Beberapa penulis memberikan definisi mengenai rantai pasok, antara lain:
Handfield (1999) menyatakan bahwa rantai pasok meliputi kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan aliran dan transformasi atas barang-barang, dari tahap bahan baku melalui pengguna akhir, sebaik aliran informasi. Material dan informasi melalui up and down rantai pasok.
Menurut Chopra dan Meindl (2001), suatu rantai pasok mencakup semua tahap, yang secara langsung atau tak langsung, dalam memenuhi permintaan pelanggan. Rantai pasok itu tidak hanya mencakup perusahaan manufaktur dan pemasok, tetapi juga pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan transportasi, pergudangan, pengecer, dan para pelanggan itu sendiri. Dalam setiap organisasi, rantai pasok tersebut mencakup semua fungsi yang terlibat dalam pemenuhan permintaan pelanggan. Fungsi-fungsi ini meliputi, tetapi tidak terbatas pada, pengembangan produk baru, pemasaran, operasi, distribusi, keuangan, dan pelayanan pelanggan.
Chopra dan Meindl (2001) juga menyatakan bahwa suatu rantai pasok merupakan suatu rangkaian proses-proses dan aliran-aliran yang terjadi di dalam dan di antara tahapan rantai pasok yang berbeda dan berkombinasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan atas suatu produk.
Menurut Stevens (Towill, 1996:41), rantai pasok didefinisikan sebagai suatu sistem yang mempunyai bagian-bagian pokok yang mencakup pemasok material, fasilitas produksi, jasa distribusi, dan pelanggan, yang terhubungkan bersama melalui aliran arus-maju (feedforward) material dan arus-balik (feedback) informasi.
Manajemen Rantai Pasok (Supply Chain Management)
Sejak tahun 1980-an, telah dikembangkan istilah manajemen rantai pasok (supply chain management, SCM). Istilah ini banyak digunakan, walaupun dengan beberapa kerancuan pengertian. Sejumlah pihak menggunakannya sebagai sinonim untuk “logistik” (Lambert,1998). Beberapa pihak memberikan definisi/pengertian manajemen rantai pasok sbb.:
Simchi-Levi (2000) mendefinisikan manajemen rantai pasok sebagai suatu kumpulan pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan secara efisien antara pemasok, perusahaan manufaktur, pergudangan, dan toko, sehingga barang diproduksi dan didistribusikan pada kuantitas, lokasi, dan waktu yang benar, untuk meminimumkan biaya-biaya pada kondisi yang memuaskan kebutuhan tingkat pelayanan.
Lambert (1998) memberi definisi manajemen rantai pasok sebagai integrasi atas proses-proses bisnis dari pengguna akhir melalui pemasok awal yang menyediakan produk, jasa, dan informasi yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
Handfield (1999) menyatakan bahwa manajemen rantai pasok adalah integrasi atas kegiatan-kegiatan dalam suatu rantai pasok dengan hubungan yang diperbaiki, untuk mencapai suatu keunggulan bersaing yang berkelanjutan.
Chopra dan Meindl (2001) menyatakan bahwa manajemen rantai pasok mencakup manajemen atas aliran-aliran di antara tingkatan dalam suatu rantai pasok untuk memaksimumkan keuntungan total.
Lambert (1998) menjelaskan bahwa manajemen rantai pasok merupakan manajemen atas semua proses-proses bisnis kunci di antara anggota-anggota rantai pasok. Proses-proses itu mencakup: manajemen hubungan pelanggan, manajemen pelayanan pelanggan, manajemen permintaan, pemenuhan pesanan, manajemen aliran manufaktur, pembelian, dan pengembangan dan komersialisasi produk (untuk beberapa perusahaan termasuk saluran pengembalian [returns channel].
--
Mitra SCI:
PT Enseval Putera Megatrading, Tbk., PT Wira Logitama Saksama,
PT CEVA Logistics Indonesia, PT Sistim Solusindo International (Schaefer Indonesia), Logistics & Supply Chain Center - Widyatama University
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.
--
--
Mitra SCI:
PT Enseval Putera Megatrading, Tbk., PT Wira Logitama Saksama,
PT CEVA Logistics Indonesia, PT Sistim Solusindo International (Schaefer Indonesia), Logistics & Supply Chain Center - Widyatama University
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Supply Chain Indonesia" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to supplychainindon...@googlegroups.com.
To post to this group, send email to supplychai...@googlegroups.com.
Visit this group at http://groups.google.com/group/supplychainindonesia?hl=en.
For more options, visit https://groups.google.com/groups/opt_out.