Stockholm, 1 Oktober 2002
Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.
KRONOLOGIS SALING BUNUH ANTARA LINUD 100/PS DENGAN POLRESTA DAN BRIMOBDASU
DI BINJAI LANGKAT
Tim Investigator LBH Medan
Medan - INDONESIA.
KRONOLOGIS BINJAI KELABU MEWARNAI UDARA BINJAI LANGKAT JADI MERAH
Bung Ahmad, kronologis ini saya kirim untuk lebih memperjelas prolog kasus
sebenarnya. Kalau pun issu yang berkembang itu adalah menutupi kesalahan di
pihak
Polisi agar prilaku mereka di luar kantor tidak diketahui (membackup
pengusaha china)
Wassalam.
----------
KRONOLOGIS BINJAI KELABU
TANGGAL/HARI KEJADIAN
29 September 2002/Senin
WAKTU KEJADIAN
01.00 s/d 06.15 Wib (subuh)
LOKASI KEJADIAN
- Mapolresta Binjai, Kab. Langkat
- Mako Brimobdasu
Kompi A Tanah Tinggi Binjai, Kab. Langkat
PELAKU KONFLIK
- Linud 100/PS Namu Sira-sira Kodam I BB
- Anggota
Polresta Binjai/ Polres Langkat
- Anggota Brimobdasu Kompi A Binjai
KORBAN
Masyarakat sipil yang menjadi korban :
1. Ir. Tumpal SA Sidauruk MT, 33 tahun, warga jalan Kertas Pematang
Siantar, Anak dari St. AN Sidauruk, Jalan Sakti Lubis Gg. Amal No. 23 Simpang
Limun
Telp. 7864075 Medan. Korban meninggal dunia akibat luka tembakan dan
diautopsi di RSU Pirngadi Medan. Saat kejadian korban mengendarai mobil Rocky
No.
Pol. BK 157 ES. Sesampainya di depan Tugu Kota Binjai, korban yang
mengantar keluarganya tersebut dihadang oleh aparat benrsenjata dan menembak
korban
dibagian kepala dan meninggal di temapt kejadian.
Saksi yang selamat dan melihat langsung kejadian tersebut :
Jhonatan Uli
Tambunan, 56 tahun
Daniel Tambunan, 19 tahun
Marga Hasibuan, 40
tahun
2. Erwin Seorang PNS yang meninggal dunia akibat luka tembakan
3. M. Rusli Mandai, 45 tahun, pengusaha rumah makan Simpatik Medan, warga
Jalan Ismaliyah Medan. Korban mengalami luka tembak di bagian kepala dan paha.
Pada malam kejadian korban sepulang mengantar keluarganya dengan mobil dari
arah Binjai. Tiba dilokasi seputaran Tugu Binjai, korban tertembak peluru
aparat,
akibatnya korban meninggal dunia.
Saksi yang selamat dan melihat langsung kejadian tersebut :
Ramli Koto
(supir korban)
Dago
H. Rudi Putra, 28 tahun, mengenderai mobil yang
berbeda
4. H. Zainuddin. Terkena tembakan dibagian tangan dan punggungnya korban.
Saat kejadian korban satu mobil dengan M. Rusli Mandai dan Drs.
Marjohansyah.
5. Drs. Marjohansyah
Terkena tembakan di bagian perut.
6. Nazaruddin Purba 1 (satu) buah mobil Taft Rocky tahun 95, warna hitam,
No. Pol. BK 898 PP. Mobil Nazaruddin Purba dibakar oleh pelaku konflik di depan
Mapolresta Binjai pukul 01.00 Wib, Senin 29 September 2002.
7. M. Nazir Remo, 43 tahun, mengalami luka tembak di ketiak sebelah kanan,
jualan rokok, alamat Brenggam Binjai.
8. Zainal Abidin, 38 tahun,
Pasukan Brimob/ Poresta/Polres yang meninggal dunia :
Iptu Tito Yudha
Dharma, Wadanki 3/A
Briptu Pol. Ilham
Bharada Pol. Herry
Kurniawan
Bharada Marwin
Pasukan Brimob/ Poresta/Polres yang luka :
1. Kombes Drs. Syafei Askal,
Dansat Brimobdasu
2. Iptu Budi Wardiman Danki 1/A
3. Briptu Hadi
Suprayitno
4. Briptu Lambok Manullang
5. Briptu Ilham Harahap
6. Briptu
Eko Riau Santoso
7. Briptu Doni Siagian
8. Briptu M. Nur Suhadi
9.
Briptu Robi Supriyatna
10. Bripda Ronal
11. Bripda Dariatno Purba
12.
Bripda Suyadi
13. Bripda Gunawan Widjaya
14. Bharaka Tarmizi
15.
Bharada Ngationo
16. Bharada Parada Harahap
17. Bharatu Sarjono
18.
Bharada Herman
19. Bharada Poltak Tambunan
20. Briptu Bobby
Hartawan
21. Bripda Ronald Sitorus
22. Bharada Bambang Nurdiansyah
Pasukan Linud 100/PS Kodam-I BB yang luka :
Pratu Arben
Pratu
Khairul
Pratu Chandra
Tdk dikenal
KRONOLOGIS KEJADIAN
Pra Konflik
Konflik bersenjata antara pasukan Linud 100/PS Kodam-I BB
dengan pasukan dari Brimobdasu Kompi A Binjai serta Pasukan dari Polresta
Binjai/Polres Langkat.
Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan
diperoleh keterangan dari masyarakat umum yang menerangkan kejadian tersebut
berawal dari permasalahan
backing-membacking dalam persoalan narkoba, namun
dari beberapa sumber yang layak dipercaya kejadian tersebut merupakan klimak
dari akumulasi
permasalahan, salah satunya menyangkut sengketa kepemilikan
hak atas tanah di jalan A.Yani Binjai antara dua pihak yanf bertikai, dimana
masing-masing pihak
diback-up oleh kedua angkatan tersebut.
Post Konflik Termin-I
Kejadian berawal dari penangkapan seprang
warga (initial Mar) di Jalan Teluk Betung Binjai teman anggota Linud 100 PS
Kodam-I BB oleh Polresta
Binjai/Mapolres Langkat yang diduga sebagai
pengedar narkotika hari Sabtu, 28 September 2002. Melihat kejadian itu seorang
anggota Linud 100/PS Kodam-I
BB (Praka R) mendatangi Mapolresta
Binjai/Polres Langkat meminta agar temannya tersebut dilepaskan. Namun pihak
Kepolisian menolak permintaan tersebut.
Karena permintaannya ditolak, Praka
R bersama sejumlah temannya mendatangi Polres Langkat yang berbuntut selisih
paham sehingga terjadi baku pisik dengan
mempergunakan senjata (Sangkur dan
senjata api) yang berakibat :
O Anggota Linud 100/PS Kodam-I BB (Praka R dan Praka H) mengalami luka
tembak.
O Kasat Serse Polres Langkat AKP Togu Simanjuntak mengalami luka
bacok di daun telinga sebelah kanan dan Ipda M. Simbolon mengalami luka dibagian
tangan.
Post Konflik Termin-II
Minggu, 29 September2002, pukul 21.00
Wib
Mendengar temannya terkena tembakan, pasukan Linud 100/PS Kodam-I BB
bergerak menuju kota Binjai.
Senin, 30 September 2002, pukul 01.00 Wib
Pasukan Linud 100/PS Kodam-I
bergerak menuju Mapolrse Langkat yang terletak ditengah kota Binjai. Dini hari
itu juga pasukan tersebut menyerang dan
melakukan pengerusakan di kantor
Polres Langkat. Akibat serangan tersebut, kantor Polres Langkat hancur
berantakan. Karena tidak menjumpai Kasat Serse,
pasukan Linud 100/PS Kodam-I
BB melakukan sweeping di jalan-jalan kota Binjai serta bergerak menuju RS di
Medan tempat perawatan Kasat Serse.
Mendengar hal tersebut, polisi yang
selamat dari serangan Linud 100/PS Kodam-I BB meminta bantuan dari Broimobdasu
Kompi A Tanah tinggi Binjai guna
melakukan penghadangan dan pencegahan
terhadap pasukan tersebut. Penghadangan didepan Mako Brimob Kompi A Tanah tinggi
Binjai tersebut membuat
pasukan Linud 100/PS Kodam-I BB marah dan menyerang
pasukan Brimob. Pasukan Brimob yang sudah siap sedia, seketika itu juga membalas
serangan tersebut.
Akibatnya markas Brimob yang ada di Jalan Soekarno Hatta
Binjai rusak parah dan hangus terkena serangan bom jenis glm pasukan Linud
100/PS Kodam-I BB.
Selain itu juga anggota Brimobdasu banyak luka parah dan
meninggal dunia.
Pasca Konflik
Benturan senjata antara pasukan Linud 100/PS Kodam-I BB
dengan Brimobdasu Kompi A Tanah Tinggi Binjai membuat masyarakat kota Binjai
ketakutan. Selain
itu juga suasana kota Binjai mencekam tanpa ada aparat
keamanan yang menjaga.