saluran Distribusi

112 views
Skip to first unread message

ferry haryono

unread,
Dec 20, 2011, 10:37:26 PM12/20/11
to STD UTama
Saluran Distribusi

A. PENGERTIAN DISTRIBUSI
Menurut Sitorus (1985:11) distribusi artinya proses yang menunjukkan
penyaluran barang dari produsen sampai ke tangan masyarakat konsumen.
Produsen artinya orang yang melakukan kegiatan produksi. Konsumen
artinya orang yang menggunakan atau memakai barang/jasa dan orang yang
melakukan kegiatan distribusi disebut distributor.
Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjembatani kegiatan
produksi dan konsumsi. Berkat distribusi barang dan jasa dapat sampai
ke tangan konsumen. Dengan demikian kegunaan dari barang dan jasa akan
lebih meningkat setelah dapat dikonsumsi. Dari apa yang baru saja
diuraikan, tampaklah bahwa distribusi turut serta meningkatkan
kegunaan menurut tempatnya (place utility) dan menurut waktunya (time
utility).

B. FUNGSI DISTRIBUSI
Distribusi sangat dibutuhkan oleh konsumen untuk memperoleh barang-
barang yang dihasilkan oleh produsen, apalagi bila produksinya jauh.
Anda dapat melihat barang yang tidak dihasilkan di daerah Anda tapi
sekarang ada di tempat tinggal Anda. Ada pun kegiatan yang termasuk
fungsi distribusi terbagi secara garis besar menjadi dua.
a. Fungsi Distribusi Pokok
Yang dimaksud dengan fungsi pokok adalah tugas-tugas yang mau tidak
mau harus dilaksanakan. Dalam hal ini fungsi pokok distribusi
meliputi:
1. Pengangkutan(Transportasi)
Pada umumnya tempat kegiatan produksi berbeda dengan tempat tinggal
konsumen, perbedaan tempat ini harus diatasi dengan kegiatan
pengangkutan. Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan semakin
majunya teknologi, kebutuhan manusia semakin banyak. Hal ini
mengakibatkan barang yang disalurkan semakin besar, sehingga
membutuhkan alat transportasi (pengangkutan).
2. Penjualan(Selling)
Di dalam pemasaran barang, selalu ada kegiatan menjual yang dilakukan
oleh produsen. Pengalihan hak dari tangan produsen kepada konsumen
dapat dilakukan dengan penjualan. Dengan adanya kegiatan ini maka
konsumen dapat menggunakan barang tersebut.
3. Pembelian(Buying)
Setiap ada penjualan berarti ada pula kegiatan pembelian. Jika
penjualan barang dilakukan oleh produsen, maka pembelian dilakukan
oleh orang yang membutuhkan barang tersebut.
4. Penyimpanan(Stooring)
Sebelum barang-barang disalurkan pada konsumen biasanya disimpan
terlebih dahulu. Dalam menjamin kesinambungan, keselamatan dan
keutuhan barangbarang, perlu adanya penyimpanan (pergudangan). Contoh,
Anda bisa lihat mengapa orangtua kita ada yang membuat lumbung padi?
5. Pembakuan Standar Kualitas Barang
Dalam setiap transaksi jual-beli, banyak penjual maupun pembeli selalu
menghendaki adanya ketentuan mutu, jenis dan ukuran barang yang akan
diperjualbelikan. Oleh karena itu perlu adanya pembakuan standar baik
jenis, ukuran, maupun kualitas barang yang akan diperjualbelikan
tersebut. Pembakuan (standardisasi) barang ini dimaksudkan agar barang
yang akan dipasarkan atau disalurkan sesuai dengan harapan.
b. Fungsi Tambahan
Distribusi mempunyai fungsi tambahan yang hanya diberlakukan pada
distribusi barang-barang tertentu. Fungsi tambahan tersebut di
antaranya adalah sebagai berikut.
1. Menyeleksi
Kegiatan ini biasanya diperlukan untuk distribusi hasil pertanian dan
produksi yang dikumpulkan dari beberapa pengusaha. Misalnya produksi
tembakau perlu diseleksi berdasarkan mutu/standar yang biasa berlaku,
produksi buah-buahan diseleksi berdasarkan ukuran besarnya.
2. Mengepak/Mengemas
Untuk menghindari adanya kerusakan atau hilang dalam pendistribusian,
maka barang harus dikemas dengan baik. Misalnya buah-buahan atau
sayuran, baju, TV.
3. Memberi Informasi
Untuk memberi kepuasan yang maksimal kepada konsumen, produsen perlu
memberi informasi secukupnya kepada perwakilan daerah atau kepada
konsumen yang dianggap perlu informasi. Informasi yang paling tepat
bisa melalui iklan.

C. SISTEM DISTRIBUSI
Pengertian sistem distribusi adalah pengaturan penyaluran barang dan
jasa dari produsen ke konsumen. Sistem distribusi dapat dibedakan
menjadi:
a. Sistem distribusi jalan pendek atau langsung
Adalah sistem distribusi yang tidak menggunakan saluran distribusi.
Contoh distribusi sistem ini adalah penyaluran hasil pertanian oleh
petani ke pasar langsung.
b. Sistem distribusi jalan panjang atau tidak langsung
Adalah sistem distribusi yang menggunakan saluran distribusi dalam
kegiatan distribusinya biasanya melalui agen. Contoh: motor, mobil,
TV.

SISTEM DISTRIBUSI SEMEN GRESIK
http://www.semengresik.com/ina/ProductDistribusi.aspx
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages