[Diskusi Februari 2013] Introduction to SCM

82 views
Skip to first unread message

Setijadi Adjhari

unread,
Feb 3, 2013, 5:03:31 AM2/3/13
to supplychainindonesia
Rekan-rekan SCI,

Sesuai dengan rencana kita untuk berbagi dan berdiskusi mengenai suatu topik tertentu setiap bulannya dan dengan memperhatikan masukan dari rekan-rekan, agenda diskusi bulanan kita sebagai berikut:
1. Januari 2013: Basic logistics
2. Februari 2013: Introduction to SCM
3. Maret 2013: Procurement
4. April 2013: Inventory Management
5. Mei 2013: Warehousing
6. Juni 2013: Distribution
7. Juli 2013: Transportation
8. Agustus 2013: IT in Logistics/SCM
9. September 2013: Infrastruktur logistik
10. Oktober 2013: Regulasi
11. November 2013: Global logistics
12. Desember 2013: Green logistics

Sebagai pengantar diskusi kita bulan Februari ini, di bawah ini saya sampaikan definisi mengenai supply chain dan supply chain management. Tanggapan dan masukan rekan-rekan sangat ditunggu agar diskusi semakin bermanfaat untuk kita bersama.

Salam,
Setijadi

SUPPLY CHAIN INDONESIA
Education | Training | Consulting | Research | Development

www.SupplyChainIndonesia.com



=======================================================

INTRODUCTION TO SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

Rantai Pasok (Supply Chain)

Beberapa penulis memberikan definisi mengenai rantai pasok, antara lain:

Handfield (1999) menyatakan bahwa rantai pasok meliputi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aliran dan transformasi atas barang-barang, dari tahap bahan baku melalui pengguna akhir, sebaik aliran informasi. Material dan informasi melalui up and down rantai pasok.

 

Menurut Chopra dan Meindl (2001), suatu rantai pasok mencakup semua tahap, yang secara langsung atau tak langsung, dalam memenuhi permintaan pelanggan. Rantai pasok itu tidak hanya mencakup perusahaan manufaktur dan pemasok, tetapi juga pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan transportasi, pergudangan, pengecer, dan para pelanggan itu sendiri. Dalam setiap organisasi, rantai pasok tersebut mencakup semua fungsi yang terlibat dalam pemenuhan permintaan pelanggan. Fungsi-fungsi ini meliputi, tetapi tidak terbatas pada, pengembangan produk baru, pemasaran, operasi, distribusi, keuangan, dan pelayanan pelanggan.

 

Chopra dan Meindl (2001) juga menyatakan bahwa suatu rantai pasok merupakan suatu rangkaian proses-proses dan aliran-aliran yang terjadi di dalam dan di antara tahapan rantai pasok yang berbeda dan berkombinasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atas suatu produk.

 

Menurut Stevens (Towill, 1996:41), rantai pasok didefinisikan sebagai suatu sistem yang mempunyai bagian-bagian pokok yang mencakup pemasok material, fasilitas produksi, jasa distribusi, dan pelanggan, yang terhubungkan bersama melalui aliran arus-maju (feedforward) material dan arus-balik (feedback) informasi.

 

Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management)

Sejak tahun 1980-an, telah dikembangkan istilah manajemen rantai pasok (supply chain management, SCM). Istilah ini banyak digunakan, walaupun dengan beberapa kerancuan pengertian. Sejumlah pihak menggunakannya sebagai sinonim untuk “logistik” (Lambert,1998). Beberapa pihak memberikan definisi/pengertian manajemen rantai pasok sbb.:

Simchi-Levi (2000) mendefinisikan manajemen rantai pasok sebagai suatu kumpulan pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan secara efisien antara pemasok, perusahaan manufaktur, pergudangan, dan toko, sehingga barang diproduksi dan didistribusikan pada kuantitas, lokasi, dan waktu yang benar, untuk meminimumkan biaya-biaya pada kondisi yang memuaskan kebutuhan tingkat pelayanan.

 

Lambert (1998) memberi definisi manajemen rantai pasok sebagai integrasi atas proses-proses bisnis dari pengguna akhir melalui pemasok awal yang menyediakan produk, jasa, dan informasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan.

 

Handfield (1999) menyatakan bahwa manajemen rantai pasok adalah integrasi atas kegiatan-kegiatan dalam suatu rantai pasok dengan hubungan yang diperbaiki, untuk mencapai suatu keunggulan bersaing yang berkelanjutan.

 

Chopra dan Meindl (2001) menyatakan bahwa manajemen rantai pasok mencakup manajemen atas aliran-aliran di antara tingkatan dalam suatu rantai pasok untuk memaksimumkan keuntungan total.

 

Lambert (1998) menjelaskan bahwa manajemen rantai pasok merupakan manajemen atas semua proses-proses bisnis kunci di antara anggota-anggota rantai pasok. Proses-proses itu mencakup: manajemen hubungan pelanggan, manajemen pelayanan pelanggan, manajemen permintaan, pemenuhan pesanan, manajemen aliran manufaktur, pembelian, dan pengembangan dan komersialisasi produk (untuk beberapa perusahaan termasuk saluran pengembalian [returns channel].

cep anang

unread,
Feb 3, 2013, 11:30:37 PM2/3/13
to supplychai...@googlegroups.com
Pak Aji,

Untuk fungsi funfsi definisi Chopra dan Meindl (2001), apakah fungsi langsung dari SCM, terkait dengan R&D dan Marketing  atau CSM support to R&D dan Marketing function ...??? Tks
Salam
Aang 

2013/2/3 Setijadi Adjhari <seti...@supplychainindonesia.com>

--
Mitra SCI:
PT Enseval Putera Megatrading, Tbk., PT Wira Logitama Saksama,
PT CEVA Logistics Indonesia, PT Sistim Solusindo International (Schaefer Indonesia), Logistics & Supply Chain Center - Widyatama University
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 

Setijadi Adjhari

unread,
Feb 5, 2013, 4:03:42 PM2/5/13
to supplychai...@googlegroups.com
Pak Anang,

Dalam menjalankan proses-proses bisnis, pola hubungan atau interaksi antar fungsi (bagian/departement) dalam suatu perusahaan tidak dibakukan. Pola hubungan tersebut tergantung pada berbagai aspek sesuai dengan karakteristik masing-masing perusahaan.

Inti dari SCM adalah integrasi proses-proses bisnis tersebut, baik integrasi proses-proses bisnis di dalam perusahaan (internal supply chain), maupun antar perusahaan (external supply chain).

Demikian pendapat saya. Silakan rekan-rekan lain menambahkan atau memberikan koreksi.


Salam,
Setijadi

SUPPLY CHAIN INDONESIA
Education | Training | Consulting | Research | Development

www.SupplyChainIndonesia.com



2013/2/4 cep anang <cepa...@gmail.com>



--

Akhmad Yunani

unread,
Feb 5, 2013, 5:47:56 PM2/5/13
to supplychai...@googlegroups.com
Pak Anang, Pak Stij, dan rekans SCI,
Ikut nimbrung ya... 
Diskusi tentang konsep proses bisnis, beberapa rujukan menurut saya bisa kita pakai, salah satunya dari Davenport dan Short (1990). Katanya (:)), proses bisnis merupakan seperangkat aktivitas  saling terkait yang dilakukan mengacu pada alur logis untuk mencapai tujuan bisnis. 
Dalam konteks SCM, Lambert dan Cooper (2000) menggambarkan lebih komprehensif dimana proses bisnis merupakan integrasi proses (aktivitas?) yang mencakup keseluruhan tier baik downstream, manufaktur, maupun upstream, dalam bentuk CRM, customer service management, demand management, order fulfillment, manufaktur, procurement, termasuk product development dan komersialisasi serta reverse management.
Kalau menurut saya, pembakuan di level OEM atau bahkan SCM bisa dilakukan jika ditinjau dari praktek-praktek penerapan ERP atau aplikasi ERP yang dikembangkan oleh banyak vendor.
Mohon koreksinya..
Nuhun
Salam
Yunan
--

--
Mitra SCI:
PT Enseval Putera Megatrading, Tbk., PT Wira Logitama Saksama,
PT CEVA Logistics Indonesia, PT Sistim Solusindo International (Schaefer Indonesia), Logistics & Supply Chain Center - Widyatama University
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.
 
 


--
Sent from my iPad

R. Budi Setiawan

unread,
Feb 5, 2013, 7:37:04 PM2/5/13
to supplychai...@googlegroups.com, supplychai...@googlegroups.com
P Aang

Proses yang terjadi dalam SCM adalah support terhadap fungsi Marketing sebagai hasil dari Kegiatan Marketing yang diturunkan dalam Bentuk Order Produksi atau pemesanan barang/produk, dalam fungsi support terhadap fungsi Marketing tersebut kegiatan SCM yang dilakukan mulai dari Supplier - Internal Proses - Customer (barang diterima oleh customer)

Barang yang dikirim ke Customer itu adalah bagian dari tindak lanjut terhadap hasil kegiatan Marketing yaitu memperoleh Order dari Customer

Untuk R & D juga merupakan fungsi support untuk Marketing, dengan membuat produk baru, mengembangkan produk lama dan membuat disain produk berdasarkan permintaan atau sample dari konsumen

Demikian tambahan dari saya, mudah-mudahan bisa membantu

Salam

RBS

Sent from my iPad
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages