--Rekans SCI ysh,Permasalahan kereta api untuk moda transportasi barang memang "agak pelik" karena sangat sarat dengan kebijakan. Setahu saya kalau komitmen dari PT KAI sendiri untuk dukungan kelancaran arus barang cukup tinggi. Bagaimana kalau peran kereta api sebagai "pemungkin" kelancaran arus barang diangkat jadi topik di even SCI?
salamYunanSent from my iPadDear teman- teman SCI,Menarik sekali sharing di SCI, karena merupakan para pelaku. Hanya yg jadi pertanyaan saya sejauh mana permasalahan yang ada sudah terjawab di Sislognas ya..Kira2 berapa persen dari permasalahan logistik sudah terjawab, sehingga memang betul biaya logistik bisa ditekan.SalamIna Primiana
Sent from my iPadDear P’ Tarigan
Iya Pak, ngenes saya lihat kondisi Dry port Gede Bage sekarang ini.
Saya pikir bukan Cuma masalah infrastruktur saja, saya curiga mindset pengambil kebijakan kalau bicara tentang Kereta Api
Yang dipikir KA itu identik dengan angkutan Penumpang bukan untuk angkutan barang. Seringkali saya lihat posting di milist ini dan di milist sebelah
Yang point nya biaya logistic di Indonesia ini mahal and semua teriak2 ingin menurunkan biaya logistic agar bisa bersaing dengan Negara lain.
Padahal ada moda transportasi massal dan murah tapi tidak dilirik. Saya ngebayangin seandainya ada regulasi dan perbaikan infrastruktur yang massive
Di Kereta Api, seperti misalnya KA itu jangan double track aja yang dipikirin tapi bisa double decker atau bila perlu untuk barang2 tertentu bisa triple decker
Saya rasa arus keluar masuk truck dari dan ke Jakarta akan sangat jauh berkurang dan bisa mengurangi kemacetan, penghematan BBM subsidi dan yang pasti
Akan menurunkan biaya logistic di Indonesia
Salam
Isk
Saya Quote Tanggapan dari Pak Angga di milist sebelah :
Berikut saya sampaikan statistik dari modal split di Pelabuhan di Eropah (Intermodal Yearbook, 2010):
Rotterdam : 11% by Rail vs 30% by Barge vs 59% by Road;
Zeebrugge : 45% (rail) vs 1% (barge) vs 54% (road);
Le Havre : 6% (rail) vs 7% (barge) vs 87% (road);
Southampton : 30% (rail) vs 0% (barge) vs 70% (road);
Marseilles : 12% (rail) vs 6% (barge) vs 82% (road);
Hamburg : 30% (rail) vs 3% (barge) vs 67% (road);
Bremen : 53% (rail) vs 5% (barge) vs 42% (road).
Bandingkan dgn kinerja KA Barang di Pulau Jawa,
dari penelitian yg belum rampung (baru akhir tahun ini baru akan rampung...), Kereta Api Barang diperkirakan akan mengambil share skitar 0,05 % (nol koma nol lima persen) dari total angkutan (pergerakan barang) di Pulau Jawa !
Salam,
Angga.
"Wong cilik yg bermimpi Short Sea Shipping / Coastal Shipping dan Kereta Api Barang dpt menjadi backbone angkutan barang nasional... sehingga dpt mengurangi kepadatan / kemacetan di Jalan Raya...."
From: supplychai...@googlegroups.com [mailto:supplychai...@googlegroups.com] On Behalf Of gemilan...@yahoo.com
Sent: Tuesday, October 30, 2012 4:48 PM
To: supplychai...@googlegroups.com
Subject: Re: Bls: [SCI] Re: [Truk Kepelabuhanan] kaitannya dengan Business Process Kapal, Petikemas dan Non-Petikemas (Barang)
Dear P Iskandar,
Kalau dulu di gedebage bisa 4 rit, karena pakai 2 atau 3 trailer dengan 1 head truck. Kalau sekarang mungkin enggak ngerit lagi alias bubar.
Negeri ini memang sangat ironis, bangun dry port, alias pelabuhan kering, benar benar kering pak.
Mengapa? Karena memang tidak ada yang perduli.
Padahal system itu sudah dibangun dengan concept centerpoint. Semua fasilitas kepabeanan sudah online, tapi infrastruktrur memang gak pernah mendapat perhatian.
Kontainer tidak pernah bisa masuk sd pinggir dermaga dipelabuhan hanya di terminal pasoso berjarak kurang dari 1km , padahal rel nya sudah ada.
Akibatnya doble handle dan shipping company tdk mau mengakui container yang naik KA sbg BL on board karena memang belon on board , KA ahirnya kalah bersaing .
Ahirnya malang lah gede bage seeepi sesepi KA Parahiangan tinggal kenangan yang melegenda.
Demikian.Powered by Telkomsel BlackBerry®
Mitra SCI:
PT Enseval Putera Megatrading, Tbk., PT Wira Logitama Saksama,
PT CEVA Logistics Indonesia, PT Sistim Solusindo International (Schaefer Indonesia), Logistics & Supply Chain Center - Widyatama University
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
To unsubscribe from this group, send email to supplychainindon...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.
----- Original Message -----From: Setijadi AdjhariSent: Thursday, November 01, 2012 9:16 AMSubject: [SCI] Topik Diskusi SCIPak Yunan,
Kami sangat setuju untuk mengangkat topik mengenai "logistik & kereta api" dalam acara seminar/ workshop SCI. Terima kasih atas sarannya.
Kebetulan kami sedang menyusun Agenda SCI 2013.
Apabila ada rekan-rekan yang berkenan memberikan masukan/usulan, mohon mengirimkannya ke
2012/10/31 Akhmad Yunani <yun...@gmail.com>
To unsubscribe from this group, send email to mailto:supplychainindonesia%2Bunsu...@googlegroups.com.
--
--
Mitra SCI:
PT Enseval Putera Megatrading, Tbk., PT Wira Logitama Saksama,
PT CEVA Logistics Indonesia, PT Sistim Solusindo International (Schaefer Indonesia), Logistics & Supply Chain Center - Widyatama University
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
To unsubscribe from this group, send email to supplychainindon...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.