renungan

3 views
Skip to first unread message

rin...@gmail.com

unread,
May 21, 2009, 11:47:37 PM5/21/09
to Alumni SMA 3 Madiun Angkatan 88
Buat yg mjd ibu, mempunyai ibu, pendamping para ibu, yg akan mjd ibu,
pokoke semua deh.....

Cinta ini milikmu Mama

"Rosa, bangun.. Sarapanmu udah mama siapin di meja."
Tradisi ini sudah berlangsung 26 tahun, sejak pertama kali aku bisa
mengingat tapi kebiasaan mama tak pernah berubah. "Mama sayang. ga
usah repot-repot ma, aku sudah dewasa." pintaku pada mama pada suatu
pagi. Wajah tua itu langsung berubah.

Pun ketika mama mengajakku makan siang di sebuah restoran. Buru-buru
kukeluarkan uang dan kubayar semuanya, ingin kubalas jasa mama selama
ini dengan hasil keringatku.. Raut sedih itu tak bisa disembunyikan.

Kenapa mama mudah sekali sedih? Aku hanya bisa mereka-reka, mungkin
sekarang fasenya aku mengalami kesulitan memahami mama karena dari
sebuah artikel yang kubaca.. orang yang lanjut usia bisa sangat
sensitive dan cenderung untuk bersikap kanak-kanak. tapi entahlah..
Niatku ingin membahagiakan malah membuat mama sedih. Seperti biasa,
mama tidak akan pernah mengatakan
apa-apa.

Suatu hari kuberanikan diri untuk bertanya "Ma, maafin aku kalau telah
menyakiti perasaan mama. Apa yang bikin mama sedih?" Kutatap sudut-
sudut mata mama, ada genangan air mata di sana. Terbata-bata mama
berkata, "Tiba-tiba mama merasa kalian tidak lagi membutuhkan mama.
Kamu sudah dewasa, sudah bisa menghidupi diri sendiri. Mama tidak
boleh lagi menyiapkan sarapan untuk kamu, mama tidak bisa lagi jajanin
kamu. Semua sudah bisa kamu lakukan sendiri"

Ah, Ya Tuhan, ternyata buat seorang Ibu.. bersusah payah melayani
putra-putrinya adalah sebuah kebahagiaan. Satu hal yang tak pernah
kusadari sebelumnya.. Niat membahagiakan bisa jadi malah membuat
orang tua menjadi sedih karena kita tidak berusaha untuk saling
membuka diri melihat arti
kebahagiaan dari sudut pandang masing-masing.

Diam-diam aku merenungkan. Apa yang telah kupersembahkan untuk mama
dalam usiaku sekarang? Adakah mama bahagia dan bangga pada putrinya?

Ketika itu kutanya pada mama. Mama menjawab "Banyak sekali nak
kebahagiaan yang telah kamu berikan pada mama. Kamu tumbuh sehat dan
lucu ketika bayi adalah kebahagiaan. Kamu berprestasi di sekolah
adalah kebanggaan buat mama. Setelah dewasa, kamu berprilaku
sebagaimana seharusnya seorang hamba, itu kebahagiaan buat mama.
Setiap kali binar mata kamu mengisyaratkan kebahagiaan di situlah
kebahagiaan orang tua."

Lagi-lagi aku hanya bisa berucap "Ampunkan aku ya Tuhan kalau selama
ini sedikit sekali ketulusan yang kuberikan kepada mama. Masih banyak
alasan ketika mama menginginkan sesuatu." Betapa sabarnya mamaku
melalui liku-liku kehidupan..

Mamaku seorang yang idealis, menata keluarga, merawat dan mendidik
anak-anak adalah hak prerogatif seorang ibu yang takkan bisa
dilimpahkan kepada siapapun. Ah, maafin kami mama..... 18 jam sehari
sebagai "pekerja" seakan tak pernah membuat mama lelah.. Sanggupkah
aku ya Tuhan?

--- +++ ---

"Rosa, bangun nak.. sarapannya udah mama siapin di meja.. "
Kali ini aku lompat segera.. kubuka pintu kamar dan kurangkul mama
sehangat mungkin, kuciumi pipinya yang mulai keriput, kutatap matanya
lekat-lekat dan kuucapkan.. "Terimakasih mama, aku beruntung sekali
memiliki mama yang baik hati, ijinkan aku membahagiakan mama." Kulihat
binar itu memancarkan kebahagiaan..

Cintaku ini milikmu, Mama. Aku masih sangat membutuhkanmu..
Maafkan aku yang belum bisa menjabarkan arti kebahagiaan buat dirimu..

--- +++ ---

Sahabat.. tidak selamanya kata sayang harus diungkapkan dengan kalimat
"Aku sayang padamu." Namun begitu, Tuhan menyuruh kita untuk
menyampaikan rasa
cinta yang kita punya kepada orang yang kita cintai..

Ayo kita mulai dari orang terdekat yang sangat mencintai kita, Ibu..
Walau mereka tak pernah meminta. Percayalah.. kata-kata itu akan
membuat mereka sangat berarti dan bahagia..

--- +++ ---

"Ya Tuhan, cintailah mamaku, beri aku kesempatan untuk bisa
membahagiakan mama.
Dan jika saatnya nanti mama Kau panggil, terimalah dan jagalah ia
disisiMu..
Titip mamaku ya Tuhan.."

Untuk dan oleh semua Ibu yang mencintai anak-anaknya dan semua anak
yang mencintai Ibunya..
==================================

Semoga bermanfaat
Cinta ini milikmu Mama

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages