Dilansir IPDN, IPDN merupakan sebuah lembaga pendidikan tinggi milik pemerintah yang bergerak di bidang kepamongprajaan yang bertujuan menghasilkan kader pemerintahan yang berkompetensi, berkarakter, dan berkepribadian.
Selain itu, IPDN menyelenggarakan program pendidikan meliputi program Diploma IV. Sarjana, Pascasarjana, hingga Program Profesi Kepamongprajaan. Bagi detikers yang berminat untuk mendaftar IPDN. Berikut detikSumbagsel berikan penjelasan tentang syarat masuk IPDN lengkap dengan alur, link dan jadwal pendaftaran.
Berdasarkan Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 tentang Seleksi Penerimaan Mahasiswa/Praja/Taruna Sekolah Kedinasan pada Kementerian/Lembaga, proses pendaftaran IPDN 2024 dilakukan secara online melalui portal resmi Sistem Seleksi Sekolah Kedinasan BKN RI.
JAKARTA--Mulai tahun ini seluruh peserta didik yang akan masuk sekolah kedinasan, termasuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), wajib mengikuti tes kompetensi dasar (TKD) sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Setelah selesai mengikuti pendidikan, baru mereka akan diangkat menjadi CPNS.
Hal ini semestinya juga dapat dilakukan pada tes masuk sekolah kedinasan, yang konon banyak diwarnai permainan. Menurut politisi PAN ini, ada dua keuntungan yang akan diraih dalam penerimaan CPNS yang adil, obyektif, transparan, dan bebas KKN. Pertama, kita akan memperoleh pemuda/pemudi terbaik bangsa. Kedua, kita akan mendapatkan peningkatan kepercayaan para pemuda/pemudi Indonesia bahwa mereka telah diperlakukan secara fair oleh negara," beber Azwar.
Terkait penerimaan mahasiswa (praja) IPDN dalam waktu dekat akan melakukan ujian masuk, ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kalau ada pihak-pihak yang bisa membantu putera-puterinya masuk IPDN dengan imbalan sejumlah uang.
Seperti halnya tes kompetensi dasar (TKD) yang dilaksanakan tahun 2012, ada tiga kelompok soal yang harus dikerjakan peserta, yakni karakteristik pribadi, intelegensia umum, dan wawasan kebangsaan. Para peserta tes juga harus memenuhi passing grade (ambang batas kelulusan) yang ditetapkan.Selain IPDN, sekolah kedinasan yang telah memberlakukan tes CPNS diantaranya Akademi Ilmu Imigrasi dan Sekolah Tinggi Intelijen. (esy/jpnn)
CIMAHI -- Kepala Bidang Kesbang Linmas Pemkab Sumedang berinisial IS (44), ditangkap Satuan Reserse Polres Cimahi karena diduga menipu uang sebesar Rp 250 juta dari seorang warga Kampung Pangragajian, Desa Kayu Ambon, Kecamatan, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Kepala Polres Cimahi, AKBP Erwin Kurniawan mengatakan, tersangka menipu korban, Yan Maryanto, dengan iming-iming melancarkan jalan untuk memasukan anaknya sebagai Praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN).
"Pelapor menyatakan dirinya sebagai korban penipuan dengan modus anaknya akan masuk ke IPDN sebagi Praja. Dari hasil penyidikan dan penyelidikan, kita menemukan keterlibatan salah satu oknum PNS di Kabupaten Sumedang," kata Erwin saat ditemui di Markas Polres Cimahi, Senin (24/11/2014).
Erwin menjelaskan, aksi tipu-tipu pelaku dilakukan pada tanggal 21 Desember 2013. Pada saat itu, pelaku meminta uang pelicin kepada korban dengan cara mencicil. Namun, hingga pengumuman kelulusan tes, anak korban ternyata tidak kunjung menyandang predikat sebagai praja IPDN seperti yang dijanjikan.
Pelaku seolah memiliki itikad baik dengan berniat mengembalikan uang yang telah diberikan seperti yang tertuang di dalam surat pernyataan bermaterai Rp 6.000. "Dia membuat surat pernyataan kalau dia sanggup mengembalikan uangnya, tapi sampai empat kali buat pernyataan tidak kembali juga uangnya," ucap Erwin.
IPDN merupakan sekolah kedinasan atau perguruan tinggi kedinasan (PTK) di bawah naungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Peminat sekolah kedinasan IPDN cukup besar karena setelah lulus, praja IPDN bisa menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di pemerintah pusat maupun daerah. Selain itu, selama mengenyam pendidikan di IPDN juga tidak dipungut biaya alias gratis. Praja IPDN juga disediakan asrama dan selama masa pendidikan diberi uang saku.
Nah, setelah kemarin memuat daftar sekolah kedinasan, sekarang kita bahas tahapan seleksinya, yuk! Betul, untuk mendaftar di sekolah kedinasan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), berarti harus serta mengikuti seleksi yang diselenggarakan. Apa saja, sih, tahapan seleksinya?
Seleksi ini dilakukan sesuai syarat administrasi yang sudah ditentukan untuk mendaftar di IPDN. Setiap berkas diunggah di portal SSCASN DIKDIN. Apabila semua berkas memenuhi kriteria, peserta akan lolos ke tahap berikutnya.
SKD dilakukan dengan menggunakan sistem Computer Assesment Test (CAT) oleh BKN. Tes SKD biasanya terdiri dari 3 yakni tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensia umum (TIU) juga tes wawasan kebangsaan (TWK).
Untuk memastikan calon praja IPDN dalam kondisi sehat, tahapan ketiga seleksi masuk adalah mengikuti tes kesehatan tahap I. Pelaksaaan Tes Kesehatan tahap I di rumah sakit Bhayangkara/Biddokes Polda. Tes kesehatan ini berupa medical check up bagian dalam dan luar tubuh.
Satu lagi tahapan seleksi masuk IPDN adalah pelaksanaan tes psikologi, integritas dan kejujuran oleh Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kepolisian Daerah (Polda). Materinya seperti tes kecerdasan, tes kepribadian dan tes kecermatan.
Dalam tahapan ini akan dilakukan beberapa hal meliputi: Verifikasi faktual dokumen persyaratan administrasi pendaftaran Tes Kesehatan tahap II Tes kesamaptaan dan pemeriksaan penampilan Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi tersebut, selanjutkan akan diumumankan hasil pantukhir apakah lolos menjadi praja IPDN atau tidak.
Demikian info mengenai test seleksi IPDN. Jika kalian berminat untuk mengikuti test tersebut, tetap berlatih karena tahapan seleksinya cukup ketat. Meski begitu, semua akan sebanding dengan benefit yang akan diperoleh oleh calon Praja IPDN. Semangat, ya!
Setelah lulus di bangku SMA, ada siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi, mendaftar TNI/Polri, dan ada juga yang ingin masuk ke sekolah kedinasan. Salah satu sekolah kedinasan dengan peminat yang banyak adalah Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Jika Anda memiliki keinginan yang besar untuk menjadi siswa calon praja IPDN, maka harus tahu informasi tentang cara masuk IPDN.
Mulai dari syarat apa saja yang dipenuhi hingga tips sukses menjadi praja IPDN. Bukan Anda yang belum tahu bagaimana cara masuknya, dibawah ini akan diberikan informasi lengkapnya. Jadi bukan hanya informasi cara masuk universitas terbaik saja yang harus siswa perhatikan, tetapi juga pada sekolah kedinasan seperti IPDN.
Seleksi administrasi dilakukan sesuai dengan syarat administrasi yang sudah ditentukan untuk mendaftar di sekolah kedinasan IPDN. Setiap berkas persyaratan harus diunggah di portal SSCASN DIKDIN. Jika semua berkas memenuhi kriteria, maka peserta akan lolos ke tahap berikutnya.
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) akan dilakukan dengan menggunakan sistem Computer Assesment Test (CAT) oleh BKN. Biasanya tes SKD ini terdiri dari tiga tes yaitu tes intelegensia umum (TIU), tes karakteristik pribadi (TKP), dan tes wawasan kebangsaan (TWK).
Tes kesehatan ini dilakukan untuk memastikan calon praja IPDN dalam kondisi yang sehat. Tes kesehatan tahap 1 dilakukan di rumah sakit Bhayangkara/Biddokes Polda. Tes kesehatan ini berupa pemeriksaan kesehatan luar maupun dalam tubuh.
Calon praja IPDN harus mengikuti tes psikologi, integritas dan kejujuran. Tes ini dilakukan oleh Biro Sumber daya Manusia )SDM) Kepolisian Daerah (Polda). Materi dalam tes ini adalah tes kepribadian, kecerdasan dan juga tes kecermatan.
Tips pertama yaitu Anda harus menyiapkan semua berkas persyaratan pendaftaran yang dibutuhkan. Baik itu persyaratan umum, khusus maupun persyaratan administrasi. Pastikan semua berkas persyaratan yang dibutuhkan sudah siapkan. Jika ada yang ketinggalan bisa dipastikan Anda tidak lolos seleksi administrasi.
Supaya Anda lolos menjadi praja IPDN, maka harus mengetahui mekanisme seleksi. Ada beberapa tahapan seleksi masuk yang harus diketahui. Mulai dari seleksi administrasi, SDK, tes kesehatan, psikologi, integritas, kejujuran dan pemantauan terakhir. Anda akan menjadi praja IPDN apabila lolos semua tes yang diberikan.
Nah itulah informasi tentang cara masuk sekolah kedinasan IPDN: syarat, tahapan dan tips. Salah satu sekolah SMA yang membantu siswanya menyiapkan diri sebaik mungkin untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi adalah SMA Dwiwarna (Boarding School).
SMA Dwiwarna (Boarding School) memiliki program Calon Taruna (CATAR). Program ini bertujuan untuk mempersiapkan siswa siswi yang ingin masuk ke Sekolah Kedinasan. Program CATAR meliputi: Kegiatan Bina Jasmani (Binjas), Kesamaptaan, Psikotes, Pemeriksaan Kesehatan, dan Kunjungan ke Sekolah Kedinasan.
Selain dengan program tersebut kurikulum pembelajaran yang ada di SMA Dwiwarna (Boarding School) juga sangat unggul. Dengan kombinasi keduanya, siswa dan siswi bisa mendapatkan pembelajaran yang maksimal hingga kelulusan mereka.
Sebelum membahas lebih lanjut tentang syarat-syaratnya, ada baiknya kita mengerti terlebih dahulu, mengapa banyak orang tertarik untuk masuk ke IPDN. Selain karena statusnya sebagai lembaga pendidikan yang prestisius, IPDN juga menawarkan berbagai keuntungan bagi para alumni, seperti peluang karir yang luas di sektor pemerintahan, kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan negara, serta jaminan kestabilan pekerjaan. Di samping itu, fasilitas pendidikan dan latihan yang diberikan sangat mendukung pengembangan diri dan profesionalitas mahasiswa.
Setiap tahunnya, ribuan siswa dari seluruh penjuru Indonesia bersaing untuk mendapatkan satu tempat di IPDN. Untuk bisa bersaing tersebut, ada beberapa syarat umum yang harus dipenuhi oleh para calon taruna dan taruni, yaitu:
Proses pendaftaran di IPDN terbilang ketat dan kompetitif. Biasanya, calon mahasiswa harus mendaftar melalui website resmi IPDN atau melalui dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing ketika jadwal pendaftaran dibuka. Seluruh berkas dan dokumen yang diminta harus dilengkapi dengan teliti.
64591212e2