Arema 1 – 0 Persebaya
Arema (Robert Albert)
Pola 4-5-1
Kiper : Kurnia Mega
Belakang : Ndjanka, , Juan Revi, Zulkifli, Beni Wahyudi
Tengah : Ahmad Bustomi, Eseteban, M. Ridhuan, Roman Camelo, M. Fahrudin
Depan : Noah Alamsyah
Persebaya (Danurwindo)
Pola 3-5-2
Kiper : Syaifuddin
Belakang : Anderson, Taka, Nugroho
Tengah : Taufik, Lucky Wahyu, John Trakpor, Anang Makruf, Mat Halil
Depan : Andi Odang, Ngon Adjam
Di Surabaya Arema boleh terdiam, tapi di Malang, saatnya Singo Edan mengaum keras. Inilah yang ditunjukan oleh Arema di menit-menit pertama dengan melakukan serangan bertubi-tubi dengan cepat. Suatu hal yang sebenarnya agak janggal untuk Arema yang tidak mengembangkan tempo yang nyaman dalam menyerang. Terbukti hal ini malah dapat dihadapi oleh Persebaya dengan baik, sehingga sampai menit ke 33 pun masih belum ada gol.
Terus, terus, terus… sampai akhirnya menit 90 Arema mendapat penalty dan Njandka berhasil membuat Arema memenangkan pertandingan. Mestinya Arema tidak menang di pertandingan ini. Barangkali wasit takut?