dinegara produsen itu sendri mereka menerapkan praktek subsidi,proteksi atau “Barier to Entry” yang luar biasa ketatnya.????
 
Indonesia sebagai negara besar dengan penduduk dan tatanan geografis yang luar biasa luas,negeri dengan potensi dapat menjadikannya suatu negera yang kuat,mandiri dan makmur telah terperangkap menjadi salah satu negeri dengan tingkat penerimaan produk impor paling tinggi di ASEAN. Hal sangat logis dengan penduduk lebih dari 250 juta indinesia akan menjadi pasar sangat menggiurkan.
 
Konsep tol laut atau dari berbagai sumber adalah implementasi dari Silk roadnya china, akan menjadikan jalur distribusi barang yang sangat efisien keseluruh pelosok Indonesia. Dengan disain free trade zone area -ASEAN, semua produk itu akan masuk langsung kepelosok desa dengan harga hanya setengah bahkan bisa lebih murah dari produk UKM manapun. Konsep Innovation in Supply Chain Magament menjadikan kita bangga mengetahuinya bahkan perlu belajar hingga kenegeri China, tetapi disisi lain dinegeri ini telah menjadikan  ribuan petani-petani kita menjual sawah atau meninggalkan kampungnya merantau kekota besar menjadi kuli atau tukang ojek.
 
Hal ini menjadi Konsekuensi dan tantangan kita semua bagaimana agar tetap ikut dengan arus dan pola operasi modernisasi global atau inovasi  SCM ini,tetapi tetap dapat menjadikan  petani kita petani yang sejahtera. Petani  yang mereka bangga menjadi petani dan dapat berpenghasilan minimal atau  lebih besar dari UMR (Upah Minimum Rata-Rata) didaerah mereka, mengalahkan penghasilan menjadi  kuli atau tukang ojek dikota-besar yang terpaksa dilakukan walau bukan kompetensi mereka…(KR-IAPI-Aug2016).  

Bambang Tressando

unread,
Aug 15, 2016, 9:18:37 PM8/15/16
to supplychai...@googlegroups.com
Pak Setijadi, jadi mulai kapan kira2 pelatihannya ?

--
Mitra SCI:
- PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) melayani masyarakat dalam urusan jasa kepabeanan terutama import atas kiriman peka waktu melalui gudang 'Rush Handling'. Kehandalan dan komitmen JNE ini terbukti dengan diraihnya berbagai bentuk penghargaan serta sertifikasi ISO 9001:2008 atas sistem manajemen mutu.
- Logistics & Supply Chain Center (LOGIC) - Universitas Widyatama Bandung
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindonesia+unsub...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychainindonesia@googlegroups.com.



--
Regards,

Bambang Tressando
Pupuk Kujang Cikampek
Pupuk Indonesia Holding Company

Fast Response : +6281287479399
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages