Salam Pimpro
http://www.berpolitik.com/article.pl?sid=101/01/12/125246
Dengan Bantuan Jin, Amankan Kunjungan Gus Dur ke PP Nurul Jadid
Jum'at, 12 Januari 2001, @12:05 WIB
Surabaya -- Menjelang kunjungan Presiden KH Abdurrahman Wahid ke Pondok
Pesantren (PP) Nurul Jadid, Paiton, Kabupaten Probolinggo, Minggu
(14/1), PCNU Kraksaan telah mengerahkan sejumlah jin untuk menghalau
kemungkinan datangnya provokator.
"Berapa jumlah jin yang kita kerahkan, itu rahasia 'perusahaan'. Yang
jelas, pengamanan secara ghaib sudah kita lakukan sampai Presiden
meninggalkan Probolinggo," ujar Rois Syuriah PCNU Kraksaan, KH Faqih
Zawawi SH.
Selain pengamanan secara ghaib, PCNU Kraksaan juga akan melibatkan
sekitar 200 personel Banser dan Pagar Nusa, untuk ikut membantu aparat
keamanan di sekitar lokasi kunjungan.
Sementara sekitar 2.000 aparat TNI dan Polri akan menjaga sepanjang
jalan dari Surabaya sampai Paiton. Gus Dur menurut rencana tiba di PP
Nurul Jadid, Paiton pukul 08.15 WIB, setelah melalui jalan darat dari
Surabaya. Tentu saja jumlah tersebut tidak termasuk personel yang
dilibatkan dalam pengamanan tertutup.
Menurut KH Faqih Zawawi, dilibatkannya jin untuk mengamankan kunjungan
presiden itu bukanlah berarti PCNU Kraksaan tidak mempercayai pengamanan
yang dilakukan aparat. "Pengamanan secara ghaib itu semata-mata bersifat
membantu," katanya.
Faqih Zawawi mengaku, sebelumnya sempat ada kekhawatiran para ulama,
karena kunjungan presiden berlangsung sehari sebelum tanggal 15 Januari
yang diisukan bakal terjadi macam-macam. Tapi, setelah pertemuan para
kiai khos di Langitan beberapa hari lalu, mereka lega karena Gus Dur
menjamin tidak akan terjadi apa-apa.
Di PP Nurul Jadid sendiri, Gus Dur dijadwalkan hadir hanya satu jam. Itu
pun berkaitan halal bihalal para pengurus PCNU se Jatim. Dalam agenda
acara, juga tidak terlihat adanya acara khusus, meski yang diundang
termasuk para kiai khos. *** (fim)
< Sebuah Kapal Penumpang Tenggelam di Perairan Sulawesi | Tunda
Pengerahan Massa, Ansor Solo Patuhi Gus Dur >
Link-link Terkait
Yang terhubung dengan Berita
Tulisan lain oleh Agus
Komentar-komentar adalah milik Pelansir. Komentar anda diharapkan tidak
menghujat atau menghina orang lain serta tidak ada kata-kata kotor di
dalamnya. BerPolitik.com tidak bertanggungjawab atas isi dari
komentar-komentar tersebut.
Untuk menanggapi tulisan di atas klik Di Sini!
Login anda adalah FaKToR
Jin? GD? Believe it or not... (Skor: 1)
han [202.146.249.110], Jum'at, 12 Januari 2001, @12:15 WIB
Susah deh punya presiden yang ngakunya wali, sufi, tapi bukannya takut
dan mempercayakan keselamatannya kepada Allah SWT, malah sama jin. Ini
kah orang yang anda percayai dan bela mati-matian, sampai matipun anda
rela, wahai saudaraku kaum NU? Tolong, pikirkan lagi baik-baik, sebelum
semuanya terlambat...
[ Balas tanggapan ini ]
Jin? GD? Believe it or not... Anggito Abimanyu [202.155.91.28], Jum'at,
12 Januari 2001, @22:55 WIB
Ganti nama mas.. santosa [133.66.160.112], Sabtu, 13 Januari 2001,
@08:34 WIB
Buat Apa Ganti Nama ? Aliran Sesat [195.56.251.33], Minggu, 14 Januari
2001, @02:49 WIB
Saya menyarankan. santosa [133.66.160.112], Minggu, 14 Januari 2001,
@11:22 WIB
Radlitu Billah Sabrur [202.149.80.242], Senin, 15 Januari 2001, @06:39
WIB
Anda terbalik mas (Skor: 1)
ardjoen [202.134.0.135], Jum'at, 12 Januari 2001, @12:26 WIB
hehehe, anda terbalik mas, bukan gus dur yang percaya ama jin jin itu,
tapi jin Jin itu yang percaya ama GD, piye toh...
Yaa, namanya juga Tradisi...
[ Balas tanggapan ini ]
Terbalik? Atau sama saja?? han [202.146.249.110], Jum'at, 12 Januari
2001, @12:33 WIB
OTAK DAN KEBERAGAMAAN ANDA PERLU DIPERBAIKI ahmad munib [202.147.255.2],
Jum'at, 12 Januari 2001, @12:56 WIB
OTAK DAN KEBERAGAMAAN ANDA PERLU DIPERBAIKI han [202.146.240.203],
Jum'at, 12 Januari 2001, @14:26 WIB
SAMA DONG DENGAN JAWABAN JAHILIYAH jakagledek [202.159.88.74], Sabtu, 13
Januari 2001, @15:45 WIB
yang tradisi itu kentut, mas... Ben [202.146.253.4], Minggu, 14 Januari
2001, @11:09 WIB
Al-Qur'an tentang Kerjasama dengan Jin (Skor: 1)
elvina Nasution [202.134.0.135], Jum'at, 12 Januari 2001, @12:56 WIB
Menurut Qur'an di Surat Jin ayat no.6 disebutkan bahwa orang-orang atau
manusia yang minta tolong atau bekerjasama dengan bangsa Jin, hanya
menambah sesat manusia bersangkutan. Dus, berarti : barangsiapa minta
tolong dengan bangsa Jin otomatis orang itu sesat. Oleh sebab itu
diharamkan, apapun alasannya.
Rasulullah sendiri suatu hari ketika da'wah di daerah Thaif,
kehadirannya ditolak dan bahkan dilempari batu oleh warga setempat saat
itu, lalu dikisahkan beliau kemudian didatangi malaikat penjaga gunung
di wilayah itu....minta izin nabi untuk diperkenankan merubuhkan gunung
di sekitar itu agar ummat yang durhaka kepada beliau memperoleh azab.
Tapi dengan halus nabi menolak tawaran bantuan malaikat itu. Nabi lebih
memilih berdo'a kepada Allah, agar kiranya anak-cucu atau generasi muda
di wilayah itu menjadi ummat yang mau menerima ajaran Islam. Dikemudian
hari ternyata do'a nabi itu dikabulkan Allah, sehingga warga Thaif
dikenal sebagai penduduk yang membla Islam dengan gigih.
Jadi kesimpulannya, nabi saja meneladankan dengan menolak uluran bantuan
malaikat (apalagi cuma bantuan bangsa Jin doang, yang jelas-jelas
dilarang Allah dalam Qur'an). Beliau lebih memilih bantuan pertolongan
Allah. Demikianlah seharusnya ummat beliau dan pengikutnya.
[ Balas tanggapan ini ]
Al-Qur'an tentang Kerjasama dengan Jin mirage [203.23.156.143], Sabtu,
13 Januari 2001, @10:35 WIB
JIN GOMBAL (Skor: 1)
Sweet Billy [202.95.130.27], Jum'at, 12 Januari 2001, @13:38 WIB
ORANG-ORANG NU/KYAI NU GOMBAL, DARI DULU SERBA MISTIK, JIN.JIN..JIN.
KALO MEMANG PUNYA JIN, SURUH AJA JIN NANGKEP TOMMY PASTI UDAH KETANGKEP.
BUKTI BAHWA GUSDUR YANG NGUMPETING TOMMY (JINNYA GUSDUR YANG NGUMPETIN
TOMMY) KALO NGGAK SUDAH KETANGKEP.
MALU-MALUIN AJA
GUA RASA BUKAN JIN TAPI TUYULLLLL.
[ Balas tanggapan ini ]
Keyakinan yang lebih parah Kopiko [202.158.58.219], Jum'at, 12 Januari
2001, @17:50 WIB
JIN GOMBAL Anggito Abimanyu [202.155.91.28], Jum'at, 12 Januari 2001,
@23:11 WIB
apa ilmu mantek ? Mantek aji ngatengin jin apa ? bodroyono
[129.187.218.208], Sabtu, 13 Januari 2001, @00:57 WIB
KYAI EDAN (Skor: 1)
prymus [202.158.3.10], Jum'at, 12 Januari 2001, @13:50 WIB
Sangat ironis ternyata mantan KYAI-nya orang NU, pemimpin Bangsa
Indonesia yang mayoritas penduduknya Islam, dan sebagian orang
mengganggap Waliyulloh, ternyata lebih menggantungkan keselamatan
hidupnya kepada Jin daripada kepada Allah Swt. Inikah contoh dan
tauladan yang diberikan oleh seorang pemimpin, Patutkah kita sebagai
jamaah mengikuti seorang Imam yang sesat. Kalo anda masih waras dan
mempunyai akal dan logika yang sehat, tentu tidak mau ikut dalam
kendaraan maut yang akan melaju kedalam jurang yang sangat dalam dan
bahaya.
[ Balas tanggapan ini ]
Tidak Berjudul Anggito Abimanyu [202.155.91.28], Jum'at, 12 Januari
2001, @23:27 WIB
Persis jawaban penyembah berhala jakagledek [202.159.88.97], Sabtu, 13
Januari 2001, @08:00 WIB
Persis jawaban penyembah berhala ibnu27 [202.158.57.52], Sabtu, 13
Januari 2001, @22:52 WIB
Jin Gondrong, Jin Tomang, Jin dan Jun..trungan.heh (Skor: 1)
ardian yuliansyah noor [202.158.57.196], Jum'at, 12 Januari 2001, @14:02
WIB
ASS WW,
Manusia itu Mahluk yangh paling Mulia diantara Malaikat dan Jin, karena
manusia mempunyai Hawa Nafsu dan akal.Jadi Meminta bantuan kepada Mahluk
Jin itu adalah Syirik dan Musyrik.
Jin Gondrong : Peman Gondrong'
Jin Tomang : Preman Tomang Tol
Jin dan juntrungannya...hehehe
Kalian akan dilaknat oleh ALLAH SWT, karena masih minta bantuan Jin
karena kalian Syirik , Musyrik dan tidak percaya kepada Allah SWT.
LAhaullah huala kuata illa bilahil alihil Azim.
Semoga Allah Mengampuni dosa kalian jika kalian berobat.MAkanya
Indonesia selalu mengalami Krisis karena pimpinannya Syirik dan Musyrik
Na'uzubillah
Ayo.. Kiai Langitan, Kiai NU dan Pengikut GD , Berdebat di
berpolitik.com ini kita adu argumen saja ya
Wassalam
[ Balas tanggapan ini ]
Bagaimana bisa adu argumen dengan anda? Kopiko [202.77.104.52], Jum'at,
12 Januari 2001, @20:32 WIB
Jin Gondrong, Jin Tomang, Jin dan Jun..trungan.heh Anggito Abimanyu
[202.155.91.28], Jum'at, 12 Januari 2001, @22:51 WIB
Jin Gondrong, Jin Tomang Paké Blankon apa Péci? Abdul Kohar Ibrahim
[213.132.143.114], Minggu, 14 Januari 2001, @19:02 WIB
Kok Pakai Jin ? (Skor: 1)
halomoan [202.158.3.210], Jum'at, 12 Januari 2001, @14:28 WIB
Seharusnya tidak perlu menggunakan tenaga Jin ? , wong pengangguran
masih banyak dan itu khan tidak dibenarkan/dilarang oleh Allah, gimana
Gus ?
(halo)
[ Balas tanggapan ini ]
^%&$# (Skor: 1)
Gondes [64.110.104.100], Jum'at, 12 Januari 2001, @15:28 WIB
Semoga para Kiai NU yg merasa bisa mengatur Jin (padahal justru
sebaliknya dia yg diperbudak oleh Jin) segera menyadari kekeliruannya
dan bertobat kpd Allah SWT.
Minta bantuan Jin sama artinya telah berbuat syirik (menyekutukan
Tuhan), karena seharusnya hanya kepada Allah semata kita minta
pertolongan, bukannya kpd Jin spt yg dilakukan oleh banyak oknum Kiai
NU.
[ Balas tanggapan ini ]
tanggapan Anggito Abimanyu [202.155.91.28], Jum'at, 12 Januari 2001,
@23:36 WIB
bagaimana dengan surat 72:6 ? noer [202.211.175.15], Sabtu, 13 Januari
2001, @05:33 WIB
Tanggapan: Saudara Muslim Tolong GD & AR Sama-sama Abdul Kohar Ibrahim
[213.132.143.114], Minggu, 14 Januari 2001, @18:42 WIB
Viva irasional.... (Skor: 1)
ariefandy [202.158.56.52], Jum'at, 12 Januari 2001, @16:21 WIB
Disinilah salah satu rel yang terpisah antara cita-cita reformasi
(penataan kembali kehidupan berbangsa dan bernegara, yang lebih baik
dari pada masa Orba, lebih bertanggung jawab dan lebih modern)dengan
rezim PKB yang dibawa Gus Dur. Budaya politik kita cendrung menjadi
irasional bahkan kampungan, para elitnya pun yang katanya intelek lebih
banyak meributkan hal-hal artifisial ketimbang yang substantif, dan
perbedaan pendapat cendrung dibiarkan untuk dipahami secara mentah oleh
masa di bawah. sehingga pada tahap tertentu dukungan pada kelompok
tertentu, meskipun terlihat sudah diluar akal sehat, asal jumlahnya
sangat banyak, plus sedikit ditambah tingkah yang emosional dan tidak
mau tahu, maka terbentuklah rezim yang terbangun atas azas-azas
irasional. Mencari dan mendukung kebenaran yang sesungguhnya menjadi
tidak penting ketika sebagian besar rakyat sudah mendukung kekeliruan
secara bersama-sama, dan kemudian terbentuklah the sick nation!
[ Balas tanggapan ini ]
Usul untuk kiai NU (Skor: 1)
m_djamaluddin [211.117.39.38], Jum'at, 12 Januari 2001, @16:25 WIB
Bagaimana kalau jin-jin ini digunakan untuk temukan Tommy, Pembom-pembom
gereja kemarin, Provokator-provokator yang banyak membuat kerusuhan itu,
Uang Deposito keluarga pak Harto hasil korupsi selama 32 tahun dll. Khan
ini lebih penting untuk kemaslahatan bangsa?
Atau memang sudah kerahkan tapi seperti juga pak Polisi kita, jinnya
juga angkat tangan ?
[ Balas tanggapan ini ]
Usul untuk kiai NU mirage [203.23.156.143], Sabtu, 13 Januari 2001,
@10:42 WIB
MINTA BANTUAN JIN SAH2 SAJA (Skor: 1)
Molly-Diana [203.130.212.7], Jum'at, 12 Januari 2001, @21:04 WIB
MINTA TOLONG SAMA JIN, SAH SAH SAJA, KENAPA NGGA BOLEH...DIA KHAN MAHLUK
CIPTAAN ALLOH JUGA. TOKH JIN MUSLIM JUGA ADA.
SAMA SAJA HALNYA DGN KITA MINTA TOLONG SAMA TEMAN ATAU SAUDARA KITA.
KENAPA MESTI DIIDENTIKKAN DGN MUSYRIK DAN SYIRIK.
PADA SAAT KITA MINTA BANTUAN JIN ITU KITA TOKH SADAR BETUL BAHWA
PEMEGANG KEPUTUSAN AKHIR TAKDIR ITU ALLOH SEMATA, SEGALA SESUATU KALO
TIDAK DIRIDHOI ALLOH TDK AKAN TERJADI. KITA TETAP BERIMA6N PADA ALLOH,
ITU PASTI!
TAPI SEBAGAI MANUSIA KITA TOKH HARUS BERUSAHA JUGA DGN MEMOHON RIDHO
ALLOH, JIN KHAN MAHLUK CIPTAAN ALLOH, BAGAIMANAPUN KITA MEMOHON
PERTOLONGAN JIN TAPI SESUNGGUHNYA KITA JUGA PADA SAAT YG BERSAMAAN
MEMOHON PERKENAN ALLOH UNTUK MEMINJAM KEMAMPUAN MAHLUK NYA YG BERNAMA
JIN ITU.
JADI ITU BUKAN MUSYRIK BUKAN SYIRIK.
[ Balas tanggapan ini ]
terus bagaimana dengan surat jin ayat 6 ?? noer [202.211.175.15], Sabtu,
13 Januari 2001, @05:42 WIB
Molly Primitif Sabrur [202.149.80.242], Senin, 15 Januari 2001, @06:25
WIB
pengumuman-pengumuman (Skor: 1)
cicak rawa [202.158.58.58], Jum'at, 12 Januari 2001, @23:12 WIB
Saudara-saudara para wartawan berpolitik.com dan para pengisi tanggapan,
harap dimaklumi bahwa web site ini dibaca orang sedunia. Kalau kita
mempersoalkan yang urusan beginian, nampak bahwa Bangsa Indonesia masih
dungu dan bodoh serta naif. Urusan GD maen begituan mestinya kita
peringatkan (kalau dia mau)bahwa itu tidak masuk diakal orang-orang yang
nongkrong di Washington, Tokio, London, Moskow. Mungkin yang masih
percaya ada dizaman dan dinegrinya Harun Al Rasjid (kota Bagdad) atau
dizaman Abu Nawas atau lebih jauh lagi zaman Aladin (1001 malam)
Sekian dan terima kasih...saya tidak ikut-ikutan lho.....
[ Balas tanggapan ini ]
Yth kyai haji....tolooooooooong!!!!!!!!!! (Skor: 1)
Ben [202.146.253.4], Sabtu, 13 Januari 2001, @00:08 WIB
dikit aja kyai,demi bangsa dan negara NKRI tercinta ini mohon dengan
segala kerendahan hati dipertimbang usul dari hamba agar disampaikan
kepada Om Jin (PANTESAN ADA SINETRON JIN DAN JUN), agar mau membantu:
1..mencarikan dimana mas harto simpan itu uang rakyat yang dirampoknya
2..mencarikan tommy sipengecut ngumpet terus tangkap...jangan lepas lagi
seperti kata GD kemarin.
3..bikinkan apa saja yang dapat menjadikan NKRI ini negara super-super
power (ya,seperti OM jin dalam sinetron yang selalu membantu si jun.
4..bergabung saja semua pasukan jin dengan TNI dan Polri supaya negara
ini aman sentosa sejahtera.
sekian wassalam.
[ Balas tanggapan ini ]
Jin menjawab ibnu27 [202.158.56.80], Sabtu, 13 Januari 2001, @00:42 WIB
Takuttttttttttttttttt............................. (Skor: 1)
AAA [202.137.13.7], Sabtu, 13 Januari 2001, @01:37 WIB
Nabi Muhammad s.a.w saja tidak pernah dikawal segitu buanyakkkk, apalagi
pake jin-jin segala...
Masa kyai NU mengandalkan jin ,itu namanya syirik...toel
nggak.............
[ Balas tanggapan ini ]
ancuuuuuuurrrrrrrrrr (Skor: 1)
geblek [202.158.26.50], Sabtu, 13 Januari 2001, @08:22 WIB
cari wangsit di pantai, pengamanan pakai jin dsb,dsb,dsb saya rasa
membuat rakyat kita semakin muak, juga sadar atau tidak adalah tindakan
pembodohan kepada rakyat bangsa ini.
Ini adalah tindakan untuk tetap dihargai dan dihormati tetapi karena
cara-cara logis sudah tidak memungkinkan, maka dipakailah cara -cara
yang tidak logis tersebut ( jin, setan, tuyul,dsb...dsb...)
Ini adalah bentuk show of power agar kita semua tetap tunduk pada
perintah kiai-kiai itu, dan tujuan akhirnya adalah supaya kita tetap mau
dipimpin oleh GD.
Seperti anak kecil saja yang tidak mau tidur ( ditakut-takuti nanti ada
setaaaaannnnnn) he...he.....
Makin bodo' deh kite.................
[ Balas tanggapan ini ]
Negaranya Orang Geblek (Skor: 1)
Slamet_Kirik [202.159.33.210], Sabtu, 13 Januari 2001, @09:26 WIB
Di Amerika juga banyak 'jin', Presiden Clinton juga gemar pake 'jin',
atau celana 'jin'.
Orang Indoneia memang kebanyakan bebal, percaya takhayul. Jika jin ini
mampu berbuat sesuatu kenapa Irak yang disebut sebagai pusat jin dunia
tidak bisa berbuat apa-apa di injak-injak Amerika dan negara NATO ?.
GD dan gerombolannya senang pake issue jin karena menguntungkan dan
tidak bisa di-check, myrah dan sesuai dengan model otak orang Indonesia
yang sudah rusak karena males berpikir.
Di Jogja 400 tahun yang lalu juga raja-rajanya ngaku bisa kawin sama
ratu Jin, Roro Kidul, Di China Kaisar juga dianggap sebagai Tuhan,
demikian juga di Jepang, tapi di Indonesia sampai sekarang masih banayk
yang percaya hal begiginian,
[ Balas tanggapan ini ]
Negaranya Lelembut Kuku Bima [202.158.27.82], Sabtu, 13 Januari 2001,
@13:56 WIB
jaman batu seejake [12.13.226.18], Minggu, 14 Januari 2001, @02:36 WIB
kyai, beginilah jadinya.... (Skor: 1)
Ben [202.146.253.4], Minggu, 14 Januari 2001, @00:25 WIB
siapa tau kyai baca komentar2 menanggapi pernyataan kyai...sungguh
menyedihkan memang, umat islam yang mayoritas akhirnya jadi
minoritas...hancur berkeping-keping menjadi kelompok2 yang saling
bertentangan bahkan bermusuhan saling menghalalkan darah sesama
muslim...saling hina caki maki sumpah serapah yang sangat ditakutkan
suatu saat akan saling bunuh...para pemimpin berhentilah mengadu domba
rakyat, dengan pernyataan2 yang mengundang pertentangan sesama umat
Islam...kalaupun kyai minta bantuan jin utk mengamankan Gus Dur kenapa
mesti digembar gemborkan seperti ada kesan pamer kemampuan...syukurlah
kalau Presiden bisa selamat karena dikawal pasukan jin, paling tidak
meringan tugas aparat keamanan...diam2 sajalah yang penting Presiden
aman(bukankah itu yang kyai inginkan)...akibat pernyataan kyai umat
dibawah makin cerai berai...yang lebih menyedihkan citra NU organisasi
Islam paling banyak anggotanya semakin terpuruk...pernyataan kyai
menjadi olok-olok umat Islam diluar NU...YANG RUGI BESAR TETAP SAJA
SEMUA UMAT ISLAM...kenapa semakin hari pemimpin kita semakin
merenggangkan sesama umat Islam...anda diatas apapun yang anda katakan
anda tetap mendapat fasilitas dari negara yang sangat aduhai, apapun
yang anda inginkan terpenuhi...dibawah rakyat pendukung maupun penentang
anda semakin terpuruk dalam kesengsaraan...rakyat ingin pemimpin semacam
Kalifah yang empat...tapi tentu tidak mungkin...karena para pemimpin
dipihak manapun anda berpihak PASTI ADA KEKURANGAN SELAIN
KELEBIHAN...kenapa tidak saling mengisi kekurangan masing-masing...kita
yang dibawah sampai kapan mau diperbudak oleh mereka yang TELAH KITA
ANGKAT sebagai pemimpin kita...tanpa kita MEREKA TIDAK ADA
APA-APANYA...ya kan...
[ Balas tanggapan ini ]
Exploitasi Bangsa Jin Menurut Hukum Islam (Skor: 1)
gusdur bin dhurno [202.159.121.66], Minggu, 14 Januari 2001, @05:53 WIB
xploitasi Jin dalam Dunia Politik dan Bisnis di Indonesia.
Tulisan sdri. Elvina sekitar Jin di forum ini, menarik untuk disimak
kita semua. Memang akhir-akhir kisah-kisah seputar penggunaan bangsa Jin
untuk kepentingan manusia, khususnya di tanah air mulai marak. Dipicu
dengan berita-berita pemanfaatan bangsa jin oleh kyai-kyai NU sebagai
tenaga pengamanan lapangan bila ada Hajat Warga NU (semacam Istighosah
dan Rapat Akbar) atau untuk pengamanan VIP (seperti pengamanan Presiden
Gus Dur ke Paiton hari ini).
Statment pemakaian (atau exploitasi?) bangsa Jin, bukan saja sering
keluar dari kyai-kyai NU kepada wartawan. Bahkan Menteri Ristek/Ketua
BPPT, Bapak Dr. AS Hikam, dalam sebuah pertemuan ilmiah belum lama
berselang, pernah melontarkan idea pemanfaatan makhluk Jin ini sebagai
alternatif membangun sesuatu yang sulit dan rumit. Bagi Dr AS Hikam yang
kental dengan warna NU dan hidup dalam budaya pondok serta dekat dengan
para Kyai yang punya kemampuan berhubungan dengan makhluk Jin ini, bisa
dimaklumi kalau sampai melontarkan "idea segar" semacam itu.
Terlepas dari ada atau tidak ada makluk ghoib yang bernama Jin, bagi
ummat Islam keberadaan Jin itu wajib dipercayai karena Allah sendiri ada
menceritakannya dalam al-Qur'an. Oleh sebab itu pandangan yang
mengatakan bahwa dalam dunia modern yang serba ilmiah ini, koq masih
percaya akan adanya peran makhluq Jin dalam kehidupan manusia, adalah
pandangan yang keliru. Karena dia memang ada menurut keterangan Allah.
Bahkan Qur'an ada sebuah surat yang disebut surat Jin. Hanya saja,
percaya akan exixtensinya sebagai sesama makluk Allah, apakah mesti
"bekerja sama" atau ada saling "tolong-menolong?", apalagi sampai
mengexploitasinya? Inilah yang seharusnya dibahas bersama.
Kalau menurut keterangan yang membikin Jin itu sendiri, yaitu Allah,
keberadaan Jin di muka bumi ini bukan untuk dikerjai atau disuruh-suruh
oleh manusia, tetapi untuk sama-sama saling mengabdi kepada-Nya saja.
Bahkan, disebutkan dalam Surat Jin ayat nomor 6 :"Dan sesungguhnya ada
beberapa laki-laki dari bangsa manusia berlindung (minta pertolongan)
kepada laki-laki dari bangsa Jin, maka mereka hanya menjadikannya
bertambah dosa dan sesat". Dus, berarti kerjasama dengan makluk Jin ini
akan membuat manusia maupun si jin menjadi pada berdosa dan menjadi
sesat. Oleh sebab itu para ulama melarang atau mengharamkan apapun
bentuk kerjasama dengan makluk jin itu.
Memang ada yang berkilah, dia minta tolong dan mempekerjakan bangsa jin
sebagai khodam (pelayan), mau meniru-niru syariat nabi Sulaiman yang
menggunakan bangsa Jin untuk terlibat dalam pembangunan negaranya saat
beliau masih hidup. Tapi hujjah demikian inipun sangat lemah, karena
hukum yang paling akhir turun adalah syariah nabi Muhammad saw yang
tertuang antara lain dalam Surat Jin 6 diatas, oleh sebab itu syariah
sebelumnya tidak berlaku lagi. Dan nabi Muhammad saw sendiri kalau kita
mempelajari semua hadist yang ada, tidak pernah ada sebuah riwayatpun
yang terdengar kalau beliau pernah memakai bangsa Jin sebagai khodamnya.
Adapun alasan nabi Sulaiman menggunakan bangsa Jin untuk bekerja di
bidang pembangunan negerinya (mungkin hal inilah yang hendak ditiru Dr
AS Hikam sebagai ketua BPPT), semata-mata karena diizinkan Allah
sebagaimana keterangan-Nya :"dan sebagian dari jin ada yang bekerja
dihadapannya (Sulaiman) dengan IZIN Tuhannya, QS.34:12" . Jadi nabi
Sulaiman memanfaatkan makhluk Jin saat itu semata-mata karena telah
memperoleh IZIN RESMI Allah. Sedangkan para kyai-kyai yang ikut-ikutan
menggunakan bangsa Jin itu sebagai khodamnya, adakah telah memperoleh
izin resmi dari Allah?
Dilarangnya penggunaan bangsa Jin sebagai pelayan atau teman setia,
selain alasan diatas, diterangkan oleh Qur'an sendiri akan beberapa
bahayanya. Antara lain membuat kemusyrikan (firman-Nya : Dan mereka
menjadikan jin sekutu bagi Allah padahal Allah yang menciptakan mereka,
QS.6:100); menjadikan manusia sesat karena merasa mendapat petunjuk/
bisikan ilhamis (firman-Nya: Sesungguhnya mereka menjadikan syaithon
pelindung mereka selain Allah dan mereka mengira bahwa mereka mendapat
petunjuk, QS.3:26); dan membuat manusia cenderung suka berbuat dosa
(firman-Nya: Syaithon telah menjadikan mereka mudah [berbuat dosa] dan
memanjangkan khayalan mereka, QS.47:25)
Oleh sebab iru sebagai sesama saudara seiman, saya serukan kepada
Kyai-kyai NU yang suka mainan Jin (termasuk santrinya semacam Dr AS
Hikam), segeralah kalian sadari kekeliruan kalian selama ini.
[ Balas tanggapan ini ]
Exploitasi Bangsa Jin Menurut kyai NU... Ben [202.146.253.4], Minggu, 14
Januari 2001, @11:22 WIB
NU memang RAHMAT bagi Semua Makhluk ALLAH (Skor: 1)
ash (ash_...@columnist.com) [192.127.94.7], Minggu, 14 Januari 2001,
@19:37 WIB
Bagi yang Non NU, tolong JANGAN IRI dong! Dengan keberadaan Jin-jin
disekeliling NU justru makin menguatkan posisi NU itu sendiri. Bukankah
Jin itu salahsatu Makhluk Allah yang derajatnya sama seperti Manusia?
Orang Muhammadiyah memang tak punya cukup dukungan, mana mau Jin melawat
Amien Rais??
MISTIK itu sakral, dan merupakan darah daging bangsa ini. Bung Karno pun
memiliki kekuatan mistik yang luar biasa karena semua PEMIMPIN BESAR
negeri ini memang HARUS menghormati MISTIK warisan nenek moyang kita.
NOTHING WRONG WITH MYSTICISM AT ALL!!!
Orang yang anti MISTIK berarti dia itu ANTI BUDAYA bangsanya sendiri!
MISTIK berbeda dengan MUSYRIK! sekali lagi MISTIK BERBEDA DENGAN
KEMUSYRIKAN--tolong catat ini! MISTIK adalah BAGIAN dati TANDA-TANDA
kebesaran ALLAH yang patut kita syukuri. Orang yang tidak memiliki
"mysticism" berarti dia itu KUFUR nikmat!!
--
Pesan BK:"PERJUANGANKU LEBIH MUDAH KARENA MENGUSIR PENJAJAH, TAPI
PERJUANGANMU AKAN LEBIH SULIT KARENA MELAWAN BANGSAMU SENDIRI"
[ Balas tanggapan ini ]
tambah gendeng Lanjan66 [202.149.244.162], Senin, 15 Januari 2001,
@07:09 WIB
tambah jungkir balik Polytrick [202.158.15.28], Senin, 15 Januari 2001,
@11:33 WIB