Wassalam.
Quoting Ani Rahmat <anira...@yahoo.com>:
> Thnaks untuk infonya Pak
>
>
> From: Achmad Chamdani Eka P. <cham...@cbn.net.id>
> To: supplychai...@googlegroups.com
> Sent: Friday, January 13, 2012 4:52 PM
> Subject: [SCI] Lanjutan Demo Cikarang, 17-20 Jan 2012 dan tentang
> Demo di Jakarta
>
> Info demo minggu depan :
> "Pada hari Selasa s/d Jumat depan, 17-20 Januari 2012 akan ada Demo
> Lanjutan dari Buruh Bekasi Bergerak yakni KSPSI, FSPMI, SPN dan
> GSPMII. Aksi akan dimulai dari jam 6 pagi sampai jam 5 sore. Titik
> demo adalah kantor pengelola EJIP dan Jababeka. Jadi sebaiknya
> hindari kawasan Cikarang pada tanggal 17-20 Jan 2012."
>
> -- You received this message because you are subscribed to the
> Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
> To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
> To unsubscribe from this group, send email to
> supplychainindon...@googlegroups.com.
> For more options, visit this group at
> http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.
>
> --
> You received this message because you are subscribed to the Google
> Groups "Supply Chain Indonesia" group.
> To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
> To unsubscribe from this group, send email to
> supplychainindon...@googlegroups.com.
> For more options, visit this group at
> http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.
>
>
Thank you & best regards,
Achmad Chamdani Eka
--------------------------
** Notification: Please be informed that 17 Aug 2011 will be Indonesia
Public Holiday (Independence Day) **
Itu krn industri di cikarang banyak yg padat modal, jadi posisi tawar pengusaha yg sudah terlanjur investasi jadi lemah.
Yang akan buka pabrik lebih baik pikir2 dulu. Ump itu belum seberapa, praktisi logistik akan nangis lihat kesejahteraan organisir tkbm melampaui direksi 3PL. Termasuk expatnya.
Apakah kita akan terima biaya logistik kita tidak kompetitif? Tarif handling 3PL lengkap dgn investasi wms reach truck dan tenaga ahli dalam dan luar negri kalah per kartonnya dgn tarif tkbm cuma buat bongkar atau muat aja.
Saya sih sarankan support ump namun tegas terhadap pungutan2 yg jauh diatas ekivalen ump. Kita pangkas biaya2 siluman agar bisa bayar layak pekerja yg baik dan tidak beringas.
Sent from my iPhone
Saya rasa , Demo menuntut perubahan UMR sudah menjadi kegiatan tahunan
seperti Mudik Lebaran.
Ha ha.. ha , kayanya Salah satu keajaiban Dunia yang ada di Indonesia.
salam
Agus
Pada tanggal 15/01/12, tedy pratoyo <pra...@gmail.com> menulis:
Berikut info resminya :
Hasil pertemuan / kesimpulan :
1. Semua pihak sepakat menyelesaikan gugatan diluar Pengadilan.
2. DPk Apindo akan memberikan penjelasan kpd semua perusahaan pemberi
mandat kuasa ttg perkembangan situasi terkini.
3. Bahwa sesuai point 1 2 diatas, maka SP/SB sepakat unk membatalkan
unras hari senin s/d kamis 16 s/d 19 Jan 2012. Maka DPK Apindo
membatalkan gugatan di PTUN Bdg pd hr Kamis 19 Jan 2012.
4, Bahwa semua pihak sepakat .unk mensosialisasikan hasil kesepakatan
kpd masing2 anggotanya.
5. Bahwa unk kenaikan upah diatas upah minimum diserahkan sepenuhnya
melalui mekanisme bipartit di masing2 perusahaan.
Pertemuaan / perundingan selesai pkl.17.15 wib.
Semoga bermanfaat,
>> Thank you& best regards,
P Teddy & All
Pada prinsipnya demo masalah umr/umk seperti demo-demo lainnya
Kebanyakan karyawan tidak memahami demo tersebut & jika ada yg ikut kebanyakan ikut-ikutan atau solidaritas
Saya pernah diskusi dengan karyawan yg demo, jika akhirnya perusahaan tutup bagaimana? Mereka juga tidak tahu mau bekerja dimana.
Jadi buruh juga saat ini sebagai ajang politis
Intinya
1. Mereka yg kinerjanya dan produktivitasnya naik & perusahaannya berkembang ingin upahnya naik
2. Mereka yang kinerja & produktivitasnya "kurang baik" & perusahaannya biasa-biasa saja tidak akan menuntut kenaikan upah
Jika buruh naik upahnya siapa yang untung? Buruhkah?
Dengan naiknya upah buruh semua biaya akan naik & kondisi buruh biasa-biasa saja tidak ada perubahan & tidak mendidik
Yang seharusnya dituntut buruh bukan kenaikan upah tapi kenaikan insentif jika mereka kinerja & produktivitasnya naik jadi buruh akan bisa menikmati upahnya & kontribusinya karena merasa di hargai prestasinya
Saat ini kenaikan upah buruh seperti kenaikan gaji PNS di era 70-80 an yang setiap tahun naik tanpa melihat yang rajin dan yang malas.
Efeknya tetap harga barang juga tetap naik & lebih tinggi dari kenaikan upahnya.
Jadi walaupun gajinya disamakan dengan Singapore tidak akan menyelesaikan masalah & justru semakin berat beban semuanya
Solusi
1. Hargai orang yang berprestasi
2. Nilai prestasinya secara obyektif
3. Naikan upah yang berprestasi agar memotivasi buruh lainnya untuk berprestasi bukan bermalas-malasan
Mudah-mudahan bisa menjadi pencerahan
Salam
RBS
On Jan 16, 2012 7:20 AM, "Achmad Chamdani Eka P." <cham...@cbn.net.id> wrote:
Demo dibatalkan karena ada kesepakatan APINDO akan mencabut tuntutannya.
Berikut info resminya :
Hasil pertemuan / kesimpulan :
1. Semua pihak sepakat menyelesaikan gugatan diluar Pengadilan.
2. DPk Apindo akan memberikan penjelasan kpd semua perusahaan pemberi mandat kuasa ttg perkembangan situasi terkini.
3. Bahwa sesuai point 1 2 diatas, maka SP/SB sepakat unk membatalkan unras hari senin s/d kamis 16 s/d 19 Jan 2012. Maka DPK Apindo membatalkan gugatan di PTUN Bdg pd hr Kamis 19 Jan 2012.
4, Bahwa semua pihak sepakat .unk mensosialisasikan hasil kesepakatan kpd masing2 anggotanya.
5. Bahwa unk kenaikan upah diatas upah minimum diserahkan sepenuhnya melalui mekanisme bipartit di masing2 perusahaan.
Pertemuaan / perundingan selesai pkl.17.15 wib.
Semoga bermanfaat,
On 15/01/2012 14:58, Nur Agus Sulistyo wrote:
>
> Selamat Sore
>
> Saya rasa , Demo menuntut perubahan UMR sudah menjadi kegiatan tahunan
> sepert...
>>
>> Selamat. Pagi,
>> Kebetulan topik demo buruh...ada pertanyaan yg menggelitik dibalik kegiatan
...
Sent from my BlackBerryŽ
>> powered by Sinyal Kuat INDOSAT
>>
>> -----Original Message-----
>> From: pope_...@yahoo.com
>...
Powered by Telkomsel BlackBerryŽ
Thank you& best regards,
>>
>> -----Original Message-----
>> From: "Achmad Chamdani Eka P."<cham...@cbn.net.id>
>> Sender: ...
>> Achmad Chamdani Eka
>>
>> --------------------------
>> ** Notification: Please be informed that...
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indones...
Dear all
Sama seperti P Baskoro, saya ikut prihatin dengan kondisi pemblokiran ini & ini adalah pembelajaran buruk seperti kejadian pemblokiran jalan di Freeport. (Tentunya bisa menjadi contoh ditempat atau daerah lainnya)
Sangat dimungkinkan akan terjadin pemblokiran jalan pada demo-demo selanjutnya (mudah-mudahan tidak terjadi)
Saya jadi harus naik kereta ke Bandung karena travel tidak ada yg masuk Jakarta
Saya tidak tahu ini termasuk pelanggaran HAM atau kasus yang biasa-biasa saja dan dianggap tidak merugikan
Mudah-mudahan semua cepat selesai agar tidak menjadi awal yg buruk di tahun 2012
Salam prihatin
RBS
On Jan 19, 2012 6:41 PM, <basko...@gmail.com> wrote:
Dear Kawans,
Hari ini rame sudah demo di cikarang.
Bahkan tol jkt-cikampek ditutup oleh massa :(
Mau dibawa ke mana kalau sampai berlarut-larut.
Harus ada yg berani tegas mengambil keputusan. Tentunya keputusan terakhir ada di tangan pemerintah sbg penyelenggara kehidupan berbangsa dan bernegara.
UMP'2012 akan dievaluasi lagi atau akan tetap dilaksanakan selanjutnya, bola sudah berada di tangan pemerintah dg perkembangan situasi yg seperti ini.
Salam prihatin,
Bas
.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
________________________________From: Era Transindo <eratrans...@yahoo.com>Sender: supplychai...@googlegroups.comDate: Wed, 18 Jan 2012 04:41:12 -0800 (PST)
To: supplychai...@googlegroups.com<supplychai...@googlegroups.com>
ReplyTo: supplycha...
Cc: Tarigan Gemilang DPU Angsuspel<gemilan...@yahoo.com>; Tata Djuarsa<tata.d...@bbr-logistics.co.id>
Subject: Re: [SCI] Lanjutan Demo Cikarang, 17-20 Jan 2012 dan tentang Demo di Jakarta
Dear konco2k...
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesi...
Sent: Friday, January 20, 2012 9:44 AM
Setuju sama pak Gani...
Gara2 Rp. 50,000 sekarang kerugian malah lebih besar....
Regards,
Danang
| Mudah-mudahan segera dapat diselesaikan masalah demo ini, Kabarnya sih sedang diupayakan mau diredam --- On Thu, 1/19/12, salams...@gmail.com <salams...@gmail.com> wrote: |
Mohon maaf kalau ikut komentar.
Saya setuju dengan yang demo damai dan tujuan tercapai, soal efek dari demo kemudian merugikan orang lain, mohon dilihat juga kenapa kami demo, pengusaha kurang peka terhadap hak hak pekerjanya. Di tingkat bawah mereka digaji dengan aturan pemerintah, namun di tinggat atas yang digaji lebih besar dari aturan pemerintah terkadang pengusaha memeras pekerja juga ( mungkin ada diantara anggota milis ini yang bekerja lebih dari 40 jam per minggu, dan kelebihannya tidak dibayar, kalau kelebihan nya 2 -3 jam mungkin tidak masalah, namun kalau kelebihannya sampai 8 jam lebih bagaimana? Dan kejadian itu bukan sesekali dalam sebulan, tiap minggu, bulan dan tahun) dan manager biasanya gak ikut demo, diam dan paling menggerutu, lapor ke pimpinannyapun belum tentu di tanggapi. Atau dari awal perusahaan meminta tenaga kerja yang siap 24 jam 7 hari seminggu , lihat iklan lowongan yang di posting di millis ini.
Untuk itu dimanapun posisi kita mungkin sama sama tidak enak.
Mungkin perlu dikembangkan system baru dalam hubungan industrial yang berkeadilan,
Jika pekerja bekerja lebih dibayar lembur yang telat juga di potong, jika yang buruh bekerja lebih dari 40 jam perminggu dibayar lembur yang Managerial juga di perhitungkan kelebihan jam kerjanya, ( syukur kalau bisa dihitung dengan uang atau cuti) ( ingat kelebihan jam kerja atau lembur artinya juga kehilangan kesempatan bertemu dengan keluarga dan masyarakat)
Jika perusahaan untung keuntungan dapat di bagi dinikmati bersama, namun kalau rugi pekerja harus rela tidak naik gaji, kenaikan gaji di perhitungkan dengan prestasi bukan semua naik dengan prosentase yang sama untuk seluruh pekerja. Pekerja yang bekerja baik, rajin dan loyal sama naiknya dengan pekerja yang sering bolos, menghilang dari area kerja , ini jelas tidak adil.
Masalahnya, siapa yang mau jadi pengusaha semacam itu dan siapa yang mau jadi pekerjanya? Dan sistem ekonomi apa ini?
Namun karena hukum ekonomi yang kejam maka terjadilah ketika perusahaan masih kuat bagaimana bisa mendapatkan keuntungan sebesar besarnya dengan berbagai cara termasuk menekan seluruh pekerja( gaji dibuat kecil, kelebihan jam kerja gak dibayar), dan gilirannya perusahaan bangkrut pekerja menekan pengusaha untuk membayar pesangon sedemikian rupa sehingga modal/aset bisa habis terjual pesangon belum terbayar.
Silakan teman teman di millis ini akan berada dan menanggapi apa realita hidup/bekerja ini ? atau malah ada yang berminat jadi pengusaha untuk mensupply demo demo yang ada? Selamat memilih semoga pilihan yang diambil membawa kebaikan .
Dewan