Membaca mantranya sebagai berikut :
Hong ilaheng, Sang Hyang Kalamercu Katup, Sun umadep, Sun Umarep, Nir
Hyang Kalamercu Katup, Nir Hyang Kala Mercu Katup, Nir Hyang Kala Mercu
Katup.
YAMARAJA…JARAMAYA-siapa yang menyerang berbalik menjadi Belas kasihan
YAMARANI…NIRAMAYA-siapa datang bermaksud buruk akan malah Menjauhi
YASILAPA…PALASIYA -siapa membuat lapar akan malah memberi Makan
YAMIRODA…DAROMIYA- siapa memaksa, malah memberi Keleluasaan atau
kebebasan
YAMIDOSA…SADOMIYA-siapa membuat dosa malah membuat jasa
YADAYUDA…DAYUDAYA-siapa memerangi membalik menjadi damai
YACIYACA…CAYASIYA -siapa membuat celaka membalik menjadi Membuat
sehat, sejahtera
YASIHAMA…MAHASIYA-siapa membuat rusak membalik menjadi Membangun dan
sayang.
Sudah saya baca mantra-nya. Terus, apa yang akan terjadi?
On Oct 18, 1:57 am, "a.kain" <a.k...@tschello.at> wrote:
> David G. wrote:
> > jAmbuL♪♫ wrote:
> >> dari:jawapalace
>
> >> Membaca mantranya sebagai berikut :
>
> >> Hong ilaheng, Sang Hyang Kalamercu Katup, Sun umadep, Sun Umarep, Nir
> >> Hyang Kalamercu Katup, Nir Hyang Kala Mercu Katup, Nir Hyang Kala Mercu
> >> Katup.
>
> > Sudah saya baca mantra-nya. Terus, apa yang akan terjadi?Ilate kesleo Mas ;-)
>
> --
> Homepage:http://members.chello.at/kain.albert/
Ha.. ha... baca mantra kalok nggak ngerti artinya untuk apa ? :( nggak
ngaruh .. hi.. hi...
Rajah kala cakra pernah saya lihat jadi hiasan di ruang tamu sebuah
rumah di Temanggung, tapi yang punya rumah nggak ngerti mangsudnya.
Kalok kita pergi ke rumah orang desa di pegunungan Jawa, di ruang tamu
akan di temui hiasan / poster yang khas, yaitu Garuda Pancasila, photo
Presiden Megawati dan wapres Hamzah Haz (katanya belum ada duit untuk
beli fotonya SBY), kemudian hiasan wayang kresno-arjuna atau
Bima-krudo, rajah /kaligrafi asmaul husna kadang-kadang fotonya bin
laden, nggak ada yang taruh fotonya Bush.
Saya ngerti, kok, artinya. Tetap ndak ngaruh juga .... :)