Keberhasilanpelayanan di suatu organisasi dalam mencapai tujuannya dapat dilihat dari kualitas pelayanan yang diberikan. Kualitas pelayanan merupakan tindakan seseorang atau organisasi yang bertujuan untuk memberikan kepuasan kepada penerima layanan. Melalui observasi yang dilakukan, penulis menemukan beberapa gejala masalah yaitu : 1) Masih kurangnya respon pegawai dalam memberikan tanggapan saat proses pelayanan kepada pengguna jasa dalam pengurusan buku pelaut pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kelas I Dumai, 2) Masih kurangnya fasilitas dan akses rumah sakit yang disediakan dalam pengurusan buku pelaut pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai. Berdasarkan dari gejala permasalahan,maka dapat dirumuskan bahwa permasalahan yang ada dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Kualitas Pelayanan Dalam Pengurusan Buku Pelaut Pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai?Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan dalam pengurusan buku pelaut pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai. Teori yang digunakan adalah teori menurut Zeithaml-Parasuraman-Berry yaitu tangible (berwujud), reliability (kehandalan), responsiveness (respon/tanggap), assurance (jaminan) dan emphaty (empati). Populasi pada penelitian ini adalah pengguna jasa dan pegawai pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai. Untuk teknik pengambilan sampel pegawai menggunakan metode sensus sampling dan purposive sampling sedangkan untuk pengguna jasa menggunakan accidental sampling. Jenis data pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, observasi dan wawancara. Sedangkan analisa data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif. Teknik pengukuran rating scale. Hasil penelitian pada analisis kualitas pelayanan dalam pengurusan buku pelaut pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Dumai dapat dikategorikan Baik dengan jumlah skor sebanyak 4020 dan memiliki frekuensi sebesar 56%.
Dengan berkembangnya dunia ekonomi saat ini khususnya toko-toko penjualan buku yang begitu menjamur maka persaingan terhadap bisnis ini tidak terhindarkan dan semakin ketat. Supaya dapat berhasil, suatu perusahaan harus mempunyai suatu keunggulan yang kompetitif atau sifat unik yang dapat membuat produknya lebih diminati dari pada produk pesaingnya. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen/pengunjung yang datang di Toko Buku Gramedia Manado. Sampel penelitian ini adalah 100 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi berganda dan pengujian hipotesis. Hasil uji membuktikan bahwa citra toko, kualitas pelayanan dan ketersediaan produk mempunyai pengaruh positif terhadap variabel dependen yaitu keputusan pembelian. Ketiga variabel independen dianggap penting ketika akan membeli di Toko Buku Gramedia Manado. Perlu menjadi perhatian bagi manajemen Toko Buku Gramedia Manado akan kualitas pelayanan, karena hal ini berpengaruh terhadap Keputusan Pembelian konsumen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada Toko Buku Gramedia Bigmall Samarinda. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling insidental. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang merupakan orang-orang yang berkunjung dan melakukan pembelian di Toko Buku Gramedia Bigmall. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Pengujian hipotesis menggunakan uji parsial (uji t) dengan menggunakan aplikasi SPSS 23. Hasil penelitian ini adalah kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen.
Kami mengajak Ibu dan Bapak untuk berpartisipasi dalam pembuatan Buku Alumni yang ditulis oleh para lulusan Manajemen Rumah Sakit (MMR) UGM. Tujuan dari pembuatan buku ini adalah untuk memberikan inspirasi serta pembelajaran kepada rekan-rekan di rumah sakit dan generasi mendatang tentang berbagai permasalahan, terobosan, sampai dengan ide-ide baru untuk meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Buku ini mengakomodasi pengalaman praktis Ibu dan Bapak selama bekerja di rumah sakit. Kontribusi Ibu dan Bapak akan sangat bermanfaat bagi manajer rumah sakit, dan dari sisi yang lain penulisan bersama buku ini akan membangun kolektivitas alumni MMR UGM.
1. Cerita tentang masalah laten yang terjadi di rumah sakit.
Pada cerita ini, Ibu dan Bapak dipersilakan untuk menarasikan 1 atau 2 isu laten yang terjadi di rumah sakit. Bagian ini akan memberikan gambaran bahwa masalah laten sudah terjadi sejak lama di rumah sakit. Ibu dan Bapak tidak perlu menceritakan solusi atau intervensi yang dilakukan. Bahkan jika memungkinkan, Ibu dan Bapak bisa bercerita tentang hasil dari upaya-upaya yang sudah dilakukan dan hasilnya nihil.
Masalah Laten/ Hidden Causes adalah masalah yang sudah lama terjadi dan pada topik ini, Ibu dan Bapak dipersilakan mengidentifikasi serta mendeskripsikan masalah-masalah laten yang sudah lama terjadi di rumah sakit. Ibu dan Bapak dapat juga menceritakan faktor-faktor yang tidak terlihat secara langsung tetapi dapat menyebabkan masalah seperti:
2. Cerita tentang terobosan dan solusi yang sudah dikerjakan serta menunjukkan outcome yang positif.
Pada bagian ini, Ibu dan Bapak diberi kesempatan untuk menarasikan terobosan dan intervensi yang sudah dilakukan di rumah sakit, serta menunjukkan hasilnya. Jika Ibu dan Bapak memiliki kerangka kerja (framework) dalam merancang intervensi, kami persilakan untuk ditampilkan. Namun jika berbasis intuisi juga tetap dipersilakan untuk ditulis.
Pada topik ini, Ibu dan Bapak dapat menceritakan intervensi dan aksi yang sudah dilakukan, dimana hasilnya dapat mengatasi hambatan atau memberikan kontribusi positif dalam pelayanan rumah sakit. Area yang bisa diceritakan adalah area SDM Kesehatan, Keperawatan, Farmasi, Keuangan, Arsitektur, dan lain-lain. Karya dan ide Ibu dan Bapak diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi manajer rumah sakit lain. Contoh terobosan diantaranya: pengembangan teknologi diagnostik, telemedicine, aplikasi kesehatan digital, robotika di pelayanan kesehatan, penerapan terapi gen, implementasi AI dalam diagnostik, model pembayaran alternatif (fokus pada hasil dan kualitas perawatan), program edukasi kesehatan berbasis komunitas dan lain sebagainya yang sudah diterapkan di tempat kerja.
3. Cerita tentang ide dan konsep baru yang sedang akan diterapkan di rumah sakit.
Pada cerita ini, Ibu dan Bapak diberi kesempatan untuk menceritakan ide baru atau konsep baru yang sedang direncanakan. Ibu dan Bapak diberi kesempatan untuk menarasikan sumber ide, target dan hasil yang diharapkan, strategi penerapan, sampai dengan biaya yang mungkin diperlukan. Ide-ide baru, orisinal, dan inovatif, walaupun belum diterapkan, sudah menjadi gagasan penting yang akan memberi warna baru dalam pengelolaan rumah sakit. Ibu dan Bapak diperkenankan untuk menceritakan ide dan konsep yang memiliki potensi untuk mengatasi masalah-masalah di rumah sakit, seperti:
4. Kelanjutan Tesis: Eksplorasi dan Implementasi kelanjutan topik tesis dan kontribusi dari alumni MMR UGM. Pada bagian ini, Ibu dan Bapak dipersilakan untuk menceritakan kembali tindak lanjut dari tesis/ penelitian dalam upaya mengatasi masalah di rumah sakit. Pengalaman Ibu dan Bapak dalam menindaklanjuti penelitian menjadi materi yang sangat berharga bagi mahasiswa maupun praktisi manajemen rumah sakit.
Ibu dan Bapak dipersilakan memilih cerita yang akan ditampilkan dalam buku. Ibu dan Bapak juga dipersilakan menggunakan teori atau kerangka konsep dalam menceritakan pengalaman-pengalaman tersebut. Namun jika Ibu dan Bapak merasa tidak menemukan kerangka konsep atau teori yang relevan, tetap dipersilakan untuk bercerita. Buku ini mementingkan konteks dan keberanian dalam menceritakan pengalaman praktis di rumah sakit. Hal yang paling utama adalah fakta dan kenyataan yang akan dibagikan kepada banyak pembaca buku ini.
Cerita Ibu dan Bapak akan disunting serta dilengkapi oleh tim penulis dengan teori dan konsep (jika memungkinkan). Oleh sebab itu, Ibu dan Bapak sedapat mungkin bercerita dengan rinci, logis, serta jelas. Ibu dan Bapak dapat memilih lebih dari 1 topik untuk diceritakan (tidak terdapat batasan topik). Cerita Ibu dan Bapak harap dikemas dalam software word processing dengan ukuran font 12, jarak spasi 1.5, dan maksimum 3000 kata.
Kepemilikan buku ini nantinya adalah milik MMR dan Ibu Bapak akan menjadi kontributor. MMR tidak menyediakan honor untuk setiap tulisan yang masuk. Kami berterima kasih atas kesediaan Ibu dan Bapak untuk berpartisipasi dalam pengembangan buku ini.
Buku ini membahas tentang :
Buku ini membahas tentang Kualitas Pelayanan Pendidikan dan Kepuasan Wali Murid, memberikan wawasan mendalam mengenai pentingnya pelayanan berkualitas dalam dunia pendidikan. Dengan penjelasan yang komprehensif dan mudah dipahami, buku ini menguraikan berbagai aspek yang memengaruhi kualitas pelayanan pendidikan, termasuk metode pengajaran, fasilitas, dan interaksi antara guru dan siswa. Selain itu, buku ini juga mengeksplorasi bagaimana kepuasan wali murid dapat menjadi indikator penting dalam menilai efektivitas dan keberhasilan institusi pendidikan. Sebagai panduan yang informatif, buku ini dirancang untuk membantu para pendidik, administrator sekolah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencapai kepuasan yang tinggi di kalangan wali murid.
Berikut bab yang akan dibahas pada buku ini :
Bab 1: Pendahuluan
Bab 2: Kualitas Pelayanan Pendidikan
Bab 3: Aspek-Aspek Kualitas Pelayanan Pendidikan
Bab 4: Model dan Teori Kualitas Pelayanan Pendidikan
Bab 5: Implementasi Kualitas Pelayanan Pendidikan
Bab 6: Peran Teknologi dalam Kualitas Pelayanan Pendidikan
Bab 7: Kebijakan dan Regulasi Terkait Kualitas Pelayanan Pendidikan
Bab 8: Kesimpulan dan Rekomendasi
3a8082e126