Selamat siang Rian,
langsung saya jawab pertanyaannya sesuai nomor
1. Sejak berdiri, HMIF sudah melakukan kaderisasi terhadap kader-kadernya. Sebelum-sebelumnya, kaderisasi formal tidak memiliki nama seperti sekarang. Pada tahun 2007, kaderisasi formal HMIF diberikan nama, yaitu SPARTA. Pemilihan nama SPARTA karena HMIF ingin menjadikan kader-kadernya memiliki mental yang kuat seperti para SPARTAN. HMIF juga ingin menunjukkan bahwa kaderisasi yang diberikan bukanlah hal yang mudah dan bisa dianggap sepele.
2. Sejak tahun 2000-an, HMIF tidak lagi menggunakan bentuk fisik seperti push-up, scott jump, dll. Hal ini dikarenakan analisis terhadap kader dan kondisi zaman yang menyatakan bahwa kaderisasi dengan menggunakan bentuk fisik yang berlebihan tidak sesuai dengan karakter yang akan dibentuk ataupun tidak sesuai untuk menjadi metode dalam menyampaikan materi.
3. Ketua SPARTA sejak awal sampai sekarang beserta angkatannya: Adi Purwanto Sujarwadi (2006), Dellyna Septia (2007), Karina Novita Suryani Hardono (2008), Diani Pavitri Rahasta (2009), Zulhendra Valiant Janir (2010).
4. Fakta seperti ini tergantung angkatan dan masanya. Untuk fakta menarik yang perlu diketahui tidak ada sama sekali.
5. Terdapat Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan divisi MSDM yang menaungi divisi Motivator, Lapangan (terdapat subdivisi Medik dan Keamanan), Materi Metode (MaMet), Perizinan-Humas-Dokumentasi (ZinHumDok), dan Dana Usaha-Produksi-Logistik(DanProLog).
sekian dan terima kasih.
--